Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pengaruh Hasil Belajar Pembuatan Busana Industri Terhadap Motivasi Berwirausaha Jurusan Tata Busana Pada Siswa Di Sekolah Menengah Kejuruan Nita; Mariah, Siti
KELUARGA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 10 No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/keluarga.v10i1.12411

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of learning outcomes on industrial fashion-making subjects on students' entrepreneurial motivation. This research is an ex post facto type of research. The population of this study was 91 students majoring in fashion class XI, the sample was 72 students. The data analysis technique uses descriptive techniques and hypothesis testing using the Product Moment correlation test which is preceded by the analysis prerequisite test, namely normality and linearity tests. The results showed that there was a positive influence between the learning outcomes of industrial fashion-making subjects on the motivation for entrepreneurship in class XI Fashion Design with a rcount of 0.522 which was greater than the rtable, which was 0.232. The learning outcomes of the subjects of industrial fashion making, most of the students of class XI Fashion Design are classified as good with a relative frequency of 64.28% % The entrepreneurial motivation of most of the students of class XI Fashion Design is in sufficient category with a relative frequency of 51.43%.
Sanitation and Physical Quality of Water Refilled Drinking Water Depot in the Working Area of Kotaraja Puskesmas Nita; Hasmi; Medyati, Novita; Zainuri, Agus; Makaba, Sarce; Togodly, Arius
Formosa Journal of Sustainable Research Vol. 3 No. 7 (2024): July 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/fjsr.v3i7.10173

Abstract

Data on the sanitation quality of refill drinking water depots in the Kotaraja Community Health Center working area is 30% not meeting the physical feasibility requirements. The research aims to determine the sanitation and physical quality of refilled drinking water in the Kotaraja Community Health Center Working Area. Type of quantitative descriptive research. The population is 36 drinking water depots. Data measurement uses an observation sheet instrument. The research results were obtained from sanitary conditions of the 36 refill drinking water depots in the Kotaraja Community Health Center working area where 11 depots (30.6%) did not meet the requirements and 25 depots (69.4%) met the criteria. Equipment sanitation 4 depots (11.1%), does not meet the requirements and meets the requirements of 32 depots (88.9%). Physical quality of drinking water from the results of equipment sanitation and processing there are 7 depots (19.4%) do not meet the requirements 29 depots (80.6%) met the criteria
Gambaran Tingkat Pengetahuan Masyarakat Kelurahan Selaganggeng Terhadap Aplikasi Mobile JKN Nita; Akhmad Mukhsin; Amika Rois; Mulkan Syarif
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.3294

Abstract

Mobile JKN merupakan aplikasi yang diluncurkan oleh BPJS Kesehatan guna meningkatkan pelayanan kesehatan yang lebih efektif dan efisien. Namun dalam penggunaannya belum maksimal, hal ini dipengaruhi oleh faktor pengetahuan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan masyarakat terhadap aplikasi Mobile JKN. Desain penelitian ini menggunakan metode cross sectional kuantitatif. Populasi penelitian adalah masyarakat dengan usia produktif dari 20-35 tahun dengan jumlah 1.050 warga. Sampel diperoleh menggunakan rumus slovin dengan margin 5% diperoleh 290 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan skala guttman. Analisis data menggunakan Univariat deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden memiliki pengetahuan kurang sebanyak 129 (44%) responden. Pengetahuan berdasarkan usia didominasi oleh kategori dewasa awal dengan pengetahuan kurang sebanyak 77 (27%) responden, berdasarkan pendidikan terakhir mayoritas SLTA sebanyak 216 (74%) dan mendominasi pengetahuan kurang 97 (33%) dan berdasarkan pekerjaaan terbanyak yaitu karyawan swasta sebanyak 156 (54%) dan mayoritas memiliki pengetahuan kurang 75 (26%). Saran bagi pihak terkait mengadakan penyuluhan terhadap Mobile JKN.
PEMBUATAN PESTISIDA NABATI DARI KULIT BAWANG DI DESA BUNGIN Ica Lisnawati; Ahmad Muhaimin; Ghina Rahima; Irma Nadia Yanti; Khusnul Khotimah; Raida; Jaida Rahma; Nabila Sativa; Chinta Kartika Ayu Epriana; Jayanti; Rina Aisya Septia; Sananiyah; Nita; Humairah; Iqbal Maulana
Borneo Community Development Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/bcd.v6i1.1489

Abstract

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) bertema Pembuatan Pestisida Nabati dari Kulit Bawang dilaksanakan di Desa Bungin sebagai upaya pengabdian kepada masyarakat dalam mengurangi ketergantungan petani terhadap pestisida kimia yang berpotensi berdampak negatif terhadap kesehatan manusia dan lingkungan. Kulit bawang merah dan bawang putih mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, saponin, dan minyak atsiri yang berfungsi sebagai insektisida alami. Selain itu, kulit bawang juga mengandung hormon pertumbuhan (auksin dan giberelin) serta unsur hara seperti kalium, magnesium, fosfor, dan besi yang dapat mendukung pertumbuhan tanaman. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, observasi bahan, uji coba, demonstrasi pembuatan pestisida nabati, serta evaluasi kegiatan. Program ini diikuti oleh petani, ibu rumah tangga, dan masyarakat setempat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pembuatan pestisida nabati, serta dihasilkan sebanyak 28 botol produk pestisida yang dibagikan kepada peserta. Dampak kegiatan meliputi meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap bahaya penggunaan pestisida kimia, pemanfaatan limbah rumah tangga secara mandiri, serta penerapan praktik pertanian yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan. Secara keseluruhan, program ini berhasil memberikan alternatif pengendalian hama yang aman, ramah lingkungan, dan bermanfaat bagi masyarakat.