Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

MENINGKATKAN ABSORBSI TABLET FE PADA ANEMIA POSTPARTUM DENGAN HYLOCEREUS POLYRHIZUS DAN ANANAS COMOSUS SMOOTHIE wijaya husada; Sri Untari; Tisna Yanti; Elpinaria Girsang; Veronika Hutabarat; Yuliana -; Bunga Oktora
Jurnal Insan Cendekia Vol 10 No 2 (2023): Jurnal Insan Cendekia
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jic.v10i2.1114

Abstract

Pendahuluan: Anemia adalah masalah kesehatan global yang signifikan yang terutama mempengaruhi anak-anak dan wanita hamil. Anemia mempengaruhi 42% anak di bawah usia lima tahun dan 40% wanita hamil di seluruh dunia, menurut WHO. Anemia mempengaruhi sekitar setengah dari semua bayi dalam 48 jam pertama kehidupan. Anemia postpartum mempengaruhi 50-80% wanita di negara berkembang. Di Indonesia, kematian ibu nifas akibat anemia mencapai 30%. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian smoothie Hylocereus polyrhizus dan Ananas somosus terhadap absorbsi tablet Fe pada anemia postpartum. Metode : Desain penelitian ini menggunakan Pre Eksperimental dengan one group pretest posttest design, populasi 30 responden, sampel 30 responden dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi untuk mengamati 30 responden diberikan smoothie Hylocereus polyrhizus dan ananas comosus selama 4 minggu. Uji statististik yang digunakan menggunakan uji Wilcoxon sign rank test. Hasil : Hasil uji Wilcoxon menunjukkan p-value sebesar 0,000. Artinya kadar hemoglobin darah meningkat secara signifikan sebelum dan sesudah pengobatan. Kesimpulan: Ada pengaruh pemberian smoothie Hylocereus polyrhizus dan Ananas somosus terhadap absorbsi tablet Fe pada anemia postpartum. Oleh karena itu, ibu nifas dianjurkan untuk mendapatkan dukungan dengan mengonsumsi smoothies Hylocereus polyrhizus dan Ananas somosus untuk mengobati anemia postpartum serta mengonsumsi tablet zat besi.
The Relationship Between Knowledge And Attitude Of Adolescents About Genital Hygiene During Menstruation: HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN SIKAP REMAJA TENTANG KEBERSIHAN ALAT KELAMIN PADA SAAT MENSTRUASI Dwi Y, Annisa; Gita, Irma; Risdianti, Helza; Devi; Rahma; M, Tri; Reny; Yanti, Tisna; Suryaman, Ratih; Hari, Fitria
Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer Vol 5 No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Program Studi S1 Ilmu Keperawatan dan Ners IKBIS Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59894/jpkk.v5i1.924

Abstract

Background: Puberty in women usually occurs between the ages of 13 to 16 years. This period is characterized by female reproductive organs that show drastic changes, because there is already growth of ovarian primordial follicles that secrete hormonal estrogen, which is the most important hormone in women. The release of this hormone fosters secondary sex signs, one of which is the occurrence of blood discharge called menstruation. Objective: To determine the relationship between knowledge and attitude of adolescents about genital hygiene during menstruation. Methods: This study is a correlational analytic with a cross sectional approach. The population in this study were 158 people, the number of samples in this study amounted to 44 respondents with Random Sampling technique. The results of the study were tested with the Kendall tau statistical test with a significance of α = <0.05 with the SPSS 25 program. The research instrument used a knowledge questionnaire and an attitude questionnaire. This research was conducted at SMK Teknomedika Plus Bogor Regency. Results: The results of the Kendall tau test with an error rate (α) = 0.05, obtained a p value = 0.000. This means that Ha is accepted and H0 is rejected. Conclusion: There is a significant relationship between knowledge and attitude of adolescent girls towards genital hygiene during menstruation at SMK Teknomedika Plus Bogor Regency.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 MP Simanjuntak, Benny; Fajar, Anisya; Oktora, Bunga; Fatimah, ST; Nurjaman, Deden; Adhie, Fajar; Bustomi, Bustomi; Yanti, Tisna; Yunita, Yunita; Fitrianingsih, Nining; Aliyupiudin, Yufi
Jurnal_Kebidanan Vol. 15 No. 2 (2025): Jurnal Kebidanan Volume 15 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : STIKES Panca Bhakti Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33486/jurnalkebidanan.v15i2.357

Abstract

Pendahuluan: Keluarga memiliki peran yang sangat penting terhadap status kesehatannya, dengan penyakit kronis yang dihadapinya seperti diabetes melitus. Tingkat pengetahuan pun juga sangat penting terhadap kesembuhan pasien. Dukungan keluarga dan tingkat pengetahuan dapat memberikan dampak positif terhadap kepatuhan manajemen perawatan pada penderita DM. Tujuan Penelitian: untuk menganalisa hubugan dukungan keluarga dan tingkat pengetahuan dengan kualitas hidup pasien diabetes melitus tipe 2. Metode Penelitian: Cara pengambilan sample menggunakan teknik simple random sampling yaitu dengan jumlah sampel sebanyak 38 responden. Pengumpulan data diperoleh melalui penyebaran kuosioner. Analisa data yang digunakan adalan univariat dan bivariat dengan uji kendall’s tau. Hasil Penelitian: hasil uji statistik hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup diperoleh nilai p value sebesar 0,005 yang artinya p-value <0,05 sehingga Ha diterima, dan hubungan tingkat pengetahuan dengan kualitas hidup diperoleh nilai p value sebesar 0,004 yang artinya p-value <0,05 sehingga Ha diterima. Kesimpulan: bahwa terdapat hubungan antara dukungan keluarga dan tingkat pengetahuan dengan kualitas hidup pasien diabetes melitus tipe 2. Saran: Diharapkan dapat menambah wawasan dan pengetahuan keluarga penderita diabetes melitus sehingga lebih peduli dengan kesehatan. Disarankan kepada petugas kesehatan dapat terus memberikan penyuluhan dan informasi lebih lanjut terhadap masyarakat terutama tentang penyakit diabetes melitus.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PERILAKU MALADAPTIF PADA SISWA Tisna Yanti; Bustomi; Sri Redjeki; Yunita; Siti Mulyani; Bunga Rania Eka Putri; Ali Imron; Siti Salwa Azzahro
Jurnal Ilmiah Wijaya Vol. 17 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Wijaya
Publisher : Wijaya Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46508/jiw.v17i2.269

Abstract

Perilaku maladaptif pada remaja adalah ketidakmampuan remaja dalam menyesuaikan diri terhadap aturan yang berlaku di lingkungan sosial seperti membolos, tawuran, dan sulit diatur. Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan optimalisasi dukungan keluarga dengan perilaku maladaptif pada siswa. Metode yang digunakan desain deskriptif korelasi dengan dengan metode cross sectional, besar sampel 291responden dipilih secara simple random sampling. Pengambilan data 2 minggu dengan google formulir. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman’s Rank. Dukungan Keluarga ‘Baik’ memiliki Perilaku Maladaptif ‘Negatif’ sebanyak 52.2%. Kesulitan keluarga memberikan dukungan adalah remaja sulit menjalin komunikasi terbuka terhadap keluarga. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan dengan optimalisasi dukungan keluarga dengan perilaku maladaptif pada siswa (ρ value 0.993). Remaja hendaknya lebih terbuka terhadap masalah yang sedang dialami untuk melaksanakan dukungan keluarga yang lebih optimal.