Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pengaruh Model Pembelajaran Inquiry terhadap Kemampuan Berpikir Kritis IPA Siswa Kelas IV Kabupaten Tangerang Sulistia, Hesti; Zuliani, Rizki; Rini, Candra Puspita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh belum diterapkannya pembelajaran inquiry di SDN Cikupa 2 pada materi IPA. Hal tersebut dapat menjadi salah satu penyebab siswa yang masih cenderung, kurangnya interaksi antar teman dan guru, kurang menunjukkan kemampuan yang dimiliki, kurang percaya diri dilakukan tes, dan hasil belajar masih di bawah KKM. Model pembelajaran inquiry dapat menjadi inovasi baru dalam suatu pembelajaran siswa dalam meningkatkan berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV SDN Cikupa 2 kabupaten Tangerang setelah pembelajaran menggunakan model pembelajaran inquiry. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang dilakukan di SDN Cikupa 2 dengan populasi 66 siswa kelas IV dan sampel sebanyak 33 siswa kelas IV A sebagai kelas kontrol dan 33 siswa IV B sebagai kelas eksperimen. Desain penelitian yang digunakan Adalah pretest posttest control grup dengan Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, tes dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil berpikir kritis siswa terdapat perbedaan dari pertemuan pertama dan pertemuan kedua. Terdapat peningkatan hasil berpikir kritis siswa yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, terbukti berdasarkan dari hasil uji-t yang menunjukkan nilai sig. 0,000 < 0,05 artinya Ho ditolak dan Ha diterima. Pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Inquiry memiliki respon yang positif dari siswa, yang dimana ditunjukkan dengan hasil nilai perpikir kritis yang meningkat.
Analisis Pemahaman Konsep dalam Pembelajaran IPA pada Siswa Kelas IV SD Lestari, Linda; Rini, Candra Puspita; Gumilar, Aris
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1590

Abstract

IPA merupakan rumpun ilmu, karakteristik khusus yang mempelajari fenomena alam yang faktual (factual), baik berupa kenyataan (reality), atau kejadian (event) dan hubungan sebab akibatnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman konsep siswa dalam pembelajaran IPA pada siswa kelas IV SDN Panunggangan 4 Pinang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskripsi dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa Observasi, Tes, dan Wawancara. Pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi teknik. Data dianalisis melalui langkah-langkah pengumpulan data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Responden pada penelitian ini berjumlah 6 orang yakni siswa kelas IV. Hasil kesimpulan dari penelitian melalui observasi, tes, dan wawancara dalam penelitian menunjukkan bahwa siswa dapat memahami pembelajaran IPA sesuai dengan tujuh indikator pemahaman konsep yaitu : 1) Menyatakan ulang konsep, 2) Mengklasifikasikan objek-objek menurut sifat-sifat tertentu (sesuai dengan konsepnya), 3)Memberikan contoh dan non-contoh dari konsep, 4) Menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi, 5) Mengembangkan syarat perlu atau syarat cukup suatu konsep, 6) Menggunakan, memanfaatkan, dan memilih prosedur atau operasi tertentu, 7) Mengaplikasikan konsep atau algoritma pemecahan masalah.
Penerapan Metode Group Investigation (GI) untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas VI SD Penerus Bangsa Kota Tangerang Rini, Candra Puspita; Suherman, Asep
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 4 No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.719 KB) | DOI: 10.29407/jpdn.v4i2.12449

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA siswa kelas VI SD Penerus Bangsa Kecamatan Periuk Kota Tangerang. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian kali ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Instrument yang digunakan pada penelitian kali ini adalah lembar observasi hasil belajar afektif dan psikomotor. Tes belajar kognitif dan dokumentasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar kognitif, afektif dan psikomotor pada penerapan metode pembelajaran Group Investigation (GI). Peningkatan hasil belajar IPA siswa terlihat pada hasil penelitian siklus I yaitu rata-rata hasil belajar sebesar 73,77 dengan aspek kognitif sebesar 72,5, pada aspek afektif sebesar 61,76 dan psikomotor sebesar 87,06. Pada siklus II meningkat menjadi 83,64 dengan pembagian aspek kognitif sebesar 83.09 dan afektif sebesar 84,19 dan ketuntasan klasikal kelas sebesar 100% meliputi kognitif, afektif dan psikomotor
Analisis Kemampuan Literasi Sains Pada Aspek Kompetensi Mahasiswa PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Tangerang Rini, Candra Puspita; Dwi Hartantri, Saktian; Amaliyah, Aam
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jpdn.v6i2.15320

Abstract

Kemampuan literasi sains merupakan salah satu aspek penting yang harus dikuasai oleh mahasiswa PGSD, hal ini berpengaruh terhadap proses pembelajaran sains (IPA) di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan literasi sains dilihat dari aspek kompetensi sains mahasiswa program studi PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, yang bertujuan mendeskripsikan sifat kejadian yang berlangsung selama pengambilan data dalam bentuk sebuah narasi ilmiah. Subjek penelitian ini berjumlah 100 mahasiswa PGSD UMT. Sumber data diambil secara langsung dengan menggunakan instrumen berupa tes literasi sains, angket, dan wawancara. Teknis analisis data terdiri dari reduksi data, penyajian data, dnn penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi sains pada aspek kompetensi mahasiswa PGSD FKIP UMT memperoleh kategori “cukup”. Dalam tiap indikator pada kemampuan literasi sains mahasiswa PGSD menunjukkan kategori “rendah” pada indikator menjelaskan fenomena ilmiah, dan kategori “cukup” pada indikator mengidentifikasi pertanyaan atau isu-isu ilmiah dan menggunakan bukti ilmiah. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, menunjukkan bahwa kemampuan literasi sains mahasiswa PGSD belum menunjukkan hasil yang baik dan memuaskan, sehingga perlu ditingkatkan. Upaya mengatasi kemampuan literasi sains mahasiswa PGSD pada aspek kompetensi yang masih belum memuaskan dilakukan berbagai cara diantaranya melalui penataan ruang lingkup materi yang diberikan serta proses perkuliahan yang dilakukan, memilih media yang tepat, dan penggunaan model pembelajaran yang sesuai dengan konsep IPA.
PENGARUH MEDIA VIDEO ANIMASI TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP PENDIDIKAN PANCASILA SISWA SD KELAS III SDN PONDOK JAGUNG 5 TANGERANG SELATAN Supriyatna, Rido; Hartantri, Saktian Dwi; Rini, Candra Puspita
Jurnal Education and Development Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i1.7622

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh penggunaan media video animasi yang diajar terhadap pemahaman konsep pendidikan Pancasila siswa SD kelas III. Penelitian ini menggunakan metode penelitian quasi eksperimen dengan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design. Subjek populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III SDN Pondok Jagung 5 yang berjumlah 40 siswa, dengan sampel dua kelas yaitu kelas III B yang berjumlah 20 siswa sebagai kelas Eksperimen dan kelas III A yang berjumlah 20 siswa sebagai kelas Kontrol. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan soal tes yang terdiri dari 10 soal yang valid. Untuk pengujian hipotesis pretest dalam pengujian ini digunakan uji t, dari hasil uji t diperoleh t-hitung = 1,552 dan t-tabel = 2.024, maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara rata-rata nilai pretest kelas Eksperimen dan kelas Kontrol. Sedangkan untuk pengujian hipotesis postest dari hasil uji t diperoleh t-hitung = 6,902 dan t-tabel = 2.024, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh setelah penggunaan media video animasi antara kelas Eksperimen dan kelas Kontrol. Hal ini dapat diartikan bahwa adanya pengaruh penggunaan media video animasi terhadap pemahaman konsep pendidikan Pancasila siswa SD kelas III SDN Pondok Jagung 5 Tangerang Selatan.