Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

AN ANALYSIS OF FIGURATIVE LANGUAGE ON INSIDE OUT 2 MOVIE Hapisoh Lubis; Sri Wahyuni Hasibuan; Apriyanti Hasibuan
ELITERATE : Journal of English Linguistics and Literature Studies Vol 5, No 1 (2025): ELITERATE : Journal of English Linguistics and Literature Studies
Publisher : Faculty of Languages and Literature, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/eliterate.v5i1.77303

Abstract

This research aimed to analyze the figurative language used in the animation movie Inside Out 2. The objectives were to identify the types and functions of figurative language used by the emotion characters in the movie. The study used a descriptive qualitative method, with data collected from the movie script and dialogues spoken by characters such as Joy, Sadness, Anger, Fear, Disgust, Anxiety, Ennui, Envy, and Embarrassment. Based on Abrams’ theory, the researcher found 10 types of figurative language, including 1 metaphor, 2 similes, 13 hyperboles, 3 personifications, 2 synecdoches, 3 onomatopoeias, 1 allusion, 3 symbolisms, 4 metonymies, and 10 ironies. Furthermore, the functions were analyzed using Perrine’s theory, which includes 11 imaginative enjoyment, 3 detailed imagery, 17 emotional depth, and 11 conveying meaning in few words. The study concluded that figurative language in Inside Out 2 played an important role in expressing emotions, supporting the movie’s theme about growing up and emotional development.Keywords: Figurative language, Inside Out 2, emotional expression
PELATIHAN ENGLISH FOR TOURISM BERBASIS COMMUNICATIVE LANGUAGE TEACHING TERHADAP DUTA PARIWISATA KABUPATEN MANDAILING NATAL Sri Wahyuni Hasibuan; Rica Umrina Lubis; Apriyanti Hasibuan; Nur Aisyah Dlt; Uswatun Hasanah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 2 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i2.943-950

Abstract

Pelatihan English for Tourism berbasis Communicative Language Teaching yang dilaksanakan untuk duta pariwisata Kabupaten Mandailing Natal bertujuan untuk meningkatkan kecakapan dan pemahaman mereka dalam berbahasa Inggris, khususnya kemampuan dasar yang diperlukan untuk berkomunikasi secara efektif dalam industri pariwisata, sehingga mereka dapat berinteraksi dengan wisatawan asing dengan lebih percaya diri dan efisien. Program ini dilaksanakan melalui tahapan terstruktur, dimulai dari Tahap to Know (observasi untuk mengidentifikasi kebutuhan peserta), dilanjutkan dengan Tahap to Understand (sosialisasi konsep English for Tourism berbasis Communicative Language Teaching), kemudian Tahap to Plan (perancangan materi pelatihan sesuai kebutuhan peserta), Tahap to Act (pelaksanaan pelatihan), dan diakhiri dengan Tahap to Change (evaluasi hasil). Pelatihan ini berlangsung selama dua hari di aula Dinas Pariwisata Mandailing Natal dengan menghadirkan empat narasumber dan diikuti oleh 12 duta pariwisata. Melalui program ini, diharapkan kemampuan berbahasa Inggris para duta pariwisata meningkat secara signifikan, sehingga mereka dapat menjalankan tugas mereka di sektor pariwisata dengan lebih baik.