Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Sondir

ALTERNATIF DESAIN STRUKTUR BANGUNAN ATAS JEMBATAN RANGKA BAJA TYPE STEEL ARCH DENGAN RANGKA WARREN : PADA JEMBATAN TUKAD BANGKUNG DI KAB. BADUNG – BALI I Komang Dedi Wijaya; Sudirman Indra; Mohammad Erfan
SONDIR Jurnal Sondir
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.224 KB) | DOI: 10.36040/sondir.v4i1.2543

Abstract

Dalam perencanaan dan perancangan jembatan sebaiknya mempertimbangkan fungsi kebutuhan transportasi, persyaratan teknis dan estetika-arsitektural yang meliputi : Aspek lalu lintas, Aspek teknis, Aspek estetika. jembatan alternatif desain struktur bangunan atas jembatan rangka baja type steel arch dengan rangka warren pada jembatan tukad bangkung di kab. badung – bali merupakan jembatanrangka baja yang memiliki bentang keseluruhan 360 m dan lebar 9,6 m. alternatifstruktur atas pada jembatan Tukad Bangkung Kabupaten Badung - Bali dengan penggabungan antara konstruksi baja pelengkung / busur ( Steel Arch ) 2 sendi rol dan struktur rangka warren. Dimana antara pelengkung / busur dengan pelat profil baja dihubungkan dengan kabel yang berfungsi memberikan dukungan kekuatan pada struktur rangka tersebut oleh karena bentangan yang panjang. Pada perencanaan jembatan kali ini menggunakan metode L.R.F.D dan untuk pemodelan analisa struktur penulis menggunakan program bantu STAADPRO V8i. Dari analisa hasil perhitungan struktur atas didapat dimensi perencanaan jembatan Steel Arch yang di rencanakan menggunakan profil baja, WF 350 x 175 x 7 x 11 untuk gel. memanjang, WF 918 x 303 x 19 x 37 untuk gel. melintang, WF 350 x 350 x 12 x 9 untuk gel. melintang atas, WF 498 x 432 x 45 x 70 untuk gel. induk, LD 250.250.25 untuk ikatan angin.
PENGARUH PENAMBAHAN LIMBAH PLASTIK POLYVINYL CHLORIDE PADA CAMPURAN ASPHALT TREATED BASE ATB TERHADAP NILAI PARAMETER MARSHALL TEST Arif Rizky Andika Pratama; Mohammad Erfan; Ester Priskasari; Agus Prajitno
SONDIR Jurnal Sondir
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (693.81 KB) | DOI: 10.36040/sondir.v1i2.2566

Abstract

Dalam penelitian ini, dicoba pemanfatan limbah plastik PVC pada campuran ATB -ditinjau dari karakteristik Marshall Test- dengan menggunakan 6% kadar aspal. Variasi penambahan PVC yang digunakan yakni 2%, 4%, 6% dan 8% dari berat keseluruhan benda uji. Agregat batu pecah diambil dari queri Desa Toyomerto Kecamatan Singosari Kabupaten Malang dengan limbah Polyvinyl chloride bekas baliho. Dari pengujian tersebut didapatkan nilai optimum PVC sebesar 4,98% pada parameter Marshall Test sebagai berikut: Stabilitas (1004,59 kg), Flow (3,48mm), VIM (3,34%), VMA (17,39%), MQ (288,53 kg/mm), VFA (80,98%) dan IP (88,34%). Nilai ini masuk dalam batas Spesifikasi Umum Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Jawa Timur 2018. Untuk pengujian hipotesis parameter Marhall Test seperti stabilitas, flow dan MQ terdapat pengaruh akibat penambahan PVC dan untuk parameter Marshall Test seperti VIM, VMA, VFA tidak terdapat pengaruh akibat penambahan PVC.
ANALISA PENGARUH PEMAKAIAN FLY ASH SEBAGAI SEMENTISIUS PADA BETON MUTU SEDANG TERHADAP KUAT TEKAN BETON Frederius Herman Daton Rau; Ir. Sudirman Indra, MSc; Mohammad Erfan, ST, MT
SONDIR Jurnal Sondir
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.789 KB) | DOI: 10.36040/sondir.v2i1.2575

Abstract

Fly ash atau abu terbang merupakan sisa-sisa pembakaran batu bara yang dapat digunakan dalam campuran beton didasari pada sifat material ini yang memiliki kemiripan dengan sifat semen. Berdasarkan hal tersebut diatas, maka dilakukan penelitian yang bersifat eksperimental untuk mengetahui dan menganalisa pengaruh pemakaian fly ash sebagai sementisius/ bahan pengganti semen pada beton mutu sedang (25 MPa).Dalam penelitian ini akan dibuat benda uji A, B, C, D, E, dan F. Benda uji A merupakan beton normal sedangkan benda uji B, C, D, E, dan F memiliki variasi presentase pemakian fly ash untuk setiap sampel 20 %, 25%, 30%, 35%, 40%. Jumlah benda uji masin-masing 4 buah setiap variasi. Pengujian kuat tekan beton dilakukan pada umur 28 hari. Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan 5 variasi kadar fly ash yang berbeda diperoleh hasil kuat tekan rata-rata beton tertinggi yaitu pada beton dengan kadar fly ash 20 % sebesar 31,10 MPa. Peningkatan kuat tekan sebesar 6,17 MPa (24,75%) dari beton normal 24,93 MPa, sedangkan kuat tekan rata-rata terendah yaitu pada beton dengan kadar fly ash 30 % sebesar 22,32 MPa. Penurunan kuat tekan sebesar 2,61 MPa (10,47 %) dari beton normal 24,93 MPa. Berdasarkan uji data menggunakan pengujian statistik Menggunakan beberapa metode diperoleh nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,0447. Hal ini berarti bahwa 4,47% perubahan nilai kuat tekan dipengaruhi oleh kadar fly ash sebagai sementisius pada campuran beton sedangkan sisanya dipengaruhi oleh hal yang lain. Berdasarkan analisa koefisien korelasi diperoleh nilai (r) = 0,2115 (Tingkat hubungan pemakaian fly ash sebagai sementisius terhadap kuat tekan beton tergolong lemah), sedangkan hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan metode Distribusi Student (nilai t) diperoleh t hitung < t tabel atau 0,433 < 2,776 maka H0 diterima dan Ha ditolak sehingga tidak ada pengaruh antara presentase fly ash sebagai sementisius terhadap kuat tekan beton dengan tingkat keyakinan 95 %.
PENGARUH PEMAKAIAN SERAT ECENG GONDOK TERHADAP KUALITAS MUTU BETON NORMAL Faklav A. Nenometa; Agus Santosa; Mohammad Erfan
SONDIR Jurnal Sondir
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.876 KB) | DOI: 10.36040/sondir.v3i1.2590

Abstract

Dalam pembangunan di bidang sipil sangat didorong oleh perkembangan teknologi beton dan produk beton yang dihasilkan semakin inovatif, selain itu beton juga merupakan bahan yang dominan karena memiliki durability atau tingkat keawetan yang tinggi dibanding bahan material lain. Dari sifat yang dimiliki beton itulah menjadikan beton sebagai bahan alternative untuk dikembangkan baik dalam bentuk fisik maupun metode pelaksanaannya. Sebab itu dalam perencanaan ini, dirasa perlu memodifikasi isian panel dinding Pre-cast memiliki spesifikasi yang cukup baik sebagai panel dinding dengan cara menambahkan material baru yang ramah terhadap lingkungan karena sifatnya yang dapat bertumbuh lagi yaitu eceng gondok (Eichhornia crassipe). Untuk mengetahui pengaruh eceng gondok terhadap mutu beton dengan variasi eceng gondok 0,1%, 0,2%, 0,3% dan 0,4% dengan mutu rencan beton adalah fc’ = 20 MPa. Untuk pengujian kuat tekan dan tarik belah jumlah benda uji silinder dengan ukuran 30cm x15cm untuk masing-masing variasi berjumlah 3 buah sedangkan untuk pengujian kuat tarik lentur masing-masing variasi diwakili 5 benda uji balok dengan ukuran 60cm x 15cm x 6cm. Berdasarkan hasil penelitian beton campuran eceng gondok untuk kekuatan tekan dan tarik belah mengalami penurunan dari beton normal sedangkan mengalami kenaikan pada kekuatan tarik lentur dengan prosentase optimum 0,1% sebesar 3,16 MPa. Namun dari hasil penelitian dan analisa ada pengaruh terhdap mutu beton tetapi tidak signifikan.
PENGARUH PEMAKAIAN FLY ASH SEBAGAI CEMENTITIOUS PADA BETON MUTU TINGGI TERHADAP KUAT TEKAN BETON UMUR 28 – 91 HARI Tharsisius Floridus Luan; Mohammad Erfan
SONDIR Jurnal Sondir
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/sondir.v4i1.3158

Abstract

Pada dasarnya, fly ash mempunyai bentuk butiran partikel sangat halus sehingga dapat menjadipengisi rongga-rongga (filler) dalam beton sehingga mampu meningkatkan kekuatan beton dan menambahkekedapan beton terhadap air serta mempunyai keunggulan dapat mencegah keretakan halus (crack) padapermukaan beton. Penambahan fly ash pada campuran beton bersifat pozzolan, sehingga bisa menjadi bahantambah mineral yang baik untuk beton. Dalam pembuatan beton pada umumnya, pengujian kuat tekan betondilakukan pada umur 3, 7, 14, dan 28 hari, dimana peramalan kekuatan beton selalu dikonversikan ke umur28 hari, karena dianggap kekuatan beton telah mencapai 100% mutu rencana dan dianggap stabil sampaipada umur seterusnya. Akan tetapi dengan pemakaian fly ash pada beton yang tidak terlepas dari sifat fly ashitu sendiri yang dapat mempengaruhi proses hidrasi semen. Penilitian mencari tahu pengaruh pemakaian flyash pada beton mutu tinggi di umur 28 – 91 hari. Total benda uji sebanyak 50 sampel, dimana 1 variasi umurterdapat 5 sampel. Variasi umur yang diberikan adalah 28 hari, 35 hari, 42 hari, 49 hari, 56 hari, 63 hari, 70hari, 77 hari, 84 hari, dan umur puncak pada 91 hari dengan mutu f’c 50 MPa. hasil pengujian hipotesis dananalisa regresi, dimana thitung = 8,103 > ttabel = 3,182 dengan nilai determinasi (R²) = 89,14%, dankoefisien korelasi (R) sebesar 0,9441. Perubahan kuat tekan beton sebesar 56,93 MPa (13,86%) – 64,52 MPa(29,03%) diatas kuat tekan yang direncanakan f’c 50 Mpa pada umur 28 hari - umur 91 hari denganpemakaian fly ash 40% pada campuran beton. semakin sedikit penggunaan air dan semakin kecil faktor W/C(berat air dibagi berat semen) menghasilkan mutu beton yang tinggi, akan tetapi dengan menggunakansuperplasticizer yang memudahkan proses pengerjaan dan kelecakan (workability) pada campuran tersebut.hal ini dibuktikan dengan tercapainya mutu beton f’c 50 MPa pada umur 28 hari sebesar 56,93 MPa dengannilai faktor air semen 0,316. Kuat tekan maksimum pada umur 91 hari dengan nilai kuat tekan sebesar 64,52MPa dengan persentase kenaikan kuat tekan sebesar 29,03% dari mutu rencana. Hal ini dapat diperkirakanadanya kenaikan kuat tekan diatas 91 hari ditinjau dari arah kurva analisa regresi yang belum stabil.
PEMANFAATAN LIMBAH BETON SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR 10/10 PADA LAPISAN ATB (ASPHALT TREATED BASE) TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL Sutrisno, Reynaldi; Iskak Imananto, Eding; Erfan, Mohammad
SONDIR JURNAL SONDIR
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/sondir.v5i2.4196

Abstract

ABSTRAK Perkerasan jalan merupakan bagian dari jalan yang berupa campuran agregat, bahan pengikat dan bahan pengisi (filler). Komposisi material campuran perkerasan aspal mempengaruhi kualitas pada campuran. Penelitian ini memanfaatkan limbah beton sebagai pengganti agregat kasar pada Campuran ATB, dikarenakan kurangnya pemanfaatan limbah beton. Limbah beton yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari Laboraturium Bahan Kontruksi Universitas Negeri Malang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan limbah beton sebagai pengganti agregat kasar 10/10 pada campuran ATB ditinjau dari karateristik Marshall. Kemudian melakukan pembuatan benda uji sebanyak 27 buah dilanjutkan dengan pengujian menggunakan metode Marshall Test di laboratorium bahan kontruksi Teknik Sipil Institut teknologi nasional malang. Dari hasil penelitian yang dilakukan maka diperoleh : Agregat limbah beton yang berasal dari Laboraturium Bahan Kontruksi Universitas Negeri Malang telah memenuhi spesifikasi dan layak digunakan sebagai campuran perkerasan jalan. Penggunaan limbah beton sebagai bahan pengganti agregat kasar 10/10 pada lapisan ATB berpengaruh atau memberikan perbedaan yang signifikan. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil pengujian hipotesis, dimana Fhitung > Ftabel. Nilai stabilitas pada kadar limbah beton 0% sebesar 1048,56 kg dan pada kadar limbah beton 100% sebesar 842,41 kg. nilai karakteristik yang diharapkan pada campuran memenuhi batasan yang telah ditetapkan oleh Dinas Bina Marga 2018 seperti nilai stabilitas, flow.
PENDAMPINGAN PERENCANAAN DESAIN STRUKTUR ATAS DAN BAWAH MASJID PUSAT GERAKAN NAHDLATUL ULAMA SIDOARJO Hadi Surya W; Kartika, Deviani; Erfan, Mohammad; Wahyu Bangkit P
SONDIR JURNAL SONDIR
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/sondir.v5i2.4603

Abstract

Perencanaan struktur bangunan tahan gempa di Indonesia sangat penting, karena banyak wilayahnya yang terletak dalam wilayah gempa mulai dari gempa dengan intensitas kecil hingga besar. Saat ini pembangunan masjid memiliki berbagai macam bentuk dan inovasi. Masjid Pusat Gerakan Nahdlatul Ulama ini terletak di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Direncakan menggunakan metode Sitem Rangka Pemikul Momen (SRPM) dengan menggunakan program bantu berbasis metode elemen hingga. Struktur. Masjid ini menggunakan struktur atas beton bertulang dan struktur atap baja.