Claim Missing Document
Check
Articles

Perancangan Sistem Pengukuran Kinerja dengan Metode Balanced Scorecard pada Perusahaan Banija Jatu Naufal Umar Alghifari; Budi Sulistyo; Muhammad Almaududi Pulungan
VISA: Journal of Vision and Ideas Vol. 4 No. 2 (2024): VISA: Journal of Vision and Ideas (In Press)
Publisher : IAI Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/visa.v4i2.2036

Abstract

Banija Jatu is an individual company engaged in the herbal management industry located at Jl. Ibrahin Adjie No. 16, Indihiang, Tasikmalaya City. Currently, Banija Jatu Company is faced with an increasing number of complaints over the past five years. Meanwhile, the performance measurement that is owned only pays attention to the financial aspect and is not comprehensive to overcome these problems. Based on this, the company needs to formulate performance measurements that pay attention to financial and non-financial aspects. One of the performance measurement methods is the Balanced Scorecard which pays attention to four perspectives in the company. The design of the performance measurement itself begins by considering the internal and external conditions of the company through the SWOT method to formulate a strategy based on the company's vision and mission. From the strategy is derived into strategic goals which are then formulated Key Performance Indicator (KPI). Each level of importance is weighted on each indicator using the Analytical Hierarchy Process (AHP) method. The perspective that has the greatest weight is the customer perspective with a percentage of 48.4%. The last stage is the preparation of a performance measurement table
Evaluasi dan Perancangan Model Bisnis UMKM Miss Bluder dengan Business Model Canvas Maharani Lingga Yasmin; Farda Hasun; Budi Sulistyo
MES Management Journal Vol. 3 No. 3 (2024): MES Management Journal 
Publisher : MES Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56709/mesman.v3i3.538

Abstract

Miss Bluder is an MSME that sells bluder bread in the city of Bandung. In recent times, Miss Bluder has experienced a significant decline in sales. This is due to limitations in human resource management, suboptimal partnerships, and lack of effectiveness in the sales media used. This research aims to evaluate and design a new business model for Miss Bluder using the Business Model Canvas method. The data used included current business models, customer profiles from interviews, as well as business environment data from literature studies and online research. A SWOT analysis was carried out to formulate an improvement strategy, followed by the design of a Value Proposition Canvas, Channels, and Customer Relationships. After the business model design is completed, verification, financial simulation, and validation processes are carried out through evaluations and interviews with business owners. With the implementation of the new business model, it is hoped that Miss Bluder can overcome the decline in sales, improve business performance, and strengthen its position in the market.
Dukungan Sosial Self Help Group (SHG) pada Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) Anisa, Linda Nur; Cahyani, Berliana Henu; Budiarto, Sulistyo
Jurnal Integrasi Riset Psikologi Vol 1 No 2 (2023): JULI 2023
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Dukungan Sosial Self Help Group (SHG) Pada Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) berdasarkan aspek dan faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunkan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara semiterstruktur dan melakukan observasi partisipan. Penelitian ini menggunakan reduksi data, analisa tematik dan analisis isi. Subjek dalam penelitian ini adalah 4 SHG dan 5 informan. Hasil penelitian ini menunjukan SHG memegang peranan besar dalam proses pemulihan ODGJ. Dukungan sosial yang diberikan SHG pada ODGJ meliputi dukungan emosional, dukungan instrumental, dukungan informatif dan dukungan penghargaan. Dukungan emosional yang diberikan SHG kepada ODGJ meliputi empati yaitu melakukan tindakan disaat ODGJ membutuhkan bantuan, kepedulian meliputi mendengarkan keluh kesah dan mengetahui kondisi ODGJ, kemudian perhatian yang berupa memastikan keadaan ODGJ, memantau kepatuhan minum obat, mengunjungi ODGJ dan mencarikan pengobatan bagi ODGJ. Kemudian dukungan instrumental yang diberikan SHG pada ODGJ adalah kebutuhan akan sandang dan pangan. Selanjutnya dukungan informatif yang diberikan SHG pada ODGJ yaitu saran meliputi berkomunikasi dan bekerjasama dalam pencarian pengobatan bagi ODGJ dan nasihat yang berupa memberikan nasihat kepada ODGJ dan memberi nasihat kepada lingkungan agar tidak melakukan diskriminasi pada ODGJ. Kemudian dukungan penghargaan, dukungan penghargaan yang diberikan SHG kepada ODGJ adalah dengan memberikan apresiasi berupa pujian saat ODGJ menunjukan peningkatan pada proses pemulihan.
Perancangan Model Bisnis Aplikasi Bengkelin Dengan Metode Lean Canvas Design Of Business Model For Bengkelin Application Using Lean Canvas Geovana Tirtaning Nawang Ratri; Farda Hasun; Budi Sulistyo
Journal of Production, Enterprise, and Industrial Applications Vol. 2 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jpeia.v2i2.8708

Abstract

Jumlah kendaraan bermotor terus meningkat setiap tahunnyadi Indonesia yaitu 5,31% pada 2020. Kecelakaan juga terusmeningkat setiap tahun selama 2017 – 2019. Salah satupenyebab kecelakaan tersebut adalah kelalaian daripenggunanya seperti kasus rem blong, rantai putus, slip,shockbreaker patah. Namun UMKM bengkel kurangdimanfaatkan oleh masyarakat. Kondisi yang adamenunjukkan data yang berbanding terbalik denganpendapatan para pelaku UMKM bengkel yang mengalamipenurunan. Saat ini belum ada sarana penghubung antarapengendara dengan UMKM bengkel. Salah satu alternatif solusiuntuk mengatasi masalah ini adalah mengembangkan aplikasiyang menjadi sarana penghubung antara pengendara denganUMKM bengkel. Penelitian bertujuan untuk merancang modelbisnis aplikasi Bengkelin sebagai penghubung pengendaradengan bengkel. Perancangan model bisnis diawali denganpengumpulan data sekunder untuk selanjutnya merancang leancanvas dan diverifikasi serta diikuti perancangan mock-upaplikasi Bengkelin. Selanjutnya validasi dengan wawancarakepada early adopters terkait masalah dan solusi yang telahdiidentifikasi. Early adoptersnya adalah pengendara mahasiswaUniversitas Telkom dan usaha bengkel di Antapani, Bandung.Unique value proposition yang dirancang adalah “the mostefficient way to care for your motorbike” untuk pengendara dan“work on your own schedule, capabilities and price” untuk usahabengkel. Solusi yang diberikan adalah menawarkan fiturInServis, InHelp, InMarket, InConsul, InNews, dan notifikasipengingat servis.
Perancangan Model Bisnis Pada Park Hotel Jakarta Dengan Metode Business Model Canvas Nafi Herjuno Jatisigit; ARYANI, SINTA; Budi Sulistyo
Journal of Production, Enterprise, and Industrial Applications Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jpeia.v3i2.9648

Abstract

Perancangan Model Bisnis pada Park Hotel Jakarta dengan Metode Business Model Canvas merupakan penelitian yang bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan responsivitas bisnis hotel dalam menghadapi dinamika industri perhotelan. Metode Business Model Canvas (BMC) dipilih sebagai landasan perancangan untuk menyusun kerangka kerja yang komprehensif dan terstruktur. Penelitian ini menggali informasi melalui mekanisme pengumpulan data, termasuk wawancara langsung dengan manajemen hotel, survei kepada konsumen, dan studi pustaka industri perhotelan. Analisis BMC akan difokuskan pada elemen-elemen kunci, seperti Segmen Pelanggan, Proposisi Nilai, Saluran Distribusi, Hubungan Pelanggan, Sumber Pendapatan, Sumber Daya Kunci, Kegiatan Kunci, Mitra Kunci, dan Struktur Biaya. Dengan pendekatan ini, diharapkan dapat dihasilkan model bisnis yang lebih inovatif, efisien, dan dapat menjawab tuntutan pasar serta meningkatkan daya saing Park Hotel Jakarta di industri perhotelan yang kompetitif.
ChatGPT in higher education: Does acceptance lead to self-directed learning? Najib, Khotim Hanifudin; Nofrida, Eka Ridha; Budiarto, Sulistyo; Taryatman, Taryatman; Ardhian, Trio
Jurnal Prima Edukasia Vol. 14 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : Asosiasi Dosen PGSD dan Dikdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpe.v14i1.87199

Abstract

ChatGPT in higher education: Does acceptance lead to self-directed learning?
Segmentasi Customer Value Pengunjung Kedai Kopi Generasi Z Berdasarkan Pendekatan Recency, Frequency, Monetary (RFM) Ferina Hendra; Yati Rohayati; Budi Sulistyo
Jurnal Manajemen dan Pemasaran Digital Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Manajemen dan Pemasaran Digital (Juli - September 2026)
Publisher : Siber Nusantara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpd.v4i3.679

Abstract

Pertumbuhan industri kedai kopi di Indonesia serta dominasi Generasi Z sebagai konsumen utama mendorong pelaku usaha untuk memahami karakteristik pelanggan secara lebih mendalam. Namun, sebagian besar penelitian kedai kopi masih berfokus pada kepuasan, loyalitas, dan keputusan pembelian sehingga belum banyak mengidentifikasi nilai pelanggan berdasarkan perilaku aktual yang ditunjukkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi segmentasi customer value pengunjung kedai kopi Generasi Z menggunakan pendekatan Recency, Frequency, Monetary (RFM). Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling terhadap 285 responden Generasi Z yang pernah mengunjungi kedai kopi. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dan dianalisis menggunakan metode RFM berdasarkan dimensi recency, frequency, dan monetary. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berada pada kategori Potential Customer (55,09%), diikuti oleh Moderate Customer (24,91%), High Value Customer (18,95%), dan Low Value Customer (1,05%). Temuan ini menunjukkan bahwa sebagian besar pengunjung kedai kopi Generasi Z telah memiliki tingkat keterlibatan yang cukup baik, namun masih memiliki potensi untuk ditingkatkan menjadi pelanggan bernilai tinggi. Penelitian ini memberikan kontribusi dengan menyediakan gambaran karakteristik customer value berbasis perilaku sebagai dasar segmentasi pelanggan dan penyusunan strategi pemasaran yang lebih tepat sasaran bagi pelaku usaha kedai kopi.
Designing the Performance Measurement System for A Digital Enterprise using Balanced Scorecard Salsabila Katya Putri; Budi Sulistyo; Nanang Suryana
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 10 No 2 (2024): December 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jti.v10i2.32577

Abstract

The main issue is the absence of a comprehensive KPI system to effectively measure the performance of digital products. Currently, the company PT XYZ unit tracks only two KPIs, such as revenue and total sales. This narrow focus overlooks aspects of achieving business success such as ensuring business fulfillment, business assurance, and employee competence in a growth and agile focus environment. As a result, performance targets are not fully met, and customer satisfaction declines in meeting service level agreements and service level guarantees. This research aims to fill these gaps by designing a performance measurement system using a Balanced Scorecard, and AHP is used for weighing the level of importance. Based on the research, the measurement system was developed, consisting of 7 Strategic Factors (SF), 9 Strategic Objectives (SO), and 12 KPI that are assessed on a quarterly basis. AHP analysis assigns the highest weight to financial perspective (56.60%), SF “market expansion and product innovation” (56.60%), SO “increase the revenue” (29.88%), and KPI “net profit margin growth” (26.72%). Once implemented, this system will standardize digital product performance measurement, aligning with company goals to drive revenue growth and operational efficiency. Keywords: BSC, AHP, KPI, Performance Measurement, and Digital Product
Analisis Kebijakan Dividend Payout Ratio (DPR) Berdasarkan Residual Dividend Policy (RDP) Pada Pt Bukit Asam Tbk Untuk Keberlanjutan Perusahaan Dengan Menggunakan Simulasi Monte Carlo Muhammad Fadhil Ramadan; SINTA ARYANI; Budi Sulistyo
Journal of Production, Enterprise, and Industrial Applications Vol. 4 No. 1 (2026): June 2026
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jpeia.v4i1.11054

Abstract

Penelitian ini menganalisis kebijakan Dividend Payout Ratio (DPR) optimal pada PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menggunakan pendekatan Residual Dividend Policy (RDP) dan simulasi Monte Carlo. Data sekunder berupa laporan keuangan PTBA, data historis harga saham, dan kebutuhan investasi transisi energi periode 2020–2023 digunakan untuk memproyeksikan skenario DPR optimal selama lima tahun ke depan. Model mempertimbangkan variabel laba bersih, capital expenditure (CAPEX), dan kebutuhan investasi strategis. Hasil simulasi menunjukkan DPR optimal bersifat progresif, dimulai dari 15% pada tahun pertama dan meningkat hingga 30% pada tahun kelima. Skema ini memungkinkan PTBA menahan sebagian besar laba bersih untuk mendanai investasi strategis, khususnya proyek Energi Baru dan Terbarukan (EBT), tanpa mengorbankan daya tarik dividen bagi investor. Validasi model dilakukan dengan interval kepercayaan 95% dan benchmarking dengan perusahaan sejenis di sektor energi dan pertambangan. Implikasi kebijakan ini adalah memperkuat posisi keuangan PTBA, mempercepat diversifikasi bisnis ke energi terbarukan, serta menjaga daya saing dan keberlanjutan perusahaan di tengah volatilitas industri batubara dan tuntutan global dekarbonisasi.
Psychographic Segmentation of Generation Z Coffee Shop Customers: An Activities, Interests, and Opinions (AIO) Approach Ferina Hendra; Yati Rohayati; Budi Sulistyo
International Journal of Applied Business and International Management Vol 11, No 2 (2026): August 2026
Publisher : AIBPM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32535/ijabim.v11i2.4721

Abstract

Coffee shops increasingly function as social and experiential spaces, making demographic profiles alone insufficient for understanding Generation Z customers. This study aims to identify psychographic segments among urban Generation Z coffee shop consumers in Indonesia using the Activities, Interests, and Opinions (AIO) framework. This quantitative study employed survey data from 285 respondents, primarily from Bandung and Jakarta, and analyzed them using K-means clustering based on four context-specific psychographic dimensions. The optimal three-cluster solution (silhouette coefficient = 0.575) identified Community Adventurers (33.33%), Aesthetic Socializers (33.68%), and Community-Oriented Selective Explorers (32.98%). One-way analysis of variance and Tukey tests indicated balanced psychographic profiles in the first two clusters, whereas trend consciousness was significantly lower in the third cluster (p 0.001). Age, occupation, monthly income, and expenditure per visit were associated with segment membership, whereas gender and visit frequency were not. These findings demonstrate that context-specific psychographic segmentation provides actionable insights for developing targeted marketing strategies for urban coffee shop businesses. 
Co-Authors Achmad Fanani Adam Agung Widyaprakoso Winardi Alvin Tri Noviandri Amanda Inke Mahardika Amany, Laras Rafa Andre Kharis Sianipar Anisa, Linda Nur Atya Nur Aisha Berliana Henu Cahyani Berliana, Regine Rahmada Budhi Yogaswara Budi Santosa Budi Santosa Budi Santosa Christanto Triwibisono Dafina Zahra Keisha Danang Satria Mustari Nugroho Danang Satria Mustari Nugroho, Danang Satria Mustari Desi Lestari Devi Pratami Efrata Denny Saputra Yunus Eka Ridha Nofrida Farda Hasun Ferina Hendra Fida Nirmala Nugraha Geovana Tirtaning Nawang Ratri Gita Purnama Sari Gita Purnama Sari Gita Purnama Sari, Gita Purnama Haniek Farida Ika Arum Puspita Ima Normalia Kusmayanti Khotim Hanifudin Najib Kurniawan Arif Aprianto Litasari Widyastuti, Litasari M Nashir Ardiansyah M Nashir Ardiansyah, M Nashir Maharani Lingga Yasmin Meldi Rendra Mochamad Azhar Hidayat Muhammad Almaududi Pulungan Muhammad Almyzar Pratama Rusli Muhammad Fadhil Ramadan Muhammad Firhand Aswad Muhammad Irfan Kusuma Muhammad Wahyu Yusran Murni Dwi Astuti Muti'ah, Titik Nadira Cahya Utami Rusli Nafi Herjuno Jatisigit Nanang Suryana Naufal Umar Alghifari Nirmalasari, Putri Sayekti Novia Miftaqul Jannah Nur Falah Sofiatul Jannah Prambudia, Yudha Radityatama Abiyoga Ratu Nabila Octavia Pratama Revina Hardiyanti Riandi Aditia Darmayana Rifanisa Azzahra Rifky Atalarik Hakim Riska Retno Widyaningsih Riska Retno Widyaningsih Salsabila Katya Putri Shaula Tiominar Rebecca Shinta Kurnia Illahi Sinta Aryani Sitti Nur Azmi F. Sukmarani TARYATMAN TARYATMAN Trio Ardhian Wawan Tripiawan Yati Rohayati, Yati