Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

HUBUNGAN PERILAKU KESEHATAN GIGI MURID KELAS VII DENGAN STATUS KARIES GIGI DI SMP NEGERI 3 KOTA BANJARMASIN Rahman, Eddy; Norfai, Norfai
Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2018): Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpkmi.v5i1.4996

Abstract

Abstrak World Health Organization (WHO) memandang bahwa penyakit gigi dan mulut adalah salah satu penyakit yang lazim berkembang di masyarakat diseluruh dunia. Walaupun terdapat banyak jenis penyakit gigi dan mulut namun lubang gigi atau karies gigi merupakan masalah gigi dan mulut yang utama dibanyak negara. Diperkirakan sebanyak 6,5 milyar orang diseluruh dunia pernah mengalami karies gigi. Tujuan penelitian ini adalah mempelajari dan menjelaskan hubungan perilaku kesehatan gigi murid kelas VII dengan status karies gigi di SMP Negeri 3 Kota Banjarmasin. Jenis penelitian ini bersifat kuantitatif yang menggunakan pendekatan cross sectional. Jumlah responden yang diteliti 262 murid. Hasil pengumpulan data dianalisis dengan menggunakan statistik univariat, bivariat menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian, responden yang status karies gigi rendah sebanyak 69,8%. Pada analisis bivariat, variabel yang berhubungan dengan status karies gigi adalah pengetahuan (p =0,000), sikap (p =0,049) dan tindakan (p = 0,031). Saran dalam meningkatkan derajat kesehatan gigi di SMP Negeri 3 Kota Banjarmasin untuk memberikan perhatian lebih dalam pendidikan kesehatan gigi secara terencana, terarah dan berkesinambungan. Program UKGS lebih diintensifkan dengan memberikan pelayanan kesehatan di sekolah. Kata-kata kunci: Perilaku, status karies gigi Abstract World Health Organization (WHO) perceive that the diseases of the teeth and the mouth is one disease is customarily evolve in the community around the world. Although there are many kinds of diseases of the teeth and mouth but hole teeth or dental caries is a matter of teeth and mouth in many major countries.  It is estimated that some 6.5 billion people around the world has ever had dental caries. The purpose of this research is studies and define the health behavior teeth students of grade VII with the status of dental caries in public junior high schools 3 city Banjarmasin. The type of research this is a quantitative use the approach of cross sectional .The number of respondents surveyed 262 students . he results of the collection of data were analyzed using univariat statistics, using test bivariat chi square. The results of research , respondents who the status of dental caries low as many as 69.8 % .Bivariat in the analysis, variable are associated with the status of dental caries is the variable knowledge  (p = 0,000) , the attitude (p = 0.049 and the act of (p = 0.031). Advice increase the health of teeth in public junior high schools 3 city banjarmasin to pay more attention in health education teeth in a planned manner, directed and sustainable. UKGS program more is intensified by providing health services in their schools. Keywords: Behaviour,  acceptability of dental caries
Perbedaan Sikat Gigi Biasa Dengan Sikat Gigi Elektrik Terhadap Penurunan Debris Indeks Pada Murid Kelas V Madrasah Diniyah Islamiyah Kindaung Banjarmasin Eddy Rahman; M. Bahrul Ilmi
Jurnal Kesehatan Indonesia Vol 9 No 3 (2019): Juli
Publisher : HB PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (56.661 KB) | DOI: 10.33657/jurkessia.v9i3.173

Abstract

Brushing teeth in a mechanical way is still considered the most effective way, even though the use of toothbrush with the help of special tools such as electric toothbrush. The purpose of this study was to find out there are differences in ordinary toothbrush with electric toothbrush against decreasing index debris in fifth grade students of MDIM Kindaung Banjarmasin. This type of research is a real experiment with the design of "control group pretest-post test design". In this study the research population & sample was 42 students in fifth grade (total sampling). Instrument of this research is observation, questionnaire with interview technique, analyzed by using T test (Independent Samples test). The results showed that there was a difference in the decrease in index debris using a ordinary toothbrush and a significant electric toothbrush, namely a decrease in using more electric toothbrush. It is hoped that this can be an input in implementing preventative programs for dental and oral diseases in students at the MDIM Kindaung Banjarmasin.
Kebiasaan Mengkonsumsi Jajanan Kariogenik Sebagai Penyebab Karies Gigi Pada Anak Di Madrasah Diniyah Islamiyah Muhammadiyah Kindaung Banjarmasin Eddy Rahman; M. Bahrul Ilmi; Khairul Anam
Jurnal Kesehatan Indonesia Vol 9 No 1 (2018): November
Publisher : HB PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.751 KB)

Abstract

Dental caries is a hole that forms in the teeth, which results from a process that gradually dissolves the enamel (the hard outer surface of the tooth) and continues to develop into the inside of the tooth.Based on preliminary studies conducted by examining students at the Muhammadiyah Islamic Boarding School (MDIM) Banjarmasin as many as 33 people, 20 of them had dental caries. The purpose of this study was to determine the habits of consuming cariogenic food as a cause of dental caries in MDIM Banjarmasin. The type of research used in this study is quantitative research with an analytical survey approach. The population in this study were all fourth and fifth grade students in MDIM Banjarmasin, 144 students. Based on statistical tests with significance value (a) 0.05, confidence value 95% & obtained p-value = 0.022. P-value is smaller than the significance value (α) 0.05, this means that there is statistically a relationship between the habits of consuming cariogenic food as a cause of dental caries in children in MDIM Banjarmasin. It is expected that the UKGS (School Dental Health Service) program will be intensified by providing health services in schools.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Kepatuhan Konsumsi Obat pada Pasien Tuberkulosis di Puskesmas Pekauman Banjarmasin Irvan Maulana; Fahrurazi Fahrurazi; Eddy Rahman
Jurnal Kesehatan Indonesia Vol 11 No 1 (2020): November
Publisher : HB PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33657/jurkessia.v11i1.265

Abstract

The disease of tuberculosis is a contagious disease and is increasing every year. The number of cases of tuberculosis in Indonesia in 2016 was 298,128 cases, while in South Kalimantan Province there were 5,147 cases. Tuberculosis (TB) is a chronic infectious disease that can be cured when taking medication regularly. Compliance of tuberculosis patients to take medication may be influenced by the knowledge and attitude of the patient. The purpose of this research is to know the correlation between knowledge and attitude with the compliance of drug consumption in tuberculosis patients in Pekauman Public Health Center Banjarmasin working area in 2018. The design of this study used analytical survey with cross sectional approach. The population is all TB patients in Pekauman Public Health Center Banjarmasin working area from February to June 2018, amounting to 56 people. The sample meets the criteria of 54 people with purposive sampling technique. Data analysis through chi-square test using 95% confidence level. TB patients in Pekauman Public Health Center Banjarmasin working area mostly have good knowledge about tuberculosis amounted to 39 people (72,2%), have positive attitude amounted to 48 people (88,9%), obedient in taking medicine of tuberculosis amounted to 48 people (88 , 9%). There is correlation between knowledge and attitude with compliance of drug consumption in tuberculosis patient in Pekakesmas Banjarmasin working area (p value = 0,000,031). For Pekauman Public Health Center Banjarmasin can improve health education for example by holding group meeting and special routine counseling to TB patient and family, and distributing leaflets / leaflets about TB drug consumption compliance.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU MASYARAKAT DALAM MEMBUANG SAMPAH RUMAH TANGGA KE SUNGAI DI DESA PAMARANGAN KANAN KABUPATEN TABALONG TAHUN 2019 Nia Astina; Akhmad Fauzan; Eddy Rahman
TEKNOLOGI MEDIS DAN JURNAL KESEHATAN UMUM Vol 4 No 2 (2020): Medical Technology and Public Health Journal September 2020
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/mtphj.v4i2.1632

Abstract

Sampah merupakan bahan buangan padat dari aktivitas manusia, sampah sudah jadi masalah nasional dan global bukan hanya lokal. Masalah sampah timbul dengan adanya peningkatan timbunan sampah sebesar 2-4% pertahun. Pencemaran air sungai diakibatkan dari adanya pembuangan sampah yang dapat membawa dampak negatif pada kesehatan, salah satunya seperti meningkatnya penyakit diare. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku masyarakat dalam membuang sampah rumah tangga ke sungai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis hubungan antara pendidikan, pengetahuan, sikap dan ketersediaan sarana dengan perilaku membuang sampah rumah tangga ke sungai. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif yang bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini semua ibu di Desa Pamarangan Kanan dengan jumlah 288 rumah tangga dan sampel sebanyak 74 responden, teknik pengampilan sampel dengan cara proportional random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner dengan cara wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku membuang sampah rumah tangga di Desa Pamarangan Kanan sebagian besar kurang (60,8%). Ada hubungan pengetahuan dengan p-value 0,010, ada hubungan sikap dengan p-value 0,021, ada hubungan ketersediaan sarana dengan p-value 0,014, dan tidak ada hubungan pendidikan dengan p-value 0,634. Diharapkan kepada instansi yang terkait agar lebih aktif mengawasi dan memberikan pelayanan kebersihan lingkungan di desa-desa terpencil serta masyarakat agar selalu melakukan kegiatan pengelolaan sampah untuk kepentingan dan kenyamanan bersama.
Hubungan Perilaku Kesehatan Gigi dengan Terjadinya Kejadian Karies Gigi di MDIM Kindaung Banjarmasin M. Bahrul Ilmi; Khairul Anam; Eddy Rahman
Jurnal Penelitian Tindakan dan Pendidikan Vol 6 No 4 (2020)
Publisher : Rumah Jurnal Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku menjadi salahsatu faktor penentu peningkatan permasalahan gigi dan mulut di setiap tahun. usia sekolah merupakan waktu yang tepat dalam memberikan pemahaman pemahaman, pencegahan dan penanggulangan mengenai permasalahan kesehatan gigi dan mulut. Berdasarkan perbandingan data Riskesdas tahun 2007, 2013 dan 2018, selalu terjadi peningkatanpermsalahan kesehatan gigi dan mulut di Kalimantan Selatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan perilaku kesehatan gigi dengan terjadinya kejadian karies gigi di MDIM Kindaung Banjarmasin. Pada penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitaf dengan pendekatan survey analitik, sampel penelitian disini menggunakan total sampling yaitu semua siswa kelas IV dan kelas V di MDIM Kindaung Banjarmasin sebanyak 144 siswa. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Chi Square dengan menggunakan bantuan program komputer. Hasil penelitian pada variabel pengetahuan, sikap dan tindakan dengan tindakan kejadian karies gigi tidak ada hubungan yang bermakna. Diharapkan dari pihak sekolah dan terkait lainnya menambah sasaran terkait siswa/i tersebut seperti orangtua dengan cara melibatkannya dalam kegiatan peningkatan kesehatan gigi dan mulut
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN PENGETAHUAN TENTANG STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN STUNTING ANAK 12-59 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PULAU KUPANG KABUPATEN KAPUAS TAHUN 2021 Rizcewaty Rizcewaty; Eddy Rahman; Deni Suryanto
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 9, No 1 (2022): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v9i1.7184

Abstract

Stunting merupakan suatu kondisi dimana kurang gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam jangka waktu yang cukup lama akibat pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Kurangnya pengetahuan ibu tentang keragaman bahan dan keragaman jenis makanan akan menimbulkan terganggunya proses pertumbuhan dan pekembangan balita terutama perkembangan otak, oleh karena itu penting untuk ibu dalam memberikan asupan makanan yang bergizi kepada anaknya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Tingkat Pendidikan dan Pengetahuan Tentang Status Gizi Dengan Kejadian Stunting Anak 12-59 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Pulau Kupang Kabupaten Kapuas Tahun 2021. Jenis penelitian ini merupakan desain penelitian analitik dengan metode Cross Sectional. Populasi pada penelitian ini adalah orang tua yang memiliki anak usia 12-59 bulan.  Sampel sebanyak 55 responden yang diambil dengan meggunakan teknik Random sampling dengan menggunakan Uji statistik yaitu Uji Chi-Square, Dari penelitian ini diperoleh hasil dari 55 responden, sebagian besar responden mengalami kejadian stunting pendek sebanyak 33 responden (60%), dan mempunyai pendidikan dasar sebanyak 40 responden (72,7%) , dan memiliki pengetahuan kurang sebanyak 45 responden (81,1%). Hasil penelitian ini tidak ada hubungan antara tingkat pendidikan dengan kejadian stunting (p-value 0,757 > 0,05), dan ada hubungan antara pengetahuan tentang status gizi dengan kejadian stunting (p-value 0,004 < 0,05). Diharapkan dari hasil penelitian ini, Puskesmas Pulau Kupang mampu bekerja sama dengan lintas sektor terdekat dalam upaya penanggulangan penyakit stunting.Kata Kunci : Pendidikan, Pengetahuan, Stunting
Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Kepatuhan Konsumsi Obat pada Pasien Tuberkulosis di Puskesmas Pekauman Banjarmasin Irvan Maulana; Fahrurazi Fahrurazi; Eddy Rahman
Jurnal Kesehatan Indonesia Vol 11 No 1 (2020): November
Publisher : HB PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The disease of tuberculosis is a contagious disease and is increasing every year. The number of cases of tuberculosis in Indonesia in 2016 was 298,128 cases, while in South Kalimantan Province there were 5,147 cases. Tuberculosis (TB) is a chronic infectious disease that can be cured when taking medication regularly. Compliance of tuberculosis patients to take medication may be influenced by the knowledge and attitude of the patient. The purpose of this research is to know the correlation between knowledge and attitude with the compliance of drug consumption in tuberculosis patients in Pekauman Public Health Center Banjarmasin working area in 2018. The design of this study used analytical survey with cross sectional approach. The population is all TB patients in Pekauman Public Health Center Banjarmasin working area from February to June 2018, amounting to 56 people. The sample meets the criteria of 54 people with purposive sampling technique. Data analysis through chi-square test using 95% confidence level. TB patients in Pekauman Public Health Center Banjarmasin working area mostly have good knowledge about tuberculosis amounted to 39 people (72,2%), have positive attitude amounted to 48 people (88,9%), obedient in taking medicine of tuberculosis amounted to 48 people (88 , 9%). There is correlation between knowledge and attitude with compliance of drug consumption in tuberculosis patient in Pekakesmas Banjarmasin working area (p value = 0,000,031). For Pekauman Public Health Center Banjarmasin can improve health education for example by holding group meeting and special routine counseling to TB patient and family, and distributing leaflets / leaflets about TB drug consumption compliance.
Perbedaan Sikat Gigi Biasa Dengan Sikat Gigi Elektrik Terhadap Penurunan Debris Indeks Pada Murid Kelas V Madrasah Diniyah Islamiyah Kindaung Banjarmasin Eddy Rahman; M. Bahrul Ilmi
Jurnal Kesehatan Indonesia Vol 9 No 3 (2019): Juli
Publisher : HB PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Brushing teeth in a mechanical way is still considered the most effective way, even though the use of toothbrush with the help of special tools such as electric toothbrush. The purpose of this study was to find out there are differences in ordinary toothbrush with electric toothbrush against decreasing index debris in fifth grade students of MDIM Kindaung Banjarmasin. This type of research is a real experiment with the design of "control group pretest-post test design". In this study the research population & sample was 42 students in fifth grade (total sampling). Instrument of this research is observation, questionnaire with interview technique, analyzed by using T test (Independent Samples test). The results showed that there was a difference in the decrease in index debris using a ordinary toothbrush and a significant electric toothbrush, namely a decrease in using more electric toothbrush. It is hoped that this can be an input in implementing preventative programs for dental and oral diseases in students at the MDIM Kindaung Banjarmasin.
Efektivitas Tripikon Terhadap Kualitas Air Daerah Bantaran Sungai Agustina, Norsita; Indah, Meilya Farika; Chandra, Chandra; Asrinawaty, Asrinawaty; fauzan, Akhmad; Rahman, Eddy; Suryanto, Deny
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 11, No 1 (2024): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v11i1.15506

Abstract

Tangki septik dan resapan merupakan bagian dari rangkaian pengolahan limbah tinja yang harus dipenuhi agar terpenuhinya syarat kualitas air pada lingkungan di sekitar. Pada penelitian ini adalah menganalisis efektifitas tripikon ditinjau dari parameter BOD dan MPN Coliform. Penelitian survey yang bersifat deskriptif yang disertai dengan pemeriksaan laboratorium untuk manganalisis kualitas air dengan parameter BOD dan MPN Coliform pada air limbah di tripikon sebanyak  5 titik sampel. Variabel bebas dalam penelitian ini yaitu tripikon sedangkan variabel terikatnya adalah kadar BOD dan MPN Coliform. Kadar BOD dan MPN Coliform diperiksa di BARISTAND Banjarbaru. Hasil yang didapat adalah bahwa kadar BOD (30 mg/L) memenuhi kadar maksimum yang diperkenankan bagi limbah domestik bagi rumah tangga sesuai Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan no 68 tahun 2016. Sedangkan Hasil pengukuran MPN Coliform pada outlet tangki yaitu 2310 mg/l jumlah per 100 ml air limbah pada saat pengambilan sampel pagi hari dan sore menjelang malam hari yaitu 2650 mg/l. Penelitian ini disimpulkan bahwa penggunaan tripikon memiliki efektivitas dalam penurunan kadar BOD dan MPN. Coliform terhadap kualitas air pada bantaran sungai