Claim Missing Document
Check
Articles

Persepsi Guru PAUD terhadap Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di Pendidikan Anak Usia Dini Nuraeni, Cucu; Nuroniah, Pepi; Hendriawan, Deri
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 8 No. 1 (2025): January-April 2025
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.982

Abstract

Penerapan Kurikulum Merdeka dalam Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) bertujuan untuk meningkatkan fleksibilitas, kreativitas, dan kemampuan berpikir kritis anak. Keberhasilan implementasi kurikulum ini sangat bergantung pada persepsi guru, yang dipengaruhi oleh pemahaman, pengalaman, dan kesiapan mereka dalam mengadaptasi pendekatan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi untuk mengeksplorasi pengalaman sembilan guru PAUD di Kecamatan Petir, Kabupaten Serang. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi, yang dianalisis menggunakan model interaktif dari Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas guru memiliki pandangan positif terhadap fleksibilitas kurikulum merdeka, namun menghadapi tantangan dalam pemahaman konsep, penyediaan sumber daya, serta resistensi dari orang tua. Penelitian ini menekankan pentingnya pelatihan untuk guru dalam penerapan kurikulum baru dan pergeseran peran guru sebagai fasilitator eksplorasi anak. Implikasi penelitian ini menunjukkan perlunya kebijakan adaptif dalam mendukung transisi kurikulum dan pengembangan strategi berbasis pengalaman guru untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran di PAUD.    
Pengembangan Booklet Edukasi Ibu untuk Stimulasi dan Pencegahan Stunting pada Anak Usia Dini Aida, Zahra Nur; Nuroniah, Pepi; Hendriawan, Deri
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 8 No. 1 (2025): January-April 2025
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.987

Abstract

bagi ibu dalam mencegah stunting dan menstimulasi perkembangan anak usia dini. Berbeda dari media edukasi lain, booklet ini dirancang berbasis model ADDIE dengan pendekatan holistik yang mengintegrasikan aspek pendidikan, kesehatan, dan gizi sesuai konsep PAUD HI. Melalui uji coba terbatas (6 guru), 83,3% menyatakan booklet layak digunakan tanpa revisi, sementara 16,7% menyarankan perbaikan kecil. Pada uji coba skala luas (20 ibu di dua PAUD), 90% menilai booklet siap digunakan, dan 10% mengusulkan revisi minor. Hasil ini menunjukkan bahwa booklet ini praktis, relevan, dan efektif sebagai sarana edukasi keluarga. Implementasinya dapat diperluas melalui program PAUD dan layanan kesehatan ibu-anak, memperkuat kolaborasi antara guru, tenaga kesehatan, dan orang tua dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Pengembangan Kemampuan Membaca Anak Usia 5-6 Tahun Menggunakan Metode Drill Nafisa, Rahma Sayyida; Fitriani, Yulianti; Nuroniah , Pepi
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 7 No. 1 (2024): Janaury-April 2024
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v7i1.635

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada hasil pengamatan terhadap kondisi pembelajaran yang memperlihatkan adanya kesulitan yang dialami anak untuk membedakan bentuk-bentuk huruf A-Z. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan kemampuan membaca anak menggunakan metode drill. Metode drill dilakukan secara berulang dan sesuai digunakan untuk anak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data diambil melalui observasi, wawancara dan diperkuat dengan dokumentasi yang dilakukan kepada pendidik dan 15 anak kelompok usia 5-6 tahun. Teknik analisis data yang digunakan reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian berupa peningkatan kemampuan membaca anak yang ditunjukkan dengan tingginya tiga diantara sepuluh indikator penelitian yang dikembangkan yakni pertama anak dapat menyebutkan dan membedakan bentuk lambang huruf A-Z, kedua anak dapat mengucapkan huruf vokal a i u e o tanpa pengulangan, dan ketiga minat membaca anak semakin meningkat. Penelitian ini dapat direkomendasikan sebagai alternatif upaya untuk membantu proses pengembangan kemampuan anak menggunakan metode drill khususnya membaca ataupun kemampuan lainnya.
Home-School Communication in Digital Era: A Bibliometric Analysis of Publications on Technology Supporting Parental Involvement in Early Childhood Education Mashudi, Esya Anesty; Hendriawan, Deri; Sundari, Nenden; Nuroniah, Pepi; Arzaqi, Roby Naufal
Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jga.2025.102-04

Abstract

Despite the increasing integration of digital technologies in early childhood education, there remains a significant gap in comprehensive, trend-based understanding of how these technologies support parental involvement. Existing studies often lack a systematic exploration of publication patterns, thematic focuses, and emerging innovations in this field. This study addresses that gap by analysing the scope and trajectory of research on technology that supports parental involvement in early childhood education using bibliometric review and data mapping techniques. This study examined relevant publications from 2014 to 2023 through computational mapping using VOSviewer software. Bibliometric data from 101 scholarly articles were retrieved via Harzing’s Publish or Perish software and analyzed to generate visualization maps that categorize research themes and trends. Findings indicate fluctuating but overall increasing trends in research output, with notable peaks after 2020, suggesting renewed interest in this domain, particularly following the COVID-19 pandemic. The visualization maps revealed core research themes centered around digital communication tools, parental engagement, and home-school collaboration. These findings have significant implications for future educational practices and policy development. They provide a foundation for enhancing digital strategies that foster equitable and meaningful parent-educator partnerships in early childhood education. Furthermore, they highlight the importance of addressing digital literacy gaps and promoting inclusive approaches in the design and implementation of technology-mediated parental involvement programs.
IMPLEMENTATION OF TRADITIONAL GAMES WITH MODIFICATIONS IN MATHEMATICS LEARNING FOR EARLY CHILDHOOD Kholidah, Khasa Aulia; Widjayatri, RR. Deni; Fatihaturosyidah, Fatihaturosyidah; Suzanti, Lizza; Mashudi, Esya Anesty; Tristyanto, Budhi; Nuroniah, Pepi
CARTESIUS : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6 No.1 Tahun 2023
Publisher : Unika Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to cultivate the skill of numbering numbers 1 - 10, and to introduce children to the concept of building space, and children can distinguish large and small sizes through a game of modification of the area Jl. Bojong Raya, Cengkareng, West Jakarta. The method in this study is a qualitative research method with a descriptive approach. The results of the experiment showed that children's skills have improved from achievement indicators Starting to Develop to Developing As Expected in the ability to number numbers 1-10 without having to be guided by researchers and children have been able to distinguish the shape of the size between large and small space buildings, but in terms of recognizing space builds such as balls, beams, and trapezoids of children aged 4-7 years the achievement indicators obtained are from Undeveloped to Starting Flower. The conclusion obtained through this study is that through this modified traditional game, mathematics learning for early childhood is not boring so children's mathematics skills can experience good improvement in accordance with expectations.
IMPLEMENTATION OF TRADITIONAL GAMES WITH MODIFICATIONS IN MATHEMATICS LEARNING FOR EARLY CHILDHOOD Kholidah, Khasa Aulia; Widjayatri, RR. Deni; Fatihaturosyidah, Fatihaturosyidah; Suzanti, Lizza; Mashudi, Esya Anesty; Tristyanto, Budhi; Nuroniah, Pepi
CARTESIUS : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6 No.1 Tahun 2023
Publisher : Unika Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to cultivate the skill of numbering numbers 1 - 10, and to introduce children to the concept of building space, and children can distinguish large and small sizes through a game of modification of the area Jl. Bojong Raya, Cengkareng, West Jakarta. The method in this study is a qualitative research method with a descriptive approach. The results of the experiment showed that children's skills have improved from achievement indicators Starting to Develop to Developing As Expected in the ability to number numbers 1-10 without having to be guided by researchers and children have been able to distinguish the shape of the size between large and small space buildings, but in terms of recognizing space builds such as balls, beams, and trapezoids of children aged 4-7 years the achievement indicators obtained are from Undeveloped to Starting Flower. The conclusion obtained through this study is that through this modified traditional game, mathematics learning for early childhood is not boring so children's mathematics skills can experience good improvement in accordance with expectations.
CAREER INFORMATION SERVICES AS AN EFFORT TO DEVELOP CAREER EXPLORATION FOR STUDENTS AT THE MANAHIJUSSADAT ISLAMIC BOARDING SCHOOL Nuroniah, Pepi; Fitriani, Yulianti; Sundari, Nenden; Tsabitha Saputra, Salwa
TOPLAMA Vol. 3 No. 1 (2025): TOPLAMA
Publisher : PT Altin Riset Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61397/tla.v3i1.435

Abstract

High school students are in the career exploration development stage. The acquisition of career information in Islamic Boarding Schools needs to be optimized. Career information is usually delivered by Guidance and Counseling teachers. This Community Service Program aims to introduce career information guidance services to students at the Manahijussadat Lebak-Banten Islamic Boarding School, as well as provide information on the registration mechanism at state universities to teachers. This activity is part of the implementation of Tri Dharma through a workshop that uses a question and answer technique. The participants were grade XII students and their supervising teachers. The activity methodology follows the A.P.P.L.E (Assess, Plan, Prepare, Lead, Evaluate) facilitation model. The description of the activity results is described based on the A.P.P.L.E. stages. The technique for collecting data on workshop participant satisfaction with the workshop implementation used questionnaires and interviews. Data analysis used descriptive quantitative analysis. The results of the workshop implementation of the community service program were students gaining knowledge on how to identify interests and talents to achieve their desired careers. This allows teachers to gain an understanding of the use of career information services. Participants' responses to the workshop ranged from satisfied to very satisfied, suggesting a continued program.
Edukasi mitigasi bencana bagi anak usia dini di Pulau Sebesi melalui game edukatif dan papan interaktif Roby Naufal Arzaqi; Deri Hendriawan; Pepi Nuroniah; Aisah Karunia Rahayu; Ardi Sirajudin Ra'uf; Rizma Rubia Ningsih
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 6 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i6.35209

Abstract

Abstrak Kesiapsiagaan bencana perlu ditanamkan sejak usia dini terutama di wilayah rawan bencana seperti Pulau Sebesi, Lampung Selatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan mitigasi bencana pada anak usia dini, guru, dan orang tua melalui edukasi berbasis media inovatif. Metode yang digunakan meliputi observasi awal, pelatihan guru, sosialisasi orang tua, edukasi anak melalui game edukatif SMIGGI, papan interaktif, lagu mitigasi, simulasi evakuasi, serta evaluasi dengan pre-test, post-test, dan observasi langsung. Kegiatan dilakukan pada tanggal 5-7 Agustus 2025 yang melibatkan 23 anak, 23 orang tua, dan 4 guru PAUD. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan guru (rata-rata skor naik dari 55% menjadi 88%) dan orang tua (dari 48% menjadi 82%). Anak-anak juga menunjukkan keterampilan yang baik: 78% mampu memainkan game SMIGGI secara mandiri, 91% berhasil menempelkan prosedur mitigasi di papan interaktif dengan benar, dan 91% dapat menyanyikan lagu mitigasimem dengan lancar. Simulasi evakuasi memperlihatkan sebagian besar anak mampu mengikuti instruksi dengan tertib. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan bermain, bernyanyi, dan praktik langsung efektif meningkatkan kesiapsiagaan bencana sejak dini. Program ini merekomendasikan integrasi media edukasi ke dalam kurikulum PAUD serta pengulangan simulasi secara rutin agar kesiapsiagaan anak dan keluarga dapat terus terjaga. Kata kunci: anak usia dini; game edukatif; kesiapsiagaan; mitigasi bencana; papan interaktif. Abstract Disaster preparedness needs to be instilled from an early age, especially in disaster-prone areas such as Sebesi Island, South Lampung. This community service activity aims to improve understanding and disaster mitigation skills in early childhood, teachers, and parents through innovative media-based education. The methods used include initial observation, teacher training, parent socialization, children's education through SMIGGI educational games, interactive boards, mitigation songs, evacuation simulations, and evaluation with pre-test, post-test, and direct observation. The activity involved 23 children, 23 parents, and 4 PAUD teachers. The results showed a significant increase in the knowledge of teachers (the average score increased from 55% to 88%) and parents (from 48% to 82%). Children also showed good skills: 78% were able to play SMIGGI games independently, 91% managed to correctly paste the mitigation procedures on the interactive board, and 91% were able to sing mitigation songs fluently. The evacuation simulation showed that most of the children were able to follow instructions in an orderly manner. These findings confirm that play, singing, and hands-on practices are effective in improving disaster preparedness early on. This program recommends the integration of educational media into the PAUD curriculum and the regular repetition of simulations so that the preparedness of children and families can continue to be maintained. Keywords: disaster mitigation; early childhood; educational games; interactive boards; preparedness.
LOW PHYSICAL AGGRESSION BUT HIGH EMOTIONAL REACTIVITY: A MIXED-METHODS ANALYSIS OF PRESCHOOL CHILDREN’S SELF-REGULATION Pepi Nuroniah; Rina Nurhudi Ramdhani; Dominikus David Biondi Situmorang; Deri Hendriawan; Ahman Ahman
Jurnal Konseling Pendidikan Islam Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Konseling Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAI Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/jkpi.v7i2.1375

Abstract

Aggressive behavior begins to emerge in early childhood as part of social-emotional development and is closely associated with self-regulation capacity. If not appropriately addressed, aggressive behavior may persist and have negative implications for later academic success. This study aimed to (1) describe the profile of aggressive behavior in preschool children and (2) explore this profile in relation to children’s self-regulation abilities based on teachers’ observations. This study employed a mixed-methods design using a concurrent embedded model. The research population consisted of 877 children aged 4–6 years, with total population sampling applied. Quantitative data were collected using an aggressiveness scale, while qualitative data were obtained through in-depth interviews with five teachers selected based on children classified in the moderate and high aggression categories. Quantitative data were analyzed using descriptive statistics, whereas qualitative data were analyzed through thematic analysis. The findings indicate that aggressive behavior among children was generally low, with 63.4% of children classified in the low aggression category and only one child in the high aggression category. Emotional aggression—such as anger, crying, and expressions of dislike—was the most dominant form. Children’s aggression was predominantly reactive, triggered by frustration, peer conflict, competition over toys, or unmet desires. Verbal and physical aggression emerged in specific contexts, particularly among children with lower self-regulation abilities.
Parent-School Partnership dalam Pendidikan Seks Anak Usia Dini: Upaya Penguatan Keterlibatan Orang Tua Irens Sadin; Pepi Nuroniah; Deri Hendriawan
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i3.8426

Abstract

Meningkatnya kasus tindakan eksploitasi seksual pada anak menunjukkan kebutuhan yang mendesak dalam penguatan pendidikan seksual sejak usia dini dengan melibatkan orang tua secara maksimal. Literatur ini menganalisis keterlibatan orang tua di sekolah dalam pendidikan seksual anak usia dini dengan menelaah bentuk keterlibatan, faktor-faktor yang memengaruhi, dampak yang muncul, serta tren dan kesenjangan penelitian dalam bidang tersebut. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan teknik scoping review terhadap empat belas artikel periode 2016–2025 mengenai keterlibatan orang tua dan sekolah dalam pendidikan seks anak usia dini yang di analisis secara tematik. Hasil kajian ini mengindikasikan bahwa keterlibatan orang tua bersifat multidimensional, meliputi komunikasi, pendampingan belajar di rumah, program parenting, serta kolaborasi sekolah dan keluarga. Faktor pendukung mencakup tingkat pendidikan, dukungan sekolah, dan pemanfaatan media edukatif, sedangkan hambatan utama meliputi persepsi tabu dan keterbatasan pengetahuan. Keterlibatan ini terbukti berkontribusi signifikan terhadap peningkatan pemahaman dan perubahan pola asuh orang tua menjadi lebih demokratis. Meskipun tren penelitian meningkat, kajian masih didominasi pendekatan deskriptif dan terbatas pada konteks sekolah atau wilayah tertentu. Penelitian selanjutnya perlu mengembangkan pendekatan longitudinal serta mengkaji efektivitas media digital dalam meningkatkan keterlibatan orang tua pada pendidikan seks anak usia dini.