Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pemanfaatan Sayur Bayam Sebagai Cemilan Sehat untuk Mengatasi Stunting di Desa Hatusua, Kab. Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku Male, Yusthinus Thobias; Sohilait, Hanoch Julianus; Sekewael, Serly Jolanda; Kapelle, Imanuel Berly Delvis; Tehubijuluw, Hellna; Bijang, Chaterina Manukpadang; Hattu, Nikmans; Telussa, Ivonne; Siahaya, Antho Netty; Rosmawaty, Rosmawaty; Sohilait, Mario Rowan
Innovation for Community Service Journal Vol 3 No 1 (2025): April 2025
Publisher : Department of Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/icsj.v3i1.19628

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan yang berdampak pada pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak. Desa Hatusua, Seram Bagian Barat, menghadapi tantangan dalam pemenuhan gizi seimbang akibat rendahnya konsumsi makanan bergizi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi serta memperkenalkan inovasi pengolahan sayur bayam sebagai cemilan sehat yang menarik bagi anak-anak. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini mencakup survei awal, dan pelatihan pembuatan cemilan berbahan dasar bayam. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya konsumsi makanan bergizi, serta perubahan pola makan anak-anak yang lebih menerima cemilan berbahan dasar bayam. Selain itu, beberapa peserta berantusias mengikuri pelatihan dalam pembuatan kripik bayam berbasis cemilan sehat sebagai peluang ekonomi lokal. Keberhasilan program ini mengindikasikan bahwa pendekatan berbasis pangan lokal dan keterlibatan masyarakat secara aktif dapat menjadi solusi efektif dalam penanggulangan stunting. Program ini berpotensi dikembangkan lebih luas dengan dukungan pemerintah dan berbagai pihak terkait guna menciptakan keberlanjutan dalam peningkatan kualitas gizi masyarakat.
Introduction to Drinking Water Quality Standards for Communities in Poka Village, Teluk Ambon District Rumpakwakra, Ervina; Hattu, Nikmans; Jaya, Gede Wiratma; Nggolaon, Delpina; Rikumahu, Marcia Violetha; Thohirah, Afifah; Silahooy, Stevi; Latupeirissa, Jolantje; Telussa, Ivonne; Pada, Samuel Simra; Kololu, Micky
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 1 (2024): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i1.6564

Abstract

The quality of clean water used has been a top priority to maintain health and fulfill daily needs. There are many sources of clean water, including well water, bottled water, gallon water and PDAM water. The use of clean water in Poka Village still uses well water and gallon water, so there is concern among the community regarding the cleanliness and quality of the water. Therefore, this service is carried out to help answer public anxiety by introducing Drinking Water Quality Standards that have been determined in the Republic of Indonesia Minister of Health Regulation No. 492/MENKES/PER/IV/2010. Apart from that, we also show findings of polluted well water and also provide solutions on how to care for wells. During material delivery activities, we use an educational and participatory approach with the main focus being the community. The result of this service activity is that the community in Poka Village has good knowledge regarding drinking water quality standards so that it is hoped that the community can apply them in their daily lives.
Ekstraksi dan Karakterisasi Senyawa Besi Oksida dari Batuan Vulkanik Pulau Ambon menggunakan Metode Kopresipitasi Jaya, Gede Wiratma; Nggolaon, Delpina; Hattu, Nikmans
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.1.159-169.2024

Abstract

Senyawa besi oksida pada batuan vulkanik Pulau Ambon memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai material maju di masa depan. Untuk memanfaatkan potensi tersebut diperlukan sebuah usaha dengan cara mengekstraksi senyawa besi oksida. Pada penelitian ini metode kopresipitasi digunakan untuk mengekstraksi senyawa besi oksida. Hasil ekstraksi kemudian dikarakterisasi menggunakan beberapa instrumen seperti X-Ray Fluorescence (XRF), X-Ray Diffraction (XRD), dan Scanning Electron Microscope (SEM). Hasil karakterisasi menunjukkan senyawa besi oksida yang dihasilkan memiliki tingkat kemurnian dibawah 50%. Fasa mineral oksida yang terdeteksi dari data XRD adalah magnetit (Fe3O4), maghemit (-Fe2O3), dan hematit (-Fe2O3). Ukuran kristal secara rata-rata dibawah 15 nm dengan ukuran partikel rata-rata diatas 700 nm. Struktur morfologi permukaan terdapat aglomerasi dengan bentuk permukaan yang bulat. Hasil ini menunjukkan metode kopresipitasi telah berhasil mendapatkan senyawa besi oksida dari batuan vulkanik Pulau Ambon.
Edukasi Pengenalan Simbol Keselamatan Kerja Kepada Siswa SMK Negeri 2 Maluku Tengah Nggolaon, Delpina; Rumpakwakra, Ervina; Hattu, Nikmans; Silahooy, Stevi
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/js.v3i2.219

Abstract

Penguasaan simbol-simbol keselamatan kerja adalah fokus utama dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang dilaksanakan oleh tim dosen dari Program Studi Teknik Kimia, Universitas Pattimura. Kegiatan ini dilakukan sebagai salah satu bentuk upaya dalam mempersiapkan siswa kelas XII SMK Negeri 2 Maluku Tengah yang akan segera menyelesaikan studi dan memasuki dunia kerja. Teridentifikasi bahwa adanya kekurangan pengetahuan diantara siswa-siswi dalam mengenal simbol-simbol keselamatan kerja. Oleh karna itu, tujuan utama dari edukasi ini adalah mengajarkan siswa cara mengidentifikasi dan memahami simbol-simbol keselamatan kerja yang sering dijumpai. Selain meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan, program ini juga bertujuan untuk mengurangi risiko kecelakaan kerja melalui pemberian pengetahuan dasar tentang penanganan alat dan bahan yang memiliki simbol khusus. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman siswa mengenai simbol-simbol keselamatan kerja dan cara penanggulangan bahaya yang terjadi, seperti terlihat dari keterlibatan aktif dan antusias siswa selama sesi tanya-jawab yang berkembang menjadi diskusi yang dinamis. Ini menunjukkan bahwa mayoritas peserta dapat memahami materi dengan baik, sehingga membangun pemahaman kuat tentang pentingnya mematuhi standar keselamatan sejak dini. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya menyediakan pengetahuan teoretis, tetapi juga mempersiapkan siswa secara praktis untuk meminimalisir kecelakaan kerja di masa depan sebagai calon pekerja industri