Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Agrokompleks

Pengaruh penambahan effective microorganism 4 (EM4) dengan level yang berbeda terhadap kandungan nutrient gosse (Ceratophyllum Sp Fadly, Muhammad; Aksan, Fitriana; Harifuddin, Harifuddin; Alwi, Windawati; Mubarak, Sultan
Agrokompleks Vol 25 No 1 (2025): Agrokompleks Edisi Januari
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/japp.v25i1.912

Abstract

Penggunaan limbah perikanan sebagai bahan pakan alternatif telah dianggap sebagai solusi yang efektif dalam menghadapi masalah ketersediaan bahan baku pakan. Salah satu limbah yang memiliki potensi untuk diolah menjadi pakan ternak adalah Gosse. Namun, terdapat hambatan dalam penggunaan Gosse sebagai pakan Itik karena kandungan nutrisinya belum optimal untuk memenuhi kebutuhan gizi Itik, sehingga dilakukan fermentasi pakan untuk mengatasi hal tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana perubahan kualitas nutrisi Gosse setelah ditambahkan dengan EM4. Penelitian ini berlangsung di Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene dan Kepulauan, dengan analisis proksimat meliputi kadar air, kadar abu, protein kasar, serat kasar, dan lemak kasar yang dilakukan di laboratorium kampus tersebut. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan tiga ulangan. Adapun perlakuan yang diterapkan adalah: P0 (Gosse tanpa penambahan EM4), P1 (penambahan EM4 sebanyak 5%), P2 (penambahan EM4 sebanyak 10%), dan P3 (penambahan EM4 sebanyak 15%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas nutrisi terbaik untuk kadar air dan kadar lemak kasar ditemukan pada perlakuan P0 (tanpa EM4), sedangkan kadar abu terbaik diperoleh pada perlakuan P2 (penambahan EM4 10%). Untuk protein kasar dan lemak kasar, hasil optimal tercapai pada perlakuan P3 (penambahan EM4 15%), yang masih memerlukan uji lebih lanjut pada level yang lebih tinggi.
Pengaruh Suplementasi Tepung Jintan Hitam dan Tepung Daun Mengkudu terhadap Organ Reproduksi Puyuh Betina Masir, Ummul; Alwi, Windawati; Nur, Khaeriyah; Zulkarnain, Ahmad; Permatasari, Gita
Agrokompleks Vol 25 No 2 (2025): Vol 25 No 2 (2025): Agrokompleks Edisi Juli
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/japp.v25i2.939

Abstract

Quail (Coturnix coturnix japonica) is an egg-producing poultry species whose optimal egg production relies on reproductive health, which can be supported by adding herbal supplements to the feed. This study investigated the potential of black cumin meal (BCM) and noni leaf meal (NLM) on the reproductive quality of female quail. Ninety-six heads of quails aged 66 days were maintained for 28 days with the following treatment: T0= Basal Feed (BF); T1= BF + 1% BCM + 3% NLM; T2= BF + 2% BCM + 3% NLM; T2= BF + 2% BCM + 2% NLM; T3= BF + 3% BCM + 1% NLM. Two head quails in each unit were necropsied to observe the parameters of the study, such as: weight and length of the oviduct, oviduct presentation, reproductive organ presentation, ovary weight, number and weight of yellow follicles, and weight of white follicles. The data were analyzed using a completely randomized design (CRD) with four treatments and three replications. The results showed that BCM and NLM supplementation only affected the weight of the oviduct and ovary (P<0.05); otherwise, there was no effect (P>0.05). No additional protein source is responsible for this finding; instead, the antioxidant content of the supplement serves to maintain livestock health. A combination of BCM and NLM can be recommended as a feed supplement at a rate of up to 1-3%.