Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Optimalisasi Desain Pembelajaran Bahasa Inggris Berbasis Digital Sartika Dewi Harahap; Syamsiah Depalina Siregar; Dina Syarifah Nasution; Apriyanti Hasibuan
Acitya Bhakti Vol 2, No 1 (2022): ACITYA BHAKTI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/acb.v2i1.14521

Abstract

Masa pandemi Covid-19 yang belum berakhir menciptakan suasana belajar menjadi lebih terbatas. Pembelajaran berbasis digital tidak dapat dihindarkan demi terciptanya kelangsungan aktivitas pendidikan. Guru sebagai penyedia, pengajar dan penilai pada proses pembelajaran harus senantiasa upgrade skill dalam menghadapi realita peserta didik yang semakin jenuh akan situasi kondisi keterbatasan pola, media serta akses pembelajaran. Pengabdian kepada masyarakat ini memberikan kontribusi kepada guru-guru bahasa inggris di kabupaten Mandailing Natal yang tergabung kedalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Inggris. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini berupa workshop dan pendampingan seputar desain pembelajaran bahasa Inggris berbasis digital yakni materi yang berkenaan guru melek IT, Penggunaan aplikasi Kine Master dalam mempersiapkan video pembelajaran kreatif, penggunaan platform penilaian melalui aplikasi dojo class dan pembuatan E-book kreatif dengan aplikasi flip book maker. Akhir dari kegiatan pendampingan ini, guru bahasa inggris dapat membuat E-book pembelajaran yang digunakan dalam mengajar dan melakukan penilaian kepada peserta didik dikelas daring lebih menarik dan inovatif sehingga penyuguhan materi pembelajaran dapat optimal.
PODCAST IMPACTS ON STUDENTS’ LISTENING SKILL: A CASE STUDY BASED ON STUDENTS’ PERCEPTIONS Sartika Dewi Harahap
Jurnal Inovasi Penelitian Vol 1 No 4: September 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jip.v1i4.166

Abstract

Technology has produced prominent contribution on education in this information age. It is well known as Edu technology. The podcast is an alternative teaching media to support students’ Listening Skill. In development of ICT, Podcast is a digital recording which contains a recorded program from television, radio, and interviews by using the internet. The present study was aimed to explore podcast effects on Listening Skill for university students. This study involved fourteen students on second semester of Tadris Bahasa Inggris Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal as participants. Questionnaire and interview were the instruments used in this study to collect the data. In conclusion, students moderately engage themselves to sharpen their English namely listening with technology experiences. Most of the participants agreed that they like podcast because it helped them in learning English. Podcast provided tremendous topics and activities which make both teachers and students enrich their knowledge and develop their English skills in educational purposes.
ACADEMIC WRITING COMPETENCY BY USING BLENDED LEARNING STRATEGY Sartika Dewi Harahap; Syamsiah Depalina Siregar
Journal of English Education and Linguistics Vol. 3 No. 1 (2022): Journal of English Education and Linguistics
Publisher : Program Studi Tadris Bahasa Inggri Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/jeel.v3i1.772

Abstract

Covid 19 disease has brought the new atmosphere for teaching and learning process. Where the real activity for lectures and students was very limited to do face-to-face activity. It is the fact that education and other side of world activity forced now. Learning from Home (LFH) as the one of alternative instructed by stakeholder to carry out the teaching and learning even though they are not in the classroom. This study present how the blended learning will be applied in academic writing Subject. This study is a case study design where the writer describes and evaluates blended learning in Academic Writing subject learning process to deliver the materials based on syllabus, writing practice by doing task, assignment submission and grading, students concern with the teachers’ elaboration and Foreign Language action and students evaluation. The participants will allow in this study are 13 students of ffifth semester students of English Education Program, Mandailing Natal Islamic State Collage. The data is collected through observation and short interview analysis. The result of this study shows that the students appreciated and benefited from the blended learning used in Academic Writing Subject. It help motivated the students to became independent learners and increase their ability in writing paragraph, essay, undergraduate proposal or thesis and so on.
Memanfaatkan Permainan Edukatif untuk Mendeskripsikan Benda: English Talent Class SMA Negeri 2 Plus Panyabungan Sartika Dewi Harahap
Acitya Bhakti Vol 2, No 2 (2022): ACITYA BHAKTI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/acb.v2i2.19502

Abstract

Keterampilan siswa/i dalam mendeskripsikan sebuah benda dalam kalimat berbahasa Inggris memiliki tantangan tersendiri di tingkat SMA. Salah satu tantangan terberat dalam keterampilan siswa/i baik dalam berbicara (speaking) dan menulis (writing) tak lain disebabkan masih kurangnya bekal kosakata bahasa inggris yang dimiliki siswa/i yang mereka diperoleh dari tingkat SD dan SMP. Hal ini menjadi perhatian khusus bagi guru, Pembina Ekstrakulikuler Talent Day dalam hal ini Pembina English Talent di SMA Negeri 2 Plus Panyabungan. Talent Day adalah salah satu terobosan yang digagas oleh SMA Negeri 2 Plus Panyabungan setiap hari Sabtu. Pada kesempatan ini sekolah meminta Dosen Program Studi Tadris Bahasa Inggris STAIN Mandailing Natal dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dibantu oleh beberapa masiswa/i untuk memberikan pendampingan berupa pengalaman belajar bahasa inggris menyenangkan yakni memanfaatkan permainan edukatif. Kegiatan ini bertujuan memberikan pengalaman baru bagi peserta Kelas Talenta Bahasa Inggris (English Talent class) pada materi mendeskripsikan benda (Describing Thing) yang dipadukan dengan beberapa permainan sederhana yang menyenangkan diantaranya bernama guess the Picture, let’s play chase dan Guess me, Who Am I. Selama kegiatan berlangsung siswa/i tampak antusias, senang dan semangat juga tidak malu dan tertekan. Hal ini dikarenakan metode belajar yang digunakan tidak seperti pada belajar dikelas pada mata pelajaran wajib.  
English Language Immersion: Local Wisdom-Based Reading Material for Naposo Nauli Bulung in EFL Context Rica Umrina Lubis; Sartika Dewi Harahap; Aprianti Hasibuan
E-Structural (English Studies on Translation, Culture, Literature, and Linguistics) Vol 6, No 01 (2023): June 2023
Publisher : Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/es.v6i01.7801

Abstract

Abstract. Mastering English is very urgent considering Indonesia as a developing country has crucial status in the worldwide consciousness both political, social, cultural, and economic. Hence, the ability of international connections has been attached to the official program of what children learn at school from fundamental to undergraduate students. The study aimed to implement English Language Immersion: Local Wisdom-Based Reading Material as a platform to resolve a solution and to find Naposo Nauli Bulung perception of this program. The target of the study was 90 Naposo Nauli Bulung, ranging in age from 12-25 years old who have not gotten married. They learn English based on local reading material which provides cross-cultural understanding and communicate more effectively in English as a foreign language. The research was a qualitative and quantitative method. The instruments of the study were interview guidelines, questionnaires, and observations. The process of English Language Immersion in Local Wisdom-Based Reading Material through four stages namely (Orientation, Preparation, Implementation, and Evaluation). According to the questionnaire results, 95% of respondents said the program is interesting, 95% said the immersion includes a component of local wisdom, 97% said the reading materials are simple to understand, 95% said each topic has a list of difficult words, 95% said the reading materials encourage readers to think critically, 95% said each topic contains tasks or assignments, and 96% said the program enables them to learn more about the people and culture.Keywords: English Language Immersion; local wisdom; reading material; EFLAbstrak. Penguasaan bahasa Inggris sangat mendesak mengingat Indonesia sebagai negara berkembang memiliki status krusial dalam kesadaran dunia baik politik, sosial, budaya maupun ekonomi. Oleh karena itu, kemampuan koneksi internasional telah melekat pada program resmi dari apa yang dipelajari anak-anak di sekolah dari dasar hingga sarjana. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengimplementasikan English Language Immersion: Local Wisdom-Based Reading Material sebagai platform untuk menyelesaikan sebuah solusi dan mendapatkan persepsi Naposo Nauli Bulung terhadap program ini.  Sasaran penelitian adalah 90 Naposo Nauli Bulung, berusia 12-25 tahun yang belum menikah. Mereka belajar bahasa Inggris berdasarkan bahan bacaan lokal yang memberikan pemahaman lintas budaya dan berkomunikasi lebih efektif dalam bahasa Inggris sebagai bahasa asing. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif. Instrumen penelitian berupa pedoman wawancara, angket, tes dan observasi. Proses English Language Immersion: Local Wisdom-Based Reading Material melalui empat tahapan yaitu (Orientasi, Persiapan, Pelaksanaan, dan Evaluasi). Dari hasil kuesioner yang diberikan, 95% menjawab program ini menarik, 95% menyatakan program ini mengandung unsur kearifan lokal, 97% mengatakan bahan bacaannya mudah dipahami, 95% menjawab setiap topik memiliki kosakata yang sulit, 95% menjawab bahan bacaan memungkinkan pembaca untuk berpikir secara mendalam, 95% mengatakan setiap topik berisi tugas atau latihan, dan 96% menyatakan bahwa program ini memungkinkan mereka untuk mendapatkan wawasan tentang budaya dan tradisi masyarakat setempat.Kata kunci: English Language Immersion; kearifan lokal; bahan bacaan; EFL
Memanfaatkan Permainan Edukatif untuk Mendeskripsikan Benda: English Talent Class SMA Negeri 2 Plus Panyabungan Sartika Dewi Harahap
Acitya Bhakti Vol. 2 No. 2 (2022): ACITYA BHAKTI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/acb.v2i2.19502

Abstract

Keterampilan siswa/i dalam mendeskripsikan sebuah benda dalam kalimat berbahasa Inggris memiliki tantangan tersendiri di tingkat SMA. Salah satu tantangan terberat dalam keterampilan siswa/i baik dalam berbicara (speaking) dan menulis (writing) tak lain disebabkan masih kurangnya bekal kosakata bahasa inggris yang dimiliki siswa/i yang mereka diperoleh dari tingkat SD dan SMP. Hal ini menjadi perhatian khusus bagi guru, Pembina Ekstrakulikuler Talent Day dalam hal ini Pembina English Talent di SMA Negeri 2 Plus Panyabungan. Talent Day adalah salah satu terobosan yang digagas oleh SMA Negeri 2 Plus Panyabungan setiap hari Sabtu. Pada kesempatan ini sekolah meminta Dosen Program Studi Tadris Bahasa Inggris STAIN Mandailing Natal dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dibantu oleh beberapa masiswa/i untuk memberikan pendampingan berupa pengalaman belajar bahasa inggris menyenangkan yakni memanfaatkan permainan edukatif. Kegiatan ini bertujuan memberikan pengalaman baru bagi peserta Kelas Talenta Bahasa Inggris (English Talent class) pada materi mendeskripsikan benda (Describing Thing) yang dipadukan dengan beberapa permainan sederhana yang menyenangkan diantaranya bernama guess the Picture, let’s play chase dan Guess me, Who Am I. Selama kegiatan berlangsung siswa/i tampak antusias, senang dan semangat juga tidak malu dan tertekan. Hal ini dikarenakan metode belajar yang digunakan tidak seperti pada belajar dikelas pada mata pelajaran wajib.  
Optimalisasi Desain Pembelajaran Bahasa Inggris Berbasis Digital Sartika Dewi Harahap; Syamsiah Depalina Siregar; Dina Syarifah Nasution; Apriyanti Hasibuan
Acitya Bhakti Vol. 2 No. 1 (2022): ACITYA BHAKTI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/acb.v2i1.14521

Abstract

Masa pandemi Covid-19 yang belum berakhir menciptakan suasana belajar menjadi lebih terbatas. Pembelajaran berbasis digital tidak dapat dihindarkan demi terciptanya kelangsungan aktivitas pendidikan. Guru sebagai penyedia, pengajar dan penilai pada proses pembelajaran harus senantiasa upgrade skill dalam menghadapi realita peserta didik yang semakin jenuh akan situasi kondisi keterbatasan pola, media serta akses pembelajaran. Pengabdian kepada masyarakat ini memberikan kontribusi kepada guru-guru bahasa inggris di kabupaten Mandailing Natal yang tergabung kedalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Inggris. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini berupa workshop dan pendampingan seputar desain pembelajaran bahasa Inggris berbasis digital yakni materi yang berkenaan guru melek IT, Penggunaan aplikasi Kine Master dalam mempersiapkan video pembelajaran kreatif, penggunaan platform penilaian melalui aplikasi dojo class dan pembuatan E-book kreatif dengan aplikasi flip book maker. Akhir dari kegiatan pendampingan ini, guru bahasa inggris dapat membuat E-book pembelajaran yang digunakan dalam mengajar dan melakukan penilaian kepada peserta didik dikelas daring lebih menarik dan inovatif sehingga penyuguhan materi pembelajaran dapat optimal.
Penguasaan Kosa Kata Bahasa Inggris melalui Alam Sekitar untuk Siswa SD Negeri 16 Percontohan Panyabungan Sartika Dewi Harahap; Syamsiah Depalina Siregar; Rica Umrina; Sri Wahyuni Hasibuan
Acitya Bhakti Vol. 3 No. 2 (2023): ACITYA BHAKTI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/acb.v3i2.29994

Abstract

Periode emas yang ada pada anak ditingkat sekolah dasar menjadi salah satu faktor dari keberhasilan penguasaan sebuah bahasa. Seperti halnya bahasa Indonesia dan bahasa daerah, bahasa Inggris dapat membaur bersama dalam pembelajaran anak diiringi dengan metode yang tepat. Berkenalan dengan alam sekaligus bahasa mampu memberi ruang konkret agar lebih mampu melekatkan kosa kata bahasa Inggris pada ingatan anak ditingkat sekolah dasar. Metode berbaur dengan alam sekitar, menyentuh benda-benda yang ada, berdiskusi disuasana alam serta menjadikan alam sekitar sebagai materi pembelajaran. Tujuan dari pengabdian kepada masayarakat ini adalah untuk memberikan ruang penguasaan kosa kata bahasa inggris di SD Negeri 16 Percontohan Panyabungan lebih dekat dan bebas. Kegiatan luar kelas yang mampu menambah kesegaran dalam belajar menjadi faktor pendukung proses penerapan dan pengaplikasiannya. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dihalaman sekolah dengan membawa 41 siswa dari dua kelas langsung berbaur kepada alam sekitar. Hasil dari kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa siswa dengan mudah mengenali setiap benda yang ada disekitar sekolah mereka dan mampu menyebutkan bahasa Inggrisnya. 
PERAN PERMAINAN OUTBOUND CEPAT TANGKAP BOLA DALAM MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN KOGNITIF ANAK USIA DINI DI RA TADIKA ADNANI Sartika Dewi Harahap; Sarah Citrasari; Siti Nurhaliza Lubis; Nur Khofifah; Syarifah Aini
ADIBA : JOURNAL OF EDUCATION Vol. 4 No. 3 (2024): JULI
Publisher : CV. ADIBA AISHA AMIRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cognitive development in early childhood is an important focus in education, with the fast outbound game of catching the ball recognized as an effective method in supporting children's holistic development. The research method used is qualitative research. This research aims to explore the role of these games in developing the cognitive skills of early childhood at RA Tadika Adnani. With a qualitative approach and case study design, data was collected through observation, interviews and documentation analysis. Results show challenges in child engagement, emotional responses to challenges, lack of social interaction, and constraints in cognitive abilities. Adjustments are needed in the delivery of game rules, a supportive environment, increased involvement, positive emotional responses, and good social interactions. Continuous evaluation and collaboration between teachers and parents are important in supporting children's holistic development.
Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini Melalui Metode Bernyanyi di Raudhatul Athfal Roihanul Jannah Rosila Rosila; Mukhlis Mukhlis; Sartika Dewi Harahap
Ta'rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Yayasan Pendidikan Ilmu Qur'an Baubau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59059/tarim.v6i1.1990

Abstract

Rosila, NIM: 20030033, "Early Childhood Social Emotional Development Through the Singing Method in Raudhatul Athfal Roihanul Jannah." This research aims to analyze the social emotional development of early childhood through the singing method. Social emotional development is an important aspect in early childhood education, which is characterized by the ability to interact, socialize and be responsible. The research method used is descriptive qualitative with research subjects being teachers and students. Data was collected through observation, interviews and documentation. The research results show that the singing method is effective in improving children's social emotional development. Children learn to interact with peers, express emotions, and build self-confidence. This research is in line with Erikson's theory which emphasizes the importance of social interaction in child development. The steps in the singing method include selecting an appropriate song, using a tone that is easy to understand, introducing the song, and joint demonstration. Singing activities involve physical activity which makes learning more fun and interactive. This conclusion shows that the singing method is not only fun, but also contributes positively to the social emotional development of early childhood at RA Roihanul Jannah.