Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PEMANFAATAN TEKNOLOGI SPINNER UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PRODUK MAKANAN IMMAWATI CATERING Kosjoko, Kosjoko; Kuryanto, Totok Dwi; Putra, Dhian Wahana; Mufarida, Nely Ana; Gunasti, Amri
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 3 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i3.2447

Abstract

Saat ini, masyarakat membutuhkan tidak hanya gizi tetapi juga makanan yang sehat. Gorengan mengandung lemak jenuh yang berbahaya bagi tubuh, tetapi dapat dikurangi menggunakan mesin spinner. Immawati Catering di Jember masih kekurangan pengetahuan dan peralatan untuk mengolah makanan secara sehat. Universitas Muhammadiyah Jember mengadakan program pengabdian masyarakat untuk meningkatkan kualitas peralatan memasak dan memberikan pelatihan penggunaan spinner guna meniriskan minyak goreng. Tujuan dari kegiatan ini adalah agar pengurus Immawati Catering memiliki keterampilan dalam mengolah masakan menggunakan spinner untuk meniriskan minyak goreng sehingga tersaji makanan yang sehat. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dalam 5 (lima) tahapan pengabdian. Kelima tahapan pengabdian itu diantaranya pertama, Sosialisasi penerapan teknologi spinner. Kedua, Pelatihan penirisan makanan menggunakan teknologi spinner. Ketiga, penerapan teknologi spinner. Keempat, pendampingan dan evaluasi penerapan teknologi spinner. Kelima Keberlanjutan Program terdiri dari pembentukan Tim khusus pemanfaatan teknologi spinner. Kegiatan pelatihan berhasil meningkatkan kemampuan pengurus Immawati Catering dalam menggunakan teknologi spinner untuk meniriskan minyak. Sebelum pelatihan, kemampuan rata-rata peserta sebesar 50,72 yang tergolong dalam kategori kurang. Setelah pelatihan dan simulasi, kemampuan mereka meningkat menjadi 85,72 atau masuk dalam kategori sangat baik. Pelatihan ini membantu pengurus memahami cara mengoperasikan spinner secara efektif, mulai dari melepas dan memasang keranjang, menekan tombol mesin, hingga memastikan minyak sudah terpisah dari makanan, sehingga kualitas makanan menjadi lebih sehat. Sebelum diadakan kegiatan, kemampuan pengurus  Immawati Catering berada dalam kategori kurang. Setelah diadakan kegiatan pengabdian kemampuan pengurus  Immawati Catering ini meningkat pada kategori sangat baik.
PEMANFAATAN APLIKASI WINSTEP UNTUK MEMETAKAN KESESUAIAN MATERI PENGKADERAN DENGAN KEBUTUHAN PESERTA PADA BAITUL ARQAM DASAR Herlambang, Toni; Kuryanto, Totok Dwi; Putra, Dhian Wahana; Muhtar, Muhtar; Gunasti, Amri
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 3 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i3.2450

Abstract

Vitalnya peranan aplikasi winstep, terutama untuk menyesuaikan materi pengkaderan dengan kebutuhan peserta, maka Tim pengabdian Universitas Muhammadiyah Jember menganggap sangat urgen untuk mendelivery teknologi ini kepada Tim Majelis Pendidikan Kader dan Sumber Daya Insani (MPK-SDI) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sumbersari Kabupaten Jember. Oleh karenanya telah dilakukan Focus Group Discussion (FGD) yang menghasilkan kesepakatan agar Tim Pengabdian segera melakukan transfer knowledge dan teknologi kepada Tim MPK-SDI Sumbersari. Tujuan dari kegiatan ini adalah agar Tim MPK-SDI Sumbersari Kabupaten Jember memiliki kemampuan memanfaatkan aplikasi winstep untuk menyesuaikan materi pengkaderan dengan kebutuhan peserta. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dalam 5 (lima) tahapan pengabdian. Kelima tahapan pengabdian itu diantaranya pertama, Sosialisasi penerapan pemanfaatan aplikasi winstep. Kedua, Pelatihan pemanfaatan aplikasi winstep. Ketiga, penerapan pemanfaatan aplikasi winstep. Keempat, pendampingan dan evaluasi penerapan pemanfaatan aplikasi winstep. Kelima Keberlanjutan Program terdiri dari pembentukan Tim khusus pemanfaatan aplikasi winstep. Hasil evaluasi terkait pemahaman peserta mengenai materi yang diberikan pada program pengabdian ini menunjukkan ada peningkatan kemampuan yang sangat besar. Sebelum program pengabdian dilaksanakan nilai rata-rata peserta pengabdian sebesar 15. Sedangkan setelah dilaksanakan program pengabdian meningkat menjadi rata-rata sebesar 80. Hasil evaluasi Kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa kegiatan ini telah mampu meningkatkan kemampuan peserta yakni tim Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPK-SDI) Sumbersari Kabupaten Jember dengan rata-rata peningkatan sebesar 65. Sebelum pelatihan peserta memiliki kemampuan dengan kategori tidak terampil dan berubah menjadi terampil membuat Pemanfaatan Aplikasi Winstep. Oleh karena itu, pemanfaatan Aplikasi Winstep harus diterapkan secara berkelanjutan dalam kegiatan Baitul Arqam oleh tim MPK-SDI Sumbersari, Kabupaten Jember, agar semakin mahir.
Kajian Drainase Kawasan Dengan Aplikasi SWMM 5.2 (Studi Kasus Perumahan Taman Anggrek) Rifta, Azzah Iftina; Rizal, Nanang Saiful; Kuryanto, Totok Dwi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 3 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i3.17512

Abstract

Saluran drainase merupakan salah satu fasilitas kota yang mutlak diperlukan agar tercapai suatu tatanan kota yang terpadu untuk mendapatkan suatu system drainase kota yang diharapkan. Pada perumahan Taman Anggrek terdapat pat penambahan cluster, akan tetapi drainase masih dalam tahap pengerjaan. Namun perlu diketahui lagi nilai debit limpasan dan limbah yang terjadi pada tiap saluran drainase. Dikarenakan untuk kedepannya pembangunan terus dilanjutkan dan juga bisa dikembangkan, sehingga akan memengaruhi infiltrasi dan koefisien aliran permukaan. Untuk mengetahui parameter yang cukup baik pada Perumahan Taman Anggrek dilakukan simulasi menggunakan Strom Water Management Model (SWMM) yang dikembangkan oleh Enviromental Protection Agency (EPA) dapat digunakan pemodelan hidrologi serta hidrolika air hujan, serta pengelolaan air limbah, untuk perhitungan menggunakan perbandingan manual excel dengan Software epa swmm 5.2. Melalui hasil perbandingan metode manual excel dengan Software EPA SWMM 5.2 terdapat perbedaan debit rencana manual excel pada saluran 1 sebesar 0,439, saluran 2 sebesar 0,306, saluran 3 sebesar 0,373, saluran 4 sebesar 0,270. Debit rencana Software EPA SWMM 5.2 pada saluran 1 sebesar 0,492, saluran 2 sebesar 0,406, saluran 3 sebesar 0,457, saluran 4 sebesar 0,336. Sehingga untuk penerapak di lapangan menggunakan debit yang paling besar. Kata Kunci: Drainase, Debit, Metode Rasional, EPA SWMM 5.2.
Sosialisasi pemanfaatan teknologi biopori kepada aktivis bidang lingkungan IMM kabupaten Jember untuk mengantisipasi banjir dan kekeringan Sanosra, Abadi; Kuryanto, Totok Dwi; Gunasti, Amri; Muhtar, Muhtar; Satoto, Eko Budi; Mufarida, Nely Ana; Abadi, Taufan; Bakti, Budi Satria; Umarie, Iskandar; Pratama, Aditya Dimas; Yanuar, Setiyo Ferdi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i1.21566

Abstract

Abstrak Isu lingkungan hidup dan dampaknya serta penanganannya termasuk dalam concern Aktivis Bidang Lingkungan Hidup Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Jember. Hanya saja, Aktivis Bidang Lingkungan Hidup Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Jember memiliki beberapa permasalahan diantaranya, (1) Belum mengenal teknologi bipori yang bermanfaat  untuk mengatasi banjir dan sampah serta kekeringan, (2) Belum mampu memaksimalsimalkan program kewirausahaan untuk kemandirian pendanaan kegiatan organisasi. Adapun tujuan dari kegiatan Pengabdian Kemitraan Masyarakat Stimulus (PKMS) ini adalah (1) Aktivis lingkungan Hidup Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Terampil Menerapan Teknologi Biopori untuk mengantisipasi Banjir, Kekeringan Serta Menghasilkan Kompos atau Pupuk Organik, (2) Aktivis lingkungan Hidup Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Terampil melakukan Manajemen Usaha Kompos atau Pupuk Organik. Solusi yang ditawarkan adalah Solusi 1-a yakni Bimbingan dan Penyuluhan Mengenai Teknologi Biopori, solusi 1-b yakni  Simulasi Penerapan Teknologi Biopori untuk Meresapkan Air ke Tanah dan Mengisi Sampah Organik, Solusi 2-a yakni Bimbingan dan Penyuluhan Mengenai Manajemen Pemasaran 2-b yakni simulasi manajemen pemasaran kompos atau pupuk organik. Untuk mengukur keberhasilan kegiatan, maka dilakukan pretest sebelum dimulai pelaksanaan program dan postest setelah kegiatan. Setelah dilakukan pengukurun diketahui bahwa kemampuan peserta telah meningkat rata-rata 40 poin dan kemampuan rata-rata menjadi 85 poin dari rata-rata 41 poin sebelum pelaksanaan pengabdian. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian Masyarakat ini telah mampu meningkatkan kemampuan peserta. Kata kunci: biopori; sampah organik; pupuk organik; manajemen usaha AbstractEnvironmental issues and their impact and handling are included in the concern of Activists in the Environmental Field of the Branch Leadership (PC) of the Muhammadiyah Student Association (IMM) of Jember Regency. However, Activists in the Environmental Field of the Branch Leadership (PC) of the Muhammadiyah Student Association (IMM) of Jember Regency have several problems including, (1) Not yet familiar with bipori technology which is useful for overcoming floods and waste and drought, (2) Not yet able to maximize entrepreneurship programs for independent funding of organizational activities. The objectives of this Stimulus Community Partnership Service (PKMS) are (1) Environmental activists of the Muhammadiyah Student Association Branch Leadership are skilled in applying biopori technology to anticipate floods, drought and produce compost or organic fertilizer, (2) Environmental activists of the Muhammadiyah Student Association Branch Leadership are skilled in conducting compost or organic fertilizer business management. The solutions offered are Solution 1-a, namely Guidance and Counseling on Biopori Technology, solution 1-b, namely Simulation of the Application of Biopori Technology to Impregnate Water into the Soil and Fill Organic Waste, Solution 2-a, namely Guidance and Counseling on Marketing Management 2-b, namely simulation of compost or organic fertilizer marketing management. To measure the success of the activity, a pretest was conducted before starting the program implementation and a posttest after the activity. After the measurement, it is known that the participants' abilities have increased by an average of 40 points and the average ability to 85 points from an average of 41 points before the implementation of the service. These results show that this community service activity has been able to improve the ability of participants. Keywords: biopore; organic waste; fertilizer; business management