Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Alchemy : Journal of Chemistry

UJI TOKSISITAS EKSTRAK AKUADES (SUHU KAMAR) DAN AKUADES PANAS (70 oC) DAUN KELOR (Moringa oleifera Lamk.) TERHADAP LARVA UDANG Artemia salina Leach Anwar, Syaiful; Yulianti, Eny; Hakim, Abdul; Fasya, Ahmad Ghanaim; Fauziyah, Begum; Muti'ah, Roihatul
ALCHEMY ALCHEMY (Vol.3, No.1
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology UIN Maulana Malik Ibrahim Malan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.628 KB) | DOI: 10.18860/al.v0i0.2900

Abstract

Kelor (Moringa oleifera Lamk.) adalah tanaman yang kaya nutrisi. Kandungan nutrisi tersebar pada seluruh bagian tanaman kelor, mulai dari daun, kulit batang, bunga, buah (polong), sampai akarnya. Kelor (Moringa oleifera Lamk.) mempunyai banyak manfaat, misalnya digunakan sebagai koagulan, nutrisi, vitamin, dan sebagai obat. Selama ini kelor di Indonesia hanya digunakan sebagai tanaman pagar dan sayuran  dan masih jarang ada penelitian tentang bioaktivitas daun kelor dan pemanfaatannya  sebagai antikanker. Penelitian ini mempelajari toksisitas ekstrak akuades (suhu kamar) dan akuades panas (70 oC) daun kelor (Moringa oleifera Lamk.) terhadap larva udang Artemia salina Leach dengan menggunakan metode BSLT. Pemilihan pelarut akuades sangat menguntungkan karena ekonomis dan mudah diperoleh, sehingga mudah diaplikasikan oleh masyarakat.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak akuades (suhu kamar) dan akuades panas (70 oC) daun kelor memiliki tingkat toksisitas terhadap Artemia salina Leach yang ditunjukkan dengan nilai LC50 kurang dari 1000 ppm. Ekstrak akuades panas (70 oC) memiliki toksisitas lebih baik dari pada ekstrak akuades (suhu kamar) karena dihasilkan nilai LC50 berturut-turut 163,979 ppm dan 265,977 ppm. Kandungan golongan senyawa pada ekstrak akuades panas (70 oC) adalah alkaloid, flavonoid, tanin dan triterpenoid. Berdasarkan hasil tersebut bahwa daun kelor mempunyai potensi sebagai tanaman sediaan herbal yang nantinya bisa dimanfaatkan sebagai antibakteri dan antikanker.
UJI FITOKIMIA DAN UJI TOKSISITAS EKSTRAK ETANOL TANAMAN KESEMBUKAN (Paederia foetida Linn.) DENGAN METODE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST Sukmawati, Datin An Nisa; Hayati, Elok Kamilah; Muti'ah, Roihatul
ALCHEMY ALCHEMY (Vol.3, No.2
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology UIN Maulana Malik Ibrahim Malan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.563 KB) | DOI: 10.18860/al.v0i1.2918

Abstract

Tanaman Kesembukan (Paederia foetida L.) merupakan salah satu tanaman dari suku Rubiaceae (kopi-kopian) yang telah digunakan oleh masyarakat sebagai obat sariawan, obat demam, sesak nafas, obat tekanan darah tinggi, rematik dan herpes. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat toksisitas masing-masing ekstrak tanaman Kesembukan terhadap larva udang Artemia salina L. dan untuk mengetahui kandungan senyawa yang terkandung dalam masing-masing ekstrak tanaman kesembukan.Penelitian ini dilakukan dengan mengekstraksi sampel menggunakan pelarut etanol, kloroform dan n-heksana. Ekstrak pekat yang diperoleh digunakan untuk uji toksisitas terhadap larva udang Artemia salina L. dengan metode Brine Shrimp Lethality Test (Meyer, et al., 1982) dan untuk uji fitokimia dengan reagen. Senyawa dari hasil uji fitokimia diidentifikasi menggunakan kromatografi lapis tipis dengan beberapa eluen untuk mengetahui eluen yang terbaik. Data kematian larva udang Artemia salina L. dianalisis dengan analisis probit untuk mengetahui nilai LC50 pada masing-masing ekstrak.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa masing-masing ekstrak tanaman Kesembukan (Paederia foetida L.) memiliki tingkat toksisitas terhadap larva udang Artemia salina L.yang ditunjukkan dengan nilai LC50 kurang dari 1000 ppm. Nilai LC50 masing-masing ekstrak etanol, kloroform dan n-heksana adalah 226,787; 482,014; dan 146,181 ppm. Kandungan senyawa hasil uji fitokimia menggunakan reagen untuk masing-masing ekstrak tanaman Kesembukan adalah golongan senyawa steroid. Eluen terbaik untuk pemisahan senyawa pada ekstrak etanol adalah n-heksana : etil asetat (8:2) dengan nilai Rf= 0,22 dan 0,48. Pada ekstrak kloroform adalah n-heksana : etil asetat (7:3) dengan nilai Rf= 0,32; 0,45; 0,59; 0,63; 0,82; 0,85; 0,87 dan 0,94. Pada ekstrak n-heksana adalah n-heksana : etil asetat (8:2) dengan nilai Rf= 0,12; 0,38 dan 0,41.
IDENTIFIKASI GOLONGAN SENYAWA DAN UJI TOKSISITAS AKUT EKSTRAK ETANOL 95 % DAUN, KULIT BATANG DAN AKAR PULAI (Alstonia scholaris (L.) R. Br.) TERHADAP MENCIT BALB/C Ismiyah, Fadhilatul; Fauziyah, Begum; Fasya, Ahmad Ghanaim; Muti'ah, Roihatul
ALCHEMY ALCHEMY (Vol.3, No.1
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology UIN Maulana Malik Ibrahim Malan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.625 KB) | DOI: 10.18860/al.v0i0.2894

Abstract

Pemakaian obat tradisional yang berasal dari bahan aktif beberapa macam tumbuhan lebih dipilih oleh masyarakat dalam mengobati beberapa macam penyakit. Salah satu tumbuhan yang telah dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai obat adalah tumbuhan Pulai (Alstonia scholaris (L.) Br.). Penelitian ini dilakukan untuk mendukung akan potensi Pulai sebagai obat dengan memberikan informasi bahwa tumbuhan Pulai aman dikonsumsi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui golongan senyawa dan nilai LD50 dari ekstrak etanol 95 % daun, kulit batang dan akar Pulai. Penelitian ini dilakukan dengan mengekstrak sampel daun, kulit batang dan akar Pulai dengan etanol 95 %. Ekstrak yang diperoleh digunakan uji fitokimia dan identifikasi menggunakan Kromatografi Lapis Tipis. Selanjutnya uji toksisitas akut terhadap mencit BALB/C. Hasil dari uji fitokimia ekstrak etanol 95 % daun Pulai memberikan hasil positif alkaloid dan saponin; ekstrak etanol 95 % kulit batang Pulai memberikan hasil positif pada alkaloid, saponin, dan terpenoid ekstrak etanol 95 % akar Pulai memberikan hasil positif pada alkaloid dan terpenoid. Nilai LD50 dari ekstrak etanol 95 % daun, kulit batang dan akar adalah 5.000 mg/Kg BB yang menunjukkan bahwa ekstrak tumbuhan Pulai adalah praktis tidak toksik dan aman untuk dikonsumsi.
IDENTIFIKASI SENYAWA METABOLIT SEKUNDER EKSTRAK n-HEKSANA BATANG KESEMBUKAN (Paederia foetida Linn) Hayati, Elok Kamilah; Muti'ah, Roihatul; Chusna, Ifaridatul
ALCHEMY ALCHEMY (Vol.2, No.3
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology UIN Maulana Malik Ibrahim Malan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.287 KB) | DOI: 10.18860/al.v0i0.2903

Abstract

Tanaman kesembukan (Paaderia foetida Linn) merupakan salah satu tanaman yang sering dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai obat, sehingga dapat diketahui bahwa tanaman mempunyai aktivitas biologi, begitu juga dengan bagian batangnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan golongan senyawa ekstrak heksanadengan metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT).Penelitian ini dilakukan dengan mengekstraksi sampel dengan pelarut n-heksana.Golongan senyawa yang terkandung dalam ekstrak klorofom diidentifikasi dengan fitokimia dengan menggunakan reagen. Pemisahan golongan senyawanya digunakan kromatografi lapis tipis (KLT). Uji fitokimia menunjukkan ekstrak n-heksana mengandung steroid. Pemisahan dengan KLT menggunakan eluen n-heksana-etil asetat (8:2) menghasilkan 4 noda dengan nilai Rf berturut-turut 0,10; 0,35; 0,61; dan 0,68
Anticancer Activity against Breast Cancer Cells T47D and Identification of Its Compound from Extracts and Fractions of Leaves Bamboo Grass (Lophaterum gracile B.) Istiqomah, Alfi; Muti'ah, Roihatul; Hayati, Elok Kamilah
ALCHEMY ALCHEMY (Vol.4, No.1
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology UIN Maulana Malik Ibrahim Malan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.682 KB) | DOI: 10.18860/al.v4i1.3138

Abstract

Bamboo grass (Lophatherum gracile B.) is one of weed plants which frequently used as a medicine because it provides active compounds, for instance steroids and tannins. This research was conducted to determine the anticancer activity of extracts and fractions of leaves bamboo grass in inhibiting the growth of breast cancer cells T47D, and to determine the class of the active compounds contained in extracts and fractions which have the lowest IC50 value from phytochemical test and identification with UV-Vis instruments and FTIR. The extraction of active compound leaves of bamboo grass is done by maceration method using ethanol 80%, hydrolysis and partition with n-hexane and chloroform. Four of the extracts is phytochemical tested and anticancer activity tested towards breast cancer cells T47D with MTT method. The best results of the test activities are performed by the separation of classes of active compounds KLTP and are identified using UV-Vis spectrophotometer and FTIR. The value of IC50 from 80% ethanol extraction is 321,389, from hydrolysis extraction is 481.984, from the fraction of chloroform is 177.852, and from n-hexane fraction is 300.681 µg / mL. The lowest IC50 which have the best cytotoxic is the fraction of chloroform and n-hexane. The results of phytochemical test fractions of chloroform and n-hexane fraction indicates the tannin and steroids. The identification result by using UV-Vis and FTIR shows that the fraction of chloroform and n-hexane fraction is containing tannin, which isproven by maximum wavelength at 331.6 nm and 331.6 nm allegations of -OH, CH, C=C. Moreover, the existence of steroid compounds in fraction chloroform and n-hexane is shown by the absorption at 279.1 nm and 278.0 nm of wavelength with allegations of -OH, CH, C=C, C-O.
PEMISAHAN DAN IDENTIFIKASI EKSTRAK KASAR SESKUITERPEN DAUN BUNGA MATAHARI (Helianyhus annuus L.) DENGAN KROMATOGRAFI LAPIS TIPIS Muti'ah, Roihatul; Hayati, Elok Kamilah; Triastutik, Yani
ALCHEMY ALCHEMY (Vol.2, No.3
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology UIN Maulana Malik Ibrahim Malan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.897 KB) | DOI: 10.18860/al.v0i0.2905

Abstract

The purpose of this research wasto separate and identify the leaf crude extracts esquiterpene of Sun flower (Helianthus annuus L.) using thin layer chromatography.Sun flower leaf maceration method performed with the solvent methanol. Then performed liquid extraction with ethyl acetate and n-hexane solvent. Ethyl acetate extract fraction and n-hexane extract fraction furth erphyto chemical test. After being test edphyto chemical with reagents, both extracts was followed by sesquiterpene content identification using thin layer chromatography (TLC)  analytic.Phytochemical test result from ethyl acetate extract fraction was positive terpenoid, sesquiterpene and triterpene, while n-hexane extractfraction positive terpenoid, sesquiterpene andsteroid. All egedsesquiterpene with eluentdichloromethane: ethyl acetate (4,8:0,2) is shown with apurplestain. In the ethyl acetate extract fraction all egedsesquiterpene having Rf values of 0.89; 0.94, and 0.96. While n-hexane extract fraction, the resulting eluental legedsesquiterpene Rf 0.49; 0.8,and 0.99.