Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PENINGKATAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN KEMANDIRIAN KADER KESEHATAN MASYARAKAT DALAM PENANGGULANGAN PENYAKIT TUBERKULOSIS (TBC) DI WILAYAH BIDARA CINA, JAKARTA TIMUR Anung Ahadi Pradana; Renta Sianturi; Rohayati
Jurnal Mitra Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2019): Jurnal Mitra Masyarakat : Special Edition I
Publisher : STIKes Mitra Keluarga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.191 KB)

Abstract

Tuberkulosis paru merupakan penyakit menular langsung yang disebabkan oleh kuman TBC (Mycobacterium tuberculosis). Data penderita TBC di wilayah Jakarta pada Tahun 2015 sebesar 0,6% dari jumlah penduduk dan menempati peringkat ketiga provinsi dengan jumlah penderita terbesar. Peran kader dalam menanggulangi kondisi TBC di masyarakat memiliki dampak yang besar dalam upaya meningkatkan tingkat pengetahuan dan pemahaman masyarakat.Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemandirian kader kesehatan dalam menanggulangi masalah TBC di wilayah Bidara Cina, Jakarta.Hasil yang diperoleh menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kemampuan kader dalam memberikan penyuluhan kesehatan TBC bagi masyarakat di Wilayah Bidara Cina.Pentingnya pendampingan lebih lanjut serta kerjasama lintas sektoral diperlukan dalam mempertahan kelangsungan peran kader TBC.
PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG KELUARGA BERENCANA IBU NIFAS DALAM RANGKA MENINGKATKAN DERAJAT KESEHATAN KELUARGA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KARANG KITRI, MARGAHAYU, BEKASI TIMUR Lina Herida Pinem; Rohayati; Selvi Rohani Pardede; Anggi Srikurniawati
Jurnal Mitra Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2019): Vol. 1 No. 2 (2019): Jurnal Mitra Masyarakat : Special Edition II
Publisher : STIKes Mitra Keluarga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.847 KB)

Abstract

Keluarga Berencana adalah upaya mengatur kelahiran anak, jarak dan usia ideal melahirkan, mengatur kehamilan, melalui promosi, perlindungan, dan bantuan sesuai hak reproduksi untuk mewujudkan keluarga berkualitas. Kegiatan program penyuluhan kesehatan ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan alat dan obat kontrasepsi serta meningkatkan frekuensi pelayanan keluarga berencana yang dapat dengan mudah dimanfaatkan oleh keluarga pra sejahtera dan keluarga sejahtera. Metode dalam pelaksanaan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah dilakukan penyuluhan atau pemaparan materi mengenai keluarga berencana dengan bentuk kelompok, pemberian materi dan diskusi disertai tanya jawab yang bertujuan agar para ibu nifas lebih memahami tentang informasi keluarga berencana. Kegiatan ini diikuti oleh ibu nifas yang berjumlah 20 orang. Hasil pre-test responden ibu nifas yang mengetahui informasi mengenai keluarga berencana sebanyak 9 orang ibu nifas (42,1%), sedangkan hasil yang lain yakni post-test pada responden ibu nifas yang mengetahui informasi mengenai keluarga berencana sebanyak 20 orang ibu nifas (100%).
PENINGKATAN PERAN KADER DALAM PENCEGAHAN PENYAKIT TB DI KELURAHAN PENGASINAN BEKASI Anung Ahadi Pradana; Rohayati
Jurnal Mitra Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2019): Vol. 1 No. 2 (2019): Jurnal Mitra Masyarakat : Special Edition II
Publisher : STIKes Mitra Keluarga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.281 KB)

Abstract

Tuberkulosis paru merupakan penyakit menular langsung yang disebabkan oleh kuman TB (Mycobacterium tuberculosis) dan memerlukan penanganan dari berbagai pihak. Angka kejadian TB yang semakin meningkat setiap tahun di Indonesia membutuhkan penanganan berkelanjutan dan lintas sektor dengan melibatkan masyarakat sebagai bagian yang turut berperan. Pentingnya peran masyarakat melalui kader kesehatan dalam mencegah penularan penyakit TB melalui pendidikan kesehatan bagi masyarakat menjadi salah satu kunci yang perlu mendapat perhatian lebih lanjut. Pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini dilakukan untuk meningkatkan peran kader kesehatan dalam mencegah TB melalui penyegaran ilmu dan kemampuan memberikan penyuluhan kesehatan. Pentingnya Pemerintah melalui Dinas Kesehatan untuk secara terus menerus meningkatkan, memotivasi, serta menjalin hubungan baik dengan kader dan pihak swasta dapat menjadi kekuatan kuat dalam mencegah meningkatnya angka penularan TB di masyarakat.
UPAYA PENINGKATAN PERILAKU PENCEGAHAN DBD MELALUI PEMBERDAYAAN KADER JUMANTIK DI DESA PARUNG SARI KECAMATAN TELUK JAMBE Lastriyanti; Rohayati; Susi Hartati; Yeni Mauliawati; Lisbeth Pardede; Lina Herida Pinem; Yeni Iswari; Edita Puji Astuti
Jurnal Mitra Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2019): Vol. 1 No. 2 (2019): Jurnal Mitra Masyarakat : Special Edition II
Publisher : STIKes Mitra Keluarga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.894 KB)

Abstract

Prevalensi penyakit demam berdarah masih cukup tinggi di Indonesia. Peran berbagai pihak dalam mencegah munculnya penyakit tersebut sangat diperlukan. Kader jumantik memiliki peranan yang sangat penting dalam mengedukasi masyarakat tentang bahaya DBD, mengecek faktor resiko DBD dan memotivasi masyarakat untuk menghilangkan resiko tersebut. Hasil pengumpulan data awal menunjukkan bahwa belum ada kader Jumantik dan belum dilaksanakan pelatihan kader Jumantik. Tujuan Pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan kader jumantik dalam pencegahan DBD. Pengabdian dilakukan melalui pelatihan kader selama dua hari yang diikuti 35 kader. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan oleh tim dosen S1 Keperawatan yang melibatkan mahasiswa S1 Keperawatan dan Mahasiswa KKN dari Universitas Budi Luhur. Pelatihan dilaksanakan selama 2 hari yaitu Rabu, 13 Februari dan Kamis 14 Februari 2019. Hasil kegiatan menunjukkan terjadi peningkatan rerata pengetahuan dalam kategori baik dari 70,59% menjadi 100%. Hasil uji statistic menggunakan wolcoxon test menunjukkan bahwa terdapat perbedaan nilai rerata pengetahuan kader sebelum dan sesudah intervensi (p value 0,00). Puskesmas setempat dapat memberdayakan kader Jumantik dalam mencegah penyakit DBD di masyarakat.
PENINGKATAN PENGETAHUAN PERAWAT KESEHATAN MASYARAKAT TERHADAP PERSIAPAN MITIGASI KEJADIAN LUAR BIASA (KLB) PADA KELOMPOK LANSIA Anung Ahadi Pradana1, Rohayati2
Jurnal Mitra Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Mitra Masyarakat
Publisher : STIKes Mitra Keluarga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.368 KB)

Abstract

Keadaan luar biasa (KLB) menjadi salah satu tantangan kesehatan terbesar yang dihadapi kelompok rentan. Lansia sebagai salah satu kelompok rentan mengalami gangguan kondisi kesehatan yang lebih besar saat KLB jika dibandingkan dengan kelompok usia lain. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan oleh tim keperawatan gerontik STIKes Mitra Keluarga dengan target perawat kesehatan masyarakat untuk meningkatkan pemahaman perawat terhadap mitigasi KLB pada kelompok lansia agar dampak yang terjadi dapat menjadi minimal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perubahan pemahaman perawat yang ditunjukkan dengan peningkatan hasil pre-test dan post-test setelah kegiatan berlangsung menggunakan uji wilcoxon (sig. = .000). Kesimpulan dari kegiatan ini adalah Perawat kesehatan masyarakat sebagai ujung tombak pelayanan keperawatan di lingkup komunitas perlu mendapatkan update dan pemberian informasi secara berkelanjutan terkait proses mitigasi pada kelompok lansia dan kelompok rentan lainnya sebagai salah satu upaya meminimalisir dampak yang akan terjadi.
PENDIDIKAN KESEHATAN ONLINE MENGGUNAKAN KOMIK MENINGKATKAN PENGETAHUAN PENCEGAHAN COVID 19 PADA SISWA SEKOLAH DASAR Rohayati, Yeni Iswari, Anung Ahadi Pradana
Jurnal Mitra Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Mitra Masyarakat
Publisher : STIKes Mitra Keluarga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.013 KB)

Abstract

Prevalensi penyakit COVID 19 pada anak cenderung lebih rendah dibanding kelompok usia lainnya. Meskipun begitu, anak dapat menjadi carrier yang menularkan virus. Kebijakan menunjukkan bahwa pembelajaran tatap muka di sekolah akan mulai dibuka seiring dengan penurunan prevalensi dan cakupan vaksinasi yang meningkat. Oleh karena itu, siswa harus diberikan edukasi agar dapat mencegah penularan COVID 19 pada dirinya dan lingkungan sekitarnya. Tujuan Pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan siswa sebagai dokter kecil UKS dalam pencegahan penyakit COVID 19. Pengabdian dilakukan melalui pendidikan kesehatan online yang diikuti oleh Dokter Cilik UKS SDIT Thariq Bin Ziyad. Hasil kegiatan menunjukkan terjadi peningkatan rerata pengetahuan dalam kategori baik dari 70,59% menjadi 100%. Hasil uji statistic menggunakan wilcoxon test menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan nilai pengetahuan dokter cilik sebelum dan sesudah intervensi (p value 0,83). Penggunaan teknologi dan media edukasi sesuai dengan karakteristik siswa dapat dipilih sebagai salah satu alternative edukasi saat pandemic atau pembatasan interaksi lainnya
Aplikasi Berbasis Android dalam Penanganan Obesitas Anak Usia Sekolah: Literature Review Khoirunnisa As Syifa; Rohayati Rohayati; Nesya Pradini Verdyan; Parikesit Nuril Kartika; Rara Angia Suci; Rohmawati Rohmawati; Veny Latifani
Jurnal Teknologi Kesehatan (Journal of Health Technology) Vol. 17 No. 1 (2021): June
Publisher : POLTEKKES KEMENKES YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29238/jtk.v17i1.960

Abstract

Obesitas merupakan masalah kesehatan masyarakat di dunia yang terus meningkat seiring waktu. Obesitas pada usia anak akan berlanjut hingga usia dewasa jika tidak segera ditangani. Program pencegahan obesitas pada anak dapat dilakukan dengan menginterasikan teknologi. Literatur review ini bertujuan untuk mengetahui aplikasi berbasis android yang digunakan dalam pencegahan obesitas pada anak. Tulisan ini menggunakan pendekatan literatur review. Penelusuran elektronik meliputi database Pubmed, Clinical Key Nursing, Science Direct, EbscoHost dan Proquest menggunakan kata kunci yang sudah ditentukan. Kriteria inklusi artikel adalah dipublikasikan antara tahun 2015-2020, berbahasa Inggris, populasi intervensi pada anak usia sekolah dasar. Sembilan artikel memenuhi kriteria inklusi. Analisis yang dilakukan dengan menggunakan tema. Hasil menunjukkan bahwa aplikasi yang digunakan dalam pencegahan obesitas anak terbagi menjadi aplikasi berbasis android/ smartphone, aplikasi berbasis telehealth dan mHealth, aplikasi berbasis social media serta digital device yang dikenakan ditubuh. Studi selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan prototype aplikasi pencegahan obesitas berbasis teknologi dengan memperhatikan perkembangan anak dan sosial budaya.
EFEKTIVITAS TERAPI MUSIK DALAM MENGURANGI NYERI PERSALINAN PADA WANITA PRIMIPARA : LITERATURE REVIEW Arindra Dwi Angraini; Dianatika Azmmi; Dinda Zulyarnis; Fatmawati Wati; Rohayati
Buletin Kesehatan: Publikasi Ilmiah Bidang kesehatan Vol 5 No 1 (2021): Buletin Kesehatan: Publikasi Ilmiah Bidang Kesehatan
Publisher : AKPER Pasar Rebo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.784 KB) | DOI: 10.36971/keperawatan.v5i1.84

Abstract

Background :In pregnant women, labor pain may be the main thing to worry about, especially in primiparous women. Labor pain that is so increased, can hamper the delivery process due to disruption of body homeostasis. Objective : To determine the effectiveness of giving music therapy to primiparous pregnant women to reduce labor pain. Method : The method of writing this article is through a simple approach. Searching the article database using PubMed and Science Direct resulted in 6 articles. Results : The administration of music therapy to primiparous women during labor was quite effective in reducing pain. The results of pain reduction between the group given and the control group or without the intervention were quite significant. Music therapy not only reduces labor pain but also affects the anxiety of the mother during labor. Conclusion : Music therapy can reduce labor pain and reduce anxiety in primiparous women.
Analisis Deskriptif Pencapaian Audit Mutu Internal Stikes Mitra Keluarga rentang 2019-2020 Anung Ahadi Pradana; Lina Herida Pinem; Susi Hartati; Guntari Prasetya; Rohayati Rohayati; Elfira Maya Sari; Intan Kurnia Putri
Jurnal Penjaminan Mutu Vol 8 No 02 (2022)
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.851 KB) | DOI: 10.25078/jpm.v8i02.1142

Abstract

quality assurance system is one of the steps for higher education in improving the quality of the implementation of the Tridharma and services to the community as a form of Good University Governance. In implementing the internal quality assurance system, STIKes Mitra Keluarga has been implementing it since 2015 and always conducts analysis regularly every year. The type of research carried out is a descriptive analysis of the data from the implementation of the Internal Quality Audit (AMI) conducted by LPMI STIKes Mitra Keluarga in 2018/19 and 2019/20. The data obtained are then compared with the results between the items of conformity (KS) and non-compliance (KTS) from Education Standards, Research Standards, PKM Standards and Internal Driven Standards (Student Admission (PMB), Student Affairs, Graduates, Management Information Systems (SIM) and Cooperation). The results of the descriptive analysis carried out found an increase in the percentage of conformity (KS) and a decrease in the percentage of non-conformance (KTS) from the implementation of the Internal Quality Audit in 2018/19 and 2019/20. Several operational problems related to the implementation of the quality management system. Based on the results of the internal quality audit, several problems were found related to the implementation of the quality assurance system, including: 1) Not 100% of the STIKes Mitra academic community has a high awareness of quality commitment and performance documentation, 2) Auditees are not 100% obedient in the use of procedure manuals and still often replace documents without legal aspects from LPM, and 3) Efforts to achieve standards have not been carried out overall. The prevention strategies planned by STIKes Mitra Keluarga include: 1) Refreshing the quality commitment of the STIKes Mitra Keluarga academic community, 2) At the beginning of each semester, documents will be issued from the UPM of each study program and the frequency of monitoring and evaluation of the use of documents will be increased, 3) STIKes Mitra Keluarga leaders need to motivate the entire community to try to implement a strategy to achieve quality standards, 4) Make quality standards as indicators in strategic plans, and 5) Implement a system of rewards and punishments.
HUBUNGAN MOTIVASI PERAWAT DENGAN PELAKSANAAN DOKUMENTASI EDUKASI KEPERAWATAN DI RUANG INTENSIF RUMAH SAKIT A BEKASI Ima Sugiarti; Rohayati Rohayati
Jurnal Mitra Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Mitra Kesehatan
Publisher : STIKes Mitra Keluarga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47522/jmk.v5i1.161

Abstract

Pendahuluan: Penulisan dokumentasi edukasi kesehatan menjadi bagian elemen penilaian Akreditasi Rumah Sakit dan penilaian kinerja perawat dalam menjaga kualitas serta mutu pelayanan rumah sakit. Kelengkapan dokumentasi edukasi masih kurang sesuai komponen penilaian. Berbagai faktor dapat mempengaruhi kelengkapan dokumentasi edukasi kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan motivasi perawat dengan pelaksanaan dokumentasi edukasi kesehatan di Ruang Intensif Rumah Sakit A Bekasi. Metode: Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Cross-sectional. Sampel berjumlah 55 responden yang diambil secara total sampling. Data dianalisis dengan uji Chi Square menggunakan software statistic menggunakan software statistic. Hasil: rata-rata usia perawat berusia 37,78 tahun, rerata lama kerja adalah 14 tahun, sebanyak 46 responden (83,6%) berjenis kelamin perempuan. Pada umumnya perawat berpendidikan D3 keperawatan yaitu sebanyak 37 responden (67,3%). Sebagian besar yang menjadi responden memiliki motivasi yang baik dalam mendokumentasikan edukasi kesehatan yaitu sebanyak 21 responden (38,2%). Sebagian besar pelaksanaan dokumentasi edukasi kesehatan diruang intensif kategori lengkap yaitu sebanyak 34 responden (61,8%). Hasil uji chi square diperolah P value = 0,001 (a < 0,05) artinya terdapat hubungan antara motivasi perawat dengan pelaksanaan pendokumentasian edukasi kesehatan di Ruang Intensif. Kesimpulan: Penelitian menunjukkan bahwa motivasi perawat berhubungan dengan pelaksanaan pendokumentasian edukasi kesehatan di Ruang Intensif Rumah Sakit A Bekasi. Hasil penelitian ini dapat dijadikan bahan meningkatkan layanan kepada pasien.