Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Analysis of The Service System In The General Poly RS Husada Utama With Discrete Simulation Alisa Audria Fadillah, Pinkkan; Sayid Albana, Abduh; Arismawati, Paramaditya
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hospitals require high efficiency, with one major challenge being the management of patient queues. At Husada Utama Hospital, long queues lead to waiting times of up to 90 minutes due to an imbalance between patient arrivals and service capacity. This study aims to reduce waiting times and improve service levels by modeling the queuing system using discrete simulation. Observation data from 08.00 to 17.00 on busy days (excluding special holidays) were used, processed, and simulated using Arena Software. Model verification and validation were conducted by comparing simulation results with actual data through T-tests. Under current conditions, the average waiting time at the Nurse Station is 47.86 minutes (72% utility), at the General Poly 144.86 minutes (89%), and at the Specialist Poly 163.97 minutes (89%). After applying improvement scenario 1, which adds one APKM unit, waiting times dropped to 26.80 minutes (68% utility) at the Nurse Station, 94.03 minutes (83%) at the General Poly, and 105.23 minutes (84%) at the Specialist Poly. This represents a reduction in waiting time of 60.82%, 35.08%, and 35.83% respectively. Scenario 1 is proven to be the most effective in reducing average waiting times with optimal utility. Kata kunci— Queue, Arena, Hospital, Discrete Simulation
Analisis Proses Bisnis dengan Pendekatan Business Process Improvement (BPI) (Studi Kasus: PT. Raja Cargo and Logistic Indonesia) Amil Hasanah , Lovina; Nur Rachmaniar, Desita; Sayid Albana, Abduh
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Raja Cargo and Logistic Indonesia adalah perusahaan jasa logistik yang melayani pengiriman barang domestik dan internasional. Perusahaan belum memiliki dokumentasi proses bisnis tertulis dan belum pernah melakukan analisis terhadap alur kerja yang berjalan. Akibatnya, ditemukan berbagai permasalahan seperti keterlambatan penyerahan barang dan keterlambatan pembayaran, yang berdampak pada efisiensi operasional dan hubungan dengan mitra bisnis. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses bisnis eksisting dan merancang perbaikan dengan pendekatan Business Process Improvement (BPI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penyerahan barang mengalami penurunan waktu siklus dari 522 menit menjadi 341,82 menit, dengan peningkatan efisiensi dari 87,16% menjadi 95,55%. Pada proses pembayaran ke vendor, waktu siklus berkurang dari 563,35 menit menjadi 320 menit, dengan efisiensi meningkat dari 76,65% menjadi 90%. Perbaikan ini dicapai melalui penyusunan model proses bisnis usulan, pembuatan SOP, perekrutan SDM yang sesuai, pelatihan internal, serta perancangan sistem digital yang saling terintegrasi. Penelitian ini membuktikan bahwa pendekatan BPI dapat membantu mengidentifikasi aktivitas non-nilai tambah dan menyederhanakan alur kerja. Dengan diterapkannya hasil perbaikan, PT. Raja Cargo and Logistic Indonesia dapat meningkatkan efisiensi operasional, meminimalkan keterlambatan, dan memperkuat daya saing perusahaan dalam industri logistik. Kata kunci— Proses Bisnis, BPI, Usulan Proses Bisnis, Pengiriman, Jasa, 3PL.
Usulan Perancangan Tata Letak Gudang Bank Sampah Induk Surabaya Menggunakan Metode Dedicated Storage Pasha Maulidina , Bunga; Sayid Albana, Abduh; Hajar, Granita
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Bank Sampah Induk Surabaya (BSIS) merupakan lembaga yang berperan dalam pengelolaan sampah anorganik melalui proses pengumpulan, pemilahan, dan penyaluran ke mitra daur ulang. Namun, dalam pelaksanaan operasionalnya, gudang BSIS mengalami permasalahan seperti penataan barang yang tidak teratur, alur pemindahan barang yang tidak efisien, serta rendahnya pemanfaatan ruang penyimpanan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang ulang tata letak gudang menggunakan pendekatan dedicated storage guna meningkatkan efisiensi dan keteraturan penyimpanan. Metode yang digunakan meliputi identifikasi jenis barang, perhitungan kebutuhan ruang (space requirement), frekuensi aktivitas (throughput), serta nilai prioritas penempatan barang (assignment). Tata letak usulan disusun dengan mempertimbangkan nilai assignment tertinggi untuk penempatan di area strategis. Dilakukan pengusulan penggunaan rak untuk pemaksimalan penggunaan ruang dan penggunaan media pallet sebagai standar penyimpanan. Hasil evaluasi menunjukkan penurunan total jarak tempuh pemindahan barang sebesar 3.857 meter, atau setara efisiensi sebesar 11,5%. Adanya peningkatan utilitas penggunaan rung terutama ruang vertikal yang sebelumnya 14,5% menjadi 26,98%. Dengan demikian, penerapan metode dedicated storage terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi ruang, keteraturan sistem penyimpanan, dan kelancaran alur pemindahan barang di gudang BSIS. Kata kunci— tata letak gudang, bank sampah, dedicated storage, efisiensi, jarak