Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Analisis Faktor Penyebab Penurunan Terhadap Timbunan Oprit Pada Jembatan Beton Negeri Luhu Kabupaten Seram Bagian Barat Kaliky, Isnain Sah; Hamkah, Hamkah; Lewakabessy, Godfried
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 1 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v1i3.40

Abstract

Jembatan beton negeri Luhu Kabupaten seram bagian barat yang menghubungkan jalan lintas seram menuju negeri Luhu dengan panjang bentangan 25 meter, dan lebar 7,81 meter. Salah satu kefatalan yang terjadi pada jembatan ini yaitu terjadinya penurunan terhadap timbunan oprit,dan kerusakan terhadap dinding penahan tanah yang melindungi timbunan oprit dengan panjang kerusakan 3 meter lebar 1 meter dan kedalaman 5 meter yang terjadi dibelakang abutment. Permasalahan yang terjadi pada timbunan untuk oprit jembatan menjadi lebih kompleks karena pengaruh perilaku sungai yang perlu diperhitungkan dengan seksama dan teliti karena beberapa kejadian yang terjadi pada oprit jembatan diakibatkan oleh permasalahan yang disebabkan oleh perilaku sungainya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk Mengindentifikasi faktor-faktor penyebab, Mendesain penanganan penurunan timbunan oprit dan  Mendapatkan dimensi kerusakan pada timbunan dan dinding pelindung timbunan oprit dengan menggunakan metode pengukuran topografi. Dengan metode  pengukuran topografi mengdapatkan hasil perhitungan sebagai berikut, Bronjong = 210 m3, timbunan pada Segmen Arah Luhu STA. 0 + 25 = 352.47 m3,  STA. 0 + 50 = 421.63 m3, STA. 0 + 75 = 481.14 m3, sekmen arah hulung STA. 0 + 50 = 261.20 m3,  STA. 0 + 75 = 323.49 m3, dan pasangan batu  arah luhu STA. 0 + 030 - 0 + 035 = 45.66 m3, untuk arah hulung Sta 0+095 -  Sta 0+100 = 45.57 m3
Kajian Pelaksanaan Analisis Struktur Bangunan Bawah Jembatan (Abutment) Lingkar Jalur Hutumuri Kecamatan Leitimur Selatan Pulau Ambon Latumahina, Jefri; Hamkah, Hamkah; Kumbangsila, Ruben
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 1 No. 8 (2025): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v1i8.194

Abstract

Jembatan lingkar jalur hutumuri merupakan banngunan yang di bangun di atas sungai, lemba ataupun jalan sehingga orang atau kenderaan dapat menyebrang dari 1 sisi ke sisi yang lain. Jembatan juga merupakan struktur yang di bangun untuk menjangkaau keadaan fisik tanpa menutup jalan seperti badan air, lembah, atau jalan, untuk tujuan pnyebrangan. Bangunan jembatan harus kuat menahan berat kenderaan yang lewat di atasnya, kuat menahan tiupan angina dari samping, kuat menahan getaran akibat gempa agar jembatan bias bertahan selama umur kapasitas. Tugas akhir ini memiliki tujan untuk dimensi dan penulangan abutmen berdasarkan hasil kerja pada jembatan Lingkar jalur Hutumuri Kecamatan Leitimur Selatan Pulau Ambon yang di samakan untuk menyelidiki beban di atas jembatan berdasarkan SNI 1725 – 2016 Memiliki tujuan untuk mengalisis atau menghitung jembatan konfensional pada struktur bawah jembatan (Abutment). Beban yang di perhitungkan adalah Berat Sendiri, Beban mati tambahan, Beban (T), Beban lajur (D) Beban Angin, dan beban gempa. Hasil Analisis Kestabilan Struktur Bangunan Bawah Jembatan Berdasarkan data pengujian dan Properties Tanah menunjukan bahwa 2 buah pondasi kasion mengunakan diameter 3,00 Cukup untuk memikul Beban Struktur Jembatan dengan bentang 25m.
Tinjauan Perhitungan Pondasi Tiang Pancang Pada Jembatan Wai Poka Kota Ambon Lawalata, Alexander Biondy; Hamkah, Hamkah; Lewakabessy, Godfried
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 1 No. 8 (2025): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v1i8.226

Abstract

Jembatan Wai Poka yang sudah lebih dari 20 tahun dan sudah mengalami kerusakan pada dinding penahan tanah  dan masalah utamanya, yakni penggantian struktur baja ke struktur beton. Hal ini didasarkan pada struktur jembatan yang yang sudah mengalami kerusakan serta terjadi penyempitan pada ruas jalan sehingga kurang maksimal melayani kebutuhan transportasi, oleh karena itu jembatan beton dipilih karena dimensi penampang nya lebih ramping kemudian lebih tahan terhadap korosi, kedap air, tahan terhadap geser dan beton prategang hampir tidak membutuhkan biaya khusus untuk pemeliharaan. Selain itu juga dengan meningkatnya jumlah penduduk sehingga membuat jumlah pengendara makin bertambah volumenya, kendaraan ringan maupun kendaraan berat yang melewati jembatan tersebut. Dari hasil Total Akibat Berat Sendiri (MS) pada Struktur Bagian Bawah Jembatan Pms = 6999,68 dan MMS = -2152,79 sedangkan beban pada abutmen akibat beban mati tambahan PMA = ½ * WMA = 210,6 Kn.Dari hasil tekanan tanah (TA) nilai TTA = 1674,36 dan nilai MTA = 3381,07 sedangkan nilai letak titik tangkap gempa pada abutmen adalah 4,504461 Dari hasil perhitungan pada fondasi tiang pancang nilai Wabutmen yang diperoleh adalah 4832,0832 Kn = 492,74 Ton Daya dukung ultimate tiang (Qult) = 175,396 Ton , Daya dukung allowable tiang (Qall) = 58,465 Ton , Beban netto yang diijinkan (Qtiang) = 58,341 Ton , Cek kekuatan bahan tiang (Ptiang) = 58,341 Ton.
Perhitungan Abutment Dan Fondasi Jembatan Ake Samo Pada Ruas Jalan Saketa-Dehepodo Kabupaten Halmahera Selatan Provinsi Maluku Utara Fataruba, Muhammad Zulham; Hamkah, Hamkah; Jakob, Juvrianto Chrissunday
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 1 No. 8 (2025): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v1i8.308

Abstract

Di ruas jalan Saketa-Dehepodo terdapat lintasan sungai yang menyebabkan jalan terputus antara Desa Samat dan Desa Samo karena adanya sungai yang membelah/memisahkan kedua desa tersebut. Oleh karena itu di perlukan pembangunan jembatan karena merupakan salah satu jalan penunjang agar dapat memperlancar aktivitas masyarakat stempat khususnya transportasi yang menghubungkan dua desa berbatasan di pulau Halmahera, yaitu Desa Samat dan Desa Samo pada kedua kawassan tersebut. Tujuan penelitian mendimensi control kekuatan stabilitas pada abutment jembatan Ake Samo dan menganalisis besar dimensi, banyaknya tiang, dan mengetahui desain penulangan pada pilecap pondasi. Metode perhitungan menggunsksn metode kuantitaif dan berdasarkan SNI 1725-2016 dan SNI 2833-2016. Abutment direncanakan memiliki tinggi 7,000 m dengan pile cap berukuran 4,000 m x 8,500 m dan ketebalan pie cap 0,800 m. Pada pembesian pile cap digunakan tulangan lentur arah x dengan D25-200 (As= 20851.56 mm2), tulangan lentur arah y dengan D25-200 (As=9812.5 mm2), dan tanpa menggunakan tulangan geser satu arah. Berdasarkan perhitungan pondasi, kedalaman tiang direncanakan dengan kedalaman 20,000 meter dengan jumlah tiang 21 tiang dengan diameter 0,40 meter dan dimana, daya dukungnya di peroleh sebesar 34,491 ton/tiang tunggal. Dari data hasil uji sondir pada kedalaman 16 m hingga 22 m memiliki nilai qc 250 kg/cm yang dimana jenis tanah ialah tanah keras. Dalam kondisi tanah seperti ini kondisi tanah termasuk kuat dan untuk penurunan dianggap tidak terjadi atau nilai penurunan sangat kecil.
Analisis Saluran Drainase Pengendali Limpasan Permukaan Ruas Jalan Dusun Telaga Piru Kabupaten Seram Bagian Barat Tuhelelu, Juraidah Lili Yanti; Hamkah, Hamkah; Kakaly, Sulastri
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 2 No. 1 (2025): Februari
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v2i1.4017

Abstract

In the drainage channel analysis of the Telaga-Piru Hamlet section in West Seram District, West Seram Regency, Maluku Province. The research location road is 3 km long and 4 m wide. This surface runoff is caused by high intensity rain, so that the Telaga Piru road has a damaged surface, some of which is even covered by sediment and water that is carried onto the road. From the results of the 10 year return period calculation, the design rainfall was 192.518 mm, with an average water requirement of 125 liters and a water usage time of 24 hours/day from the water requirement discharged each day, namely 85% with population plant presentations of 0,21% peryear. So that the population of telaga hamlet in 2029 was 659 people/person.Then the discharge that enters the channel is 0,006 m³/hour/day. So the results of the analysis of the amount of runoff entering the Telaga Hamlet road section, Qᵣ = 0.522 m³/second and Qₛ = 0.527 m³/second, show that the channel on the Telaga Hamlet road section can accommodate the runoff discharge.
Desain Teknis Bangunan Bronjong pada Ruas Jalan Ilngei - Aruidas Kabupaten Kepulauan Tanimbar Hattu, Stela Velly; Hamkah, Hamkah; Hukom, Edison
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Nusantara
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v2i1.4117

Abstract

The Ilngei Aruidas road section, Tanimbar Islands Regenchy, is one of the Collector Road sections located in Tanimbar Islands Regenchy using flexible pavement with a length of 59 KM, a pavement width of 5.5 meters. Based on geographical lacation, the route og the Ilngei Aruidas road is mostly on hills and slopes which tend to be influenced by weather conditions which result in landslides on the Ilngei Aruidas road, especially at the Sta 39+970 with a total length of the landslide reaching 30 meters with a landslide height reaching 4.0.The aim of this research is to determine the type of gabion the is suitable for dealing with landslides on the Ilngei Aruidas road, Tanimbar Islands Regency, road, Tanimbar Islands Regechy, as well as planning safe gabion dimensions on the Ilngei Aruidas road, Tanimbar Islands Regechy. The results of the planning analysis show that the appropriate type of gabion to use is the wire gabion type with the following gabion dimension, 4 meters high, 3 meters wide and 30 meters long, stability against slinding 262,9 > 1.5 stability against overturning 1,46>1,5 and stability to bearing capacity-omax-843,2 kN/m2 qa-15,40 kN/m2.
Lighting the Way: Qur’an Verses on Education in Mathematical Representation Ahmad, Andi Kamal; Hasyim Haddade; Nur Jihadilla; Hamkah; Abdul Hakim Junaid
Journal of Practice Learning and Educational Development Vol. 5 No. 3 (2025): Journal of Practice Learning and Educational Development (JPLED)
Publisher : Global Action and Education for Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58737/jpled.v5i3.498

Abstract

This research aims to develop a mathematical model of the representation of Qur’an verses about education. Partially, the study examines the epistemology of Qur’an education based on educational aspects and indicators, relevant educational concepts in the Qur'an, and mathematical models to analyze the relationship between Qur'an-based education qualitatively and quantitatively. The results of this study offer a new quantitative analytical framework for Qur’an education, a structured Islamic curriculum development tool, the potential to improve the quality of evaluation of Islamic education programs through quantitative metrics, interdisciplinary collaboration opportunities, and a unique perspective from Islamic traditions for global education discourse. This research is new because it applies mathematical modelling to the epistemology of the Qur'an (not yet exists), uses a quantitative approach in the study of Qur’an education (generally qualitative), and integrates religious epistemology with scientific methodology. The research gap lies in the lack of a quantitative approach and exploration of structured Qur’an education epistemology, as well as the lack of bridges between religious theory and modern educational practice. The latest Islamic education research trends focus on the integration of Islamic values, the development of Islamic learning models, the analysis of character thoughts, and character studies. Recommendations include exploration of the potential of mathematical modelling by researchers in Islamic education and mathematics, consideration of the use of models in curriculum development and evaluation by Islamic educational institutions, as well as the expansion of the model with other variables and empirical testing in subsequent research.
Evaluasi Saluran Drainase dan Rencana Anggaran Biaya Ruas Jalan Sumeith Pasinaro – Watui Kabupaten Seram Bagian Barat Hattu, Alfredo Yefta; Hamkah, Hamkah; Kakaly, Sulastri
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 5 (2025): Oktober
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i5.602

Abstract

Saluran drainase pada ruas jalan Sumeith Pasinaro - Watui yang tentunya mempengaruhi aktivitas di wilayah ini akibat longsor yang sering terjadi, menyebabkan banjir dan aliran air, sehingga saluran drainase tidak mampu menampung aliran air hujan. Dalam evaluasi saluran drainase pada ruas jalan Sumeith Pasinaro - Watui, tujuan utamanya adalah untuk menentukan volume aliran air, agar dapat merencanakan dimensi saluran dan menganalisis berapa anggaran yang dibutuhkan dalam evaluasi saluran drainase. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pengumpulan dan analisis data yang terdiri dari data primer dan data sekunder, yang kemudian dianalisis menggunakan metode Log Pearson Tipe III dan Gumbel berdasarkan analisis hidrologi, kemudian mengevaluasi saluran yang ada dengan volume aliran yang direncanakan, dan memperkirakan anggaran biaya dengan menggunakan AHSP 2022. Berdasarkan hasil perhitungan debit aliran permukaan pada ruas jalan Sumeith Pasinaro - Watui sebesar 0,337 m³/detik dan debit saluran sebesar 0,066 m³/detik, sehingga ditemukan bahwa saluran drainase tidak dapat menampung debit aliran permukaan. Oleh karena itu, dalam perancangan ulang dimensi saluran drainase dengan panjang 250 m, lebar atas saluran 2 m, lebar bawah saluran 1,5 m, dan tinggi saluran 1,1 m dengan debit saluran 0,372 m³/det, ditemukan bahwa dimensi saluran baru dapat menampung debit aliran permukaan. Dan nilai Anggaran Biaya Rencana adalah Rp 492.594.000
Analisis Dowel Sebagai Penyalur Beban Pada Perkerasan Jalan Beton Underpass Sudirman Ambon Titariuw, Stiven Eurico; Hamkah, Hamkah; Talakua, Elisabeth
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 7: Juni 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v3i7.3968

Abstract

Perkerasan jalan beton di Indonesia dimulai tahun 1985 dan penggunaannya terus berkembang, walapun jumlah saat ini sekitar 2,59%. Jenis perkerasan beton yang paling umum digunakan di Indonesia ialah beton bersambung tampa tulangan, dimana salah satau bagian penting ialah dowel merupakan komponen yang digunakan sebagai penyambung atau pengikat pada sambungan plat beton penyalur beban pada sambungan antara pelat yang satu ke pelat yang berikutnya. karena bila ini tidak dirancang dan dilaksanakan dengan baik akan menimbulkan kerusakan berupa retak. Penelitian dilakukan pada dengan metode SNI 2052 : 2017 melalui pengujian di laboratorium. Dari Hasil penelitian uji tarik baja, dowel mempunyai nilai kuat tarik yang semakin besar sesuai dengan beban yang diberikan Mengacu nilai kuat tarik yang dihasilkan maka dowel dapat digunakan sebagai perkerasan beton. untuk penerapan dilapangan diperlukan spesifikasi yang direkomendasikan berdasarkan hasil penelitian
PENGARUH PENAMBAHAN KARET BAN BEKAS TERHADAP SIFAT MARSHALL CAMPURAN ASPAL AC-WC Riruma, Gilberth Gerent Yoni; Hamkah; Istia, Penina
JURNAL SIMETRIK Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Simetrik (Sipil, Mesin, Listrik)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v13i2.1675

Abstract

Kerusakan jalan yang terjadi pada Kota Ambon dimana jalan tersebut selalu terjadi retak-retak dan berlubang dikarenakan aspal yang terbuat dari residu minyak bumi yang semakin hari semakin menipis kemudian membuat masyarakat tidak nyaman dalam berkendara, oleh karena itu perlu penambahan bahan untuk meningkatkan kualitas aspal, maka itu penulis memakai limbah karet ban bekas sebagai bahan tambah dalam campuran aspal AC-WC.Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar aspal campuran AC-WC berdasarkan rumusan campuran kerja yang dipilih dan menganalisis pengaruh penambahan limbah karet ban bekas terhadap sifat marshall bagi campuran aspal AC-WC. Dari hasil pengujian dan analisis yang dilakukan penambahan kadar karet ban bekas yang paling efektif adalah pada kadar 6%, dengan kenaikan nilai stabilitas yaitu 1128,15 kg, VIM sebesar 3,27%, VMA sebesar 15,11 %,VFB sebesar 78,33%%, flow sebesar 3,37 mm dan MQ sebesar 335,48 kg/mm. Dibandingkan dengan nilai stabilitas tanpa penambahan karet ban bekas dengan nilai stabilitas yaitu 426,07 kg. Dan bahan tambah ban karet bekas dengan kadar 8% memiliki penurunan nilai stabilitas yaitu 988,93 kg. Kenaikan nilai stabilitas juga terdapat pada kadar 4% dengan nilai stabilitas yaitu 1220,96 kg. Kenaikan terjadi juga pada kadar 2% dengan nilai stabilitas yaitu1256,17 kg.