Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

FAKTOR EKSTERNAL REMAJA DENGAN PERILAKU MEROKOK PADA SISWA KELAS XI DI SMK SYUHADA Riza, Yeni; Ernadi, Erwin
PROMOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 9, No 1 (2019): PROMOTIF - JUNI
Publisher : PROMOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1000.681 KB) | DOI: 10.31934/promotif.v9i1.579

Abstract

Merokok merupakan salah satu kebiasaan yang lazim ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Dari hasil survey pendahuluan yang dilakukan, diketahui bahwa SMK Syuhada merupakan satu-satunya SMK Swasta yang memiliki jumlah murid pria terbanyak di kota Banjarmasin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan faktor eksternal remaja dengan perilaku merokok di SMK Syuhada Tahun 2018. Rancangan penelitian yaitu observasional analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa laki-laki kelas XI di SMK Syuhada. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh populasi (total population) yaitu 61 responden. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan p value 0,05. Hasil penelitian menunjukkan dari 61 siswa terdapat 37 orang siswa (60,7%) merokok, 39 orang siswa (63,93%) perilaku teman sebaya yang kurang baik, 37 orang siswa (60,66%) di lingkungan tempat tinggal yang kurang baik, dan 37 orang siswa (60,66%) perilaku keluarga yang baik. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa faktor ekternal remaya yang meliputi : perilaku teman sebaya, lingkungan tempat tinggal, dan perilaku keluarga memiliki hubungan dengan perilaku merokok (p=0,000). Kesimpulannya adalah faktor eksternal remaja yang berhubungan dengan perilaku merokok adalah perilaku teman sebaya. 
FAKTOR EKSTERNAL REMAJA DENGAN PERILAKU MEROKOK PADA SISWA KELAS XI DI SMK SYUHADA Riza, Yeni; Ernadi, Erwin
Promotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 9 No. 1: JUNE 2019
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1000.681 KB) | DOI: 10.56338/pjkm.v9i1.579

Abstract

Merokok merupakan salah satu kebiasaan yang lazim ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Dari hasil survey pendahuluan yang dilakukan, diketahui bahwa SMK Syuhada merupakan satu-satunya SMK Swasta yang memiliki jumlah murid pria terbanyak di kota Banjarmasin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan faktor eksternal remaja dengan perilaku merokok di SMK Syuhada Tahun 2018. Rancangan penelitian yaitu observasional analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa laki-laki kelas XI di SMK Syuhada. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh populasi (total population) yaitu 61 responden. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan p value 0,05. Hasil penelitian menunjukkan dari 61 siswa terdapat 37 orang siswa (60,7%) merokok, 39 orang siswa (63,93%) perilaku teman sebaya yang kurang baik, 37 orang siswa (60,66%) di lingkungan tempat tinggal yang kurang baik, dan 37 orang siswa (60,66%) perilaku keluarga yang baik. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa faktor ekternal remaya yang meliputi : perilaku teman sebaya, lingkungan tempat tinggal, dan perilaku keluarga memiliki hubungan dengan perilaku merokok (p=0,000). Kesimpulannya adalah faktor eksternal remaja yang berhubungan dengan perilaku merokok adalah perilaku teman sebaya. 
Barang Milik Daerah (BMD) : Manajemen Pengelolaan Alat Kesehatan di Kabupaten Barito Utara pada Tahun 2023 Alam DK, Hendy Syahri; Riza, Yeni; Ernadi, Erwin; Oktaviani, Yoneta
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 11, No 1 (2024): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v11i1.15033

Abstract

Pengelolaan alat kesehatan yang efektif termasuk perencanaan kebutuhan, skala prioritas, dan evaluasi manfaat bagi pelayanan kesehatan di Puskesmas. Namun, fokus pada distribusi barang ke Puskesmas dan penghapusan aset yang rusak belum dioptimalkan dalam manajemen BMD di Dinas Kesehatan. Ini berdampak pada ketersediaan dan kualitas layanan di puskesmas, serta membuat perencanaan dan pengadaan alat kesehatan baru lebih sulit. Hal ini yang menjadi latar belakang peneliti untuk melaksanakan penelitian ini yang bertujuan untuk mengetahui manajemen pengelolaan BMD alat – alat kesehatan di Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara, Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, penelitian kualitatif berupaya untuk memperoleh informasi yang mendalam, adapun responden sebanyak 7 orang informan dengan hasil penelitian terhadap manajemen pengelolaan BMD Alkes di Dinkes Kab. Barito Utara yang sudah sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2016. Hasil dari wawancara terhadap informan telah di dapatkan beberapa informasi dan data yang menghambat pengelolan BMD di Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara antara lain, penghapusan alkes di Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara belum pernah dilaksanakan karena keterbatasan dalam anggaran untuk melaksanakan penghapusan dan alkes tersebut belum bisa dinilai karena belum bisa mendatangkan tim KPKNL Provinsi untuk menilai alkes yang akan dihapuskan, dimana hal ini menyebabkan tidak dapat terlaksananya pengadaan alkes yang sesuai dan dibutuhkan sehingga menyebabkan kurangnya kualitas pelayanan di Puskesmas ke Masyarakat.
Pemeliharaan Kesehatan Kerja Pegawai Kantor PT. PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalselteng Mahmudah, Mahmudah; Rahman, Eddy; Ernadi, Erwin; Ilmi, M. Bahrul; Hayati, Ridha; Iriyanti, Hilda; Ranti, Dhisya Wahyudhiya
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 3 No 1 (2025): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v3i1.606

Abstract

Pendahuluan: Kesehatan kerja dalam perusahaan diciptakan agar tenaga kerja mendapatkan jaminan rasa aman dan nyaman yang menyeluruh sehingga meningkatkan produktifitas dan menguntungkan perusahaan. Maka dari itu semua jenis pekerjaan harus dapat menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan aman. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pemeliharaan kesehatan kerja pada program pemeliharaan kesehatan pegawai dengan mengukur kapasitas kerja, beban kerja, dan lingkungan kerja terhadap 36 pegawai kantor PT. PLN (Persero) UID Kalselteng. Metode: Kegiatan dilaksanakan melalui pemeriksaan kesehatan rutin. Beban kerja diukur menggunakan kuesioner, pengukuran lingkungan kerja menggunakan metode ROSA (Rapid Office Strain Assessment), dan metode POCT (Point-of-Care Testing) untuk pemeriksaan gula darah, kolesterol, asam urat digunakan untuk mengukur kapasitas kerja. Hasil: Sebagian besar pegawai (63,9%) memiliki beban kerja sedang, 75% pegawai memiliki tekanan darah normal, 83,3% pegawai memiliki kadar gula darah normal, 86,1% pegawai memiliki kadar kolesterol normal dan 61,1% pegawai memiliki kadar asam urat normal. Hasil evaluasi lingkungan kantor yang memiliki tingkat risiko “tidak berbahaya” Simpulan: PT. PLN (Persero) UID Kalselteng sudah menerapkan kesehatan kerja yang cukup baik, hanya saja kurang maksimal dikarenakan Kurangnya pengetahuan dan  kesadaran pekerja terhadap pemeliharaan kesehatan, media untuk promosi kesehatan kerja di perkantoran dan penerapan pola kerja yang ideal pada pegawainya.