Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Ilmiah Multidisiplin

Pemanfaatan Platform E-Sorogan Unusa Sebagai Pendukung Pembelajaran Keterampilan Bahasa Dalam Situasi Pasca Pandemi Covid-19 Susanto, Rudi Umar; Ghufron, Syamsul; Sulistiyani, Endang
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 3 No. 5 (2025): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Mei 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jim.v3i5.923

Abstract

Wabah pandemi Covid-19 yang menyebar dengan sangat cepat ke seluruh penjuru dunia sejak awal tahun 2020 telah mengakibatkan gangguan besar dalam hampir seluruh aspek kehidupan manusia, termasuk dalam bidang pendidikan. Hal ini mengakibatkan seluruh perguruan tinggi di Indonesia diarahkan untuk menyelenggarakan kegiatan pembelajaran secara daring atau jarak jauh sebagai upaya nyata dalam menekan laju penyebaran virus, sekaligus menjamin bahwa pendidikan tetap dapat diakses oleh seluruh mahasiswa tanpa harus menghadiri kelas secara fisik. Untuk menunjang kegiatan tersebut, salah satu inovasi yang muncul dari perguruan tinggi dalam negeri adalah platform e-Sorogan milik Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa). Platform ini dikembangkan untuk mendukung proses pembelajaran daring yang tetap berkualitas dan berorientasi pada pengembangan kompetensi mahasiswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana pemanfaatan aplikasi e-sorogan sebagai penunjang pembelajaran keterampilan berbahasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah pemahaman peserta dalam pemanfaatan e-sorogan Unusa sebagai penunjang keterampilan berbahasa, memperlihatkan bahwa sebanyak 90% responden memahami akan fungsi dan pemanfaatan platform e-sorogan. Selebihnya mengungkapkan cukup paham sebanyak 10%. Kesesuaian fitur yang ada di e-sorogan dengan aspek keterampilan berbahasa, memperlihatkan keempat yakni menyimak, berbicara, membaca, dan menulis telah sesuai dengan fitur-fitur yang ada di e-sorogan. Kesesuaian tersebut mencapai 100%. Fitur-fitur yang sering digunakan dalam penunjang pembelajaran keterampilan berbahasa, yakni fitur forum (diskusi) yang mendapatkan prosentase 100%, sedangan Video Conference (Vicon) mencapai 80%, penugasan sebanyak 50%, sedangkan lain-lain sebanyak 10%, itu meliputi materi maupun Virtual Reality.
Narasi Hegemoni Tokoh Dalam Novel Kupu-Kupu Malam Karya Achmad Munif Sebagai Bentuk Pembelajaran Pendidikan Karakter Susanto, Rudi Umar; Aquariza, Novi Rahmania
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 3 No. 12 (2025): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Desember 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jim.v3i12.1361

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bentuk-bentuk hegemoni tokoh dalam novel Kupu-Kupu Malam karya Achmad Munif serta menjelaskan relevansinya terhadap pembelajaran pendidikan karakter. Novel ini memuat berbagai narasi dominasi dan relasi kuasa yang terepresentasi melalui tindakan dan tuturan antartokoh, sehingga berpotensi menjadi sumber belajar yang kaya bagi pengembangan literasi kritis dan karakter peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis wacana pragmatik. Data berupa dialog tokoh dikumpulkan melalui pembacaan mendalam dan penandaan tuturan yang mengandung tindak tutur direktif, kemudian dianalisis berdasarkan teori tindak tutur (Austin–Searle) dan hegemoni Gramsci. Validasi dilakukan melalui triangulasi teori. Hasil penelitian menunjukkan empat bentuk hegemoni utama, yakni hegemoni melalui tuturan memaksa, hegemoni sosial melalui tuturan menyuruh dan mendesak, hegemoni kekuasaan maskulin melalui ancaman dan tantangan, serta hegemoni psikologis melalui permohonan atau permintaan yang manipulatif. Keempat bentuk hegemoni tersebut memperlihatkan relasi kuasa yang bertumpu pada dominasi gender, kekuasaan ekonomi, status sosial, dan kontrol psikologis. Dari perspektif pendidikan karakter, temuan ini memberikan peluang pembelajaran yang luas, terutama dalam menanamkan nilai empati, keadilan, keberanian moral, kesadaran gender, serta kemampuan menolak dominasi dan kekerasan. Dengan demikian, novel ini dapat digunakan sebagai media pembelajaran yang efektif untuk membangun peserta didik yang reflektif, kritis, dan berintegritas.