Claim Missing Document
Check
Articles

Studi Kelayakan Pemasangan Kabel Laut 150 kV Pakning-Bengkalis untuk Menurunkan Biaya Pokok Produksi (BPP) di Pulau Bengkalis Ichsan Nur Khoirudin; Sjamsjul Anam; Margo Pujiantara
Jurnal Teknik ITS Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v12i1.111872

Abstract

Kebutuhan listrik Pulau Bengkalis semakin meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk dan ekonomi. Proyeksi kebutuhan energi listrik di Pulau Bengkalis 25 tahun mendatang mencapai 379,84 GWh dengan beban puncak 58,57 MW. Saat ini Pulau Bengkalis masih menggunakan PLTD sebagai sumber listrik dengan cadangan daya sebesar 1 MW. Keterbatasan daya dan tingginya BPP pada PLTD membuat penjualan listrik menjadi terbatas. Salah satu cara untuk menurunkan BPP di Pulau Bengkalis adalah dengan menginterkoneksikan Pulau Bengkalis dengan Pulau Sumatera menggunakan jaringan kabel laut 150 kV. Pemasangan kabel laut membutuhkan analisis operasi dan ekonomi. Analisis operasi mecakup aliran daya, hubung singkat dan setting proteksi. Dengan memodelkan Sistem Sumatera kedalam software ETAP, maka Sistem Sumatera masih dalam batas standard Grid Code Sumatera ketika kabel laut Pakning-Bengkalis beroperasi. Dari analisis ekonomi, pemasangan kabel laut 150 kV Pakning-Bengkalis layak dilakukan karena NPV bernilai positif dan payback period selama 18 tahun. Dengan beroperasinya kabel laut ini, maka BPP di Pulau Bengkalis menurun dan pendapatan penjualan listrik akan dapat meningkat.
Pengurangan Energi Insiden Busur Api dengan Menggunakan Metode Zone Selective Interlocking pada PT. Pupuk Kujang Mochammad Bagas Boma Bismantaka; Margo Pujiantara; Vita Lystianingrum Budiharto
Jurnal Teknik ITS Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v12i1.110740

Abstract

PT. Pupuk Kujang yang berlokasi di Cikampek, Jawa Barat, mempunyai dua buah pabrik yaitu pabrik K-1A dan pabrik K-1B. Keduanya memiliki total beban sebesar 14,175 MW. PT. Pupuk kujang sekarang disuplai dari satu pembangkit dengan kapasitas 18,35 MW serta Utilitas dari PLN. Untuk keandalan pabrik serta keamanan operator, koordinasi proteksi yang baik sangat diperlukan agar gangguan yang terjadi dapat diminimalisir. Salah satu gangguan kelistrikan yang dapat mengancam keberlangsungan sistem dan keselamatan pekerja adalah bahaya busur api (Arc Flash). Busur api merupakan peristiwa pelepasan energi yang disebabkan oleh adanya aliran arus yang mengalir pada saluran yang tidak seharusnya. Busur api ini dapat mengakibatkan terjadinya panas menyengat, bahan kimia beracun, hingga ledakan besar. Semakin besar energi insiden dari busur api maka bahaya yang ditimbulkan juga semakin besar. Besar energi insiden dihitung menggunakan standar IEEE 1584-2002. Hasil dari perhitungan besar energi insiden ini dapat digunakan untuk menentukan alat pelindung diri berdasarkan standard National Fire Protection Association (NFPA) 70E. Demi keselamatan para pekerja, alat pelindung diri ini wajib digunakan pada saat berada pada area bahaya busur api. Energi insiden yang terlalu besar juga mengancam keberlangsungan sistem, sehingga dibutuhkan suatu metode untuk mengurangi besarnya energi insiden. Besarnya energi insiden yang terjadi dapat dikurangi dengan cara menghilangkan gangguan secara cepat, maka dari itu Metode Zone Selective Interlocking merupakan metode yang efisien untuk mengurangi besarnya nilai insiden energi. Pada PT Pupuk Kujang, Metode ZSI ini dapat mengurangi besarnya nilai energi insiden yang terjadi hingga 74,99% pada Bus GI Kujang. Hal ini disebabkan oleh berkurangnya FCT pada bus tersebut dari yang awalnya 0,8 detik menjadi 0,2 detik.
Evaluasi Koordinasi Proteksi Arus Lebih Akibat Gangguan yang Menyebabkan Blackout pada PT PJB Unit Pembangkitan Cirata Prasetyo, Dhenie Prakash; Pujiantara, Margo; Anam, Sjamsjul
Jurnal Teknik ITS Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v12i2.117434

Abstract

PT PJB Unit Pembangkitan Cirata merupakan perusahaan yang bergerak dibidang Pembangkit Listrik Tenaga Air. Seiring dengan penambahan dan perubahan pada peralatan listrik, setting pengamanan pada rele proteksi perlu dilakukan evaluasi secara komprehensif demi menjaga keandalan sistem proteksi. Berdasarkan kasus di lapangan setiap terjadi gangguan pada sistem kelistrikan bagian bawah (sisi beban) maka sistem akan terjadi blackout. Kasus ini diduga karena urutan pembukaan circuit breaker (CB) yang tidak sesuai oleh rele menyebabkan CB pada sisi beban tidak trip sehingga CB pada sisi atas akan membuka lebih cepat yang memungkinkan terjadinya blackout. Sehingga perlu dilakukan proses evaluasi untuk mendapatkan setting rele proteksi yang tepat. Pada tugas akhir ini, dilakukan analisis kinerja sistem proteksi koordinasi existing rele arus lebih gangguan fasa, rele arus lebih gangguan tanah dan rele diferensial yang selanjutnya dilakukan evaluasi untuk menentukan urutan tripping rele proteksi yang tepat agar tidak terjadi blackout dan setting rele diferensial yang selektif ketika terjadi berbagai macam tipe gangguan. Hasil evaluasi setting dan koordinasi proteksi arus lebih gangguan fasa, rele arus lebih gangguan tanah, dan rele diferensial ini dapat menjadi rekomendasi bagi perusahaan ini dalam melindungi sistem kelistrikan dengan tepat dan handal.
Evaluasi Kestabilan Transien dan Penyempurnaan Sistem Pelepasan Beban pada PT. Kaltim Daya Mandiri Akibat Pengembangan Sistem Kelistrikan pada Tursina Yulia, Tiara Anindita; Pujiantara, Margo; Priyadi, Ardyono
Jurnal Teknik ITS Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v12i2.118259

Abstract

Kontinuitas dan keandalan operasi dalam suatu sistem tenaga listrik adalah hal yang harus dijamin kestabilannya. Sebuah sistem mampu dikatakan stabil ketika memenuhi syarat keseimbangan antara daya mekanik dari prime mover atau penggerak utama generator dengan daya output listrik. Apabila penggerak utama tidak dapat menyesuaikan putarannya dengan besar beban listrik maka akan menyebabkan kondisi sistem menjadi tidak stabil. Gangguan stabilitas transien memiliki kaitan dengan kendala besar yang terjadi secara tiba – tiba dan dalam kurun waktu yang pendek (short-term) seperti gangguan hubung singkat (short circuit), putusnya saluran secara tiba – tiba oleh perlatan CB (Circuit Breaker), serta pemindahan beban secara tiba – tiba. Kaltim Daya Mandiri (KDM) merupakan salah satu perusahaan utilitas dan energi yang didirikan dengan tujuan untuk menyediakan kebutuhan utilitas pada fasilitas produksi dan perumahan serta perusahaan – perusahaan lain yang berada di lingkungan Kaltim Industrial Estate. PT. Kaltim Daya Mandiri mengalami perkembangan pada sistem kelistrikannya pada wilayah Tursina dengan total jumlah penambahan beban sebesar 13.8 MW. Dari seluruh skenario yang telah dijalankan, dapat dikatakan bahwa sistem kelistrikan PT. Kaltim Daya Mandiri akan kembali berjalan pada kondisi continuous operation setelah adanya gangguan dengan diikuti adanya skema pelepasan beban dengan metode status dan frekuensi 6 langkah. Dari hasil simulasi tersebut didapatkan rekomendasi bahwa metode status dapat digunakan sebagai metode utama diikuti dengan metode frekuensi 6 langkah sebagai back up apabila terjadi kegagalan.
Analisis Kestabilan Transien dan Mekanisme Pelepasan Beban pada PT. Sasa Inti Plant Gending Akibat Pemadaman PLN Anshori, Addarojatul Ula Syaharuddin; Pujiantara, Margo; Priyadi, Ardyono
Jurnal Teknik ITS Vol 13, No 2 (2024): IN PRESS (Artikel masih bisa bertambah)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v13i2.145297

Abstract

Dalam sistem tenaga listrik, keseimbangan antara kapasitas pembangkit dan daya yang dibutuhkan untuk mensuplai beban merupakan salah satu parameter kestabilan operasi. Stabilitas suatu sistem tenaga akan selalu berubah sebagai akibat dari perubahan beban dan ketersediaan daya. Pembangkitan listrik pada suatu sistem tenaga seringkali menghadapi gangguan yang tak terhindarkan seperti pemadaman PLN. Ketidakmampuan suatu pembangkit untuk memberikan daya biasanya ditandai dengan penurunan frekuensi dengan kemungkinan terburuk yaitu terjadi pemadaman listrik pada sistem. Meskipun sistem dirancang untuk keandalan setinggi mungkin, kegagalan yang tidak dapat dihindari dapat terjadi selama proses pembangkitan, seperti terjadinya pemadaman PLN pada PT. Sasa Inti Plant Gending, yang menyebabkan generator kelebihan beban. Terjadinya kelebihan beban pada generator menyebabkan ketidakseimbangan antara daya mekanik yang dihasilkan oleh generator dengan daya elektrik yang dikonsumsi oleh beban, sehingga terjadi perlambatan putaran generator. Oleh karena itu, melalui studi ini akan dilakukan analisis stabilitas transien akibat pemadaman PLN pada PT. Sasa Inti Plant Gending, serta skema pengembalian frekuensi ketika terjadi gangguan yang tidak diinginkan dengan cara menyiapkan mekanisme pelepasan beban untuk sistem kelistrikan, sehingga diharapkan dapat memberikan rekomendasi standar mekanisme pelepasan beban yang tepat dengan pelepasan beban minimum yang sesuai dengan standar agar dapat dengan cepat memulihkan dan melindungi sistem serta menjamin stabilitas sistem kelistrikan di PT. Sasa Inti Plant Gending dapat dipertahankan.
Pengendali Robot Lengan Menggunakan Wearable Device Buchori, Arshad Tareeq; Pujiantara, Margo; Priyadi, Ardyono
Jurnal Teknik ITS Vol 13, No 2 (2024): IN PRESS (Artikel masih bisa bertambah)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v13i2.145624

Abstract

Di dunia yang semakin praktis ini, interaksi dengan robot membutuhkan media dan inovasi yang lebih baik di berbagai bidang. Salah satu cara untuk mencapai interaksi manusia-robot yang lebih baik adalah dengan mengurangi gesekan dalam proses interaksi. Contohnya adalah jika seorang robot terinspirasi dari lengan manusia, akan lebih baik jika interaksi yang diperlukan untuk menggerakkan lengan robot dilakukan melalui gerakan lengan penggtbuna, meminimalkan kurva pembelajaran yang diperlukan untuk mengendalikan robot. Ini adalah salah satu alasan mengapa perangkat kontrol yang baik, seperti pada lengan robotik, diperlukan. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja di pengaturan industri dengan memperbaiki aspek seperti efisiensi pembelajaran pengguna, keamanan tempat kerja, peningkatan akurasi dan presisi, masukan kreatif dari manusia dalam tugas-tugas di mana diperlukan, efektivitas biaya dalam pemanfaatan robot, dan lain-lain. Tujuan dari penelitian akhir ini adalah untuk mengembangkan perangkat kontrol untuk lengan robot yang memungkinkan kontrol melalui gerakan yang mirip dengan gerakan pengguna, menggunakan mikrokontroler dan sensor IMU untuk mengendalikan robot Dobot Magician.
Co-Authors Achmad Marzuki Adi Soeprijanto Aditya Aji Nugroho Afif Al Asyad Anam, Sjamsjul Anshori, Addarojatul Ula Syaharuddin Ardyono Priyadi Arif Rakhman Prayuga Ariq Arsya Nanda Atiqah Hilmy Raditya Baghazta Akbar Arzandhy Buchori, Arshad Tareeq Chandra Agung Ramadhan Daniar Fahmi, Daniar Dedet Candra Riawan Dewi Anugrah Rizqi Dicky Putra Adhitya Dimas Anton Asfani Dimas Fajar Uman Putra Dwiyan Anugrah Ernadi Edo Yanuwirawan Elza Dwi Rachmayanti Erhankana Ardiana Putra Fahmi Nurfaishal Farrel Grady Savio Fauzanul Abidin Firman Aji Prasongko Firmansyah, Mochamad Anggi Hafiz Ichwanto Hafiz Ichwanto Henry Haskarya Heri Suryoatmojo I Gusti Ngurah Satriyadi Hernanda Ichsan Nur Khoirudin Imam Robandi inas ratnaning zafirah Jumaras Situngkir Kiki Fajriati Moch. Irsad Taufiqi Mochammad Bagas Boma Bismantaka Mohammad Arian Rahmatullah Muhammad Nur Fattah Mukhamad Subkhi Musthofa, Arif Nazila Iyyaya Fariha Nazila Iyyaya Fariha Ngurah Adi Brahmantia Putra Ni Ketut Aryani Novie Elok Setiawati Nur Atiqah Rianty Sari Nurio Herlambang Ontoseno Penangsang Pande Aji Seta Kusalya Prasetyo, Dhenie Prakash Priyadi, Ardyono Rafin Aqsa Izza Mahendra Rafin Aqsa Izza Mahendra Rahman Efandi Rahmanditya Muhammad Rahmanditya R. Muhammad Rahmanditya R. Muhammad Rahmat Riyadi Reyna Safilla Yusnianti Risqiya Maulana Rizky Fadhli Hasben Robby, Barikly Rony Seto Wibowo Sjamsjul Anam Soedibyo Soedibyo Talitha Puspita Sari Talitha Puspita Sari Talitha Puspita Sari Talitha Puspita Sari Tegar Iman Ababil Tegar Iman Ababil Teuku Rizki Firdausi Teuku Rizki Firdausi Victor Bramson Pardede Vincentius Raki Mahindara Vincentius Raki Mahindhara Vita Lystianingrum Wahyudi Wahyudi Yoga Firdaus Yohanes Sabriant Widyo Utomo Yulia, Tiara Anindita