Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Perbedaan Kemampuan Penalaran Matematis Siswa SMP dengan Pendekatan Keterampilan Metakognitif dan Konvensional Tamalene, Hanisa
utile: Jurnal Kependidikan Vol. 2 No. 1 (2016): Utile: Jurnal Kependidikan
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/jut.v2i1.291

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan penalaran matematis siswa SMP khususnya siswa SMP Negeri 2 Ambon. Pada kenyataannnya proses pembelajaran di kelas kurang meningkatkan kemampuan berpikir matematika dan bahkan cenderung tidak membangkitkan minat siswa untuk belajar matematika, maka untuk mengatasi masalah tersebut dalam penelitian ini menggunakan pendekatan keterampilan metakognitif dan konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan instrumen penelitian yang digunakan adalah tes kemampuan penalaran matematis. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas VII SMP Negeri 2 Ambon. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa kemampuan penalaran matematis siswa yang memperoleh pembelajaran dengan pendekatan keterampilan metakognitif lebih baik daripada siswa yang memperoleh pembelajaran secara konvensional dengan rata-rata untuk kelas eksperimen 15,37 dan kelas kontrol 11,80.
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X SMA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING (SFE) DAN MODEL PEMBELAJARAN KONVENSIONAL PADA MATERI TRIGONOMETRI Ruhulessin, Stela; Ratumanan, Tanwey Gerson; Tamalene, Hanisa
Jurnal Pendidikan Matematika (JUPITEK) Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Matematika (JUPITEK)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.173 KB) | DOI: 10.30598/jupitekvol2iss1pp1-6

Abstract

This study aims to determine whether there are differences in learning outcomes of class X students of SMA 12 Ambon using cooperative learning model Student Facilitator and Explaining (SFE) and conventional learning models on trigonometric material. The type of research is experimental research (Experimental Research) with the Post-Test Only Control Group Design. The analysis technique is descriptive statistical analysis and inferential test statistics consisting of normality test data, homogeneity test and hypothesis test. The data are processed using SPSS version 20.0. The results of this study are (1) there are differences in learning outcomes using the cooperative learning model Student Facilitator and Explaining and conventional learning models, which shows that the value of t_hitung 3.1128 is greater than the value of t_tabel 2.0003 and the value of Sig. (2-tailed) smaller than the value of alpha 0.05 which is 0.002; (2) learning outcomes of students who use the cooperative learning model Student Facilitator and Explaining type are better when compared to those using conventional learning models
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X MIA SMA NEGERI 27 MALUKU TENGAH DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINIER TIGA VARIABEL Mahu, Samsudin; Ratumanan, Tanwey Gerson; Tamalene, Hanisa
Jurnal Pendidikan Matematika (JUPITEK) Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Matematika (JUPITEK)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jupitekvol3iss2pp100-108

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) pada materi sistem persamaan linier tiga variabel di kelas X MIA SMA Negeri 27 Maluku Tengah. Pendekatan Contextual Teaching and Learning dengan tujuh komponen utama (contructivisme, inquiry, questioning, learing community, modeling, dan authentic assesment) merupakan pembelajaran yang mengaitkan materi pelajaran dengan kehidupan nyata. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang berlangsung selama 2 siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X MIA1 SMA Negeri 27 Maluku Tengah yang berjumlah 27 orang. Pengumpulan data dilakukan menggunakan observasi dan tes akhir pada setiap siklus. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kualitatitif dan kuantitatif. Pada siklus I terdapat 13 orang yang mencapai nilai kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yaitu ≥70 atau dengan persentase ketuntasan 48,14%, Sedangkan pada siklus II, terdapat 23 orang (85,18%) yang mencapai KKM. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X MIA SMA 27 Maluku pada materi sistem persamaan linier tiga variabel
PENINGKATAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS MAHASISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF Moma, La; Tamalene, Hanisa
BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Vol 13 No 2 (2019): BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan
Publisher : PATTIMURA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.289 KB) | DOI: 10.30598/barekengvol13iss2pp107-112ar812

Abstract

Pembelajaran matematika saat ini lebih menekankan pada kemampuan prosedural dan mekanistik. Komunikasi satu arah dalam pembelajaran, kurang memberi kemampuan berpikir tingkat tinggi serta bergantung pada buku paket, jarang memberikan soal non rutin. Guru/Dosen jarang memberikan keterampilan komunikasi matematis (Mathematics Communication Skills) kepada mahasiswa dalam pembelajaran matematika, sehingga jika diberi soal non rutin, dan pertanyaan yang memerlukan pemecahan kritis, dan kreatif, siswa mengalami kesulitan untuk memecahkannya. Salah satu alternatif pembelajaran untuk mengatasi hal tersebut, dalam penelitian ini digunakan model pembelajaran generatif. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis pencapaian dan perbedaan peningkatan kemampuan komunikasi matematis mahasiswa yang memperoleh pembelajaran generatif dan konvensional. Penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen dengan disain kelompok pretes-postes. Dari hasil penelitian ini terlihat bahwa terdapat perbedaan pencapaian kemampuan komunikasi matematis mahasiswa dengan menggunakan model pembelajaran generatif dan pembelajaran konvensional, terdapat perbedaan peningkatan kemampuan komunikasi matematis mahasiswa antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol.
KOMPARASI HASIL BELAJAR SISWA YANG MENGGUNAKAN MEDIA SWISHMAX DAN TANPA SWISHMAX PADA MATERI OPERASI HITUNG PECAHAN DI KELAS VII SMP NEGERI 3 AMBON Talakua, Marlyd; Ratumanan, Tanwey Gerson; Tamalene, Hanisa
BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Vol 14 No 1 (2020): BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan
Publisher : PATTIMURA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (721.727 KB) | DOI: 10.30598/barekengvol14iss1pp031-038

Abstract

This study aims to determine whether there are differences between student's learning outcomes who are taught using swishmax as learning media and without using swishmax in the fractional operation material of class VII in SMP Negeri 3 Ambon. The study used experimental research with the pretest-posttest control group as research design. The study was conducted on class VII students of SMP Negeri 3 Ambon. there are two classes in the study. The first is experimental class which is taught using swishmax learning media and the second is control class which is taught without using swhismax. Based on the t-test with the help of the SPSS program, it was obtained t_count = t_3,591325> t_2.0106 = t_tabel, so that H0 is rejected or Ha is accepted. This shows that there are significant differences between the learning outcomes of students who are using Swishmax learning media and those are without using Swishmax learning media. Furthermore, the average scores of the experimental class and control class were 71.90 and 59.46 respectively. Thus, the learning of fractional operations using swishmax provides significantly better results compared to without swishmax.
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA YANG DIAJARKAN DENGAN MODEL PEMBELAJARAN INTERAKTIF SETTING KOOPERATIF DAN MODEL PEMBELAJARAN KONVENSIONAL PADA MATERI OPERASI HITUNG BENTUK ALJABAR Selanno, Chintia Fedrika Romi; Ayal, Carolina Selfisina; Tamalene, Hanisa
Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti Vol 1 No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jpmunpatti.v1.i2.p35-40

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 10 Ambon yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran interaktif dengan setting kooperatif (PISK) dan model pembelajaran konvensional pada materi operasi hitung bentuk aljabar. Tipe penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan post test only group. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 10 Ambon. Sampel dalam penelitian ini adalah 2 kelas yaitu kelas VII-7 sebagai kelas eksperimen dan kelas VII-5 sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 10 Ambon yang diajarkan dengan model pembelajaran interaktif dengan setting kooperatif (PISK) dan model pembelajaran konvensioanl pada operasi hitung bentuk aljabar. Hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan uji-t pada SPSS 20.0, menunjukkan bahwa sig.(2-tailed) kurang dari α (0,032<0,05) yang mengakibatkan H0 di tolak
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA YANG DIAJARKAN DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK TALK WRITE DAN MODEL PEMBELAJARAN KONVENSIONAL PADA MATERI OPERASI HITUNG BENTUK ALJABAR Keliwulan, Deviluce; Moma, La; Tamalene, Hanisa
Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti Vol 2 No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jpmunpatti.v2.i2.p40-45

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil belajar sisiwa yang diajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write (TTW) dan model pembelajaran konvensional pada materi operasi hitung bentuk aljabar di kelas VII SMP Negeri 7 Ambon. Tipe penelitian ekperimental. Desain penelitian yang digunakan adalah Post Test Only Control Group Design. Pupulasi dalam pennelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Ambon yang terdiri dari sembilan kelas dengan jumlah 225 siswa dan sampel dalam penelitian ini adalah 50 siswa, dipilih melalui purposive sampling. Intrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa soal tes yang terdiri dari soal uraian untuk tes akhir. Analisis yang digunakan adalah analisis statistik, yaitu Uji-t dan hasil penelitian menujukan bahwa ada perbedaan hasil belajar siswa kelas ekperimen dan kelas control yang diajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write (TTW) dan model pembelajaran konvensional pada materi operasi hitung bentuk aljabar
PERBEDAAN HASIL BELAS SISWA YANG DIAJARKAN DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY DAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION PADA MATERI KOODINAT KARTESIUS DI KELAS VIII SMP NEGERI 15 AMBON Labobar, Andre Morets; Laamena, Christina M; Tamalene, Hanisa
Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti Vol 2 No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jpmunpatti.v2.i2.p51-55

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 15 Ambon yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Discovery dan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation pada materi koordinat kartesius. Tipe penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain penelitiannya Post Test Only Control Group Design. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 15 Ambon dengan jumlah delapan kelas. Kelas VIII5 sebagai kelas eksperimen 1 dan kelas VIII7 sebagai kelas eksperimen 2 dengan jumlah siswa masing-masing kelas adalah 22. Kelas eksperimen 1 menggunakan model pembelajaran Discovery sementara kelas eksperimen 2 menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah berupa soal tes yang terdiri dari 4 soal uraian untuk tes akhir. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran Discovery dan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation pada materi koordinat kartesius di kelas VIII SMP Negeri 15 Ambon. Hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan uji-t pada SPSS 20.0 menunjukan bahwa nilai thitung = -0,570 dan nilai ttabel = 1,71714. Ini menjelaskan bahwa nilai thitung lebih kecil dari nilai ttabel, atau sig (2-tailed) = 0,571 dan α = 0,05. Menunjukan bahwa nilai sig (2-tailed) = 0,571 lebih besar dari α = 0,05 hal ini menjelaskan bahwa tidak terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran Discovery dan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation pada materi koordinat kartesius di kelas VIII SMP Negeri 15 Ambon. Kata Kunci : Hasil belajar, model pembelajaran Discovery, model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation, Koordinat Kartesius.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MENGGUNAKAN PENDEKATAN CONTEXCTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) PADA MATERI STATISTIKA Latuconsina, Rasyid; Ayal, Carolina Selfisina; Tamalene, Hanisa
Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti Vol 3 No 3 (2022): Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jpmunpatti.v3.i3.p100-109

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas VIII MTs Nadil Ulum Ory dengan menggunakan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) pada materi Statistika. Pendekatan contextual teaching and learning dengan tujuh komponen utama (contructivisme, inquiry, questioning, learing community, modeling, dan authentic assesment) adalah pembelajaran yang mambantu peserta didik mengaitkan materi pelajaran dengan kehidupan nyata. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII MTs Nadil Ulum Ory yang berjumlah 20 orang. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang berlangsung selama 2 siklus. Pengumpulan data dilakukan dengan lembaran observasi dan tes akhir pada setiap siklus. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kuantitatif dan kualitatitif. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa terjadi peningkatan hasil belajar peserta didik dari siklus I terdapat 9 orang yang mencapai nilai kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yaitu yang ditetapkan di MTs Nadil Ulum Ory atau dengan persentase Sedangkan pada siklus II terdapat 17 orang dengan persentase atau yang mencapai nilai KKM. Dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan Pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas VIII MTs Nadil Ulum Ory pada materi statistika
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS MATERI POLA BILANGAN PADA SISWA KELAS VIII SMP KATOLIK AMBON Tharob, Max James; Palinussa, Anderson Leonardo; Tamalene, Hanisa
Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jpmunpatti.v5.i1.p10-18

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII SMP Katolik Ambon pada materi pola bilangan. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 3 siswa yang masing-masing mewakili kategori kemampuan pemecahan masalah tinggi, sedang dan rendah. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes tertulis, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan kemampuan pemecahan masalah tinggi dapat memenuhi setiap indikator kemampuan pemecahan masalah. Siswa berkemampuan sedang dapat memenuhi indikator kemampuan pemecahan masalah yang pertama, ketiga dan keempat. Sedangkan subjek penelitian dengan kemampuan rendah hanya dapat memenuhi indikator pertama dari empat indikator kemampuan pemecahan masalah. Kata kunci: kemampuan pemecahan masalah, pola bilangan.