Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Meningkatkan Literasi Keuangan Petani Desa Walahar Melalui Program Pemberdayaan Masyarakat Dwirayani, Dina; Umam, Khoerul
Jurnal Pintar Abdimas Vol 3 No 1 (2023): Volume 3 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertanian merupakan sumber mata pencaharian utama bagi mayoritas penduduk, khususnya di pedesaan,sektor pertanian memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia dan kontribusinya terhadap pengentasan kemiskinan, namun menghadapi tantangan seperti rendahnya literasi keuangan dan manajemen di kalangan petani kecil. Di Desa Walahar, sebagian besar petani memiliki lahan kurang dari 0,5 hektare dan tergolong dalam kategori sosial ekonomi D dan E, dengan pengeluaran bulanan di bawah Rp1,25 juta. Hal ini menegaskan pentingnya program peningkatan literasi keuangan guna mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan literasi keuangan dan keterampilan manajemen keuangan petani. Metode pengabdian masyarakat yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, melalui wawancara mendalam dan survei komprehensif untuk mengevaluasi dampak program. Program ini bertujuan meningkatkan kemampuan pencatatan dan manajemen keuangan para petani, sehingga mereka dapat mengadopsi praktik pengelolaan yang lebih efisien. Hasil dari program ini menunjukkan bahwa peningkatan literasi keuangan di kalangan petani tidak hanya meningkatkan kemampuan mereka dalam mengelola keuangan, tetapi juga berpotensi mendukung keberlanjutan ekonomi dalam jangka panjang, baik di tingkat lokal maupun nasional.
The Effectiveness Of People's Business Credit (KUR) In Sugarcane Farming In West Java Province Dwirayani, Dina; Nuryartono, Nunung; Rachmina, Dwi; Rifin, Amzul
Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Vol 9, No 3 (2025): November 2025
Publisher : Faculty of Animal and Agricultural Science, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/agrisocionomics.v9i3.26994

Abstract

People's Business Credit (KUR) is a credit scheme intended for farmers since 2000. The availability of credit for business actors is used to increase capital. However, not all credit obtained can be categorized as effective. Credit is effective if farmers can receive benefits from the disbursement and use of credit to meet farming activities, and one of which is increasing productivity.. This study aims to analyze the effectiveness of KUR for sugarcane farmers in West Java Province. This research uses a quantitative descriptive analysis method using scoring. The results showed that the average score of timely credit effectiveness was 103%.. The timeliness score is greater than 100%, meaning that the average credit is on time. Credit is already available before farmers start farming, so that on average, all farming activities can be carried out on time, except for the procurement of fertilizer and cultivation costs. The average accuracy of the amount of credit with the realization of expenditure is 85%, below 100%. This means that credit for the procurement of inputs and farming activities is still not effective, especially for the amount of fertilizer and herbicides. The level of effectiveness of sugarcane farmer credit is at a score of 87.3% to 106.1%, with an average farmer credit effectiveness rate of 94%.  This means that, on average, farmers have credit that is ineffective. Most farmers are late in receiving credit disbursements, and the amount of credit received is less than their farming needs.  
ANALISIS DAYA SAING DAN RANTAI PASOK MANGGA GEDONG GINCU DI PASAR INTERNASIONAL Herista, Mutia Intan Savitri Herista; Wahana, Siti; Dwirayani, Dina; Mardhatilla, Farida
MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 8 No 2 (2025): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/mja.v8i2.43157

Abstract

Mangga gedong gincu merupakan salah satu komoditas hortikultura unggulan Indonesia yang memiliki potensi besar untuk bersaing di pasar internasional. Namun perluasan pasar ekspor hingga saat ini belum cukup menggembirakan dengan berbagai tantangan yang dihadapi. Studi ini bertujuan untuk mengkaji potensi ekspor mangga gedong gincu selama sepuluh tahun terakhir dengan melihat daya saing dan efektivitas rantai pasok yang sudah berjalan. Penelitian menggunakan analisis deskriptif, menggunakan data sekunder yang diperoleh dari BPS, UN Comtrade, Kementerian Pertanian dan instansi lainnya yang terkait. Daya saing dan penguatan rantai pasok dikaji melalui hasil telaah review dengan fokus pada artikel ilmiah. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan mangga Gedong Gincu memiliki prospek ekspor yang kuat apabila pengendalian kualitas, manajemen rantai pasok dan penguatan mutu dilakukan secara masif dan berkelanjutan.
Optimalisasi Bank Sampah dalam Mendukung Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Berbasis Ekonomi Sirkular Amini, Zakiyah; Wahyuni, Siti; Putri, Dian Permana; Dwirayani, Dina
Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 12 No. 1 (2026): Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/qh.v12i1.22029

Abstract

Bank sampah memiliki peran strategis dalam menggerakkan partisipasi masyarakat untuk mengelola sampah rumah tangga secara mandiri dan berkelanjutan. Melalui sistem pengumpulan, pemilahan, dan penjualan sampah bernilai ekonomi, bank sampah mampu menjadi instrumen penting dalam mewujudkan ekonomi sirkular di tingkat masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan bersama Bank Sampah Arumsari (BSA) di Kelurahan Cirebon Girang, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, yang menghadapi kendala belum optimalnya pengelolaan sampah rumah tangga serta masih belum optimumnya partisipasi warga. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengoptimalkan fungsi Bank Sampah Arumsari melalui peningkatan kapasitas pengelolaan, pelegalan perizinan Bank Sampah, serta penguatan peran masyarakat dalam konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, pendampingan operasional, serta evaluasi dampak terhadap volume sampah terpilah dan tingkat partisipasi warga. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan volume sampah terpilah sebesar 35% dan peningkatan partisipasi masyarakat sebesar 20% antara periode penimbangan pertama dan keenam. Selain itu, program ini meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah, kesadaran lingkungan, serta nilai ekonomi yang lebih tinggi dari material hasil daur ulang. Dengan demikian, optimalisasi Bank Sampah Arumsari terbukti efektif dalam memperkuat pengelolaan sampah rumah tangga dan mendorong terwujudnya ekonomi sirkular berbasis masyarakat yang berkelanjutan.
EFISIENSI DAN RISIKO USAHATANI BAWANG MERAH DI KECAMATAN GEBANG, KABUPATEN CIREBON, JAWA BARAT Wijaya, Wijaya; Savitri, Mutia Intan; Wahana, Siti; Cipto Astuti, Lusia; Dwirayani, Dina
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 11 No. 2 (2023): Desember 2023 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2023.11.2.408-421

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi dan risiko dalam usahatani bawang merah di Kecamatan gebang, Kabupaten Cirebon, Jawa barat. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode survai terhadap 44 petani bawang merah yang dipilih secara purposive. Analisis data yang digunakan meliputi : (1) Analisis Deskriptif, (2) Fungsi Produksi Cobb-Douglas dengan pendekatan SFA menggunakan Frontier 4.1, (3) Koefisien Keragaman, dan (4) Koefisien Keengganan mengahadapi Risiko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Faktor produksi luas lahan garapan dan bibit memepunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap produksi bawang merah, penggunaan SP-36, KCl dan tenaga kerja berpengaruh negatif dan signifikan, sedangkan penggunaan Urea, pupuk organik dan pestisida tidak memberikan pengaruh yang signifikan, (2) Petani dalam berusahataninya telah mencapai tingkat efisiensi teknis, alokatif dan ekonomi yang baik, (3) Umur, pendidikan, lama berusahani dan banyaknya anggota keluarga berpengaruh signifikan terhadap inefisiensi teknis. Umur dan banyaknya anggota pengaruhnya bersifat positif, sedangkan pendidikan dan lama berusahatani bersifat negatif, (4) Petani dalam menjalankan usahataninya mempunyai risiko produksi dan risiko pendapatan yang tergolong tinggi, dan (5) Sebagian besar (75%) petani bawang merah di daerah penelitian termasuk berperilaku netral dalam mengahadapi risiko pendapatan