Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

ANALISIS EKONOMI PADA PERENCANAAN PEMBANGUNAN GEDUNG HOTEL DI KOTA PAGAR ALAM Niti PY, Syukuria; Dhiniati, Fameira; Itteridi, Vike; Edowinsyah, Edowinsyah
(JITEK)Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 10, No 1/Mei (2024): Jitek
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jitek.v10i1/Mei.19436

Abstract

Kota Pagar Alam merupakan kawasan Strategis Pariwisata yang berkembang cukup pesat, melihat berkembangnya pariwisata yang semakin marak di tandai munculnya bisnis sekitar salah satunya seperti bisnis perhotelan. Proyek perhotelan yang dibangun dengan modal investasi mempunyai nilai ekonomis dan manfaat yang baru dapat dinikmati setelah beberapa tahun proyek tersebut berjalan, atau dengan kata lain apabila proyek tersebut telah menghasilkan keuntungan. Tujuan penelitian adalah perencanaan Pembangunan hotel di Kota Pagar Alam. Metode yang digunakan untuk mengetahui kelayakan perencanaan proyek perhotelan, maka perlu dilakukan evaluasi proyek dengan memperhitungkan berbagai kemungkinan yang akan terjadi yaitu NPV, IRR, BCR, serta PP. Berdasarkan hasil analisis kelayakan ekonomi Pembangunan Hotel di Kota Pagar Alam dengan biaya investasikan adalah Rp. 17.435.726.833. Metode Net Present Value (NPV) sebesar Rp. 25.295.413.578, Internal Rate of Return (IRR) positif sebesar Rp. 7.859.686.745 dan Negative sebesar Rp. (451.485.803), dan Benefit Cash Ratio (BCR) adalah 2.73 dan Payback Periode pada 8 tahun 2 bulan. Dari hasil analisis bahwa hal ini menunjukkan bahwa proyek pembangunan Hotel di Kota Pagar Alam adalah layak.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI DALAM PEMANFAATAN BATANG KOPI SEBAGAI BAHAN BRIKET BESEMAH DEMPO (BBD) DAN PENINGKATAN EKONOMI DENGAN DIGITAL MARKETING Edowinsyah, Edowinsyah; Dhiniati, Fameira; Masdalipa, Risnaini
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i12.4667-4674

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan ekonomi dan pengetahuan  masyarakat (remaja-remaja) Desa Jokoh melalui pemberdayaan Kelompok Tani Remaja dusun Laman dengan memanfaatkan limbah batang kopi menjadi arang briket besemah dempo. Urgensi pada pengabdian ini ialah banyaknya kasus batang kopi yang dipotong oleh petani karena sudah habis masa produktif dan mati, sehingga batang kopi yang sudah habis masah produktif dipotong  oleh petani dan potongan tersebut tidak dimanfaatkan petani sehingga batang kopi menjadi lapuk. Padahal batang kopi bisa dimanfaatkan untuk kayu bakar namun masyarakat lebih memilih kompor gas. Batang kopi memiliki karakteristik arang berkualitas baik dan bernilai ekonomi jika dimanfaatkan sebagai produk briket. Kelompok Tani Remaja Dusun Laman Desa Jokoh baru mengelola produk hasil pertanian yakni hanya memamnen buah kopi saja belum memanfaatkan limbah pertanianya. Solusi yang dapat dijadikan alternatif adalah 1) pembuatan arang bricket dari batang kopi 2) Penjualan produk bricket sebagai produk Kelompok Tani desa Jokoh 3) Pemanfaatan e marketing sebagai media promosi produk
WORKSHOP DAN PELATIHAN PEMETAAN BENTANG LAHAN BAGI MAHASISWA INSTITUT TEKNOLOGI PAGAR ALAM Dhiniati, Fameira; Edowinsyah, Edowinsyah; Vike Itteridi; Ali Okta Akbar; Tarmizi, Tarmizi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i3.29524

Abstract

Bentang lahan merupakan kondisi fisik yang mencakup berbagai elemen yaitu vegetasi, ketinggian, guna lahan, aspek alami dan buatan. Bentang lahan pada suatu wilayah tentunya harus diidentifikasi agar dapat mendukung kegiatan wilayah dalam rangka program pengembangan wilayah berkelanjutan. Untuk itu, dibutuhkan adanya kegiatan pengabdian mengenai workshop dan pelatihan pemetaan bentang. Kegiatan workshop dan pelatihan ini bertujuan untuk memberikan informasi dan memberikan keterampilan softskill mahasiswa Institut Teknologi Pagar Alam dalam melakukan pemetaan bentang lahan. Metode yang dilakukan dalam kegiatan workshop dan pelatihan ini adalah presentasi, diskusi kelompok dan metode tanya jawab, serta terdapat pelatihan simulasi penggunaan aplikasi GPS (Global Positioning System). Hasil kegiatan dilakukan dengan melibatkan peserta Mahasiswa Institut Teknologi Pagar Alam. Kegiatan diselenggarakan meliputi workshop, dengan materi pengenalan bentang lahan, identifikasi potensi dan masalah diwilayah. Kegiatan selanjutnya yaitu pelatihan penggunaan aplikasi GPS (Global Positioning System) yang terdapat pada ponsel yang berbasis Android, yang menghasilkan salah satunya berupa waypoint. Kegiatan terakhir adalah simulasi pemetaan bentang lahan yang dilakukan peserta diwilayah sekitar Kota Pagar Alam. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan bagi mahasiswa sehingga nantinya dapat berkontribusi memberikan masukan untuk kepada pemangku kepentingan dalam rangka Pembangunan wilayah yang berkelanjutan
Penggunaan Limbah Kertas sebagai Bahan Pembuatan Brickwall untuk Meningkatkan Pendapatan Produsen Bata di Kota Pagar Alam Dhiniati, Fameira; Aminah, Siti; Aisah, Elpita
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i3.12891

Abstract

Background: Paper waste found in Pagar Alam City is an inorganic waste that is no longer used and is difficult to decompose. Inorganic waste that is not utilized can cause soil pollution, which can damage the condition of the soil. Currently, the handling of paper waste is still less than optimal, therefore it is necessary to apply the 3-R principle (Reduce, Reuse, Recycle). One activity to reduce paper waste is to use paper waste as material for making brickwalls. The aim of this activity is to empower and motivate brick producers to use paper waste as an innovation for making brickwalls. Method: The stages of service activities start from the stage of education on paper waste, carrying out brickwall making, installation techniques and sales techniques. The methods in this service include: Socialization regarding the use of waste paper, analysis of business feasibility and problems of brick producers, Training on the application of waste paper for brickwall and business management, Practice of brickwall installation techniques, Training on marketing or sales techniques and, Program evaluation, and Sustainability of the program service is through mentoring and continuing activities through PPPM as Real Work Lectures and Assisted Village activities. Results: The result of this PKM activity is to produce brickwall products using paper waste which have greater selling value for brick producers in Pagaralam City. Conclusion: The level of sales increased with assistance in creating social media and production on the producer's side increased.
Pemanfaatan Abu Sekam Padi Sebagai Bahan Pengganti Semen Pada Pembuatan Mortar di Desa Durian Dangkal Kabupaten Lahat Barrorotul Azizah; Edowinsyah Edowinsyah; Fameira Dhiniati; Didi Ardiansyah; Vike Itteridi; Asep Syaputra
KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 3 No. 2 (2023): Juni : Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/kreatif.v3i2.1614

Abstract

Durian Dangkal Village is a village that has abundant rice production which causes quite a lot of rice husk ash waste and has not been used for construction materials, rice husk ash which is usually only used as scouring ash and plant fertilizer. In this service activity, rice husk ash is used as a substitute for cement for the manufacture of geopolymer mortar. Geopolymer mortar is a mortar whose main material contains pozzolanic materials. The use of rice husk ash as a substitute for cement can reduce CO2 emissions and waste which can improve environmental quality. This service is carried out to increase public knowledge about waste processing which can be utilized in construction and has high selling power. The manufacture of geopolymer mortar was carried out by counseling and training methods which were directly demonstrated to the community and produced geopolymer mortar samples with cement as a substitute for rice husk ash.
Pemberdayaan BATAKUM (Budaya Wisata Megalithikum) Melalui Pelatihan Digitalisasi Karang Taruna Desa Gunung Megang Siti Aminah; Fameira Dhiniati; Barrorotul Azizah
KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 1 (2024): Maret : Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/kreatif.v4i1.2878

Abstract

The aim of this activity is to empower the youth of Gunung Megang village by promoting megalithic tourism culture and traditional food in Gunung Megang village by carrying out innovation and digitalization training. The community has a strong desire for entrepreneurship, so it needs to be facilitated to increase the productivity of crafts and the number of tourist visits. Efforts to increase these skills cannot be carried out independently by the people of Gunung Megang village, so the role of academics is to develop the traditional snacks and tourism industries. This activity has the urgency of encouraging a group of people to be able to adapt to technology. Currently, the people of Gunung Megang village have a lot of promotion of tourism attractions and local snacks, but the marketing of craft industry products and tourism potential has not been spread through advanced technology because it is still limited to direct information. Community service is produced as a result of more modern food packaging and social media accounts in the form of Instagram, TikTok, and Facebook, which are expected to become media for promoting tourism resources in Gunung Megang village.
Perencanaan Drainase Kawasan Rejo Sari Kelurahan Dempo Makmur Kecamatan Pagar Alam Utara Wagimin; Fameira Dhiniati; Barrorotul Azizah
Jurnal Deformasi Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v9i2.16228

Abstract

Desa Rejo Sari, terletak di Kelurahan Dempo Makmur, Kecamatan Pagar Alam Utara, Kota Pagar Alam, memiliki luas 4,575 hektar dengan jumlah penduduk 998 jiwa (data 2024, GPS MAP GARMIN 64s). Pertumbuhan permukiman dan populasi yang pesat menyebabkan permasalahan drainase, seperti limpasan dan genangan. Penelitian ini bertujuan menghitung debit air maksimum yang mengalir ke saluran drainase dan merancang dimensi saluran yang sesuai. Analisis menggunakan empat metode frekuensi menunjukkan metode Distribusi Normal sebagai yang paling sesuai berdasarkan uji chi-kuadrat dan smirnov–kolmogorov. Debit banjir rencana dengan periode ulang 2 tahun menghasilkan nilai debit 7,1547 m³/detik, sementara debit rencana untuk saluran sebesar 5,2716 m³/detik. Untuk mengakomodasi debit tersebut, dirancang saluran dengan penampang ekonomis berbentuk persegi berukuran lebar dasar (b) 0,5 m, tinggi (h) 0,6 m, dan lebar atas (w) 0,15 m. Rencana Anggaran Biaya (RAB) drainase sepanjang 135 meter mencakup pekerjaan persiapan Rp 3.222.197,75, pekerjaan tanah Rp 1.580.266,46, beton Rp 106.256.852,05, acian Rp 106.256.852,05, serta PPN 11% Rp 13.045.345,97. Total biaya yang dianggarkan adalah Rp 131.639.400,22, dibulatkan menjadi Rp 131.639.000,00. Pembangunan saluran drainase ini diharapkan mampu menampung debit air, mengurangi genangan, dan mendukung infrastruktur kawasan permukiman Desa Rejo Sari
Kajian Teknis Perencanaan Drainase Semidang Alas Kelurahan Jokoh Kecamatan Dempo Tengah Dalam Aspek Penanganan Kumuh Fameira Dhiniati; Barrorotul Azizah; Muhammad Mahmud
Jurnal Deformasi Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v10i2.20430

Abstract

Drainase merupakan sistem yang berfungsi untuk mengalirkan, menguras, membuang, atau mengalihkan air agar tidak menimbulkan banjir maupun genangan, dan di Desa Semidang Alas belum adanya pembangunan drainase menyebabkan genangan air sering terjadi terutama saat hujan deras dengan intensitas tinggi sehingga aktivitas warga terganggu, kenyamanan lingkungan menurun, serta infrastruktur jalan berpotensi rusak; oleh karena itu diperlukan perencanaan drainase yang tepat untuk mengurangi risiko banjir dan mendukung keberlanjutan kawasan, dengan tujuan penelitian menghitung curah hujan rencana menggunakan data maksimum harian tahunan selama 15 tahun (2010–2024) melalui metode Gumbel, menggunakan data primer hasil survei lapangan serta data sekunder dari Badan Statistik Kota Pagar Alam, dan perencanaan saluran drainase dilakukan dengan persamaan Mononobe, Manning, serta rumus lain yang relevan, di mana hasil perhitungan menunjukkan curah hujan rencana (Q) sebesar 0,435793 m³/det dengan debit saluran drainase 1,6525 m³/det, kemudian berdasarkan survei lapangan direncanakan penampang saluran tipe U dengan dimensi lebar 0,72 m dan tinggi 0,65 m, sedangkan perhitungan Rencana Anggaran Biaya (RAB) menggunakan standar Satuan Harga Tahun 2025 menunjukkan kebutuhan biaya sebesar Rp 524.500.000,00, dan dari analisis pengurangan luasan kumuh pembangunan drainase sepanjang 460 m dapat menurunkan luasan kumuh dari 2,80688 Ha menjadi 2,4408 Ha, sehingga perencanaan drainase ini diharapkan mampu mengurangi genangan, meningkatkan kualitas lingkungan, memperpanjang umur infrastruktur, mendukung kenyamanan serta keselamatan masyarakat, sekaligus menjadi langkah strategis dalam pembangunan berkelanjutan yang tidak hanya berorientasi pada aspek teknis tetapi juga sosial, ekonomi, dan lingkungan, sehingga Desa Semidang Alas dapat berkembang lebih tertata, sehat, dan aman bagi seluruh warganya
INOVASI TEKNOLOGI PAVING BLOCK BERBASIS ABU SEKAM KOPI UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN KELOMPOK TANI PAGAR ALAM Elpita Aisah; Fameira Dhiniati; Siti Muntari
PAKDEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/pakdemas.v5i1.600

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilakukan di Kelurahan Curup Jare, Kota Pagar Alam,dimana penghasilan masyarakat didaerah tersebut adalah dari sektor pertanian, dalam hal ini jenis tanaman didominasi oleh tanaman kopi, dari hasil panen kopi ini menghasilkan suatu limbah, yaitu limbah kulit kopi sisa penggilingan kopi, dan ini adalah salah satu permasalahan yang harus diselesaiakan atau diberikan solusi dalam penanggulangan sekam kopi ini, maka dalam hal ini tujuan kami dalam melakukan kegiatan ini adalah untuk memberikan edukasi serta pelatihan dalam pengembangan paving block dengan inovasi abu sekam kopi ini. Adapun metode yang kami lakukan adalah dengan melakukan sosialisasi terkait pemanfaatan limbah abu sekam kopi tersebut, serta melakukan pendampingan ataupun pelatihan dalam pembuatan Paving Block dari abu sekam kulit kopi tersebut dan melakukan pelatihan manajemen ekonomi atau studi kelayakan ekonomi. Melalui kegiatan ini, limbah sekam kopi diolah menjadi bahan substitusi dalam campuran paving block, sehingga menghasilkan produk ramah lingkungan, bernilai tambah, serta memiliki kekuatan yang sesuai dengan standar konstruksi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kelompok tani mampu memproduksi paving block secara mandiri dengan memanfaatkan abu sekam kopi, serta memperoleh keterampilan dalam pemasaran produk. Inovasi ini tidak hanya mengurangi limbah pertanian, tetapi juga membuka peluang usaha baru yang berpotensi meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat tani di Pagar Alam. Dengan demikian, program pengabdian ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis pemanfaatan sumber daya lokal yang berkelanjutan