Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Basataka (JBT)

ANALISIS CAMPUR KODE PADA NOVEL “BANDUNG AFTER RAIN” KARYA WULAN NUR AMALIA Fatika, Ainaya Al; Kurnia, Ita; Nurkholida, Alfina; Septiana, Sabrina Shela
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i1.635

Abstract

Campur kode adalah variasi bahasa dalam suatu tulisan. Campur kode terdiri dari dua jenis, yaitu campur kode ke dalam dan campur kode ke luar. Campur kode ke dalam adalah gabungan antara bahasa nasional dan lokal, sedangkan campur kode ke luar adalah gabungan antara bahasa nasional dan asing. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menghasilkan 54 data campur kode yang terdiri dari 10 campur kode ke dalam berupa bahasa Jawa dan Sunda, serta 44 campur kode ke luar berupa bahasa Inggris. Penggunaan campur kode dalam novel ini tidak hanya berfungsi sebagai variasi gaya bahasa, tetapi juga untuk memperkuat karakter, menggambarkan latar sosial dan budaya, serta mencerminkan realitas kebahasaan masyarakat global. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam kajian sosiolinguistik dan memahami peran bahasa dalam karya sastra serta budaya.
ANALISIS CAMPUR KODE DAN ALIH KODE PADA NOVEL “CANTIK ITU LUKA” KARYA EKA KURNIAWAN Akira, Dean Cahyani; Kurnia, Ita; Asfara, Illma; Maulina, Andini Dwi
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i1.736

Abstract

Analisis ini bertujuan untuk menyelidiki fenomena bahasa yang berupa campur kode dan alih kode dalam novel "Cantik Itu Luka" yang ditulis oleh Eka Kurniawan. Novel ini dipilih sebagai subjek analisis karena tidak hanya memiliki kekayaan naratif, tetapi juga mencerminkan realitas sosial dan sejarah masyarakat Indonesia yang memiliki beragam bahasa, terutama dalam konteks kolonialisme, perjuangan ideologi, dan dinamika budaya yang rumit. Fenomena campur kode dan alih kode dalam karya ini dianggap sebagai cerminan dari identitas, hubungan kekuasaan, serta latar belakang sosial para tokohnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui pembacaan setiap halaman, pencatatan kata yang mengandung elemen alih kode dan campur kode, serta klasifikasi berdasarkan teori sosiolinguistik. Analisis dilakukan secara terstruktur untuk mengidentifikasi bentuk, fungsi, dan konteks penggunaan campur kode serta alih kode dalam novel tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa campur kode dalam novel ini mencakup lebih dari sepuluh bahasa, baik asing maupun daerah, seperti bahasa Jawa, Inggris, Belanda, Prancis, Jepang, Arab, Sansekerta, dan lain-lain. Jenis campur kode yang ditemukan meliputi kata, frasa, serta istilah budaya yang khas dan memberikan kekuatan pada suasana cerita serta penggambaran karakter. Di sisi lain, alih kode terdeteksi dalam bentuk kalimat utuh atau potongan dialog, sering muncul dalam situasi komunikasi formal atau untuk menandai perbedaan status sosial. Hasil dari penelitian ini menekankan pentingnya analisis linguistik untuk memahami dimensi sosiolinguistik dalam sebuah karya sastra.
MENGANALISIS CAMPUR KODE DALAM NOVEL SUNYI ADALAH MINUMAN KERAS KARYA SAPARDI DJOKO DAMONO Susanti, Dariani Tri; Kurnia, Ita; Rizqi, Najhwa Dzakyya; Hapriana, Ritha
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i1.737

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan wujud campur kode dalam novel Sunyi Adalah Minuman Keras karya Sapardi Djoko Damono. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa teks novel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam novel tersebut tidak ditemukan alih kode, tetapi terdapat dua jenis campur kode, yaitu campur kode ke dalam (inner mixing-code) dan campur kode ke luar (outer mixing-code). Campur kode ke dalam berupa percampuran bahasa Indonesia dengan bahasa Jawa sebanyak 7 item, sedangkan campur kode ke luar melibatkan bahasa Indonesia dengan bahasa Inggris sebanyak 28 item dan bahasa Indonesia dengan bahasa Arab sebanyak 4 item. Campur kode yang ditemukan berbentuk penyisipan kata dan frasa. Fenomena ini menggambarkan realitas sosial tokoh utama yang hidup di lingkungan modern dengan latar budaya majemuk. Campur kode digunakan untuk mempertegas makna, memperkaya kosakata, memperhalus tuturan, dan menegaskan identitas budaya serta religiusitas tokoh. Temuan ini memperlihatkan bahwa penggunaan campur kode dalam karya sastra bukan hanya sebagai hiasan bahasa, tetapi juga sebagai alat untuk membangun karakter dan suasana cerita.
Co-Authors Abdul Aziz Hunaifi Ageng, Putri Akira, Dean Cahyani Alfa, muhammad Alfi Laila, Alfi Alviana, Mia Audina Alvilia, Putri Aprillia, Erma Ayu Ariani, Alvida Asfara, Illma Asfia, Vifi Aulia, Astin Hadiahti Aurora, Salsabila Putri Zumna Azizah, Laily Nur Balqis, Nur Haliza Damariswara, Rian Daniswara, Naomi Diva Dhian Dwi Nur Wenda, Dhian Dwi Nur Diani Nurhajati Diyaurrahman, Rizki Nurazmi Fadillah Endang Sri Mujiwati Erwin Putera Permana Fadhilah, Anis Nur Fatika, Ainaya Al Fatmawati, Sania Nuzulul Putri Fitriani, Yulian Candra Frans Aditia Wiguna Handayani, Rizky Hapriana, Risha Hapriana, Ritha Hidayah, Siti Rochmatul Ika Puspita Sari Imron, Ilmawati Fahmi Istiqomah, Rohma Darul Krismayanti, Yunita Riza Kurnia Kukuh Andri Aka Kurotoa`ini, Mauludia Kusuma, Emelda Lutfiana, Ovi Dwi Mareta, Anggi Maria Wahyunda Maulina, Andini Dwi Meydaryanto, Freshtyana Earlytyas Muhamad Basori, Muhamad Mukmin, Bagus Amirul Noviantiningtyas , Tera Nur Rohmania , Qonita Nur, Riska Nurfahrudhianto, Aan Nurita Primasatya Nurkholida, Alfina Pancary, Swisty Salsabia Lintang Putri, Kharisma Eka Putri, Veni Pratiwi Ananda Rachmawati, Dwi Novia Rani, Yolanda Surya Riska, Masya Rizqi, Najhwa Dzakyya Saidah, Karimatus Saputri, Mevi Inas Amelia Sari, Anisa Dwi Puspita Sari, Den Ayu Putri Pandan Sari, Diah Puspita Septiana, Sabrina Shela Soenarko, Bambang Sulistyorini, Iin Surya, Vellin Susanti, Dariani Tri Susi Damayanti, Susi Sutrisno Sahari, Sutrisno Syihabillah, Viola Stania Vikiantika, Alvin Wahyudi Wahyudi Widyaningrum, Deviyanti Wiganata, Siken Agil Wyandha, Brillita Naja Ein Yesitasari, Berliyan Yunik Susanti Zunaidah, Farida Nurlaila