Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Penggunaan Dompet Digital dalam Transaksi Daring bagi Millennial Moms selama Pandemi Covid-19 Wenerda, Indah; Hariyanti, Nunik
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 21 No 3 (2023): Desember 2023
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v21i3.5572

Abstract

Millennial moms adalah kelompok ibu-ibu yang tumbuh dikelilingi oleh teknologi, internet, dan media sosial. Selama pandemi COVID-19 millennial moms melakukan alternatif dalam memenuhi kebutuhan keluarga secara daring. Pilihan ini dilakukan karena lebih cepat, praktis, dan harga lebih murah. Metode pembayaran pun juga dilakukan non tunai/cashless karena sejalan dengan protokol kesehatan. Fenomena ini digunakan sebagai landasan dalam penelitian ini untuk mengetahui praktik transaksi daring yang dilakukan oleh millennial moms. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus pada millennial moms di Yogyakarta. Pemilihan pada millennial moms dipilih secara purposive sampling yakni perempuan yang lahir antara akhir 80-an dan 90-an, sudah menikah, memiliki anak, aktif menggunakan internet, dan aktif melakukan transaksi daring selama pandemi COVID-19. Metode pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan wawancara mendalam namun tidak terstruktur. Hasil penelitian menunjukan bahwa millennial moms melakukan pembelian barang secara daring untuk barang-barang tertentu yang tidak ada di swalayan. Metode pembayaran yang digunakan tidak semua millennial moms menggunakan aplikasi dompet digital melainkan ada yang menggunakan metode COD. Kesenjangan digital menjadi penyebab pada praktik ini yakni poin kecakapan digital/digital skills yang harus dimiliki pengguna agar transaksi daring terjadi. Dengan demikian seluruh pengguna dompet digital khususnya millennial moms dapat mengasah kecakapan digitalnya agar praktik transaksi daring dapat dilakukan dengan baik, bijak, dan aman.
Peningkatan Literasi PKK Argosari, Sedayu, Bantul melalui Membacakan Nyaring Hariyanti, Nunik; Mahanani, Wahidah; Nabilah, Rifdah Zulfah Ghina; Salim, Mufid; Nur, Fitrinanda An
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 7 No 1 (2023): Volume 7 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v7i1.17648

Abstract

Kalurahan Argosari, Sedayu, Bantul is strategically located because it connects three regencies, namely, Bantul, Kulon Progo, and Sleman. This strategic location needs to be balanced with sufficient knowledge and literacy for the community. This literacy ability is how an individual can process information and knowledge for life skills. Currently, the people in Argosari Village, Sedayu, Bantul are still faced with literacy and low interest in reading. Therefore, this community service program aims to improve the community's ability in the field of literacy and help reduce household waste through processing and reading aloud. The method used in training to read aloud is the stages of preparation, implementation, and after reading. The partners involved in this activity are the PKK group from Kalurahan Argosari, Sedayu, Bantul, DIY. The result of the activity is that increasing literacy can be started from the family consistently at home for 15 minutes every day by reading aloud. The impact of this activity is that the people who previously already had the provision of information became increasingly knowledgeable so that they had great potential to be applied in their respective homes.
Peningkatan Employability Penyandang Disabilitas Melalui Pelatihan Service Excellence dan Personal Branding Berbasis Strength-Based Model Hamdi, Muhammad; Rini, Poppy Laksita; Hariyanti, Nunik
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2026): January 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i1.7697

Abstract

Tujuan dari Program Pengabdian Masyarakat ini Adalah merespons rendahnya partisipasi penyandang disabilitas dalam dunia kerja di Yogyakarta. Meskipun dikenal sebagai daerah inklusif, data menunjukkan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja penyandang disabilitas hanya mencapai 35 persen dari hampir 3.000 penyandang disabilitas usia produktif. Program bermitra dengan Himpunan Disabilitas Muhammadiyah Yogyakarta yang baru terbentuk akhir 2023 dengan 10 anggota dan 20 disabilitas binaan. Dua permasalahan prioritas diidentifikasi: kurangnya kompetensi kerja di sektor hospitality dan rendahnya kemampuan personal branding yang terhambat stigma sosial. Tujuan program adalah meningkatkan kompetensi penyandang disabilitas sesuai kebutuhan industri jasa, membangun personal branding profesional, dan memfasilitasi link and match dengan industri hospitality. Metode pelaksanaan mengadopsi Social Cognitive Career Theory dan Strength Based Model yang dirancang dalam 10 tahapan selama 8 bulan, dimulai dari sosialisasi, asesmen kesiapan menggunakan StrengthsFinder, pelatihan personal branding dan service excellence inklusif. Inovasi teknologi berupa platform website portofolio dikembangkan untuk mendokumentasikan kompetensi peserta, didukung video pembelajaran ramah disabilitas dan peralatan profesional. Hasil pelatihan menunjukkan 90 persen peserta meningkat pemahaman standar layanan, 85 persen berhasil menyusun profil profesional, dan beberapa peserta diterima magang dengan peluang rekrutmen permanen. Program menghasilkan luaran artikel ilmiah, publikasi media massa, poster, video kegiatan, website portofolio, dan rekognisi mahasiswa dalam mata kuliah. Program ini membuktikan bahwa pendekatan terintegrasi dapat mengatasi hambatan kompetensi dan personal branding penyandang disabilitas, membuka ekosistem kerja inklusif di Yogyakarta
Analisis Semiotika Pola Asuh Orang Tua dalam Drama Korea “Crash Course in Romance” Mardhatillah, Azzahra; Hariyanti, Nunik
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v6i2.7370

Abstract

Dalam masyarakat modern, pola asuh orang tua memainkan peran penting dalam membentuk perkembangan anak, baik secara emosional, sosial, maupun akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pola asuh orang tua terhadap anak yang digambarkan dalam drama Korea "Crash Course in Romance" menggunakan pendekatan semiotika Ferdinand de Saussure. Metode penelitian deskriptif kualitatif digunakan untuk menganalisis tanda (signifier) dan makna (signified) yang terdapat dalam adegan drama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh permisif, yang terlalu berfokus pada pencapaian akademik, sering kali mengabaikan kebutuhan emosional anak dan berisiko menyebabkan tekanan psikologis. Sebaliknya, pola asuh demokratis yang menekankan empati dan komunikasi mendukung kesejahteraan anak secara holistik. Drama ini memberikan wawasan berharga tentang pentingnya pola asuh yang seimbang dan adaptif dalam menghadapi tantangan pendidikan modern.
Representasi peran Ayah dalam pola asuh pada akun tiktok @babehnya seiji Kamilah, Pika Lailatul; Hariyanti, Nunik
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 12 No 1 (2026): April 2026 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jk.v12i1.43509

Abstract

Abstract The phenomenon of fatherlessness remains a social problem, especially in Indonesia, caused by the lack of involvement of fathers in child rearing, which is often influenced by social constructs that place fathers solely as breadwinners, with child rearing becoming the responsibility of mothers. The development of social media, especially TikTok, has provided a new space for the dissemination of educational content that can build an understanding of the role of fathers in child rearing. One of the content creators who consistently raises this issue is the @Babehnya Seiji account. This study aims to analyze the representation of the role of fathers in child-rearing patterns as presented through the TikTok content of @Babehnya Seiji using the perspectives of Stuart Hall's representation theory and Diana Baumrind's parenting style theory. This study uses a qualitative approach with content analysis methods. Data was obtained through observation and documentation of a number of videos uploaded by the account, focusing on visual narratives, verbal messages, and parenting practices displayed. The results of the study show that the TikTok content @Babehnya Seiji represents the role of fathers as individuals who are present both physically and emotionally, actively involved in their children's lives, and role models in shaping their children's character, courage, and independence. This representation is a form of deconstruction of the dominant meaning that limits the role of fathers as breadwinners. Keywords: Representasi; Fatherless; pola asuh; TikTok.   Abstrak Fenomena fatherless yang masih menjadi permasalahan sosial terutama di indonesia, diakibatkan minimnya keterlibatan peran ayah dalam pengasuhan anak, karena  seringkali dipengaruhi konstrusi sosial yang menempatkan seorang ayah sebagai figur pencari nafkah, dan pengasuhan anak menjadi tanggung jawab dari ibu. Adanya perkembangan media sosial, terutama TikTok, memberikan ruang baru untuk penyebaran konten edukatif yang mampu membangun pemaknaan peran ayah dalam pengasuhan anak. Salah satu dari konten kreator yang konsisten mengakat isu tersebut adalah akun @Babehnya Seiji. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa representasi peran ayah dalam pola asuh anak yang ditampilkan melalui konten TikTok @Babehnya Seiji dengan menggunakan perspektif teori representasi Stuart Hall dan teori pola asuh Diana Baumrind. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode anlisis isi. Berdasarkan hasil observasi dan dokumentasi terhadap sejumlah video yang diunggah akun tersebut, dengan fokus pada narasi visual, pesan verbal, dan praktik pengasuhan yang ditampilkan, hasil penelitian menunjukan, konten TikTok @Babehnya Seiji merepresentasikan peran ayah sebagai seorang yang hadir baik secara langsung maupun emosial, aktif terlibat dalam kehidupan anak, dan menjadi role model dalam mebentuk karakter, keberania, dan kemandirian anak. Representasi ini menjadi bentuk dekonstruksi terhadap makna dominan yang mebatasi peran ayah sebagai pencari nafkah. Meninjau dari pola asuh Diana Baumrind, pola asuh demokratis lebih dominan diterapkan berdasarkan adanya komunikasi dua arah, pemberian ruang serta adanya dukungan emosional. Pola asuh permisif dan otoriter hanya muncul secara kontekstual, menunjukan adanya fleksibilitas dalam pengasuhan. Dengan demikian, konten dari @Babehnya Seiji bermanfaat sebagai edukasi peningkatan sesadaran masyarakat dalam mencegah isu fatherless. Kata-kata kunci: Representasi; Fatherless; pola asuh; TikTok.