Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Hubungan Aktivitas Fisik Terhadap Kebugaran Jasmani Mahasiswa Laki-Laki Program Studi Sarjana Kedokteran dan Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Udayana Tahun 2019/2020 Pramartha, I Made Dwi Adi; Sucipta Putri, Wayan Citra Wulan; Weta, I Wayan; Indraguna Pinatih, Gde Ngurah
E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 4 (2023): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2023.V12.i04.P17

Abstract

Definisi sehat ialah suatu keadaan sehat yang baik, baik fisik, mental maupun sosial dan bukan sekadar tidak adanya penyakit. Tujuan dari WHO ialah tercapainya tingkat kesehatan yang paling tinggi oleh semua orang. Salah satu faktor yang berhubungan dengan kesehatan adalah tingkat kebugaran jasmani. Kebugaran jasmani menurut Sutarman, adalah aspek fisik dari kebugaran yang menyeluruh (total fitness), yang memberikan kesanggupan kepada seseorang untuk menjalankan hidup yang produktif dan dapat menyesuaikan diri pada tiap-tiap pembebanan fisik (physical stress) yang layak. Kebugaran jasmani dipengaruhi oleh aktifitas fisik yang dilakukan. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian menggunakan metode studi analitik dengan pendekatan cross-sectional menggunakan data primer. Responden merupakan Mahasiswa Program Studi Sarjana Kedokteran dan Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Udayana Tahun Ajaran 2019/2020. Sampel diambil dengan convenience sampling, dan terkumpul sebanyak 40 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Pada penelitian ini, responden dengan usia 21 tahun sebesar 18 mahasiswa (45%), tingkat aktivitas fisik dalam kategori rendah sampai sedang sebesar 38 mahasiswa (82,5%), tingkat kebugaran jasmani jasmani dalam kategori kurang sampai sedang sebanyak 33 mahasiswa (82,5%). Berdasarkan hasil analisis secara bivariat dari 40 responden, didapatkan p= 0.357, r=0.131. Simpulan dari penelitian ini ialah tidak ditemukan hubungan signifikan antara aktivitas fisik dengan kebugaran jasmani. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan dasar untuk melakukan penelitian lebih lanjut mengenai hubungan antara akvitas fisik dengan kebugaran jasmani. Kata kunci: aktivitas fisik, kebugaran jasmani, mahasiswa fakultas kedokteran, harvard step test, PAQ-A
HUBUNGAN POLA PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING AIR SUSU IBU (MP-ASI) DENGAN STATUS GIZI PADA BAYI USIA 6-24 BULAN DI DESA MEDAHAN, KECAMATAN BLAHBATUH TAHUN 2019 Parama Wirtarandita, Pande Ketut; Indraguna Pinatih, Gde Ngurah; Sucipta Putri, Wayan Citra Wulan; Ariastuti, Ni Luh Putu
E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 7 (2022): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2022.V11.i7.P03

Abstract

Makanan pendamping air susu ibu (MP-ASI) diberikan pada usia yang tidak tepat akan berdampak pada status gizi bayi. Status gizi pada bayi adalah salah satu indikator yang menjadi tolak ukur kesehatan bayi. Berdasarkan hasil pemantauan oleh Dinas kesehatan Provinsi Bali Tahun 2017, status gizi balita yang diukur menurut BB/U terdapat 14,4% berstatus gizi kurang dan 3,4% gizi buruk. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menguraikan hubungan pola pemberian MP-ASI dengan status gizi pada bayi usia 6-24 bulan di Desa Medahan, Kecamatan Blahbatuh tahun 2019. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitis dengan pendekatan cross-sectional. Pola pemberian MP-ASI meliputi jenis, frekuensi, dan usia pertama kali pemberian MP-ASI sedangkan status gizi bayi dilakukan pengukuran dengan menggunakan indeks Z-skor BB/U. Sampel berjumlah 62 bayi berusia 6-24 bulan di Desa Medahan. Pengumpulan data sampel berdasarkan wawancara menggunakan kuesioner dengan ibu sebagai responden dan dilakukan secara tidak acak dengan teknik consecutive sampling. Analisis data dengan uji chi-square dan prevalensi rasio menggunakan aplikasi SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara jenis MP-ASI dengan status gizi bayi (p=0,011; PR=1,440; IK 95%=0,961-2,157). Terdapat hubungan signifikan antara frekuensi pemberian MP-ASI dengan status gizi bayi (p=0,000; PR=2,617; IK 95%=1,069-6,408). Kata kunci : makanan pendamping ASI, status gizi, bayi usia 6-24 bulan
HUBUNGAN SIKAP KERJA DENGAN KELUHAN NYERI PUNGGUNG BAWAH (LOW BACK PAIN) DAN TINGKAT NYERI PADA TUBUH PADA PENENUN DESA PRINGGASELA KABUPATEN LOMBOK TIMUR Arham, M. Zawwil; Sucipta Putri, Wayan Citra Wulan
ARCHIVE OF COMMUNITY HEALTH Vol 10 No 3 (2023): Desember 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana Berasosiasi Dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/ACH.2023.v10.i03.p12

Abstract

Pringgasela village has about 420 weavers, information was obtained from one of the weavers in Pringgasela that what the weaver felt at that time was feeling aches and pains in the arms, shoulders, and lower back to the back of the thighs. If the work attitude is not ergonomic, it can cause complaints of low back pain and the level of pain in the body. The purpose of this study was to determine the relationship of work attitudes towards complaints of low back pain and the level of pain in the body in Pringgasela Village weavers. This research is an analytical observational study with a quantitative approach using a cross-sectional design. The respondents to this study were 80 people who were selected through accidental sampling techniques. The data were tested with chi-square analysis. The results showed that 23.75% of weavers experienced mild LBP complaints and 76.25% of weavers experienced severe LBP complaints. Meanwhile, weavers identified low body pain levels of 55% and high levels of 45%. Meanwhile, weavers who have a low work attitude amount to 58.75% and high to 41.25%. There was no meaningful relationship between work attitudes (p=0.931) and complaints of low back pain. There is a meaningful relationship between work attitudes (p=0.019) and the level of pain in the body towards Pringgasela Village weavers. It is recommended to weavers to adjust the attitude of work when weaving, as well as regular rest.Keywords: Work Attitude, Low Back Pain, Body Pain Level, Weaver.
Co-Authors A.A Ngurah Yamananda Anak Agung Putu Agung Raditya Wisesa Wedananta Arham, M. Zawwil Ariastuti, Luh Putu Cintya Denny Yuliyatni, Putu David Budi Lukito Dela, Erinda Resta Sellia Dewa Agung Istri Sintha Prajnyaswari Dyah Pradnyaparmita Duarsa Gede Wirata HARI MULYAWAN Harini, I Gusti Ayu Agung Diah Heidar Rauf Winarno I Gede Gita Sastrawan I Gusti Agung Ayu Chintya Cahyarini I Gusti Ayu Aruna Krisnadewani I Gusti Putu Sinar Adinata Wijaya I Made Ady Wirawan I Made Andika Adiguna I Made Nada I Nyoman Sucipta I Wayan Weta Ida Ayu Kanaka Puspita Ida Ayu Kusuma Wardani Indraguna Pinatih, Gde Ngurah Indri Oktavia Rospita Indri Oktavia Rospita Komang Ayu Kartika Sari Luh Seri Ani Made Agus Hendrayana Made Diah Lestari Ngurah Agus Sanjaya ER Ni Ketut Sri Adiningsih Ni Luh Putu Ariastuti, Ni Luh Putu Ni Made Dian Kurniasari Ni Made Dian Susilowati Ni Made Dian Susilowati Ni Made Suartiningsih Ni Made Yuliana Anggaraeni Ni Putu Gita Raditya Sanjiwani Ni Putu Natalya Ni Putu Natalya Ni Putu Windi Sukma Putri Nicholas Prathama Limalvin Olivia Vanya Wardoyo Pande Putu Januraga Parama Wirtarandita, Pande Ketut Prabandari, Gusti Ayu Agung Diah Cahya Pramartha, I Made Dwi Adi Prijadi, Evelyn Andreana Purnama Sari, I Dewa Ayu Widya Putu Aryani Putu Cintya Denny Y Putu Cintya Denny Yuliyatni Putu Dewi Ari Wulandari Putu Satyakumara Upadhana Rania Ayu Permata Rebecca Mutia Agustina Silaen Rizky Mega Chandra Sanusi, Fedisa Ergarizkia Sawitri, Anak Agung Sagung Soraya Juventia Primadanti Steffano Aditya Handoko Sulawa, I Ketut Teja, Anjaya Artha Vivien Aulia Hadi Nasution Wati, Putu Ayu