Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Identification of Gastrointestinal Protozoa of Sumatera Elephant (Elephas maximmus sumatranus) in Lombok Wildlife Park Situmorang, Fernando Jose Immanuel Clinton; Kholik, Kholik; Atma, Candra Dwi; Riwu, Katty Hendriana Priscilia; Dharmawibawa, Iwan Doddy; Pradana, Munawer
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 12 No. 1 (2024): June
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v12i1.11855

Abstract

The protozoan parasites have been reported to infect Sumatran elephants. Gastrointestinal protozoa could potentially be a factor in the decline in the Sumatran elephant population in Indonesia. This study aims to identify the presence of gastrointestinal protozoa in Sumatran Elephant (Elephas maximus sumatranus) in the Lombok Wildlife Park, North Lombok Regency, Indonesia. This research has used fresh fecal samples from 5 Sumatran elephants. The examination of feces samples using native, sedimentation, and floating methods. The research results have identified the presence of gastrointestinal protozoa in 2 of the 5 Sumatran elephant feces examined. The gastrointestinal protozoa found were Eimeria spp with dimensions of 16.30 x 20.93 μm and 25.21 x 38.49 μm.
Pengaruh Lama Penyimpanan Pengencer Tris Kuning Telur Terhadap Motilitas Spermatozoa Sapi Simental di BIB Banyumulek Provinsi Nusa Tenggara Barat Janah, Maratun; Arifpansyah, Akbar; Atma, Candra Dwi; Dharmawibawa, Iwan Doddy
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 12 No. 2 (2024): December
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v12i2.14109

Abstract

Tris yolk is a diluent that can be used to maintain and protect spermatozoa during storage so that they can be used in the process of artificial insemination. The length of storage greatly affects the motility and viability of spermatozoa in semen. The purpose of this study was to determine the effect of long storage of egg yolk tris diluent on the motility and viability of simental bovine spermatozoa. This research was carried out at the Banyumulek Artificial Insemination Center Laboratory, West Nusa Tenggara Province, from July to Desember 2024. The study of the effect of long storage of egg yolk tris diluent on the motility and viability of simental bovine spermatozoa used a randomized experimental method complete with four treatments and six repeats. Each treatment, namely P1, P2, P3, and P4, was carried out by mixing 0.075 ml of semen and 0.3 ml of egg yolk tris diluent stored for 24, 48, 72, and 96 hours. The data obtained were processed by variety analysis method (ANOVA) and Duncan's further test. The results showed that P1 treatment with a storage period of 24 hours resulted in the highest average motility and viability values of 63.33 ± 6.055 % for motility and 63.50 ± 6.892 % for spermatozoa viability. P4 treatment with a storage period of 96 hours still showed a good mean value with motility values of 40.83 ± 7.360 % and spermatozoa viability of 53.50 ± 12.112 %. Thus, egg yolk tris is suitable for use as a semen thinner for artificial insemination because it is able to maintain the motility and viability of spermatozoa even for a long time of 96 hours.
DETEKSI DAN PREVALENSI EKTOPARASIT PADA KUCING KAMPUNG (Felis silventris catus) DI PASAR TRADISIONAL KOTA MATARAM iri yanti, iri yanti; Purwanti, Ni Luh Lasmi; Ista'in Ningtyas, Novarina Sulsia; Atma, Candra Dwi
Mandalika Veterinary Journal Vol. 4 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mvj.v4i1.9752

Abstract

Kucing liar adalah kucing yang tidak memiliki pemilik, sehingga kucing bisa hidup berkeliaran. Hewan tersebut sering dijumpai di pasar-pasar tradisional khususnya di tempat pembuangan sampah. Tempat pembuangan sampah merupakan lingkungan  yang kotor dan lembab yang dapat menjadi tempat perkembangan beberapa agent penyakit. Hal ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan akan dampak mengenai kejadian pada penyakit ektoparasit sehingga masyarakat cenderung acuh  terhadap kasus tersebut. Dengan memperhatikan hal tersebut, maka perlu dilakukan pendeteksian ektoparasit pada kucing liar sehingga dapat diambil suatu langkah kebijaksanaan terutama untuk penanggulangannya. Maksud dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya infeksi ektoparasit. Banyak sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 163 ekor kucing liar yang ada di pasar tradisional Kota Mataram yang terdiri dari 19 pasar tradisional yakni (Pasar Kebon Roek, pasar Ampenan ACC, pasar Perumnas, pasar Pagesangan, pasar Pagutan, pasar Karang Sukun, pasar Dasan Agung, pasar Rembige, pasar Cemara, pasar Karang Medain, pasar Cakranegara, pasar Karang Lelede, pasar Sindu, pasar Sayang- Sayang, pasar Karang Seraya, pasar Panglima, pasar Mandalika, pasar Selagalas dan pasar Abian Tubuh). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus sampai September 2023. Pemeriksaan ektoparasit dilakukan di Laboratorium Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Pendidikan Mandalika Devisi Parasitologi. Berdasarkan hasil pemeriksaan dinyatakan 139 sampel positif terinfeksi ekoparasit dan 24 sampel lainnya dinyatakan negatif. Presentasi ektoparasit pada kucing liar di pasar tradisional Kota Mataram yaitu 85,3% yang terdiri dari Pinjal Ctenocephalides felis 57,7% dan Kutu Felicola subrostratus 27,7%. Tingginya infeksi ektoparasit tersebut dapat menyebabkan reaksi alergi, dermatitis, anemia, gangguan hipersentivitas, kesakitan bahkan kematian.
Pengaruh Pengencer Skim Milk Pada Semen Sapi Bali Dengan Waktu Penyimpanan Berbeda Terhadap Kualitas Spermatozoa Di Balai Inseminasi Buatan Banyumulek Provinsi Nusa Tenggara Barat Wiguna, Akmal; Janah, Maratun; Atma, Candra Dwi; Munawaroh, Muhammad
Mandalika Veterinary Journal Vol. 4 No. 2 (2024): OKTOBER
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mvj.v4i2.13275

Abstract

Skim milk atau susu skim merupakan pengencer yang dapat digunakan untuk mempertahankan dan melindungi spermatozoa selama penyimpanan agar dapat digunakan dalam proses inseminasi buatan. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Balai Inseminasi Buatan Banyumulek Provinsi Nusa Tenggara Barat pada  tanggal 15 – 26 Maret 2024. Semen di tampung dari seekor bull sapi bali dewasa dengan umur 5 tahun dengan kondisi sehat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen tal dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 1 variabel kontrol (P0), 4 perlakuan dan 6 ulangan. Variabel yang di ukur adalah motilitas dan viabilitas, data diolah dengan menggunakan microsoft excel. Hasil yang diperoleh pada perlakuan P1 menggunakan pengencer skim milk dengan waktu simpan 24 jam pada suhu 5ºC masih memenuhi persyaratan produksi karena motilitas spermatozoa di atas 70%. Sedangkan pada perlakuan P2 (48 jam), P3 (76 jam) dan P4 (96 jam) tidak layak untuk di produksi karena motilitas yang di hasilkan berada di bawah 70%. Akan tetapi viabilitas menunjukan adanya penurunan pada semua sampel.
Deteksi dan Identifikasi Protozoa pada Feses Pasien Kucing Di Klinik ZZ Pet Care Jaelani, M Abdurrahman; Atma, Candra Dwi; Janah, Maratun; Munawaroh, Muhammad
Mandalika Veterinary Journal Vol. 4 No. 2 (2024): OKTOBER
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mvj.v4i2.13409

Abstract

Kucing adalah salah satu hewan kesayangan yang banyak dipelihara Masyarakat. Masyarakat banyak memelihara kucing, tetapi banyak juga yang kurang memperhatikan kesejahteraannya, lingkungan yang lembab dan kotor merupakan tempat perkembangan beberapa agent penyakit, salah satunya adalah protozoa. Protozoa merupakan organisme bersel tunggal, dimana pada beberapa spesies mempunyai lebih dari satu nucleus (inti) pada bagian atau seluruh daur hidupnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi dan mengidentifikasi protozoa pada feses pasien  kucing di klinik ZZ pet care. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus – Oktober 2023 dengan menggunakan 70 sampel feses pasien kucing dengan menggunakan metode natif dan sedimen. Pemeriksaan sampel dilakukan di laboratorium klinik ZZ pet care. Hasil pemeriksaan dengan metode natif dan metode sedimen dari 70 sampel menunjukan bahwa terdapat 4 sampel positif. Berdasarkan seluruh sampel positif, telah berhasil diidentifikasi 3 jenis protozoa, yaitu : Toxoplasma gondii, Isospora sp dan Giardia sp. 
Kadar Platelet dan Mean Platelet Volume Pada Kucing Kampung Liar Yang Terinfestasi Pinjal (Ctenocephalides sp.) di Pasar Tradisional Kebon Roek Purwanti, Ni Luh Lasmi; Karinda, Kisvan; Kholik, Kholik; Atma, Candra Dwi
Mandalika Veterinary Journal Vol. 5 No. 1 (2025): APRIL
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mvj.v5i1.15170

Abstract

Pinjal adalah parasit eksternal yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada kucing, termasuk perubahan pada sistem pembentukan darah. Platelet merupakan elemen darah yang menjadi indicator respon tubuh terhadap infeksi karena berperan dalam proses koagulasi ketika tubuh terinfestasi oleh parasit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kadar platelet dan mean platelet volume pada kucing kampung liar yang terinfestasi pinjal (Ctenocephalides sp.) di Pasar Tradisional Kebon Roek. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pengambilan sampel secara purposive sampling. Penelitian ini menggunakan 10 sampel darah kucing kampung liar yang terinfestasi pinjal. Sampel darah diambil melalui vena cephalica sebanyak 1mL kemudian dimasukan kedalam tabung EDTA K3. Data yang diperoleh ditabulasi dan dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian rata-rata kadar platelet (PLT) dan mean platelet volume (MPV) pada Kucing Kampung Liar Yang Terinfestasi Pinjal (Ctenocephalides sp.) di Pasar Tradisional Kebon Roek dalam kisaran normal sebesar 162,4 10^9/L (PLT) dan 9,45 fL (MPV).
Deteksi Caplak Amblyomma sp pada Ular Sanca Bodo (Phyton bivittatus) Di Komunitas Exotic Pet Lovers Lombok Timur Purwanti, Ni Luh Lasmi; Nopadila, Eni; Janah, Maratun; Atma, Candra Dwi; Berliana, Erpinanda Galuh
Mandalika Veterinary Journal Vol. 5 No. 1 (2025): APRIL
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mvj.v5i1.15200

Abstract

Komunitas Exotic Pet Lovers Lombok salah satu komunitas tekenal di Lombok Nusa Tenggara Barat. Salah satu hewan eksotiknya Ular Sanca Bodo (Phython bivittatus). Ular sanca bodo (Python bivittatus) memiliki pola warna yang menarik, tidak berbisa, dan kemampuan adaptasi yang baik. Dalam manajemen pemeliharaan tidak memungkinkan tekena ektoparasit caplak yang dapat merusak pola warna ular tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi ektoparasit caplak pada ular sanca bodo (Python bivittatus) di Komunitas Exotic Pet Lovers Lombok yang merupakan komunitas dengan anggota yang lebih dari 20 orang. Besaran sampel yang digunakan adalah accidental sampling dengan jumlah sampel 3 ekor ular piton sanca bodo. Pemeriksaan ektoparasit dilakukan dengan metode natif dimana parasit diambil langsung dari tubuh ular dengan hati-hati menggunakan pinset dan ditempatkan pada kaca objek. Berdasarkan hasil penelitian deteksi ektoparasit pada ular sanca bodo (Python bivittatus) yang dipelihara oleh Komunitas Exotic Pet Lovers Lombok Timur dari tiga sampel ular yang diperiksa, satu ekor ular terdeteksi caplak dari jenis Amblyomma sp.
Deteksi Ektoparasit pada Ikan Nila (Oreochormis niloticus) Di Desa Perian Kecamatan Montong Gading Kabupaten Lombok Timur Atma, Candra Dwi; Libra, Yaonanta; Afifah, Firdausya Ummu; Purwanti, Ni Luh Lasmi; Janah, Maratun; Munawaroh, Muhammad; Dharmawibawa, Iwan Doddy
Mandalika Veterinary Journal Vol. 5 No. 1 (2025): APRIL
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mvj.v5i1.15365

Abstract

Ikan nila (Oreochromic niloticus) merupakan salah satu ikan air tawar dengan nilai ekonomis penting di Indonesia karena cara budidayanya yang relatif mudah, sebagai sumber protein hewani utama selain daging, telur, dan susu. Serangan parasit membuat ikan kehilangan nafsu makan, kemudian perlahan-lahan lemas dan berujung kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi ektoparasit pada ikan nila di Desa Perian, Kecamatan Montong Gading, Kabupaten Lombok Timur. Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober- November 2024 dengan menggunakan 78 ekor sampel ikan dari 13 kolam budidaya dengan metode natif scraping dan biopsi. Hasil penelitian dari 78 sampel menunjukkan bahwa terdaat 25 sampel postif yang terinfeksi Dactylogyrus sp. Prevalensi parasit Dactylogyrus sp. yang menyerang ikan nila (Oreochromis niloticus) mencapai 32,05%. Protozoa Trichodina sp. yang menyerang ikan nila (Oreochromis niloticus) mencapai 38%.
Deteksi Residu Antibiotik Oxytetracycline pada Hati Ayam Broiler di Pasar Tradisional Mandalika Mataram Mardiana, Nina; Purwanti, Ni Luh Lasmi; Atma, Candra Dwi; Dharmawibawa, Iwan Doddy
Biocaster : Jurnal Kajian Biologi Vol. 5 No. 2 (2025): April
Publisher : Lembaga Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Kamandanu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/biocaster.v5i2.396

Abstract

This study aims to detect the presence of Oxytetracycline antibiotic residues in broiler chicken livers sold at the Mandalika Traditional Market, Mataram City. This study used a bioassay screening test method to detect antibiotic residues in broiler chicken liver samples taken from 10 traders in the market. The results showed that no antibiotic residues were found in all samples tested. All samples showed negative results, which means that the broiler chicken livers sold in the market contain Oxytetracycline residues. Based on these findings, it can be concluded that broiler chickens sold at the Mandalika Traditional Market do not contain Oxytetracycline antibiotic residues that exceed the safe limit for consumption.