Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PROFITABILITAS UNIT USAHA SYARIAH DI INDONESIA Bambang Jatmiko
KENDALI: Economics and Social Humanities Vol. 4 No. 3 (2026): KENDALI: Economics and Social Sciences Humanities, Maret 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/kendali.v4i3.1473

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh likuiditas, pembiayaan bagi hasil, dana pihak ketiga, dan penerbitan sekuritas terhadap profitabilitas Unit Usaha Syariah (UUS) di Indonesia selama periode Januari 2023–Januari 2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda pada data deret waktu bulanan yang terdiri dari 37 observasi. Variabel dependen yang digunakan dalam penelitian ini adalah profitabilitas, sedangkan variabel independen meliputi kas, pembiayaan bagi hasil (PEMBBH), dana pihak ketiga (DPK), dan surat berharga yang diterbitkan (SBYD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiayaan bagi hasil dan dana pihak ketiga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas Unit Usaha Syariah. Sebaliknya, kas dan penerbitan sekuritas memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas. Secara simultan, semua variabel independen secara signifikan mempengaruhi profitabilitas, sebagaimana ditunjukkan oleh nilai Prob(F-statistik) sebesar 0,000000 dan koefisien determinasi sebesar 68,37%. Temuan menunjukkan bahwa optimalisasi distribusi pembiayaan dan peningkatan pengumpulan dana publik merupakan faktor penting dalam meningkatkan kinerja profitabilitas Unit Usaha Syariah di Indonesia.
SCALING UP KIRANA BAKERY: PENGARUH STANDARDISASI PRODUKSI TERHADAP EDU-WISATA MELALUI INOVASI PRODUK SEBAGAI VARIABEL INTERVENING DAN KAPASITAS SDM SEBAGAI VARIABEL MODERATING Bambang Jatmiko; Alek Murtin; Titi Laras; Muhammad Zainal Abidin; Fahri Sibua; Sinta Febriani; Jati Kurnia Sandy; Iswaara Sukma Windhyakirana
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 10 (2026): Maret 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan UMKM berbasis edu-wisata merupakan strategi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan pemberdayaan masyarakat. Namun, dalam praktiknya, banyak UMKM masih menghadapi kendala struktural, khususnya terkait standardisasi produksi, inovasi produk, dan kapasitas sumber daya manusia. Kirana Bakery yang berlokasi di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, sebagai UMKM yang diarahkan menjadi bagian dari ekosistem edu-wisata, masih menghadapi berbagai permasalahan. Hasil survei pendahuluan menunjukkan bahwa 61% proses produksi belum menerapkan standardisasi bahan baku secara konsisten, 57% peralatan produksi belum memenuhi standar efisiensi modern, serta 64% responden menyatakan kapasitas produksi belum mampu mengakomodasi lonjakan permintaan pada periode kunjungan edu-wisata. Selain itu, 58% tenaga kerja belum pernah mengikuti pelatihan peningkatan kompetensi secara berkelanjutan, dan hanya 36% produk yang tergolong inovatif dan memiliki nilai edukatif. Kondisi tersebut berdampak pada belum optimalnya peran Kirana Bakery dalam mendukung edu-wisata serta pemberdayaan masyarakat sekitar, yang tercermin dari sekitar 60% masyarakat lokal belum terlibat aktif dalam rantai nilai usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh standardisasi produksi terhadap pengembangan edu-wisata dan pemberdayaan masyarakat melalui inovasi produk sebagai variabel intervening, dengan kapasitas sumber daya manusia sebagai variabel moderating pada Kirana Bakery Sragen. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori, menggunakan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 100 responden, yang terdiri atas pemilik dan karyawan Kirana Bakery, masyarakat sekitar, serta pengunjung edu-wisata. Penentuan jumlah sampel dilakukan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan (e) sebesar 5%, sehingga diperoleh jumlah sampel sebanyak 80 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling, dengan pertimbangan bahwa teknik ini memberikan peluang yang sama bagi setiap anggota populasi untuk terpilih sebagai sampel serta mampu meminimalkan bias penelitian. Analisis data direncanakan menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) untuk menguji pengaruh langsung, peran mediasi inovasi produk, serta efek moderasi kapasitas SDM. Pembahasan penelitian diharapkan menunjukkan bahwa standardisasi produksi berpengaruh signifikan terhadap inovasi produk, yang selanjutnya mendorong penguatan edu-wisata dan pemberdayaan masyarakat. Kapasitas SDM diprediksi memperkuat hubungan tersebut sehingga mempercepat proses scaling up UMKM.Luaran penelitian ini meliputi model pengembangan UMKM berbasis standardisasi dan inovasi, rekomendasi strategis bagi penguatan ekosistem edu-wisata di Sragen, publikasi ilmiah nasional terakreditasi, serta panduan praktis pemberdayaan masyarakat berbasis UMKM.