Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Al-Faruq

Kajian tehadap Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Asuransi Syariah di Indonesia Anjelina, Juwita; Andrini, Rozi
Al-Faruq: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah dan Hukum Islam Vol. 4 No. 2 (2025): Al-Faruq : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah dan Hukum Islam
Publisher : Program Studi Hukum Ekonomi Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/al-faruq.v4i2.3881

Abstract

Asuransi syariah merupakan bagian penting dari industri keuangan syariah yang memiliki prospek besar di Indonesia, negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia. Meskipun potensinya besar, penetrasi pasar asuransi syariah masih rendah dibandingkan dengan asuransi konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai faktor yang mempengaruhi pertumbuhan asuransi syariah di Indonesia. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan deskriptif kualitatif, di mana sumber data diperoleh dari buku, jurnal, laporan resmi, dan dokumen relevan lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor utama yang mendorong pertumbuhan asuransi syariah, antara lain tingkat pendidikan dan pendapatan, peningkatan jumlah unit usaha syariah, peran strategi energi pemasaran, layanan digitalisasi, dukungan regulasi yang jelas, serta peningkatan literasi keuangan masyarakat. Penelitian ini juga menemukan peluang seperti kolaborasi dengan fintech dan peningkatan aksesibilitas melalui teknologi digital. Di sisi lain, tantangan yang dihadapi mencakup rendahnya literasi masyarakat, keterbatasan sumber daya manusia yang profesional, dan kurangnya promosi produk. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, industri, akademisi, dan masyarakat dalam mengembangkan strategi yang efektif untuk memperluas jangkauan dan meningkatkan kepercayaan terhadap asuransi syariah. Dengan pendekatan yang tepat, asuransi syariah dapat tumbuh secara berkelanjutan dan inklusif di Indonesia.
Regional Synergy Model in Strengthening Islamic Social Finance: Southeast Asian Perspective Zakiyah, Hanifah; Andrini, Rozi
Al-Faruq: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah dan Hukum Islam Vol. 4 No. 2 (2025): Al-Faruq : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah dan Hukum Islam
Publisher : Program Studi Hukum Ekonomi Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/al-faruq.v4i2.3989

Abstract

Islamic Social Finance (ISF) is a vital instrument in promoting economic justice in Islam through the management of zakat, infaq, sadaqah, and waqf (ZISWAF). In Southeast Asia, Muslim-majority countries such as Indonesia, Malaysia, and Brunei have developed national-level ISF systems. However, regulatory fragmentation, the absence of cross-border coordination, and suboptimal technological integration remain significant barriers to collective efforts aimed at empowering the Muslim community at the regional level. This research designs an adaptive and sustainable regional synergy model in strengthening Islamic Social Finance in Southeast Asia. The research employs a descriptive qualitative approach, relying on in-depth literature analysis of regulations, institutional reports, and academic publications in the field of Islamic social finance. Data were analyzed using content analysis to identify challenges and opportunities for inter-country collaboration and to develop a conceptual framework for cross-border synergy. The findings reveal a high potential for ISF in the region, supported by a large Muslim population, active managing institutions, and advancing digitalization in several countries. Nonetheless, disparities in legal systems, lack of data sharing, and the dominance of national approaches serve as major constraints. This article proposes the establishment of a synergy model consisting of a regional coordinating institution, a Southeast Asia ISF data center, and a shared digital platform for managing cross-border ZISWAF funds. The study recommends ASEAN support in creating a regional legal framework for ISF, the development of cross-national human resources, and collaborative research to ensure effective and sustainable implementation.