Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PENGARUH PELATIHAN TRICEP DIPS DAN TRICEP KICKBACK TERHADAP PENINGKATAN OTOT LENGAN ATLET BOLA BASKET PUTRI SMAK KOLESE SANTO YUSUF MALANG pelamonia, shandy pieter; Hariadi, Hariadi -
Jurnal Porkes Vol 2, No 2 (2019): Porkes
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.587 KB)

Abstract

Kondisi fisik adalah komponen yang sangat penting dalam melakukan aktivitas olahraga baik yang bersifat prestasi atau pembelajaran. Kekuatan merupakan komponen yang dominan dalam aktivitas olahraga seperti bola basket, sepak bola, bola voli dan bela diri. Bola basket salah satu olahraga yang dominan menggunakan komponen biomotor kekuatan baik lengan maupun tungkai.  Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui pengaruh pelatihan Tricep Dips dan tricep kickback terhadap peningkatan kekuatan lengan untuk mendukung salah satu teknik yang bertujuan mendapatkan poin yang ditujukan untuk atlet bola basket putri. Penelitian ini adalah metode penelitian ?Kuantitatif? dengan teknik eksperimen semu, penelitian yang dilakukan secara ketat untuk mengetahui sebab akibat di antara variabel. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah untuk menguji uji normalitas ganda, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Hasil analisis dapat diketahui bahwa hasil rerata kelompok tricep dips untuk peningkatan kekuatan otot lengan ada peningkatan dari pre-test (7,25) dan post-test (14,75). Pada kelompok tricep kickback untuk peningkatan kekuatan otot lengan dari pre-test (11) dan post-test (12,5). Untuk kelompok kontrol memiliki rerata peningkatan kekuatan otot lengan dari pre-test (10,5) dan post-test (10,5).
PENGARUH KUALITAS SARANA PRASARANA TEMPAT GYM TERHADAP TINGKAT KEPUASAN KONSUMEN DI GARUDA FITNESS KOTA SELONG Muhlis, Muhamad Zainul; Hariadi, Hariadi -; Mahfuz, Mahfuz -
Jurnal Porkes Vol 2, No 1 (2019): PORKES
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.815 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas sarana prasarana terhadap tingkat kepuasan konsumen dalam melakukan gym di Garuda fitness. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survey. Dalam penelitian ini menggunakan teknik probability sampling. Sampel penelitian ini 30 member Garuda Fitness. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dengan pengukuran skala likert 5, dari skor 1?5. Bedasarkan hasil analisa data dan pembahasan dapat diambil kesimpulan, bahwa tingkat kepuasan konsumen terhadap kualitas sarana prasarana merupakan sangat puas dengan presentase (82,79%). Adapun tingkat kepuasan masing-masing aspek sebagai berikut, pada kategori sangat puas pada aspek bukti fisik (81,44%), kehandalan (84%), daya tanggap (82%), empati (86,8%), keputusan konsumen (85,17%), sedangkan katagori puas merupakan aspek jaminan (77,33%). Maka dapat disimpulkan tingkat kepuasan secara keseluruhan sangat puas.
KONTRIBUSI KECEPATAN, KELINCAHAN DAN KESEIMBANGAN DENGAN KEMAMPUAN MENGGIRNG DALAM PERMAINAN FUTSAL S, Jusran; Hariadi, Hariadi
Jurnal Porkes Vol 3, No 1 (2020): PORKES
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif yang menggunakan rancangan penelitian "korelasional Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi antara kecepatan, kelincahan dan keseimbangan terhadap kemampuan menggiring pada permainan futsal terhadap kemampuan menggiring pada permainan futsal siswa SMPN 8 Mantewe. Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif dengan tiga variabel bebas yaitu kecepatan, kelincahan dan keseimbangan dengan satu variabel terikat kemampuan menggiring pada permainan futsal. Jumlah sampel penelitian ini dibatasi sebanyak 34 orang siswa laki-laki, dengan menggunakan teknik random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan pengukuran kecepatan dengan lari jarak 30 meter, kelincahan dengan shutle run, keseimbangan dengan tes Modified Bass Test of Dynamic Balance  dan tes kemampuan menggirng. Teknik analisis data diolah dengan menggunakan bantuan komputer melalui program SPSS 22.0 Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) Ada kontribusi kecepatan terhadap kemampuan menggiring pada permainan futsal siswa SMPN 8 Mantewe, terbukti dengan nilai r hitung (ro) = 0,477 (0,004<0.05), (2) Ada kontribusi kelincahan terhadap kemampuan menggiring pada permainan futsal siswa SMPN 8 Mantewe, terbukti dengan nilai r hitung (ro) = 0,698 (0,000<0.05), (3) Ada kontribusi keseimbangan terhadap kemampuan menggiring pada permainan futsal siswa SMPN 8 Mantewe. terbukti dengan nilai r hitung (ro) = 0,608 (0,000<0.05)  dan (4) Ada kontribusi kecepatan, kelincahan dan keseimbangan terhadap kemampuan menggiring pada permainan futsal terhadap kemampuan menggiring pada permainan futsal siswa SMPN 8 Mantewe, terbukti dengan nilai R hitung diperoleh R = 0,797, nilai R2 = 0,635 atau 63,5% dan nilai F hitung = 17,391 (0,000<0.05). DOI: 10.29408/porkes.v3i1.2108
Build Awareness Of The Hamlet Of Both Rajumas About The Cleanliness Of The Health & The Environment Community suryansah - suryansah; Hariadi Hariadi; Rina Nopiana
Jurnal Humanities Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2020): Journal Humanities : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Padang Press, Pusat Kajian Pendidikan Olahraga, Kesehatan dan Rekreasi, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Univeristas Negeri Padang.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jha.0102.2020.08

Abstract

Pengabdian masyarakat ini telah dilaksanakan pada bulan Juli hingga Agustus 2020 di Dusun Rajumas Desa Mantang Kecamatan Batukliang. Pengabdian ini bertujuan untuk membangun, menumbuhkan dan meningkatkan kepedulian masyarakat khususnya dusun rajumas terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan dikarnakan lingkungan atau dusun rajumas akan menjadi wisata desa dan wisata kebersihan dan kesehatan. Pengabdian ini dilakukan dalam bentuk observasi, tindakan dan penyuluhan tentang pentingnya kebersihan dan kesehatan lingkungan itu sendiri, serta aksi lapangan dalam bentuk kerja bakti yang melibatkan para remaja atau pemuda rajumas yang membentuk organisasi namanya pemuda garuda emas ikut serta dan berperan aktif untuk meningkatkan kebersihan dan kesehatan lingkungan. Setelah pengabdian selesai, tingkat kepedulian sebagian masyarakat terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan mulai meningkat. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan peran aktif dan antusiasme mereka dalam mengikuti kegiatan aksi lapangan dalam meningkatkan kebersihan dan kesehatan lingkungan.
Pengaruh Latihan E-movement Terhadap Keterampilan Tendangan Sabit Hariadi Hariadi; Suryansah Suryansah; Herman Afrian; Didik Daniyantara; Rina Nopiana; Waisul Quroni
Jurnal Ilmiah Adiraga Vol 7 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Adiraga: jurnal Penelitian Olahraga
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, Fakultas Pedagogik dan Psikologi (FPeP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/adiraga.v7i2.4318

Abstract

Melalui observasi yang dilakukan peneliti terhadap salah satu kegiatan ekstrakulikuler yaitu ekstrakulikuler pencak silat tapak suci SMAN 1 Sikur Kotaraja Para atlet berlatih 3 kali dalam seminggu yaitu pada hari senin, rabu dan jum’at. Terlepas dari itu peneliti memperhatikan serta mengamati atlet yang sedang berlatih pencak silat dengan salah satu teknik tendangan yaitu tendangan sabit, dimana para atlet sedang bergiliran melakukan teknik tendangan sabit. Peneliti melihat masih ada beberapa atlet yang melakukan tendangan sabit memliki beberapa kekurangan yaitu dalam hal kecepatan dan kelincahan dari tendangan sabit tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan e-movement terhadap keterampilan tendangan sabit atlet putra pencak silat. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian yaitu eksperimen. Cara menentukan pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik study populasi yaitu seluruh populasi dijadikan sampel yang berjumlah 20 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah one group pre-test dan post-test. Dari hasil perhitungan menunjukan bahwa nilai t-hitung lebih besar dari pada t-table (5,338>2,093) pada taraf signifikan 5% menunjukan bahwa ada pengaruh latihan e-movement terhadap keterampilan tendangan sabit atlet putra pencak silat di SMAN 1 Sikur. Hal tersebut menunjukan Ha: diterima dan Ho: ditolak.
Pengembangan model latihan gerak dasar karate melalui modifikasi permainan tradisional untuk pemula Hariadi Hariadi; Sri Winarni
Jurnal Pedagogi Olahraga dan Kesehatan Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.929 KB) | DOI: 10.21831/jpok.v2i1.17998

Abstract

Tujuan dari penelitian untuk menghasilkan model latihan gerak dasar karate yang dimodifikasi melalui permainan tradisional yang sesuai dengan karakteristik dari pemula pada beladiri karate. Penelitian dan pengembangan menggunakan Borg Gall (1983: 775) langkah-langkah yang dimodifikasi, meliputi: (1) pengumpulan informasi, (2) menganalisis hasil informasi, (3) pengembangan produk awal, (4) validasi ahli dan revisi, (5) uji coba produk atau uji kelayakan, (6) validasi ahli, (7) uji efektifitas, (8) produk akhir. uji coba skala kecil dilakukan pada pemula Inkanas Dojo SDN Embung Tiang, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. uji coba skala besar dilakukan pada pemula perguruan Inkanas di Dojo SMAN I Sakra Timur, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Subyek penelitian ini adalah pemula di kedua Dojo tersebut. Data dikumpulkan melalui (1) wawancara, (2) observasi, dan (3) kuesioner dengan menggunakan skala likert. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Isi dari produk yang dihasilkan adalah empat model permainan dan empat gerak dasar karate meliputi: (1) permainan lari tarompang untuk melatih kuda-kuda Zenkotsu dachi, (2) permainan Tarik Tambang untuk melatih kuda-kuda Kokutsu dachi, (3) permainan Batok Kuda untuk melatih kuda-kuda Kiba dachi, dan (4) permainan Bentengan untuk melatih teknik Kumite. Developing a model of karate basic motion exercise through the modification of traditional games for beginnersAbstract: The purpose of this research is to produce a model of karate basic motion exercises through the modification of traditional games that matches the characteristics of the beginners of karate. This research and development used the steps in the research and development model of Borg Gall (1983: 775), consisting of (1) the collection of information, (2) analyzing the results of the information, (3) early product development, (4) expert validation and revision, (5) product trials or due diligence, (6) expert validation, (7) effectiveness testing, and (8) final product. The small scales trial was conducted on Inkanas beginners who practised at the Dojo of SDN Embung Tiang, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. The large scales trial was conducted on the Inkanas beginners who practised at the Dojo of SMAN I Sakra Timur, Lombok Timur, and Nusa Tenggara Barat. The research subject was the karate beginners of the two dojos. The data were collected through (1) interviews, (2) observation, and (3) questionnaire using the Likert scale. The data analysis used descriptive, qualitative and quantitative analyses. The results of this research and development is a handbook of karate basic movement exercises modified through traditional games for karate beginners, which is packaged in a CD. The contents of the products consist of four models of the game and four karate basic movements including (1) the game of Lari Tarompang to train kuda-kuda Zenkotsu dachi, (2) the game of Tarik Tambang to train kuda-kuda Kokutsu dachi, (3) the game of Batok Kuda riding to train kuda-kuda Kiba dachi, and (4) the game of Bentengan to train Kumite techniques.  
Pengaruh Pelatihan Tricep Dips dan Tricep Kickback Terhadap Peningkatan Otot Lengan Atlet Bola Basket Shandy Pieter Pelamonia; Hariadi Hariadi
Jurnal Porkes Vol 2 No 2 (2019): PORKES
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/porkes.v2i2.1878

Abstract

Kondisi fisik adalah komponen yang sangat penting dalam melakukan aktivitas olahraga baik yang bersifat prestasi atau pembelajaran. Kekuatan merupakan komponen yang dominan dalam aktivitas olahraga seperti bola basket, sepak bola, bola voli dan bela diri. Bola basket salah satu olahraga yang dominan menggunakan komponen biomotor kekuatan baik lengan maupun tungkai.  Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui pengaruh pelatihan Tricep Dips dan tricep kickback terhadap peningkatan kekuatan lengan untuk mendukung salah satu teknik yang bertujuan mendapatkan poin yang ditujukan untuk atlet bola basket putri. Penelitian ini adalah metode penelitian “Kuantitatif” dengan teknik eksperimen semu, penelitian yang dilakukan secara ketat untuk mengetahui sebab akibat di antara variabel. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah untuk menguji uji normalitas ganda, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Hasil analisis dapat diketahui bahwa hasil rerata kelompok tricep dips untuk peningkatan kekuatan otot lengan ada peningkatan dari pre-test (7,25) dan post-test (14,75). Pada kelompok tricep kickback untuk peningkatan kekuatan otot lengan dari pre-test (11) dan post-test (12,5). Untuk kelompok kontrol memiliki rerata peningkatan kekuatan otot lengan dari pre-test (10,5) dan post-test (10,5). DOI: 10.29408/porkes.v2i2.1878
Pengaruh Kualitas Sarana Prasarana Tempat GYM Terhadap Tingkat Kepuasan Konsumen Muhamad Zainul Muhlis; Hariadi hariadi; Mahfuz mahfuz
Jurnal Porkes Vol 2 No 1 (2019): PORKES
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/porkes.v2i1.1906

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas sarana prasarana terhadap tingkat kepuasan konsumen dalam melakukan gym di Garuda fitness. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survey. Dalam penelitian ini menggunakan teknik probability sampling. Sampel penelitian ini 30 member Garuda Fitness. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dengan pengukuran skala likert 5, dari skor 1-5. Bedasarkan hasil analisa data dan pembahasan dapat diambil kesimpulan, bahwa tingkat kepuasan konsumen terhadap kualitas sarana prasarana merupakan sangat puas dengan presentase (82,79%). Adapun tingkat kepuasan masing-masing aspek sebagai berikut, pada kategori sangat puas pada aspek bukti fisik (81,44%), kehandalan (84%), daya tanggap (82%), empati (86,8%), keputusan konsumen (85,17%), sedangkan katagori puas merupakan aspek jaminan (77,33%). Maka dapat disimpulkan tingkat kepuasan secara keseluruhan sangat puas. DOI: 10.29408/porkes.v2i1.1906
Pengaruh Permainan Tradisional Terhadap Kemampuan Straddle High Jump Didik Daniyantara; Kristoforus Ado Aran; Rina Nopiana; Muhammad Husni Tamim; Lalu Erpan Suryadi; Mahfuz Mahfuz; Hariadi hariadi; Herman Afrian; Jumesam Jumesam
Bravo's : Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Vol 11, No 1 (2023): MARET 2023
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/bravos.v11i1.2837

Abstract

Ketidakmampuan siswa dalam melakukan straddle high jump menjadi inspirasi penelitian ini. Dalam studi ini bermaksud untuk mengkaji dampak permainan konvensional terhadap kemampuan siswa kelas VI SDN 2 Mantang gaya straddle high jump. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan bersifat eksperimental. Desain studi pretest-posttest digunakan sebanyak 27 siswa kelas VI SDN 2 Mantang menjadi peserta penelitian. Lembaran program latihan, lembar skor, karet gelang pada tali, pipa, tikar, dll adalah beberapa peralatan yang digunakan. Uji prasyarat yang meliputi uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis dengan menggunakan perhitungan chi square merupakan teknik untuk analisis data. Hasil penelitian ini menunjukkan hal itu permainan tradisional berdampak pada kemampuan pemain. siswa kelas VI SDN 2 Mantang mengangkang dengan straddle high jump. Hasil pengujian hipotesis (Uji T), yaitu thitung (3,731) > ttabel, menunjukkan bahwa thitung lebih besar dari ttabel (1,671). Hal ini menunjukkan bahwa jika Ho ditolak, Ha diterima.
Comparison of Pointing Throwing Techniques with Standing and Squatting Styles in Pétanque at Hamzanwadi Club Hary Septianwari; Mahfuz Mahfuz; Karnodinata Karnodinata; Rina Nopiana; Hariadi Hariadi; Suryansah Suryansah
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES) Vol 6 No 2 (2024): Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES)
Publisher : Program Studies of Physical Education, Faculty of Teacher Training and Education, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjpes.v6i2.5994

Abstract

Objective. The research problem lies in the lack of understanding about comparing pointing throwing techniques with standing and squatting styles in the game of petanque at the Hamzanwadi Club. This study explores and analyzes the differences between pitching throwing techniques and standing and squatting styles in the game of petanque at the Hamzanwadi Club. Materials and methods. The study utilizes a descriptive research methodology, employing a quantitative approach to gather and analyze data. The research design is non-experimental, focusing on observing and describing phenomena without manipulating variables. Results. The research results indicate a significant difference. This is because the critical value in the t-table is 2.571, while the obtained t-value is 3.447, which exceeds the critical value for the null hypothesis (Ho). Since the t-value (3.447) > t-table (2.571), the alternative hypothesis (Ha) is accepted and the null hypothesis (Ho) is rejected. The study's findings demonstrate a distinction between the standing pointing throw and the squatting pointing throw, as the calculated t-value (3.447) > t-table (2.571). Conclusion. The athletes from the Petanque Hamzanwadi Club meticulously compared and analyzed the throwing techniques of standing pointing and squatting pointing to gain a deeper understanding of the differences between the two methods.