Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Penguatan Kapasitas Budaya Andeb Ashor Dan Patronisasi Masyarakat Madura Amalia, Laili; Hayat, Hayat
Jurnal Inovasi Ilmu Sosial dan Politik (JISoP) Vol 1 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jisop.v1i1.2686

Abstract

Kecepatan teknologi dan informasi serta globalisasi yang semakin instan memberikan konskuensi nyata dalam kehidupan masyarakat kini. Rasa individualisme terus bergerak menuju struktur sosial masyarakat indonesia yang disertai oleh jarak yang didekatkan oleh teknologi tetapi dijauhkan oleh rasa ukhuwah islamiyah yang semakin terkikis. Patronisasi sudah bergeser, dari panutan terhadap orang-orang yang berilmu, sholeh dan dekat dengan Tuhannya, beralih kepada kekuatan teknologi sebagai alat komunikasi dan menyelesaikan persoalan hidup. Tak terkecuali, masyarakat Madura yang dikenal sebagai masyarakat santri, meneguhkan nilai andeb ashor dalam kehidupan keluarga maupun sosial kemasyarakatan. penuh ketawadduan terhadap nilai-nilai patronisasi kepada kiai, ulama dan orang alim, menjunjung tinggi nilai-nilai sosial kemasyarakat, kegotongroyongan, musyawarah mufakat sebagai pengambilan keputusan dalam struktur sosial masyarakat Madura, serta kehidupannya yang memegang teguh pada prinsip-prinsip kebersamaan dan kemandirian sosial.
Fostering Critical Thinking in Academic Writing through a Meta-Reflective Model: Integrating Self-Assessment and Inquiry-Based Learning Harsono, Harsono; Amalia, Laili; Sanulita, Henny; Aticqa, Emas Malika Balqies Putri; Rahmatullah, Affan Maulidi
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.v7i2.22099

Abstract

Academic writing in higher education requires students to demonstrate critical and reflective thinking skills. However, writing instruction rarely provides a systematic model that integrates metacognitive reflection into the writing process. This gap causes students to experience difficulties in linking self-reflection with the development of academic argumentation. This study aims to develop and examine the effectiveness of a meta-reflective writing model that integrates self-assessment and inquiry-based learning to enhance students’ critical thinking skills. The study employed a research and development (R&D) approach encompassing a preliminary study, model design, expert validation, limited trials, and effectiveness testing. The participants consisted of two expert validators and 20 students enrolled in a language education program. Validation results indicated that the model was highly feasible, with a mean score of 4.47. Findings from the limited trials demonstrated improvements in the quality of students’ written argumentation. Effectiveness testing using a one-group pretest–posttest design revealed a statistically significant increase in critical thinking scores from 22.1 to 44.4 (p < 0.001).These findings confirm that the meta-reflective writing model is effective, practical, and relevant as a pedagogical approach for strengthening critical thinking in academic writing, although further refinement of indicators at the pre-writing stage is still required.
Pengembangan konseptual permen jelly herbal berbasis jahe merah, madu, dan habbatussauda untuk produk kesehatan praktis Rahmatika, Vhina; Febrian, Sandika Trio; Riski, Ficky Noor Akbar; Amalia, Laili
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.1109

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan merancang konsep produk permen jelly herbal berbasis kombinasi ketiga bahan tersebut sebagai alternatif pangan fungsional siap konsumsi sekaligus menganalisis kelayakannya sebagai model usaha rintisan mahasiswa berbasis kearifan lokal. Desain/metodologi/pendekatan – Metode yang digunakan adalah penelitian pengembangan konseptual (conceptual product development) melalui lima tahap: analisis kebutuhan, perancangan formulasi, penyusunan alur proses produksi, desain kemasan, dan simulasi analisis kelayakan usaha, dengan teknik analisis deskriptif konseptual dan triangulasi sumber literatur ilmiah serta standar industri pangan. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan formulasi konseptual terdiri atas jahe merah 10%, madu 15%, habbatussauda 5%, pektin 20%, air 40%, dan gula aren 10%, dengan karakteristik tekstur kenyal stabil, rasa seimbang, dan aroma herbal ringan; simulasi penerimaan konsumen pada lima atribut sensori menghasilkan skor rata-rata 4,08–4,25 (skala 1–5); analisis finansial menunjukkan HPP Rp3.250/kemasan, BEP 65%, dan ROI 53,8% per siklus produksi. Keterbatasan penelitian –  Keterbatasan penelitian terletak pada sifatnya yang masih konseptual tanpa uji laboratorium fisikokimia, organoleptik, maupun uji konsumen lapangan, sehingga validasi empiris masih diperlukan. Implikasi – Konsep produk berpotensi dikembangkan sebagai usaha rintisan mahasiswa berbasis inovasi pangan lokal sekaligus menjadi kerangka awal bagi penelitian eksperimental lanjutan. Kebaruan – Kebaruan penelitian terletak pada integrasi tiga komponen herbal aktif dalam satu produk semi-padat siap konsumsi melalui pendekatan perancangan konseptual yang masih jarang dilakukan dalam riset pangan fungsional nasional.