Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM MEWUJUDKAN DESA JATIREJO SEBAGAI DESA WISATA EDUKASI Aryaningtyas, Aurilia Triani; Suwarti, Suwarti; Prabowo, Bayu Ade; Putriningsih, Tiara Sanika L.; Laia, Flores H.
Mitra Mahajana: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/mahajana.v5i2.4336

Abstract

This community service initiative aims to unlock the maximum potential of Jatirejo Village as an educational tourism destination through comprehensive community empowerment. The main challenges include low awareness of local tourism, lack of guiding skills, and lack of expertise in creating attractive educational tour packages. A multifaceted approach was applied to address this issue. Activities carried out include tourism awareness outreach, tour guide training, and training in preparing attractive tourism packages. Total of 54 partners were involved in this activity, consisting of tourism village administrators and the community. The impact of this program is expected to be very large, namely increasing public awareness, improving driving skills, and developing attractive educational tour packages. It is hoped that the results of this activity can contribute to improving the welfare of local communities and the progress of the local tourism sector more broadly. The success of this activity will create a conducive environment for economic growth and encourage sustainable development in Jatirejo Village as a growing educational tourism destination.
Metafiksi, Memori, dan Otoritas Moral dalam Novel Atonement karya Ian McEwan Prabowo, Bayu Ade; Saniro, Roma Kyo Kae
Puitika Vol. 21 No. 2 (2025):
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/puitika.v21i2.746

Abstract

Novel Atonement karya Ian McEwan menempati posisi penting dalam diskursus sastra kontemporer karena mempertanyakan hubungan antara fiksi, memori, dan tanggung jawab moral melalui strategi metafiksional yang kompleks. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana metafiksi, memori, dan otoritas moral berinteraksi dalam novel serta mengkaji implikasi etis dari konstruksi naratif sebagai bentuk penebusan. Penelitian menggunakan desain kajian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif-deskriptif, mengintegrasikan teori metafiksi (Waugh, Hutcheon), studi memori (Erll, Nora), dan etika naratif. Analisis dilakukan melalui pembacaan tertutup terhadap enam kutipan inti yang merepresentasikan tiga dimensi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa narasi metafiksional mengonstruksi memori bukan sebagai representasi objektif melainkan sebagai produk dari hasrat untuk menguasai; Briony mengklaim otoritas moral secara sepihak dan totaliter melalui mekanisme miniaturisasi; dan novel secara eksplisit mengkritik legitimasi etis penebusan naratif dengan mengidentifikasi paradoks fundamental bahwa kekuasaan absolut penulis justru menghilangkan kemungkinan penebusan autentik. Signifikansi penelitian ini terletak pada integrasi komprehensif tiga dimensi—metafiksi, memori, dan otoritas moral—yang belum dilakukan penelitian sebelumnya. Implikasinya adalah pemahaman bahwa kemampuan mengontrol narasi tidak sama dengan legitimasi moral, dan penebusan autentik memerlukan dialog dengan perspektif orang lain, bukan konstruksi naratif sepihak.