Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Keterlibatan Ayah dalam Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini: Sebuah Studi Korelasional Sausan, Alifia Nabila; Mashudi, Esya Anesty; Nuroniah, Pepi
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.7506

Abstract

Keterlibatan ayah memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan kognitif anak usia dini, namun masih sering terabaikan dalam praktik pengasuhan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara keterlibatan ayah dan perkembangan kognitif anak usia 4–6 tahun di Kecamatan Pacet dengan menggunakan desain kuantitatif korelasional . Sampel terdiri atas 76 pasangan ayah–anak yang dipilih melalui simple random sampling . Data dikumpulkan menggunakan kuesioner keterlibatan ayah dan lembar observasi perkembangan kognitif berdasarkan Permendikbudristek Nomor 5 Tahun 2022. Hasil analisis Spearman's ? = 0,455, p < 0,01 , menunjukkan hubungan positif yang signifikan dengan customized R² = 0,188 , berarti kontribusi keterlibatan ayah sebesar 18,8% terhadap variasi perkembangan kognitif anak. Temuan ini pentingnya peran ayah dalam stimulasi kognitif melalui aktivitas sederhana di rumah seperti membacakan cerita, bermain konstruktif, dan berpikir dengan anak.
CAREER INFORMATION SERVICES AS AN EFFORT TO DEVELOP CAREER EXPLORATION FOR STUDENTS AT THE MANAHIJUSSADAT ISLAMIC BOARDING SCHOOL Nuroniah, Pepi; Fitriani, Yulianti; Sundari, Nenden; Tsabitha Saputra, Salwa
TOPLAMA Vol. 3 No. 1 (2025): TOPLAMA
Publisher : PT Altin Riset Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61397/tla.v3i1.435

Abstract

High school students are in the career exploration development stage. The acquisition of career information in Islamic Boarding Schools needs to be optimized. Career information is usually delivered by Guidance and Counseling teachers. This Community Service Program aims to introduce career information guidance services to students at the Manahijussadat Lebak-Banten Islamic Boarding School, as well as provide information on the registration mechanism at state universities to teachers. This activity is part of the implementation of Tri Dharma through a workshop that uses a question and answer technique. The participants were grade XII students and their supervising teachers. The activity methodology follows the A.P.P.L.E (Assess, Plan, Prepare, Lead, Evaluate) facilitation model. The description of the activity results is described based on the A.P.P.L.E. stages. The technique for collecting data on workshop participant satisfaction with the workshop implementation used questionnaires and interviews. Data analysis used descriptive quantitative analysis. The results of the workshop implementation of the community service program were students gaining knowledge on how to identify interests and talents to achieve their desired careers. This allows teachers to gain an understanding of the use of career information services. Participants' responses to the workshop ranged from satisfied to very satisfied, suggesting a continued program.
Edukasi mitigasi bencana bagi anak usia dini di Pulau Sebesi melalui game edukatif dan papan interaktif Roby Naufal Arzaqi; Deri Hendriawan; Pepi Nuroniah; Aisah Karunia Rahayu; Ardi Sirajudin Ra&#039;uf; Rizma Rubia Ningsih
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 6 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i6.35209

Abstract

Abstrak Kesiapsiagaan bencana perlu ditanamkan sejak usia dini terutama di wilayah rawan bencana seperti Pulau Sebesi, Lampung Selatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan mitigasi bencana pada anak usia dini, guru, dan orang tua melalui edukasi berbasis media inovatif. Metode yang digunakan meliputi observasi awal, pelatihan guru, sosialisasi orang tua, edukasi anak melalui game edukatif SMIGGI, papan interaktif, lagu mitigasi, simulasi evakuasi, serta evaluasi dengan pre-test, post-test, dan observasi langsung. Kegiatan dilakukan pada tanggal 5-7 Agustus 2025 yang melibatkan 23 anak, 23 orang tua, dan 4 guru PAUD. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan guru (rata-rata skor naik dari 55% menjadi 88%) dan orang tua (dari 48% menjadi 82%). Anak-anak juga menunjukkan keterampilan yang baik: 78% mampu memainkan game SMIGGI secara mandiri, 91% berhasil menempelkan prosedur mitigasi di papan interaktif dengan benar, dan 91% dapat menyanyikan lagu mitigasimem dengan lancar. Simulasi evakuasi memperlihatkan sebagian besar anak mampu mengikuti instruksi dengan tertib. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan bermain, bernyanyi, dan praktik langsung efektif meningkatkan kesiapsiagaan bencana sejak dini. Program ini merekomendasikan integrasi media edukasi ke dalam kurikulum PAUD serta pengulangan simulasi secara rutin agar kesiapsiagaan anak dan keluarga dapat terus terjaga. Kata kunci: anak usia dini; game edukatif; kesiapsiagaan; mitigasi bencana; papan interaktif. Abstract Disaster preparedness needs to be instilled from an early age, especially in disaster-prone areas such as Sebesi Island, South Lampung. This community service activity aims to improve understanding and disaster mitigation skills in early childhood, teachers, and parents through innovative media-based education. The methods used include initial observation, teacher training, parent socialization, children's education through SMIGGI educational games, interactive boards, mitigation songs, evacuation simulations, and evaluation with pre-test, post-test, and direct observation. The activity involved 23 children, 23 parents, and 4 PAUD teachers. The results showed a significant increase in the knowledge of teachers (the average score increased from 55% to 88%) and parents (from 48% to 82%). Children also showed good skills: 78% were able to play SMIGGI games independently, 91% managed to correctly paste the mitigation procedures on the interactive board, and 91% were able to sing mitigation songs fluently. The evacuation simulation showed that most of the children were able to follow instructions in an orderly manner. These findings confirm that play, singing, and hands-on practices are effective in improving disaster preparedness early on. This program recommends the integration of educational media into the PAUD curriculum and the regular repetition of simulations so that the preparedness of children and families can continue to be maintained. Keywords: disaster mitigation; early childhood; educational games; interactive boards; preparedness.
Pengembangan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun melalui Kegiatan Paper Quilling Maharani, Fany Depita; Nuroniah, Pepi; Hendriawan, Deri
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8117

Abstract

Perkembangan motorik halus merupakan fondasi kritis kesiapan belajar anak usia dini yang memerlukan stimulasi melalui aktivitas manipulatif kreatif. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas media paper quilling dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 5–6 tahun di TK Islam Nizhamiyah. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi terstruktur, wawancara mendalam dengan guru, dan dokumentasi selama empat pertemuan pembelajaran pada 13 anak kelompok B. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada indikator koordinasi mata-tangan (84,6% kategori Berkembang Sesuai Harapan/Berkembang Sangat Baik), kontrol tekanan jari (92,3% BSH/BSB), dan kerapian karya (46,2% BSB). Mayoritas anak (84,6%) mencapai kategori BSH atau BSB pada keseluruhan indikator. Temuan ini mengimplikasikan bahwa paper quilling merupakan media pembelajaran alternatif yang efektif untuk mengoptimalkan perkembangan motorik halus sekaligus meningkatkan motivasi belajar anak usia dini melalui integrasi seni dan aktivitas manipulatif presisi.
Kemampuan Regulasi Emosi Anak dengan Latar Belakang Yatim Piatu Lisdania, Elok; Nuroniah, Pepi; Arzaqi, Roby Naufal
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8308

Abstract

Penelitian ini menganalisis kemampuan regulasi emosi anak yatim piatu yang mengalami kehilangan kedua orang tua serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi regulasi emosi di lingkungan sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian adalah seorang anak, dengan informan pendukung yaitu guru kelas dan wali anak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak mampu mengenali dan mengekspresikan emosi secara tepat, khususnya dalam situasi bermain. Namun, kemampuan memahami penyebab munculnya emosi masih terbatas. Anak cenderung menggunakan strategi regulasi emosi berupa menarik diri dan menenangkan diri yang menunjukkan bentuk koping adaptif. Dukungan guru dan wali berperan penting dalam membantu anak mengelola emosi dan beradaptasi dengan pengalaman kehilangan. Temuan ini menegaskan pentingnya dukungan pendidikan yang responsif dalam memperkuat kemampuan regulasi emosi anak yatim piatu pada pendidikan anak usia dini.
LOW PHYSICAL AGGRESSION BUT HIGH EMOTIONAL REACTIVITY: A MIXED-METHODS ANALYSIS OF PRESCHOOL CHILDREN’S SELF-REGULATION Pepi Nuroniah; Rina Nurhudi Ramdhani; Dominikus David Biondi Situmorang; Deri Hendriawan; Ahman Ahman
Jurnal Konseling Pendidikan Islam Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Konseling Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAI Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/jkpi.v7i2.1375

Abstract

Aggressive behavior begins to emerge in early childhood as part of social-emotional development and is closely associated with self-regulation capacity. If not appropriately addressed, aggressive behavior may persist and have negative implications for later academic success. This study aimed to (1) describe the profile of aggressive behavior in preschool children and (2) explore this profile in relation to children’s self-regulation abilities based on teachers’ observations. This study employed a mixed-methods design using a concurrent embedded model. The research population consisted of 877 children aged 4–6 years, with total population sampling applied. Quantitative data were collected using an aggressiveness scale, while qualitative data were obtained through in-depth interviews with five teachers selected based on children classified in the moderate and high aggression categories. Quantitative data were analyzed using descriptive statistics, whereas qualitative data were analyzed through thematic analysis. The findings indicate that aggressive behavior among children was generally low, with 63.4% of children classified in the low aggression category and only one child in the high aggression category. Emotional aggression—such as anger, crying, and expressions of dislike—was the most dominant form. Children’s aggression was predominantly reactive, triggered by frustration, peer conflict, competition over toys, or unmet desires. Verbal and physical aggression emerged in specific contexts, particularly among children with lower self-regulation abilities.
Parent-School Partnership dalam Pendidikan Seks Anak Usia Dini: Upaya Penguatan Keterlibatan Orang Tua Irens Sadin; Pepi Nuroniah; Deri Hendriawan
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 3 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i3.8426

Abstract

Meningkatnya kasus tindakan eksploitasi seksual pada anak menunjukkan kebutuhan yang mendesak dalam penguatan pendidikan seksual sejak usia dini dengan melibatkan orang tua secara maksimal. Literatur ini menganalisis keterlibatan orang tua di sekolah dalam pendidikan seksual anak usia dini dengan menelaah bentuk keterlibatan, faktor-faktor yang memengaruhi, dampak yang muncul, serta tren dan kesenjangan penelitian dalam bidang tersebut. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan teknik scoping review terhadap empat belas artikel periode 2016–2025 mengenai keterlibatan orang tua dan sekolah dalam pendidikan seks anak usia dini yang di analisis secara tematik. Hasil kajian ini mengindikasikan bahwa keterlibatan orang tua bersifat multidimensional, meliputi komunikasi, pendampingan belajar di rumah, program parenting, serta kolaborasi sekolah dan keluarga. Faktor pendukung mencakup tingkat pendidikan, dukungan sekolah, dan pemanfaatan media edukatif, sedangkan hambatan utama meliputi persepsi tabu dan keterbatasan pengetahuan. Keterlibatan ini terbukti berkontribusi signifikan terhadap peningkatan pemahaman dan perubahan pola asuh orang tua menjadi lebih demokratis. Meskipun tren penelitian meningkat, kajian masih didominasi pendekatan deskriptif dan terbatas pada konteks sekolah atau wilayah tertentu. Penelitian selanjutnya perlu mengembangkan pendekatan longitudinal serta mengkaji efektivitas media digital dalam meningkatkan keterlibatan orang tua pada pendidikan seks anak usia dini.
Permainan Board Games ‘Si Kemal Jago Finansial’ dalam Mengembangkan Sikap Tanggung Jawab Anak Usia 5-6 Tahun Risma Rustianingrum; Yulianti Fitriani; Pepi Nuroniah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 3 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i3.8452

Abstract

Sikap tanggung jawab sebagai bagian dari perkembangan sosial emosional merupakan hal krusial yang perlu distimulasi sejak dini sebagai bekal hidup anak di kemudian hari. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sikap tanggung jawab anak usia 5–6 tahun melalui permainan board game ‘Si Kemal Jago Finansial’. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek 5 anak di kelas B TK Segar Amanah. Data dikumpulkan melalui lembar observasi, wawancara, dan instrumen penilaian, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil menunjukkan peningkatan konsisten dari pra-siklus hingga siklus II. Rata-rata klasikal pra-siklus hanya mencapai 35%, meningkat menjadi 65% pada siklus I, dan mencapai 95% pada siklus II. Temuan ini membuktikan bahwa board game berbasis konteks finansial sederhana efektif membentuk sikap tanggung jawab anak usia dini dan dapat dijadikan strategi pembelajaran yang replikatif oleh pendidik PAUD.