Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Pengembangan Bahan Ajar Fisika Dasar Berbasis Model Pembelajaran P3e Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Mahasiswa Program Studi Tadris Fisika Bahtiar Bahtiar
Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi (JPFT) Vol 4 No 2 (2018): Juli-Desember 2018
Publisher : Department of Physics Education, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.219 KB) | DOI: 10.29303/jpft.v4i2.780

Abstract

This research aims to cultivate our learning materials basic physics-based model of learning P3E to enhance students ' critical thinking skills. This research was carried out from June until October 2017 at UIN Mataram. The type of research used IE research development-oriented product development includes three phases, namely the preliminary studies, product development and testing products. Test your basic physics materials involving 36 students (two class) semester 2 academic year2016/2017 and extensive trials carried out on 49 students (two class) academic year 2017/2018 Prodi Tadris Physics FTK UIN Mataram. Products resulting from this research is a physics-based model of learning materials learning P3E consisting of four (4) syntax: organizing, investigation, evaluation, and presentation. Basic physics, materials physics material contain basic 1 sub staple in temperature and heat. The results of validation experts show all materials declared valid and reliability. Basic physics-based learning materials learning model used and effective practical P3E to enhance critical thinking skills. There for learning materials based models developed viable P3E learning used to enhance students ' critical thinking skills.  
ANALISIS PERGESERAN LEMPENG BUMI YANG MENINGKATKAN POTENSI TERJADINYA GEMPA BUMI DI PULAU LOMBOK Yanita Syafitri; Bahtiar Bahtiar; Lalu A. Didik
KONSTAN - JURNAL FISIKA DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 4 No 2 (2019): KONSTAN (Jurnal Fisika dan Pendidikan Fisika)
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1005.361 KB) | DOI: 10.20414/konstan.v4i2.43

Abstract

This research is a qualitative research. Where the purpose of this research is to find out how the shifts of the earth’s plates around Lombok Island can increase the frequency of potential earthquakes on Lombok Island. This study uses a qualitative approach by paying attention to the theory of earth’s plates and the movements of the earh’s plates that have been described previously. The results of this study indicate a link between earth plate shifts and the frequency of earthquakes on Lombok Island. The world’s active tectonic plates in which the movements of two of them (the Indo-Australian Plate and the Eurasian Plate) greatly affect the frequency of earthquakes due to passing through Lombok Island. In addition to the two active tectonics plates of the world, there is also one Fault namely the Flores Up Fault which stretches from Flores to Lombok Island which forms a trough amd is very active.
UPAYA MENINGKATKAN DISIPLIN GURU DALAM KEHADIRAN MENGAJAR DI KELAS MELALUI PENERAPAN REWARD AND PUNISHMENT SMA NEGERI 1 TUAL Fata Tukloy; Bahtiar Bahtiar
KONSTAN - JURNAL FISIKA DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 5 No 1 (2020): KONSTAN (Jurnal Fisika dan Pendidikan Fisika)
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.951 KB) | DOI: 10.20414/konstan.v5i1.51

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mencari alternatif pemecahan masalah sebagai upaya meningkatkan disiplin guru dalam kehadiran mengajar di kelas melalui penerapan Reward and Punishment di SMA negeri 1 Tual. Subjek penelitian ini adalah semua guru mata pelajaran di SMA N 1 Tual yang berjumlah 78 orang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode penelitian tindakan sekolah (PTS) yang mengacu pada model Kemmis dan Mc Taggart yang dilakukan sebanyak dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan, yaitu: 1) Perencanaan Tindakan, 2) Pelaksanaan Tindakan, 3) Observasi Tindakan, dan 4) Refleksi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Melalui Penerapan Reward And Punishment Pada SMA Negeri 1 Tual dapat meningkatkan disiplin guru dalam kehadiran mengajar di kelas.” Rerata hasil capaian pada siklus I adalah 8,20% dan rata-rata capaian pada siklus II 89,48 % Jumlah guru yang masuk mengajar tepat waktu atau terlambat kurang dari 10 menit mencapai target melebihi target yang ditetapkan yakni 75 %. Hal ini jelas menunjukkan bahwa terjadi peningkatan disiplin guru pada siklus II yang mengalami peningkatan yang sangat signifikan dibandingkan pada siklus I. Selain itu model model peenerpan Reward and Punishmen ternyata cukup efektif diterapkan pada SMA Negeri 1 Tual.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE INVESTIGASI KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA FISIKA KELAS X MA RAUDLATUSSHIBYAN NW BELENCONG TAHUN PELAJARAN 2019/2020 Nur Faujiah; Muhammad Wahyudi; Bahtiar Bahtiar
KONSTAN - JURNAL FISIKA DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 5 No 2 (2020): KONSTAN (Jurnal Fisika dan Pendidikan Fisika)
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/konstan.v5i2.52

Abstract

Penelitian dilaksanakan di MA Raudlatusshibyan NW Belencong yang bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe investigasi kelompok dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa fisika. Jenis penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus dilakukan empat tahap yaitu: Perencanaan (Planning), tahap pelaksanaan tindakan (action), tahap observasi (observation), dan tahap refleksi (reflection). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X MA Raudlatusshibyan NW Belencong yang berjumlah 32 orang siswa.Data diperoleh dari hasil tes siswa, nilai laporan dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya peningkatan. Hal ini dibuktikan dengan hasil pretest dan hasil postest siswa. Untuk nilai aktivitas siswa pada siklus I 60% pada siklus II mengalami peningkatan yaitu 85%. Untuk hasil belajar siswa pada siklus I sebelum deberi tindakan siswa mendapat nilai pada pretest yaitu 37,5% setelah diberi tindakan mendapat nilai protest yaitu 71, 87%. Pada siklus II nilai pretest siswa memperoleh 68,75% kemudian pada postest memperoleh nilai 87,5%. Dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif aktivitas dan hasil belajar siswa meningkat dengan sangat baik dan signifikan.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) BERBASIS MULTIPLE INTELLIGENCES PADA MATERI KALOR KELAS VII MTs MIFTAHUL ISHLAH Elma Ko'o; Lalu Ahmad Didik Meiliyadi; Bahtiar Bahtiar
Relativitas: Jurnal Riset Inovasi Pembelajaran Fisika Vol 5, No 1 (2022): Jurnal Riset Inovasi Pembelajaran Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, UNIVERSITAS MA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/relativitas.v5i1.6979

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui validitas Lembar Kerja Siswa (LKS) berbasis Multiple Intelligences pada materi kalor kelas VII MTs Miftahul Ishlah dan untuk mengetahui praktikalitas Lembar Kerja Siswa (LKS) berbasis Multiple Intelligences pada materi kalor kelas VII MTs Miftahul Ishlah. Dalam penulisan penelitian ini, peneliti menggunakan sistematika penulisan penelitian dan pengembangan yang kenal  dengan Reseach And Development (R&D). Penelitian ini terdiri dari tiga tahap yaitu : pendefinisian (define), perancangan (design), dan pengembangan (development). Metode penelitian ini digunakan untuk menghasilkan produk. Contohnya Lembar Kerja Siswa (LKS) berbasis Multiple Intelligences pada materi kalor dengan harapan siswa dapat memahami pelajaran IPA terpadu.Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa Hasil validasi LKS berbasis Multiple Intelligences adalah 90,7 %, ini berarti LKS berbasis Multiple Intelligences berkategori sangat  valid.  Hasil uji coba praktikalitas yang dilakukan di satu kelas menunjukkan persentase 88 % dengan kategori sangat praktis. Kesimpulan penelitian ini adalah LKS berbasis Multiple Intelligences pada materi kalor kelas VII MTs Miftahul Ishlah yang dikembangkan sangat valid dan praktis. 
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING PADA PEMBELAJARAN FISIKA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Nurfarida Nurfarida; Bahtiar Bahtiar; Nevi Ernita
Relativitas: Jurnal Riset Inovasi Pembelajaran Fisika Vol 2, No 2 (2019): Jurnal Riset Inovasi Pembelajaran Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, UNIVERSITAS MA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/relativitas.v2i2.1790

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar siswa fisika pada materi momentum dan impuls di SMA Negeri 8 Mataram Tahun Pelajaran 2018/2019. Teknik pengambilan sampel menggunakan Sluster Random Samling. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimental design dengan desain penelitian pretest-posttest control grup desain. Berdasarkan hasil analisis data dalam penelitian ini dengan menggunakan uji-t diperoleh ttabel = 2,021 dan thitung = 8,35, maka diketahui nilai thitung (8,35)  ttabel (2,021) dengan dk yang besarnya dk = n1 + n2 - 2 dengan taraf signifikansinya 5%. Karena thitung lebih besar dari ttabel pada taraf sisgnifikan 5% maka H0 ditolak dan Ha diterima. Hasil penelitian ini, menunjukkan bahwa secara signifikan terdapat pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing pada peningkatkan hasil belajar fisika siswa pada materi momentum dan impuls di SMA Negeri 8 Mataram Tahun Pelajaran 2018/2019.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN THREE TIER TEST DIAGNOSTIK UNTUK MENGANALISIS TINGKAT PEMAHAMAN DAN MISKONSEPSI SISWA MATERI ELASTISITAS Farizal Wahyudi; Lalu A. Didik; Bahtiar Bahtiar
Relativitas: Jurnal Riset Inovasi Pembelajaran Fisika Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Riset Inovasi Pembelajaran Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, UNIVERSITAS MA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/relativitas.v4i2.5184

Abstract

Penelitian ini mengembangkan instrumen diagnostik Thre Tier Test untuk menganalisis tingkat pemahaman dan miskonsepsi peserta didik pada materi elastisitas dan hukum hooke. Jenis penelitian adalah penelitian pengembangan (R&D). Pengembangan dilakukan dengan tahap a) studi pendahuluan, b) perancangan draft produk, c) pengembangan produk. Pada tahap pengembangan produk dilakukan revisi produk. Hasil penelitian menunjukan instrument yang dikembangkan sangat valid yang ditunjukan dengan nilai persentase kevalidan instrument Three Tier Test sebesar 88,21 % dan validasi angket respon siswa sebesar 90,83 % sehingga tergolong kategori sangat valid. Nilai kepraktisan instrumen Three Tier Test ditunjukan oleh besar nilai persentase angket respon siswa yang mencapai 87,875 dan tergolong kategori sangat praktis. Instrumen yang dikembangkan berhasil mengidentifikasi tingkat miskonsepsi siswa dengan nilai persentase sebesar 58,33 %  dan siswa paham konsep sebesar 13,33 %.
Tingkat Pencemaran Lindi Pada Air Tanah Dangkal Di Sekitar TPA Kebon Kongok Menggunakan Parameter Fisika dan Kimia Amalia Syuzita; Lalu Ahmad Didik Meiliyadi; Bahtiar Bahtiar
Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 19, No 2 (2022): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (963.266 KB) | DOI: 10.20527/flux.v19i2.13030

Abstract

Research has been conducted on the level of pollution caused by Leachate in shallow groundwater around Kebon Kongok landfill, Gerung, West Lombok. This research was conducted considering that water has many benefits in daily life, so it is important to know the quality of the water consumed. The research used experimental methods by analyzing physical parameters (Temperature, conductivity, pH and TDS) and chemical parameters in the form of heavy metal content (Pb, Fe, Cu and Mn). The results of physical parameter tests mostly show that the quality of shallow groundwater is still within the safe quality standard, there is 1 shallow groundwater point that is polluted due to the close proximity to the leachate. Chemical parameters indicate that the content of heavy metals is mostly well below the quality standard, except Cu metal is detected at 0.029 mg / l and Mn metal 1,457 mg / l at a distance of 50 m.KEYWORDS : Leachate; Shallow Water; Physics Parameters; Chemical Parameters
Profile of Technological Pedagogical And Content Knowledge (TPACK) Middle School Teachers in Sekarbela District, Mataram City Ismail Ismail; Muhammad Muhammad; Bahtiar Bahtiar
Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi (JPFT) Vol 8 No 1 (2022): January-June
Publisher : Department of Physics Education, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpft.v8i1.3594

Abstract

Teachers with TPACK perspectives are teachers who understand the correct pedagogy and conceptual understanding by using technology in teaching subject matter. By having the right TPACK, teachers will be able to engage and motivate students in exploring learning content to a greater extent. This study examines the TPACK profile of junior high school teachers in the Sekarbela sub-district of Mataram city using the TPACK framework. This research is ex-post-facto research and causal associative research with a quantitative approach. The population in this study were junior high school teachers in Sekarbela District, Mataram City, totaling 120 teachers, with a sample of 60 teachers who were taken using a proportional random sampling technique. The data collection technique used questionnaires and documentation, while the data analysis technique used multiple regression using SPSS for windows 21. The results showed that the component of Technological Content Knowledge scored 36.50, which fell into the low category. Pedagogical Knowledge (PK) got a score of 54.80, Technological Knowledge (TK) got a score of 40.83, Content Knowledge (CK) got a score of 47.97, and Technological Pedagogical Knowledge fell into the medium category. Meanwhile, Pedagogical Content Knowledge (PCK) scored 60.93, and Technological, Pedagogical, and Content Knowledge (TPACK) scored 63.53, which fell into the high category. Hence, it can be concluded that the research results show the average overall ability of teachers in the seven TPACK frameworks has a score of 50.07 within high criteria.
Pengaruh Model Discovery Learning Melalui Kegiatan Praktikum IPA Terpadu Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Bahtiar Bahtiar; Maimun Maimun; Baiq Lily Anggriani W
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 2 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v12i2.564

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh model discovery learning melalui kegiatan praktikum IPA terpadu terhadap kemampuan berpikir kritis siswa MTs Hidayatullah Mataram pada kelas VIIIA danVIIIB tahun pelajaran 2021/2022. Jumlah populasi 200 siswa dan sampel 50 siswa, teknik pengambilan sampel dengan menggunakan cluster random sampling. Jenis penelitian adalah quasi eksperimental design dengan pendekatan pendekatan kuantitatif. Desain penelitian yaitu dibagi menjadi 2 kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas ekperimen diajarkan dengan model discovery learning dan pada kelas kontrol diajarkan denag model konvensional. Pengumpulan data menggunakan metode tes dan nontes. Metode non tes yang digunakan adalah observasi, dan dokumentasi dan metode tes berupa soal keterampilan berpikir kritis. Setelah penelitian, data-data yang diperoleh dilakukan uji prasyarat yang terdiri dari uji normalitas, homogenitas dan uji hipotesis. Berdasarkan hasil analisis data dalam penelitian ini dengan menggunakan uji-t diperoleh ttabel = 2, 056 dan thitung = 3,492, maka diketahui nilai thitung (2, 056) ttabel (3,492) dengan dk yang besarnya dk = n1 + n2 : 2 dengan taraf signifikansinya 5%. Karena thitung lebih besar dari ttabell pada taraf signifikan 5% maka H0 ditolak dan H1 diterima. Hasil penelitian ini, menunjukkan bahwa model discovery learning melalui kegiatan praktikum IPA terpadu berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis siswa.