Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN PROGRAM LATIHAN EKSTRAKURIKULER TIPE A-B-C BAGI TIM BOLA VOLI SEKOLAH DASAR Tapo, Yohanes Bayo Ola; Bile, Robertus Lili; Natal, Yanuarius Richardus; Itu, Delviana
Jurnal Edukasi Citra Olahraga Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jor.v5i1.5134

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Program Latihan Ekstrakurikuler Tipe A-B-C Bagi Tim Bola Voli Tingkat SD. Penelitian ini lebih difokuskan pada pembuatan produk dan validasi kelayakan produk sebagai panduan pelaksanaan kegiatan latihan ekstrakurikuler bola voli. Desain Penelitian menggunakan penelitian pengembangan dengan pengujian internal desain (validasi ahli) menggunakan angket skala nilai. Data penelitian dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian: (a) produk akhir pengembangan Program Latihan Ekstrakurikuler Tim Bola Voli Putri SD Natakupe, (b) Berdasarkan hasil validasi ketiga ahli, yaitu (ahli 1: 47, Ahli 2: 47, dan Ahli 3: 49), yang berada pada interval kategori perhitungan (µ+1,0?) ? X = 37 ? X atau Kategori Layak, sehingga Layak digunakan sebagai panduan pelaksanaan kegiatan latihan ekstrakurikuler Tim Bola Voli Putri SD Natakupe.
Analisis Kebugaran Jasmani Siswa Sekolah Dasar dan Menengah di Kecamatan Golewa Bile, Robertus Lili; Tapo, Yohanes Bayo Ola; Dopo, Fransiskus Solanus
Jurnal Porkes Vol 8 No 3 (2025): December: Article in Progress
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/porkes.v8i3.31631

Abstract

This study aims to evaluate the physical fitness levels of elementary and middle school students in Golewa District. This quantitative cross-sectional study involved a population of 547 students from 5 schools. A sample of 222 students was selected purposively. The measurement instrument used was the Indonesian Student Fitness Test (TKSI). Data analysis techniques were analyzed descriptively using SPSS 25 and TKSI standard norms. The results of the fitness study did not increase linearly with age. Phases A (grades 1-2 elementary school) and C (grades 5-6 elementary school) showed a good category (scores of 3.96 and 3.92), while phases B (grades 3-4 elementary school), D (junior high school), and EF (senior high school) were in the sufficient category (scores of 3.4, 3.58, and 3.54). Cardiovascular endurance declined consistently to the poor category (2.7) in high school, while muscle strength remained relatively stable. The results show a fluctuating pattern of fitness development. Fitness was relatively high in the early phase (grades 1–2) and late elementary school (grades 5–6), but declined in the middle of elementary school (grades 3–4) and remained consistently low in junior high and high school. The component that declined the most was cardiovascular endurance, while muscle strength remained relatively stable in all phases. It was concluded that fitness development is fluctuating and is determined more by the quality of learning and consistency of physical activity than by age alone.
Pelatihan Strategi Permainan Bola Voli Berbasis Opposite Hitter bagi Guru PJOK SMP/SMA/SMK di Kecamatan Bajawa Tapo, Yohanes Bayo Ola; Natal, Yanuarius Richardus; Bela, Fransiskus Leonard; Ewa, Adrianus Alfaro
Room of Civil Society Development Vol. 4 No. 6 (2025): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.831

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) SMP/SMA/SMK se-Kecamatan Bajawa dalam menerapkan strategi permainan bola voli modern berbasis penggunaan pemain opposite hitter. Kegiatan dirancang menggunakan pendekatan pelatihan partisipatif yang mengintegrasikan seminar dan diskusi interaktif, simulasi taktis, serta praktik lapangan. Peserta kegiatan berjumlah 59 orang yang terdiri atas guru PJOK, siswa-siswi anggota tim bola voli sekolah, serta mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR) STKIP Citra Bakti sebagai pendamping lapangan. Evaluasi efektivitas kegiatan dilakukan melalui desain pretest–posttest untuk mengukur peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta terhadap konsep dan penerapan formasi opposite hitter. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang signifikan, di mana rata-rata skor peserta meningkat dari 59,5% pada pretest menjadi 90,1% pada posttest, atau mengalami kenaikan sebesar 30,6%. Selain peningkatan aspek kognitif, peserta juga menunjukkan kesiapan yang lebih baik dalam mengimplementasikan strategi opposite hitter dalam latihan dan permainan tim sekolah. Temuan ini mengindikasikan bahwa pelatihan berbasis praktik dan pendampingan langsung efektif dalam memperkuat kapasitas guru PJOK sebagai pelatih serta siswa sebagai pemain, sekaligus mendorong penerapan spesialisasi peran yang lebih sesuai dengan tuntutan permainan bola voli modern.
Pelatihan Strategi Permainan Bola Voli Berbasis Opposite Hitter bagi Guru PJOK SMP/SMA/SMK di Kecamatan Bajawa Tapo, Yohanes Bayo Ola; Natal, Yanuarius Richardus; Bela, Fransiskus Leonard; Ewa, Adrianus Alfaro
Room of Civil Society Development Vol. 4 No. 6 (2025): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.831

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) SMP/SMA/SMK se-Kecamatan Bajawa dalam menerapkan strategi permainan bola voli modern berbasis penggunaan pemain opposite hitter. Kegiatan dirancang menggunakan pendekatan pelatihan partisipatif yang mengintegrasikan seminar dan diskusi interaktif, simulasi taktis, serta praktik lapangan. Peserta kegiatan berjumlah 59 orang yang terdiri atas guru PJOK, siswa-siswi anggota tim bola voli sekolah, serta mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR) STKIP Citra Bakti sebagai pendamping lapangan. Evaluasi efektivitas kegiatan dilakukan melalui desain pretest–posttest untuk mengukur peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta terhadap konsep dan penerapan formasi opposite hitter. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang signifikan, di mana rata-rata skor peserta meningkat dari 59,5% pada pretest menjadi 90,1% pada posttest, atau mengalami kenaikan sebesar 30,6%. Selain peningkatan aspek kognitif, peserta juga menunjukkan kesiapan yang lebih baik dalam mengimplementasikan strategi opposite hitter dalam latihan dan permainan tim sekolah. Temuan ini mengindikasikan bahwa pelatihan berbasis praktik dan pendampingan langsung efektif dalam memperkuat kapasitas guru PJOK sebagai pelatih serta siswa sebagai pemain, sekaligus mendorong penerapan spesialisasi peran yang lebih sesuai dengan tuntutan permainan bola voli modern.
Dampak Sarana dan Prasarana Olahraga Terhadap Motivasi Siswa Dalam Mengikuti Kegiatan Olahraga di Sekolah W. Ria, Paulus Theofilus; Koe, Yunita; Tapo, Yohanes Bayo Ola
Jurnal Riset Pendidikan Multidisiplin dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrppm.v1i4.136

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dampak sarana dan prasarana olahraga terhadap motivasi siswa dalam mengikuti kegiatan olahraga di sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, kuesioner, dan wawancara. Subjek penelitian adalah siswa dan guru di SMA Negeri 1 Bajawa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sarana dan prasarana olahraga yang memadai memiliki pengaruh positif terhadap peningkatan motivasi siswa dalam mengikuti kegiatan olahraga. Fasilitas olahraga yang tersedia di sekolah tidak hanya menunjang proses pembelajaran jasmani secara optimal, tetapi juga menumbuhkan minat, semangat, dan partisipasi aktif siswa. Dari wawancara dengan guru dan siswa, diketahui bahwa kenyamanan dan kelengkapan sarana olahraga menjadi faktor pendorong siswa untuk lebih antusias dalam kegiatan fisik. Selain itu, pengamatan langsung di lapangan memperlihatkan bahwa penggunaan fasilitas secara teratur dan terencana mampu menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan dan efektif. Temuan ini menegaskan pentingnya peran lingkungan fisik dalam proses pendidikan, khususnya dalam pendidikan jasmani. Dengan demikian, penyediaan dan pemeliharaan sarana olahraga yang berkualitas menjadi langkah strategis untuk meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam aktivitas olahraga di sekolah.
PENGGUNAAN LKPD SEBAGAI MEDIA PENDUKUNG PEMBELAJARAN PJOK DI SMKS PGRI BAJAWA Wae, Maria; Penu, Octavianus Marianus; Tapo, Yohanes Bayo Ola
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Vol. 2 No. 1 (2026): Januari-April
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cermat.v2i1.155

Abstract

Physical Education, Sports, and Health (PJOK) learning requires active student involvement both physically and mentally. However, in practice, PJOK learning still faces several challenges, such as differences in students’ abilities and the limited use of learning media that can help students understand practical activities systematically. One of the learning media that can be used to support PJOK instruction is the Student Worksheet (LKPD). This study aims to describe the use of LKPD as a supporting medium for PJOK learning at SMKS PGRI Bajawa. This research employed a qualitative descriptive approach with data collection techniques including observation, interviews, and documentation conducted during the Teaching Practice Program (PLP). The research subjects consisted of PJOK teachers and students. The results indicate that the use of LKPD helps teachers manage learning more systematically, increases students’ activeness and involvement in learning activities, and facilitates students’ understanding of PJOK materials. Therefore, LKPD can be considered an effective supporting medium for PJOK learning at SMKS PGRI Bajawa.
PENGGUNAAN PERMAINAN TRADISIONAL DALAM MATERI PJOK UNTUK PENGEMBANGAN GERAK DASAR MANIPULATIF SISWA FASE B DI SDI BAJAWA Toli, Albertianus; Waghe, Baldianus Fendrio; Tapo, Yohanes Bayo Ola
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Vol. 2 No. 1 (2026): Januari-April
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cermat.v2i1.189

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan permainan tradisional dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) terhadap pengembangan gerak dasar manipulatif siswa fase B di SDI Bajawa. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Sampel penelitian terdiri dari 40 siswa kelas IV yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen (20 siswa) yang mendapatkan pembelajaran PJOK berbasis permainan tradisional dan kelompok kontrol (20 siswa) yang mendapatkan pembelajaran PJOK dengan metode konvensional. Instrumen penelitian meliputi tes keterampilan manipulatif (melempar, menangkap, menendang, dan memukul), lembar observasi, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan keterampilan manipulatif pada kelompok eksperimen dibandingkan kelompok kontrol, dengan rata-rata skor posttest kelompok eksperimen sebesar 82,7 dan kelompok kontrol sebesar 71,2. Analisis statistik menggunakan uji t menunjukkan nilai p-value < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Selain itu, observasi menunjukkan bahwa siswa kelompok eksperimen lebih antusias, aktif, dan termotivasi dalam mengikuti pembelajaran. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa permainan tradisional efektif digunakan dalam pembelajaran PJOK untuk mengembangkan gerak dasar manipulatif sekaligus meningkatkan motivasi, partisipasi, kerja sama, serta menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya lokal.
PENERAPAN TEKNIK MENGONTROL BOLA PADA SISWA EKSTRAKURIKULER SEPAKBOLA DI SMPN SATAP 1 BAJAWA Bai, Martinus Batistan; Tapo, Yohanes Bayo Ola
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Vol. 2 No. 1 (2026): Januari-April
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cermat.v2i1.209

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan media pembelajaran berupa DVD video tutorial teknik dasar menendang dan mengontrol bola dalam pembelajaran sepak bola bagi peserta didik tingkat SMP. Penelitian dilaksanakan di SMPN SATAP 1 Bajawa dengan menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development). Subjek penelitian adalah peserta didik yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler sepak bola. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan berada pada kategori sangat baik dan layak digunakan dalam proses pembelajaran.
PROFIL KEBUGARAN JASMANI SISWA SMPN SATAP 1 BAJAWA TAHUN 2025 Dopo, Fransiskus Solanus; Tapo, Yohanes Bayo Ola
Jurnal Riset Pendidikan Multidisiplin dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2026): Februari-Maret 2026
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrppm.v1i5.196

Abstract

Kebugaran jasmani merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan fisik, mental, dan sosial siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil kebugaran jasmani siswa SMPN Satap 1 Bajawa tahun 2025 serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan populasi seluruh siswa sebanyak 60 orang, terdiri dari 41 siswi dan 19 siswa. Pengukuran dilakukan menggunakan Tes Kesegaran Jasmani Indonesia (TKJI) yang mencakup lima item tes, yaitu lari 50 meter, gantung siku tekuk, sit-up, loncat tegak, dan lari 1000 meter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki tingkat kebugaran jasmani pada kategori sedang menuju baik. Faktor-faktor yang berpengaruh antara lain aktivitas fisik harian, semangat belajar PJOK, bimbingan guru PJOK Bapak Dedy Demu, serta dukungan lingkungan sekolah. Berdasarkan wawancara dengan siswa Gelbi Goleng (kelas 9), Pier Aman (kelas 8), dan Rendi Redo (kelas 9), diketahui bahwa motivasi guru dan suasana pembelajaran yang menyenangkan sangat berperan dalam meningkatkan kebugaran siswa. Penelitian ini diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi sekolah dan guru PJOK dalam mengembangkan program latihan kebugaran jasmani di lingkungan pendidikan satu atap.
ANALISIS KESEHATAN MENTAL ANAK SDK NGEDUKELU DALAM PERSPEKTIF LINGKUNGAN SEKOLAH Ruju, Gabriel; Dinatha, Ngurah Mahendra; Wani, Bernabas; Bate, Nikodemus; Tapo, Yohanes Bayo Ola; Natal, Yanuarius Ricardus
Jurnal Edukasi Citra Olahraga Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jor.v6i1.6412

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh Kesehatan mental siswa sekolah dasar berperan penting dalam menunjang proses belajar dan perkembangan sosial. Pada siswa kelas tinggi, masih ditemukan gejala kecemasan ringan, rendahnya kepercayaan diri, serta konsentrasi yang tidak stabil, yang berkaitan dengan kualitas interaksi sosial dan kondisi lingkungan sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tingkat kesehatan mental siswa kelas IV–VI serta persepsi mereka terhadap lingkungan sekolah. Penelitian menggunakan desain kuantitatif deskriptif yang dilaksanakan di SDK Ngedukelu dengan melibatkan 49 siswa sebagai sampel yang dipilih secara purposive. Instrumen penelitian berupa angket skala Likert 4 poin untuk mengukur kesehatan mental siswa dan persepsi terhadap lingkungan sekolah. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesehatan mental siswa berada pada kategori baik dengan skor rata-rata sebesar 73,2%, sedangkan persepsi terhadap lingkungan sekolah berada pada kategori baik dengan skor 75%. Aspek hubungan guru–siswa memperoleh skor tertinggi sebesar 82%, sementara aspek kenyamanan ruang kelas menunjukkan skor terendah sebesar 69%. Secara deskriptif, persepsi positif terhadap lingkungan sekolah cenderung sejalan dengan kondisi kesehatan mental siswa. Penelitian ini menegaskan pentingnya sekolah menciptakan iklim yang aman dan suportif, dengan prioritas perbaikan pada aspek kenyamanan ruang kelas serta penguatan dukungan emosional dan relasi sosial di lingkungan sekolah.
Co-Authors Agustina Hermenti Wunu Awe, Ermelinda Yosefa Bai, Martinus Batistan Basri, Yulianus Bate, Nikodemus Bebhe, Serviani Bela, Fransiskus Leonard Belo, Arigius Bile, Robertus L. Bile, Robertus Lili Bile, Robertus Lili Bile Bili, Kristina Yasintha Ngodhu Bue, Madel Berta Dae, Wilgildus Lako Daga, Cornelis Oscar Dewa Deisharjo, Yohanes Desi, Avelina Kurniati Deu, Emanuel Sama Dhiu, Feliksia Djogo, Ronaldino Barbarigo Tage Dopo, Fransiskus Solanus Ebu, Maria Yasinta Engo, Maria Florentina Ewa, Adrianus Alfaro Fole, Fabianus Rollando Gowa Sunga, Yovita Klaudiana Gula, Yohanes Wilfianus Ina, Ludgardis Itu, Delviana Kae, Ester Rosadalima Kenge, Silvianus Lusiais Keo, Emanuel Koe, Yunita Kolong, Maria Yolanda Kolong, Maria Yuwinda Linung, Flafiana Mana, Lazarus Mau, Fridolin Narti Meka, Richardus Ulbadus Meo, Fransiskus Xaverius Meo, Maria Alfonsia Metu, Maria Anjelina Milo Neta, Evodius Reinaldi Naru, Yohanes Paulus De Brito Natal, Yanuarius Ricardus Natal, Yanuarius Richardus Ndaung, Yohanes Debrito Nenot, Angela Nensiana Neta, Yulianus Roinaldo Nggororng, Servulus Sevin Ngina, Maria Mustika Ngole, Walburga Martina Ngula, Martina Ngurah Mahendra Dinatha Nikodemus Bate Nona, Anastasia Owa Kale, Yosefina Panas, Yohanes Petrus Pase, Yohana Penu, Octavianus Marianus Pepana, Arsenius Eustadius Pili, Patricia Irene Piru, Nobertus Rengge, Blasius Reri, Melkianus Rewo, Josep Marianus Rewo, Josep Marsianaus Rewo, Yosep Marsianus Rita, Florida Robertus Lili Bile Ruju, Gabriel Sawa, Ronaldus Kristoforus Sipar, Paskalis Sonda, Berno Guido Suri, Kristina Sutomi, Renaldus Nani Syukur, Ferdinando Tanggo, Apolonaris Bergita Tawa, Elvidiana Tekla Rikarda Lengi Toli, Albertianus Tunga, Skolastika W. Ria, Paulus Theofilus Wae, Maria Waghe, Baldianus Fendrio Walu, Fransisca Carolina Wangge, Maria Carmelita Tali Wani, Bernabas Wea , Yovinianus Mbede Wea, Maria Rosari Wunu, Yustina