Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : Jurna Beta Kimia

Pengembangan Bahan Ajar Kimia Berbasis Lectora Inspire pada Materi Pokok Kimia Unsur Terintegrasi Etnosains untuk Siswa Kelas XII SMA/MA Lestarani, Dewi; Atandau, Eny C.R.K.; Lalang, Arvinda C.; Naat, Johnson; Lawa, Yosep
Jurnal Beta Kimia Vol 1 No 1 (2021): Volume 1, Nomor 1: Mei 2021
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jbk.v1i1.5128

Abstract

Artikel ini membahas hasil pengembangan bahan ajar kimia berbasis Lectora Inspire (LI) pada materi pokok kimia unsur terintegrasi etnosains. Pengembangan bahan ajar kimia berbasis LI pada materi pokok kimia unsur terintegrasi etnosains digunakan langkah-langkah dengan model rancangan dari Borg and Gall dengan 4 tahapan yaitu studi pendahuluan, pengembangan, uji lapangan, dan diseminasi produk akhir. Uji ahli yang dinilai oleh tiga ahli yaitu ahli instrumen, ahli materi dan ahli media serta uji lapangan terhadap produk bahan ajar kimia yang terdiri dari uji kelompok kecil yang terdiri atas 9 mahasiswa dan kelompok besar 20 mahasiswa semester 3 pendidikan kimia Undana. Hasil penilaian ahli instrumen terhadap angket butir-butir indikator penilaian pada angket tersebut sangat baik dengan persentase keidealan 94,28% sedangkan penilaian ahli materi dengan persentase keidealan 86,09% dan ahli media 86,92% dengan kategori masing-masing sangat baik. Uji coba kelompok kecil 97,25% dan kelompok besar 98,75%. Hasil penilaian uji ahli dan uji lapangan terhadap bahan ajar kimia berbasis Lectora Inspire pada materi pokok kimia unsur terintegrasi etnosains ini sangat layak digunakan.
Efektivitas Pembelajaran Kimia Melalui Pemanfaatan Teknologi Daring Selama Pandemi Covid-19¬ di Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Nusa Cendana Christianto, Heru; Lawa, Yosep; Parera, Lolita A. M.; Lestarani, Dewi; Lalang, Arvinda C.; Lalus, Fridom N.; Sunarko, Gilbertus F. M.; Liu, Melani M.W.
Jurnal Beta Kimia Vol 1 No 2 (2021): Volume 1, Nomor 2: November 2021
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jbk.v1i2.5580

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran kimia melalui pemanfaatan teknologi daring serta mengetahui perbedaan hasil belajar mahasiswa selama pandemi covid-19 menggunakan teknologi daring dibandingkan hasil belajar mahasiswa secara tatap muka/langsung di program studi pendidikan kimia Universitas Nusa Cendana. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kombinasi penelitian kuantitatif dan kualitatif. Terdapat perbedaan hasil belajar mahasiswa sebelum pandemi covid-19 (pembelajaran luring) dan selama pandemi covid-19 (pembelajaran daring) pada mata kuliah Kimia Fisik 2, Statistika, Belajar dan Pembelajaran, Pengembangan Program Pembelajaran Kimia, dan Komputer untuk Pembelajaran Kimia, sementara untuk mata kuliah Kimia Dasar 2 tidak ada perbedaan hasil belajar mahasiswa sebelum pandemi covid-19 (pembelajaran luring) dan selama pandemi covid-19 (pembelajaran daring). Nilai rata-rata mahasiswa yang lebih tinggi pada saat pembelajaran daring dibandingkan pada saat pembelajaran luring yaitu mata kuliah Kimia Fisik 2, Statistika, dan Pengembangan Program Pembelajaran Kimia. Itu artinya bahwa pembelajaran daring pada mata kuliah tersebut tergolong efektif. Sementara nilai rata-rata mahasiswa yang lebih tinggi pada saat pembelajaran luring dibandingkan pada saat pembelajaran daring yaitu mata kuliah Belajar dan Pembelajaran dan Komputer untuk Pembelajaran Kimia. Itu artinya pembelajaran daring pada kedua mata kuliah itu masih kurang efektif sehingga perlu diperbaiki segala kekurangan yang ada. Mahasiswa dan dosen lebih cenderung menggunakan perpaduan aplikasi pembelajaran daring yang mudah digunakan guna mendukung kegiatan pembelajaran selama pandemi covid-19, seperti Zoom, Google Meet, Whatsapp, dan E-Learning. Ketertarikan mahasiswa dalam pembelajaran daring masih tergolong cukup. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor yang salah satunya adalah mahasiswa kadang-kadang mengalami kendala gangguan internet, sehingga pembelajaran daring menjadi terganggu
Konsentrasi Optimum dan Model Isotherm Bovine Serum Albumin (BSA) dalam Matriks Silika Gel dengan Pemanfaatan Silika yang bersumber dari Pasir Alam Naat, Johnson N.; Lawa, Yosep; Neolaka, Yantus A. B.; Haki, Horiana; Lestarani, Dewi; Sugiarti, Sri; Iswantini, Dyah
Jurnal Beta Kimia Vol 1 No 2 (2021): Volume 1, Nomor 2: November 2021
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jbk.v1i2.5584

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui konsentrasi optimum dan model isotherm bovine serum albumin (BSA) dalam matriks silika gel dengan pemanfaatan silika yang bersumber dari pasir alam Takari. Penelitian ini dilakukan melalui tahapan preparasi sampel, ekstraksi silika (SiO2), penentuan konsentrasi optimum, dan model isotherm BSA pada matriks silika gel yang dianalisis menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Penentuan konsentasi optimum BSA dalam matriks silika gel dibuat dengan variasi konsentrasi 10, 20, 30, 40, dan 50 mg/L pada pH dan waktu kontak optimum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi optimum adsorpsi BSA pada konsentasi 40 mg/L dengan efisiensi adsorpsi sebesar 99,06%. Adsorpsi BSA mengikuti model isotherm Langmuir tipe 2 dengan nilai R2 = 0,9492 dan kapasitas adsorpsinya sebesar 9,5057 mg/g. Proses adsorpsi BSA oleh silika dalam matriks silika gel terjadi secara kimia dan monolayer.
Golongan Senyawa Metabolit Sekunder dari Ramuan Tradisional NTT dalam Sopi Buah Pisang Lawa, Yosep; Jasman, Jasman; Parera, Lolita A. M.; Beda, Yosep; Loleh, Adrianus; Lake, Darius V.; Djara, Apriana
Jurnal Beta Kimia Vol 1 No 2 (2021): Volume 1, Nomor 2: November 2021
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jbk.v1i2.5587

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh berat buah pisang, volume starter dan waktu fermentasi pada pembuatan sopi buah pisang kepok (Mussa paradisiaca L), buah pisang rote dan buah pisang ambon ((Musa acuminata cavendish subgroup) asal Timor kemudian isolasi dan identifikasi golongan senyawa metabolit sekunder ramuan sopi asal kupang yang larut pada tahap fermentasi dan yang larut pada tahap maserasi dengan sopi hasil fermentasi pisang kepok (Musa paradisiaca l.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berat buah, volume starter dan waktu fermentasi terhadap kadar alkohol yang dihasilkan dari buah pisang kapok (Mussa paradisiaca L), buah pisang Rote dan buah pisang Ambon ((Musa acuminata cavendish subgroup) asal Timor kemudian untuk mengetahui golongan metabolit sekunder ramuan sopi asal desa air mata kupang yang larut pada tahap fermentasi dan yang larut pada tahap maserasi dengan sopi hasil fermentasi pisang kepok (Musa paradisiaca l.) serta pada sopi masyarakat desa mata air Kupang. Variabel volume starter yang digunakan adalah 0, 50, 75 dan 100 mL, sedangkan variabel waku fermentasi yang digunakan adalah 2 hari, 4 hari, 6 hari, dan 8 hari.Uji statisik dilakukan menggunakan ANOVA kemudian dilanjutkan dengan Uji Duncan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume starter berpengaruh terhadap kadar alkohol buah pisang kepok (14,74%), pisang rote (17%) dan pisang ambon (8%) dihasilkan oleh volume starter 100 mL. Sedangkan waktu fermentasi berpengaruh terhadap kadar alkohol buah pisang kepok (12,83%), pisang rote (17%) dan pisang ambon (12%) dihasilkan oleh waktu fermentasi 6 hari. Hasil uji secara fitokimia Pada perlakuan fermentasi buah pisang kapok dengan menambahkan ramuan sopi dan juga sopi masyarakat yang perlakuannya sama yaitu pada tahap fermentasi berbahan nira dan gula dengan menambahkan ramuan sopi sama sama tidak mengandung metabolit sekunder. Sedangkan pada ramuan sopi desa mata air yang fermentasi dimaserasi dalam sopi pisang kapok hasil fermentasi terisolasi dan teridentifikasi mengandung senyawa metabolit sekunder golongan flavonoid, tanin, saponin dan terpenoid kemudian dilanjutkan dengan identifikasi isolat menggunakan spektrofotometer UV-VIS diperoleh serapan pada panjang gelombang 380nm dengan absorbansi 0,847 dan 374nm dengan absorbansi 0,829 dengan demikian senyawa metabolit sekunder yang teridentifikasi yakni flavonoid golongan flavanol dan auron.
pH dan Waktu Kontak Adsorpsi Ion Logam Cu(II) menggunakan Adsorben Silika yang Bersumber dari Pasir Alam Takari Naat, Johnson N.; Kefi, Lidia Graciana; Lawa, Yosep
Jurnal Beta Kimia Vol 1 No 1 (2021): Volume 1, Nomor 1: Mei 2021
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jbk.v1i1.7683

Abstract

Tulisan ini melaporkan pH dan waktu kontak optimum adsorpsi ion logam Cu(II) menggunakan adsorben silika yang diekstraksi dari pasir alam Takari. Penelitian ini dilakukan melalui preparasi sampel, proses ekstraksi silika menggunakan metode hidrotermal dan kopresipitasi, penentuan pH optimum dan waktu kontak adsorpsi ion logam Cu(II) menggunakan spektrofotometer UV-Vis dengan pereaksi EDTA sebagai pengompleks. Variasi pH yang digunakan adalah 3, 4, 5, 6, 7, dan 8 sedangkan variasi waktu kontak yang digunakan adalah 20, 40, 60, 80, dan 100 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pH optimum untuk adsorpsi ion logam Cu(II) adalah pada pH 6 dengan kapasitas adsorpsi 7,958 mg/g, sedangkan waktu kontak optimum adalah 60 menit dengan kapasitas adsorpsi 10,597 mg/g.
Mini Review: Peran Biofertilizer Pada Pertanian Lahan Kering Benu, Frederik L.; Lawa, Yosep; Neolaka, Yantus A. B.
Jurnal Beta Kimia Vol 3 No 1 (2023): Volume 3, Nomor 1: Mei 2023
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jbk.v3i1.11656

Abstract

Mini review ini menyajikan mengenai penggunaan biofertilizer pada pertanian lahan kering. Penggunaan biofertilizer pada pertanian lahan kering telah menjadi topik yang menarik dalam upaya meningkatkan keberlanjutan pertanian. Dalam mini review ini akan dibahas mengenai berbagai Bahan baku berbasis biomassa dapat digunakan dalam pembuatan biofertilizer. Metode pembuatan biofertilizer juga akan disajikan mengingat metode pembuatan biofertilizer memiliki peran penting dalam memproduksi pupuk organik yang dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman secara berkelanjutan. selanjutnya akan disajikan mengenai metode pengukuran pertumbuhan tanaman yang merupakan langkah penting dalam memantau dan mengevaluasi respons tanaman terhadap lingkungan dan perlakuan pertanian khususnya pada pertanian lahan kering. Pada bagian akhir paper akan di sajikan mengenai aplikasi biofertilizer pada berbagai tanaman yang di tanam pada berbagai tipe lahan kering. Meskipun ke depan masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk memahami interaksi antara biofertilizer dan tanaman spesifik serta mempertimbangkan faktor-faktor lingkungan yang mempengaruhi efektivitasnya, penggunaan biofertilizer pada pertanian lahan kering menunjukkan potensi besar dalam meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan pertanian.
Uji Aktivitas Bakteri Propionibacterium acnes pada Metabolit Sekunder Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb) terlarut dalam VCO (Virgin Coconut Oil) Lawa, Yosep; Jaung, Willilgis; Budiana, I Gusti Made Ngurah; Parera, Lolita Agusta Magdalena; Nenohai, Jacky Anggara
Jurnal Beta Kimia Vol 4 No 1 (2024): Volume 4, Nomor 1: Mei 2024
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jbk.v4i1.15463

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai Uji aktivitas bakteri Propionibacterium acnes pada metabolit sekunder temulawak (Curcuma xanthorriza Roxb) yang larut dalam Virgin Coconut Oil. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui daya hambat pertumbuhan bakteri Propionibacterium acnes pada metabolit sekunder temulawak yang larut dalam minyak kelapa murni. Aktivitas metabolit sekunder antibakteri yang paling berpengaruh dalam proses penghambatan pertumbuhan bakteri Propionibacterium acnes adalah minyak kelapa murni yang dicampur dengan temulawak bubuk hasil fermentasi yaitu, dimana mengandung Fenolik, Flavonoid, terpenoid, dan steroid. Hasil uji aktivitas antibakteri dianalisa dengan metode one way anova dilanjutkan uji tukey. Daya hambat ekstrak temulawak yang dicampur dengan minyak kelapa murni pada waktu 24 jam dengan kosentrasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 10% (93,3 mm), 15% (112,3 mm),25% (123,3 mm). Zona hambat yang memiliki aktivitas antibakteri sangat kuat terhadap bakteri Propionibacterium acnes adalah pada kosentrasi 25% (123,3 mm).
Model Isotherm Adsorpsi Triptamin menggunakan Adsorben Silika termodifikasi BSA Deram, Rosalia Febriana; Anarato, Antonius Umbu; Lestarani, Dewi; Neolaka, Yantus A.B.; Lawa, Yosep; Kalla, Eka B.S.; Baunsele, Anselmus B.; Nitti, Fidelis; Naat, Johnson N.
Jurnal Beta Kimia Vol 4 No 2 (2024): Volume 4, Nomor 2: November 2024
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jbk.v4i2.19684

Abstract

This article reports the adsorption isotherm model of tryptamine using bovine serum albumin-modified silica adsorbent (SiO₂@BSA) obtained from Takari natural sand as a silica source. Silica was extracted from natural sand and then modified with BSA. The SiO₂@BSA adsorbent was used to adsorb tryptamine in a batch system with 5, 10, 20, 30, 40, and 50 mg/L concentrations. Tryptamine content was analyzed using a UV-Vis spectrophotometer at 423 nm. Eight models were employed to describe the adsorption isotherm of tryptamine. The modeling results revealed that tryptamine adsorption follows the Langmuir isotherm model, with an R² value of 0.938 and a maximum adsorption capacity of 7.961 mg/g. This study confirms the potential of SiO₂@BSA as an effective adsorbent for tryptamine adsorption, contributing to the development of adsorption technology for organic compounds.
Isolation and Identification of Halotolerant Bacteria in Saline Soils from the Coastal Areas of Oebelo White Sand Beach and Pariti Beach Lawa, Yosep; Utami, Serlina; Lede Kore, Rut Delviana; Neolaka, Yantus A. B.; Lalang, Arvinda Ceniorita; Nenohai, Jacky Anggara; Kutu Woa, Maria Anastasia
Jurnal Beta Kimia Vol 5 No 2 (2025): Volume 5 Number 2, November 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jbk.v5i2.19815

Abstract

A study has been conducted to isolate and identify halotolerant bacteria in saline soils from the coastal areas of Oebelo White Sand Beach and Pariti Beach. The sampling method used was random sampling. During sampling, pH, electrical conductivity (EC), and soil temperature were also measured. Bacterial isolation was performed using a serial dilution technique, resulting in three pure isolates from each beach sand sample. The isolates were cultured on Nutrient Agar (NA) medium and incubated at 37°C for 24 hours. The colonies obtained were small, round, and white. The isolates were then purified using the streak plate method. The halotolerant test was conducted using Tryptic Soy Agar (TSA) medium without added salt. The results showed that the bacterial colonies were halotolerant, as indicated by growth after 24 hours of incubation. Further biochemical tests, including motility, citrate utilization, urease, and sugar hydrolysis, revealed that all isolates from Oebelo White Sand samples showed positive results for all tests, whereas isolates from Pariti Beach exhibited some variations. These findings indicate that the isolates were capable of hydrolyzing urea into ammonia, utilizing citrate as a carbon and energy source, and fermenting sugars present in the medium.