Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Cultivation of Students' Spiritual Awareness Through the Integration of PAI Learning and Extra-Curricular Activities at Senior High School (SMAN) 2 Teluk Kuantan, Kuantan Singingi Alhairi, Alhairi; Akbar, Helbi; Lasmiadi, Lasmiadi; Andrizal, Andrizal
JASNA : Journal For Aswaja Studies Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Pusat Studi Aswaja An-Nahdliyyah UNISNU Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jasna.v4i1.6736

Abstract

The spiritual building is an effort to carry out mental or spiritual refreshment in the form of belief, faith, ideology, ethics, guidelines and guidance. Spiritual development can be done using various media, one of which comes from religion, which is called "religious spiritualism." Religious communities must develop, strengthen or rebuild the spiritual role of religion. SMAN 2 Teluk Kuantan always instills spiritual values in its students, both through education, teaching and other activities such as the weekly wirid, which is held every Friday to spiritual tausiah activities on Islamic holidays where all of this is carried out in order to internalize the spirit of faith and student self-confidence. The aim of the author in conducting this research is to find out the extent of religious spiritual awareness, especially among students at SMAN 2 Teluk Kuantan who have embraced Islam since birth, which was inherited from their parents and what factors influence religious spirituality to increase and decrease in them. Based on observations, some students ignore their obligations as Muslims, such as praying five times a day, Friday prayers, reading the Koran and lacking feelings of guilt when committing mistakes that are prohibited by religion (Islam), such as gambling, consuming alcohol and other immoralities. Even though they have been given education related to this, especially in PAI-BP subjects, which are mandatory curriculum subjects. As the author explains in the background of the problem, the focus discussion in this research is related to an analysis study of the level of religious spiritual awareness of students at SMAN 2 Teluk Kuantan. With a problem formulation: What is the level of spiritual and religious awareness of students at SMAN 2 Teluk Kuantan, and what are the factors that influence it? The population in this study were all students of SMAN 2 Teluk Kuantan. 
PEMBINAAN KETERAMPILAN KEAGAMAAN TENTANG TATA CARA PENYELENGGARAAN JENAZAH DI DESA SIBEROBAH KECAMATAN GUNUNG TOAR KABUPATEN KUANTAN SINGINGI alhairi, Alhairi; Mailani, Ikrima; Nahwiyah, Sopiatun; Bustanur, Bustanur; Akbar, Helbi; Andrizal, Andrizal; Mualif, Ahmad; Zulhaini, Zulhaini
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 1 No. 2 (2021): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2021
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v1i2.1822

Abstract

Dalam syari’at Islam jika ada seorang muslim meninggal dunia maka hukumnya fardhu kifayah atas muslim yang masih hidup untuk menunaikan empat perkara wajib, yaitu memandikan, mengkafani, menshalatkan dan menguburkan saudaranya yang telah wafat tersebut. Namun permasalahannya tidak sedikit muslim tidak mampu menunaikan kewajibanny itu. Dari hasil survey dan hasil wawancara tim Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Kuantan Singingi di desa Siberobah Kec. Gunung Toar Kab. Kuantan Singingi beberapa bulan sebelum pelaksanaan pengabdian ini dilakukan, maka masyarakat mengeluhkan terkait dengan keberanian dan keterampilan masyarakat dalam menyelenggarakan jenazah. Begitu juga hasil wawancara dan observasi pada pemuda dan pemudinya, dimana masih banyak diantara mereka yang tidak faham bagaimana tata cara penyelenggaraan jenazah seperti memandikan, mengkafani, menshalatkan serta menguburkan jenazah sebagaimana yang diuraikan di atas. Dari lanjutan hasil wawancara tersebut ketika ditanya mengapa mereka tidak faham tentang bagaimana tatacara penyelenggaraan jenazah? rupanya dikarenakan kurangnya kesadaran, keberanian dan keterampilan dari diri sendiri untuk mempelajarinya serta minimnya penyuluhan-penyuluhan dari para penyuluh agama atau tokoh agama baik yang ada di lingkungan Desa, Kecamatan maupun Kabupaten. Melihat dari permasalahan mitra dan analisis situasi yang ada, maka metode yang tepat dalam pelaksanaan program PKM ini adalah metode pendekatan partisipatori, yaitu sebuah metode pelaksanaan yang dilakukan secara aktif baik oleh tim PKM maupun mitra sasaran yang diawali dengan perencanaan dan diakhiri dengan pelaporan kegiatan PKM tentang pembinaan keterampilan tata cara menyelenggarakan jenazah. Setelah pembinaan dilaksanakan sebanyak tiga sesi, maka didapatkanlah hasil bahwa peserta pembinaan yang ikut serta sudah mampu mengerti, memahami dan mempraktekkan bagaimana tatacara penyelenggaraan jenazah tersebut sesuai dengan syari’at Islam.
STRATEGI PEMBELAJARAN BERBASIS PENDIDIKAN KARAKTER DI HIMPAUDI KEC. GUNUNG TOAR KAB. KUANTAN SINGINGI Mailani, Ikrima; Zulhaini, Zulhaini; Nahwiyah, Sopiatun; Akbar, Helbi; Andrizal, Andrizal; Mualif, A; Bustanur, Bustanur; Alhairi, Alhairi
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 2 (2022): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2022
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v2i2.2666

Abstract

Program Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Islam Kuantan Singingi merupakan kegiatan implementasi nyata hasil perkembangan ilmu pengetahuan rintisan sivitas akademika Prodi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan keguruan Universitas Islam Kuantan Singingi untuk masyarakat. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini di danai oleh HIBAH UNIKS dan diawali dengan proses seleksi proposal. Kriteria seleksi proposal terutama didasarkan atas luasnya kemanfaatan program bagi masyarakat. Keluaran daripada pengabdian kepada masyarakat harus berdampak nyata dalam memecahkan permasalahan yang terdapat pada khalayak sasaran yaitu guru yang ada di HIMPAUDI Kec. Gunung Toar. Adapun bentuk kegiatan yang akan dilaksanakan oleh tim dari program studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Kuantan Singingi adalah dalam bentuk seminar dengan tema Strategi Pembelajaran Berbasis Pendidikan Karakter di HIMPAUDI Kec. Gunung Toar Kab. Kuantan Singingi.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI SEBAGAI MEDIA DAN SUMBER BELAJAR BAGI ANAK: PKM Irfandi, Irfandi; Mualif, Ahmad; Alhairi, Alhairi; Akbar, Helbi; Mailani, Ikrima; Rahayu Ningsih, Jumriana; Putri Musdansi, Dwi; Yuhelman, Nofri; Murwindra, Rosa
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 3 No. 1 (2023): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Juni 2023
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v3i1.3092

Abstract

Perkembangan teknologi yang pesat merubah pendidikan ke arah digital. Perubahan ini menuntut seluruh stakeholder pendidikan untuk memiliki keterampilan menggunakan teknologi tersebut. Melalui Pendidikan dapat dihasilkan generasi penerus bangsa yang merupakan inovator handal dan kreatif yang memanfaatkan teknologi informasi sebagai sumber belajar dan sarana yang dapat dijadikan sarana pembelajaran. Guru dan siswa membutuhkan teknologi informasi untuk melaksanakan pembelajaran. Teknologi informasi sangat berguna dan memudahkan anak-anak dalam mempelajari dan mendalami materi. Pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini diberikan pelatihan kepada anak-anak rumah tahfidz banjar benai bagaimana menggunakan teknologi sebagai sumber dan media pembelajaran yang benar agar perkembangan teknologi memiliki dampak yang positif. Kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan metode sosialisasi dan pelatihan. Pemberian pertanyaan diakhir kegiatan dilakukan sebagai pengukur keberhasilan kegiatan yang dilakukan. Tingkat keberhasilan dari kegiatan ini mencapai 90% yang dapat dilihat dari jumlah pertanyaan yang mampu dijawab oleh peserta
PELATIHAN P5 AKU SIAP MENJADI REMAJA DI SMP ISLAM AQZIA TELUK KUANTAN KABUPATEN KUANTAN SINGINGI: PKM Andrizal; Bustanur; Mailani, Ikrima; Alhairi; Nahwiyah, Sopiatun; Akbar, Helbi; Zulhaini; Mualif; Lasmiadi; Prasetiyo, Yoga
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 4 No. 2 (2024): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2024
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v4i2.3937

Abstract

Orang tua dan guru disekolah memiliki tugas menyiapkan anak-anaknya kelak menjadi orang dewasa yang bertanggung jawab. Anak-anak ini nantinya harus mampu mandiri secara fisik dan psikologis untuk menghadapi tantangan kehidupan. Urusan memahami anak memang gampang-gampang susah, apalagi anak masuk fase remaja yang merupakan masa transisi dari kanak-kanak menjadi dewasa. Tentunya orang tua dan guru harus pandai-pandai dalam memahami karakter dan ciri-ciri pertumbuhan dan perkembangan yang dilalui anak. Tim Pengabdian kepada Masyarakat Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Kuantan Singingi hadir untuk memberikan bantuan kepada remaja untuk mengenal konsep diri yaitu, mengenai dirinya (self-image), cara remaja menghargai dirinya dibandingkan dengan orang lain (self-esteem), dan sosok ideal yang remaja ingin capai (ideal self). Untuk sampai ke titik tersebut, remaja sangat membutuhkan bantuan orang tua dan guru di sekolah serta lingkungan dengan cara, Melakukan aktivitas fisik, Cintai diri sendiri, Fokus pada kelebihan dan Membantu orang lain.