Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

UANG PANAI’ DALAM TINJAUAN FIQHI ISLAMI Abd. Hamid, Syamsul Bahri; Masnani, Sitti Wahidah
Jurnal Sarjana Ilmu Budaya Vol. 4 No. 02 (Mei) (2024): Jurnal Sarjana Ilmu Budaya
Publisher : Departemen Sastra Asia Barat, Fakultas Ilmu budaya, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12259/jsib.v4i02 (Mei).32968

Abstract

Kajian ini membahas aspek hukum Islam terkait adat pernikahan di Sulawesi Selatan, khususnya mengenai uang panai’. Pertama, kajian menggambarkan variasi pandangan fuqaha empat mazhab mengenai hukum mengadakan pesta dalam Islam, di mana mayoritas memandangnya sebagai mustahabbah, namun terdapat perbedaan pendapat yang memandangnya sebagai wajib. Kedua, kajian membahas status hukum uang panai’ berdasarkan qiyas atau analogi hukum, dengan kesepakatan sebelumnya memengaruhi kecenderungan menjadikannya mustahab atau mubah. Ketiga, kajian menjelaskan bahwa uang panai’ yang resmi menjadi milik keluarga dapat dimanfaatkan sebagai infaq umum, kecuali untuk zakat yang memerlukan kajian lebih mendalam. Terakhir, kajian menentukan minimal uang panai’ sesuai kelayakan fiqih empat mazhab, dengan batasan sesederhana mungkin, tanpa melampauhi batas kelayakan. Implikasi dari kajian ini mencakup kemungkinan penggunaannya sebagai patokan dalam memahami status hukum Islam uang panai’. Kajian ini juga dapat diusulkan sebagai dasar Fatwa, Bayan, atau himbauan MUI Kota Makassar, memberikan arahan yang jelas terkait kehalalan atau keharaman uang panai’. Dengan demikian, kajian ini memiliki dampak positif dalam memberikan panduan dan kebijakan yang tepat terkait uang panai’ dalam konteks adat pernikahan di Sulawesi Selatan.
Makna Lirik Nasyid “Ataitu Bithanbi” Karya Mesut Kurtis (Sebuah Tinjauan Analisis Semiotik) Masnani, Sitti Wahidah; Asagaf, Muhammad Naufal; Andi Agussalim
Jurnal Sarjana Ilmu Budaya Vol. 4 No. 02 (Mei) (2024): Jurnal Sarjana Ilmu Budaya
Publisher : Departemen Sastra Asia Barat, Fakultas Ilmu budaya, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12259/jsib.v4i02 (Mei).35185

Abstract

Nasyid “Ataytu Bithanbi” karya Mesut Kurtis berisi bait-bait pengakuan dosa seorang hamba yang meminta pengampunan kepada Tuhan yang maha Pengampun. Lirik pada nasyid mempunyai banyak majas yang memiliki pesan tertentu sebagai rayuan agar dosa-dosanya diampuni. Dengan demikian, dengan menggunakan teori semiotika M. Riffaterre, dapat menggali lebih dalam makna emosional dan spiritual yang terkandung dalam lirik lagu ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan metode pengumpulan data melakukan studi studi pustaka,metode simak dan teknik catat sebagai langkah berikutnya. Analisis data yang peneliti gunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembacaan heuristik pada lirik Nasyid “Ataytu Bithanbi” karya Mesut Kurtis memungkinkan peneliti merespons secara subjektif terhadap makna dan pengaruh emosional yang terkandung dalam setiap bait. Lirik lagu menyoroti tema kesadaran akan dosa, kerendahan hati, permohonan kepada Tuhan, pengakuan akan sifat kemurahan hati dan belas kasihan Tuhan, serta niat untuk bertaubat dan kembali kepada-Nya. Sedangkan dalam pembacaan hermeneutik atas bait-bait nasyid "Ataitu Bithanbi" oleh Mesut Kurtis mengungkapkan beragam makna di antaranya pengakuan dan kerendahan hati, permohonan ampunan, taubat, penyesalan dan harapan, serta keselamatan. Matriks dalam lirik ini adalah elemen struktural yang paling kentara dan menjadi kerangka dasar yang membentuk makna teks. Pengulangan frasa ini dalam lirik memberikan struktur yang kuat untuk menyampaikan perasaan bersalah, penyesalan, dan permohonan pengampunan. Model perubahan terlihat dalam peralihan dari pengakuan kesalahan menjadi permohonan pengampunan, mencerminkan perubahan emosi penulis.Variasi tekstual muncul dalam makna kata-kata seperti "dosa," "cahaya," dan "pengampunan,"Hipogram yang muncul dalam lirik ini mencakup konsep dosa sebagai perasaan penyesalan dan pengampunan, cahaya sebagai petunjuk dan kebenaran, penyesalan mendalam, dan harapan akan pengampunan.
Penokohan Dalam Film Animasi The Journey Karya Shizuno Kobun (Tinjauan Intrinsik) Luthfi, Muhammad; Sitti Wahidah Masnani; Mujadilah Nur
Jurnal Sarjana Ilmu Budaya Vol. 4 No. 03 (September) (2024): Jurnal Sarjana Ilmu Budaya
Publisher : Departemen Sastra Asia Barat, Fakultas Ilmu budaya, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12259/jsib.v4i03 (September).36954

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menjelaskan peran para tokoh dalam Film The Journey karya Shizuno Kobun, (2) Mengidentifikasi watak para tokoh dalam Film The Journey karya Shizuno Kobun, (3) Menganalisis pelukisan karakter tokoh dalam Film The Journey karya Shizuno Kobun dengan menggunakan pendekatan intrinsik. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pustaka yaitu deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa adegan dan dialog yang terdapat dalam film animasi “The Journey” karya Shizuno Kobun. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak-catat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tokoh dalam film animasi The Journey memiliki peran dan karakter yang bermacam-macam. Tokoh utama dalam film ini adalah Aws bin Jubair yang berperan sebagai seorang tentara relawan Mekkah yang memiliki karakter pemberani, sabar dan teguh dalam pendirian dan penyayang. Abrahah yang merupakan tokoh tambahan berperan sebagai raja yang angkuh dan sombong. Zurarah peranan seorang tentara bayaran yang memiliki sifat angkuh namun juga peduli terhadap sesama. Musab berperan sebagai komandan utama pasukan kota Mekkah. Musab yang memiliki sifat peduli dan memiliki rasa percaya diri yang tinggi. Nizar berperan sebagai komandan yang memimpin pasukan kota Mekkah yang memiliki sifat keterbukaan dan pantang menyerah. Hisyam merupakan tentara sukarelawan yang memiliki karakter periang dan penakut. Abdul Muthalib berperan sebagai pemimpin kota Mekkah yang memiliki karakter bijaksana, peduli dan pemberani.
PESAN VISUAL DAN VERBAL DALAM BERITA KONFLIK PALESTINA-ISRAEL DI MEDIA AL JAZEERA NET Masnani, Sitti Wahidah; Mutawalli, Munif; Andi Agussalim
Jurnal Sarjana Ilmu Budaya Vol. 4 No. 03 (September) (2024): Jurnal Sarjana Ilmu Budaya
Publisher : Departemen Sastra Asia Barat, Fakultas Ilmu budaya, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12259/jsib.v4i03 (September).40919

Abstract

Media merupakan wadah informasi mengenai segala sesuatu. Salah satu berita yang hangat diperbincangkan sekarang ialah konflik Palestina-Israel. Konflik ini bukan hanya mempengaruhi wilayah regional tapi meluas secara global. Dalam pemberitaan tersebut, media mempunyai cara tersendiri untuk menarik pembaca serta punya cara tersendiri untuk menjelaskan berita tersebut yang kecendrungan diikuti dengan ideologi pengarang berita atau media. Penelitian ini bertujuan mengungkap pesan visual dan verbal yang ditampilkan media berita tersebut, mengungkap makna denotasi, konotasi, dan mitos, serta menganalisis penggunaan tanda tanda yang dapat mempengaruhi persepsi pembaca. Adapun pendekatan yang digunakan adalah Semiotika Roland Barthes. Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti ialah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pesan visual dan verbal yang sangat kuat dan melekat pada gambar yang ditampilkan oleh Media Al Jazeera Net. Bukan hanya itu, tanda tanda yang terdapat pada gambar tersebut juga memunculkan mitos yang mampu mempengaruhi persepsi pembaca. Salah satu mitos yang dihasilkan ialah serban. Serban yang merupakan kain penutup kepala, tapi dalam penggambaran media tersebut, kain bukan hanya sebatas penutup kepala tetapi juga sebagai penutup wajah untuk mengahalau asap dan debu masuk serta untk kerahasiaan identitas. Setiap yang ditampilkan oleh media, baik teks maupun gambar memberikan pesan terkait apa yang ingin disampaikan media secara tersirat.
Semangka: Representasi Solidaritas Palestina Melalui Trikotomi Tanda Charles Sanders Pierce Sitti Wahidah Masnani; Agussalim, Andi; Inayah Amaliah Mutmainnah
Nady Al-Adab : Jurnal Bahasa Arab Vol. 21 No. 2 (2024): Nady al-Adab
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jna.v21i2.36086

Abstract

Penelitian ini membahas representasi solidaritas terhadap Palestina melalui semiotika Charles Sanders Pierce dengan fokus pada trikotomi tanda, yaitu qualisign, sinsign, dan legisign. Semangka dipilih sebagai objek simbolis karena memiliki keterkaitan dengan budaya dan identitas Palestina, menjadi simbol perlawanan rakyat, serta mengekspresikan protes terhadap penindasan Israel. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan analisis data berbasis teori semiotika Pierce. Penelitian ini mengeksplorasi kategori representamen, dimulai dari qualisign yang menyoroti kualitas tanda semangka sebagai simbol visual. Semangka, dengan warna merah, hijau, putih, dan hitamnya, menciptakan kualitas visual yang merefleksikan bendera Palestina dan secara simbolis menyampaikan pesan solidaritas. Sinsign semangka, dalam konteks ini, menunjukkan eksistensi visual sebagai simbol dukungan terhadap perjuangan Palestina, memperkuat identitasnya sebagai tanda protes terhadap penindasan. Selain itu, legisign semangka mencerminkan norma solidaritas yang diartikulasikan melalui penggunaan simbol ini sebagai ekspresi dukungan yang diterima dalam konteks global. Proses analisis data melibatkan kajian mendalam terhadap representamen semangka dalam konteks qualisign, sinsign, dan legisign. Warna merah, hijau, putih, dan hitam pada semangka bukan hanya menciptakan kualitas tanda yang kuat, tetapi juga menghadirkan eksistensi visual yang langsung terkait dengan perjuangan Palestina. Simbolisme semangka menciptakan norma solidaritas, mengekspresikan kesatuan rasa dalam perjuangan bersama. Dengan demikian penulis berpendapat bahwa semangka, dalam konteks ini, mampu menjadi representasi solidaritas terhadap Palestina melalui trikotomi tanda Charles Sanders Pierce. Semangka bukan hanya sebuah buah, melainkan simbol visual yang mengandung makna mendalam terkait perjuangan, budaya, dan identitas Palestina. Penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam memahami kompleksitas pesan dan nilai yang terkandung dalam komponen visual yang sederhana dalam konteks yang lebih luas, khususnya dalam konteks solidaritas internasional terhadap Palestina. Kata Kunci: Semangka; Representasi; Solidaritas Palestina.
Pendampingan Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Pembuatan Modul Ajar Elektronik di SMAN 17 Lamuru Kabupaten Bone Alwi, Muhammad; Alimuddin, Muhammad Ali; Juhardi, Juhardi; Tahir, Arifin; Risnashari, Risnashari; Masnani, Sitti Wahidah; Agussalim, Andi
Jurnal IPMAS Vol. 4 No. 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.4.3.2024.494

Abstract

Mitra dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah guru-guru SMAN 17 Lamuru, Kabupaten Bone, yang berjumlah 25 orang. Permasalahan utama yang dihadapi mitra meliputi (1) Kurangnya pengetahuan dalam pemanfaatan teknologi informasi untuk mengakses sumber dan bahan ajar, (2) Kurangnya keterampilan dalam menggunakan media pembelajaran interaktif berbasis teknologi, dan (3) variasi proses pembelajaran yang masih terbatas. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, solusi yang disepakati adalah (1) pelatihan pemanfaatan teknologi informasi, (2) pelatihan dan pendampingan pengembangan modul ajar elektronik, dan (3) implementasi pemanfaatan teknologi informasi dan modul ajar elektronik. Kegiatan ini dilaksanakan melalui metode pendampingan berupa ceramah, tanya jawab, diskusi, brainstorming, demonstrasi, dan praktik kerja. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan peningkatan keberdayaan Mitra dalam dua aspek, yaitu pengetahuan teknologi informasi dan keterampilan pengembangan modul ajar elektronik. Pada aspek pengetahuan teknologi informasi, peningkatan terjadi dalam rentang 26% hingga 32%, yang mencerminkan keberhasilan pelatihan dalam memperkuat kemampuan guru untuk mengakses dan memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran. Pada aspek keterampilan pengembangan modul ajar elektronik, peningkatan berkisar antara 27% hingga 33%, menunjukkan efektivitas pelatihan dalam membekali guru dengan keterampilan yang relevan untuk menciptakan modul ajar yang interaktif. Hasil ini mengindikasikan bahwa kegiatan pengabdian berhasil memberdayakan guru-guru di SMAN 17 Lamuru, sehingga mereka lebih siap menghadapi tuntutan pembelajaran modern.
KRITIK SOSIAL DALAM FILM “ALEPHIA 2053” KARYA RABI’ SWEIDAN (TINJAUAN SOSIOLOGI SASTRA) Putri Gita Cahyani; Sitti Wahidah Masnani; Ilham Ramadhan
Jurnal Sarjana Ilmu Budaya Vol. 5 No. 01 (Januari) (2025): Jurnal Sarjana Ilmu Budaya
Publisher : Departemen Sastra Asia Barat, Fakultas Ilmu budaya, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12259/jsib.v5i01 (Januari).43053

Abstract

Penelitian ini menganalisis kritik sosial terhadap masalah politik, ekonomi, pendidikan, dan keluarga yang terkandung dalam film Alephia 2053. Film yang disutradarai oleh Rabi' Sweidan ini merefleksikan “Arab Spring” di masa depan. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan kondisi sosial masyarakat dalam film Alephia, mengidentifikasi kritik sosial yang terdapat pada film Alephia 2053, menganalisis bentuk penyampaian kritik dalam film “Alephia 2053”. Data dalam penelitian ini berupa dialog dari transkrip film dan visual adegan yang mengandung kritik sosial dalam film series “Alephia 2053” yang dirilis pada kanal Youtube Spring Entertaiment tahun 2021. Peneletian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik studi pustaka dan teknik catat dalam pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kritik sosial terhadap berbagai aspek kehidupan dalam masyarakat Alephia. Kritik-kritik ini disampaikan dalam bentuk langsung maupun tidak langsung melalui naratif, karakter, dan elemen visual dalam film. Terdapat kritik terhadap sistem politik yang merangkum ketidaksetaraan, ekonomi, tantangan dalam sektor pendidikan, dan dinamika keluarga. Kata Kunci: Kritik Sosial, Arab Spring, Sosiologi Sastra.
Pengaruh Kelelahan Belajar dan Motivasi Berprestasi Terhadap Hasil Belajar Tutorial Online Mahasiswa Universitas Terbuka Makassar Muhammad Alwi; Muhammad Ali Alimuddin; Juhardi Juhardi; Arifin Tahir; Risnashari Risnashari; Sitti Wahidah Masnani
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 7 No. 3 (2024): September - Desember 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.7.3.2024.4894

Abstract

Masalah utama dalam penelitian ini adalah bagaimana kelelahan belajar dan motivasi berprestasi memengaruhi hasil belajar mahasiswa dalam tutorial online di Universitas Terbuka Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kelelahan belajar dan motivasi berprestasi terhadap hasil belajar tutorial online mahasiswa universitas Terbuka Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian ini melibatkan 200 mahasiswa sebagai sampel. Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan menggunakan angket yang berisi pertanyaan dalam skala Likert 1-4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel kelelahan belajar memiliki hubungan negatif signifikan terhadap hasil belajar, dengan nilai T statistik sebesar 2,983 (lebih besar dari nilai kritis 1,96) dan nilai P sebesar 0,003 (lebih kecil dari 0,005). Artinya, semakin tinggi tingkat kelelahan belajar mahasiswa, semakin rendah hasil belajar yang dicapai, meskipun pengaruhnya kecil. Sebaliknya, motivasi berprestasi memiliki hubungan positif yang kuat terhadap hasil belajar, dengan nilai original sample sebesar 0,636, nilai T statistik sebesar 13,983 (jauh di atas nilai kritis 1,96), dan nilai P sebesar 0,000 (lebih kecil dari 0,005). Hal ini menunjukkan bahwa motivasi berprestasi adalah faktor penting yang berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan hasil belajar.
Pendampingan Pengelolaan Media Pembelajaran Interaktif untuk Meningkatkan Keterlibatan Siswa dalam Proses Pembelajaran Muh. Alwi; Juhardi Juhardi; Risnashari Risnashari; Arifin Tahir; Kusmaladewi Kusmaladewi; Sitti Wahidah Masnani; Andi Agussalim
Transformasi Masyarakat : Jurnal Inovasi Sosial dan Pengabdian Vol. 2 No. 3 (2025): Juli: Transformasi Masyarakat : Jurnal Inovasi Sosial dan Pengabdian
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/transformasi.v2i3.1424

Abstract

This community service programme aims to improve teachers' understanding and skills in managing interactive learning media to increase student engagement in the learning process at SMAN 17 Lamuru, Bone Regency. Based on the results of the need assessment and situation analysis, it was found that the partners experienced several problems, including the lack of teacher understanding of information technology, the low ability of teachers to implement online learning, and the lack of knowledge about interactive learning media. This activity was attended by 25 participants and was carried out using various methods, such as lectures, questions and answers, discussions, brainstorming, demonstrations, and direct practice of online-based interactive learning media management. The materials provided were arranged in accordance with the objectives of the mentoring, and supported by instruments such as mentoring modules, observation sheets, participant satisfaction questionnaires, activity documentation, and other technical equipment. The main target of this programme is intangible, namely the realisation of mentoring participants who are able to understand the concept and create electronic modules for interactive learning.
NILAI MORAL DALAM KUMPULAN CERITA PENDEK KARYA NAJIB KAILANI (SUATU TINJAUAN INTRINSIK) A. Nurhalifa; Masnani, Sitti Wahidah; Ramadhan, Ilham
Jurnal Sarjana Ilmu Budaya Vol. 5 No. 02 (Mei) (2025): Jurnal Sarjana Ilmu Budaya
Publisher : Departemen Sastra Asia Barat, Fakultas Ilmu budaya, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12259/jsib.v5i02 (Mei).43125

Abstract

Penelitian ini berfokus pada nilai nilai moral dalam kumpulan cerpen karya Najib Kailani dengan menggunakan pendekatan intrinsik yang merupakan salah satu bentuk sastra yang memiliki potensi besar dalam menyampaikan nilai moral kepada pembaca. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya sastra sebagai media yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mendidik dan membentuk karakter pembacanya. Cerpen sering kali mengandung nilai-nilai moral yang disampaikan secara eksplisit maupun implisit melalui tokoh-tokoh, dan tema yang diangkat. Namun, tidak semua pembaca mampu menangkap dan memahami nilai moral yang tersembunyi dalam teks sastra tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengungkap jenis nilai moral dalam kumpulan cerpen karya Najib Kailani serta bagaimana nilai-nilai moral ini disampaikan oleh pengarang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik baca dan catat. Teknik baca yaitu membaca untuk mengetahui keseluruhan isi cerpen agar mampu mengidentifikasi nilai moral yang terkandung dalam cerpen, kemudian dilanjutkan dengan teknik catat yaitu mencatat data-data yang mengandung nilai moral dalam cerpen karya Najib Kailani. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa jenis dan wujud nilai moral dalam kumpulan cerpen karya Najib Kailani terdiri dari tiga aspek, pertama nilai moral hubungan manusia dengan Tuhan terdiri beberapa komponen yaitu ibadah, akhlak, syariah, kedua hubungan manusia dengan diri sendiri yaitu keikhlasan, kesabaran dan kesederhanaan, ketiga nilai moral hubungan manusia dengan manusia lain terdiri dari kekeluargaan, persahabat dan kesetiaan. Kemudian dalam bentuk penyampaian nilai moral terdiri dari dua komponen yaitu, pertama bentuk penyampaian secara langsung melalui uraian pengarang dan tokoh, kedua bentuk penyampaian secara tidak langsung melalui konflik, peristiwa.