Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

A Critical Network Governance Issues in Social Sciences Discipline: A Literature Review Tukijan, Tukijan; Rahmat, Al Fauzi; Muksin, Dafrin; Pora, Sahrul; Putra, Muhammad Ade
Jurnal Ilmiah Peuradeun Vol. 12 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Peuradeun
Publisher : SCAD Independent

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26811/peuradeun.v12i1.831

Abstract

Some scholars have underlined network governance issues in theoretical, conceptual, operational, and practical terms. However, it is still requested to core map this issue, as past scholars have lacked attention. Therefore, this paper explores network governance’s pivotal issues and proposes a theoretical model. A systematic literature review was conducted using Scopus database sources, and NVivo 12 Plus software was used as an assistive qualitative data analysis tool. This study revealed several viewpoints. First, network governance has received much attention over the last decade. Second, some essential core key terms are linked to network governance issues, such as social, public, government, policy, actor, political, institutional, and organizational. In addition, we proposed a theoretical model that can be used as a recommendation for future studies.
Sosialisasi Pengelolaan Dana Desa di Kampung Husoak Distrik Hubikiak Kabupaten Jayawijaya Provinsi Papua Pegunungan Khikmatul Rizqi, Siti; Muksin, Dafrin; Rizali Pawane, Ahmad
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada pengabdian ini bertujuan memberikan pemhaman agar perangkat kampung memahami bagaimana memanfaatkan atau mengelola dana desa dengan baik dan dapat dipertanggungjawabkan segala sesuatunya agar anggaran yang dipergunakan untuk membangun Kampung. Kegiatan ini difokuskan pada pemerintahan kampung dalam pengelolaan alokasi dana kampung tepatnya di kampung Husoak Distrik Hubikosi Kabupaten Jayawijaya. Kampung merupakan daerah yang mempunyai perbedaan di beberapa aspek administrasi pemerintahan kampung yaitu jumlah penduduk dan luas wilayah dari kampung yang lainnya. Adapun metode yang dipakai dalam kegiatan daalah metode kualitatif, Tahapan pengabdian kepada masyarakat ini bisa dibagi dalam tiga tahap yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Kegiatan pendampingan adalah salah satu cara yang sudah sangat sering dilakukan dalam rangka untuk menertibkan pengelolaan dana kampung. Melalui kegiatan ini dapat membantu dalam pengelolaan dana kamoung melalui Program-program yang tetap sasaran dan berkelanjutan. Dari kegiatan pengabdian ini sangat diharapkan. Pada pelaksanaan kegiatan kali ini, tim terdiri dari dosen yang memiliki kepakaran dan kompotensi serta berpengalaman dalam melakukan pembimbingan. Adapun hasil dari kegiatan ini meningkatkan pengetahuan terhadap mekanisme pengelolaan dana Kampung yang sejalan dengan ketentuan undang-undang.
Analisis Faktor Implementasi E-Government Di Kabupaten Jayawijaya Papua Syarifah, Syarifah; Muksin, Dafrin; Fadlan, Muhammad
Journal of Social Politics and Governance (JSPG) Vol. 5 No. 2 (2023): Journal of Social Politics and Governance (Desember)
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan, Universitas AMIKOM Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24076/jspg.v5i2.1478

Abstract

The development of e-government innovation in Indonesia in recent years has been initiated to create an integrated government system at both central and regional government levels. E-government has a very good impact on the implementation of government, namely the implementation of effective and efficient government. The aim of this research is to examine and analyze the factors that influence the implementation of e-government in the 3T Region of Jayawijaya Regency, Papua. This research using descriptive and qualitative methods. The sample in this study was 10 ASN in the Jayawijaya OPD and 100 Jayawijaya Regency residents. The indicators used are ease of access, always available, security and trust, integration, and cost. Based on data analysis, the results show that the indicators for ease of access, always available, security and trust, and integration received a poor rating. Then the implementation of e-government on cost indicators is felt to be cost-effective by the people of Jayawijaya Regency. Apart from that, it was found that there were 4 supporting factors and 6  inhibiting factors in implementing e-government. In this way, it is hoped that this research can be used as evaluation material in the implementation of e-government in the 3T Region of Jayawijaya Regency.
Political Conflict on the Results of Recapitulation in Regional Head Elections in North Borneo Province in 2015 Saputra, Herdin Arie; Setiawan, Anang; Nofrima, Sanny; Muksin, Dafrin
ARISTO Vol 10 No 1 (2022): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ars.v1i1.2935

Abstract

The conflict that occurred amid the people of North Borneo Province in the Regional Head Election for the first time in 2015 was the non-acceptance of one of the candidate's supporters after the recapitulation of the vote count. Demonstrations of facilities damage conflicts include burning the Governor's office, burning of the Regional Election Commission (KPUD) office, banners, burning tires, and burning cars. This study uses qualitative research methods with a phenomenological approach, in data collection with in-depth interviews with resource persons including Chairperson of Regional Election Commission (KPUD), Commissioner of Regional Election Commission (KPUD), Members of Regional Election Commission (KPUD), and Regency Communities Bulungan. This research is also inseparable by collecting books, journals, reputable websites, and the like related to research. Furthermore, the data is managed using the Nvivo 12 Plus software, with Crosstab Analysis feature in common sentences, then concluded. The results showed that the trigger for the reaction that resulted in the conflict was due to regional sentiment, indicating that there was an indication of money politics, the state civil apparatus (ASN), and the lack of C6 forms.
Implementasi Program Makan Bergizi Gratis Pada Pemerintahan Prabowo-Gibran: Solusi dan Tantangan Pora, Sahrul; Muksin, Dafrin; Rahmat, Al Fauzi
Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 11 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jn.v11i2.4352

Abstract

This research examines the implementation of the free nutritious meal program. The aim is to find out the content of this program and its implementation in the field. The method used is qualitative research with a descriptive approach. Data was obtained through various online media, ministry websites, and other documents. The results showed that the free nutritious meal program was implemented on January 6, 2025. This program aims to improve human resources, reduce stunting rates, and increase student learning motivation. The targets are students, toddlers, and pregnant women. The implementation of the free nutritious meal program faces challenges in communication, resources, executor disposition, and bureaucratic structure. The government has conducted extensive socialization with various media platforms and in person, but remote areas still experience problems accessing digital information. In terms of resources, the large budget allocation has not been fully matched by infrastructure readiness, causing constraints in distribution. The disposition of implementers also plays an important role, with support from lower-level implementers. However, cases of rejection in some areas show the need for increased readiness in the field
Pandemi Covid-19 Dampak Ekonomi di Daerah Istimewa Yogyakarta Setiawan, Anang; Saputra, Herdin Arie; Muksin, Dafrin
Jurnal Pemerintahan dan Kebijakan (JPK) Vol. 1 No. 2 (2020): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jpk.v1i2.10062

Abstract

Coronavirus (Covid-19) telah menyebar ke berbagai negara dengan cepat dan memberikan hambatan yang luar biasa bagi kesehatan, ekonomi, lingkungan, dan masyarakat. Di Indonesia sendiri terdapat permasalahan di berbagai sektor, termasuk sektor ekonomi yang menjadi permasalahan akibat tidak berfungsinya perputaran ekonomi akibat pandemi ini. mengalami penurunan di beberapa sektor. Dalam penelitian kualitatif, beberapa teknik yang dapat digunakan dalam pengumpulan data yaitu: melalui observasi, wawancara, studi dokumen, serta materi audio dan video. Dalam penelitian ini menggunakan data sekunder berupa dokumen studi dari data BPS. Dampaknya adalah penurunan perekonomian DIY yang dihitung dengan penilaian Produk Domestik Lokal Bruto berdasarkan harga yang berlaku pada triwulan I tahun 2020 mencapai Rp 34,70 triliun dan mencapai Rp 25,42 triliun berdasarkan harga konstan tahun 2010. Dalam Sektor Pertanian mengalami penurunan sebesar -8,92 persen, pada sektor akomodasi turun menjadi -1,28, pada sektor pariwisata pada bulan Maret turun menjadi 3.162 dari bulan sebelumnya. Rata-rata penurunan penerbangan internasional per bulan dari Februari 2020 hingga Maret 2020 turun 54,26%.
PERSEPSI MASYARAKAT ADAT TERHADAP PEMEKARAN DAERAH OTONOMI BARU PROVINSI PAPUA PEGUNUNGAN Dafrin Muksin; Amatus Haluk; Telly Nancy Silooy
Jurnal Honai Vol 5 No 1 (2025): Desember
Publisher : LPPM UNAIM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61578/honai.5.1.10-17

Abstract

Kebijakan pemekaran DOB di tanah Papua sangat syarat dengan kepentingan politik baik pemerintah pusat maupun daerah. Hal ini menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat atas kebijakan tersebut. Untuk itu, penelitian ini akan mengkaji bagaimana perspektif masyarakat adat terhadap pemekaran DOB di tanah Papua khususnya Provinsi Papua Pegunungan. Metode penelitian yaitu metode penelitian kualitatif. Proses pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam. Setelah data dikumpulkan maka dilakukan triangulasi yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Dengan adanya Pemekaran DOB Provinsi Papua Pegunungan ini akan membawa suatu perubahan yang berarti bagi kesejahteraan masyarakat. Pemekaran Provinsi Papua Pegunungan berdampak baik, karena akan mempersempit pelayanan pemerintah serta akan mengurangi pengangguran. Wujud nyata dari dibentuknya Pemekaran wilayah adalah untuk memajukan ketertinggalan pembangunan. Pada hakekatnya pembangunan infrastruktur saat ini suda baik dan perlu di tingkatkan. Masyarakat adat dengan adanya pemekaran Provinsi Papua Pegunungan dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat yaitu perekonomian masyarakat lebih meningkat pendapatannya dan juga pemerintah harus memfasilitasi seluruh keluhan dari masyarakat. Pendapatan Ekonomi masyarakat masih lemah Masyarakat saat ini hanya berharap bantuan pemerintah.