Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Optimalisasi skill digital marketing berbasis ICT untuk siswa SMK jurusan akuntansi dan perkantoran Junerdi Nababan; Asha Sembiring; Zulfa Hazimah; Kusnadi Kusnadi; Mutiha Aristo Ravel
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 6 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i6.34283

Abstract

Abstrak Perkembangan teknologi digital menuntut peningkatan keterampilan digital marketing yang berbasis teknologi informasi bagi siswa SMK, khususnya jurusan Akuntansi dan Perkantoran. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan skill digital marketing berbasis ICT untuk siswa SMK Akuntansi dan Perkantoran SMK Negeri 1 Kutalimbaru. Kegiatan ini diikuti oleh 24 siswa sebagai mitra sasaran yang memperoleh pelatihan praktik pembuatan katalog produk digital menggunakan Canva, pembuatan laporan respons kampanye menggunakan Excel dan Google Sheets, analisis data pelanggan dari form pemesanan, serta penjadwalan konten dan follow-up pelanggan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Project Based Learning dengan kombinasi ceramah, praktik langsung, diskusi, dan evaluasi. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan kemampuan siswa dalam menguasai alat digital yang relevan dengan kebutuhan industri 5.0, tercermin dari kemampuan mereka membuat materi promosi digital yang profesional dan laporan analisis data kampanye yang informatif. Program ini berkontribusi pada peningkatan daya saing lulusan SMK dalam menghadapi tantangan dunia kerja digital dan mendukung transformasi pendidikan vokasi berbasis ICT. Kata kunci: pengabdian masyarakat; pelatihan; digital marketing; ICT; SMK akuntansi dan perkantoran. Abstract The development of digital technology requires an increase in information technology-based digital marketing skills for vocational school students, especially those majoring in accounting and office administration. This community service program aims to optimize ICT-based digital marketing skills for vocational high school students in the Accounting and Office Administration departments at State Vocational High School 1 Kutalimbaru. The program was attended by 24 students as target participants who received practical training in creating digital product catalogs using Canva, generating campaign response reports using Excel and Google Sheets, analyzing customer data from order forms, and scheduling content and customer follow-ups. The implementation method used a Project-Based Learning approach combined with lectures, hands-on practice, discussions, and evaluations. The training results demonstrated an improvement in students' ability to master digital tools relevant to Industry 5.0 needs, reflected in their ability to create professional digital promotional materials and informative campaign data analysis reports. This program contributes to enhancing the competitiveness of vocational school graduates in facing the challenges of the digital workplace and supports ICT-based vocational education transformation. Keywords: community service; training; digital marketing; ICT; vocational school of accounting and office administration.
SINERGI BUDAYA DAN TEKNOLOGI DALAM DESAIN WEBSITE KATALOG BATIK BERBASIS E-COMMERCE Sembiring, Asha; Sembiring, Alfan Ramadhan; Nababan, Junerdi; Kusnadi, Kusnadi; Putri, Putri
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9, No 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5754

Abstract

Abstract: Batik is a valuable cultural heritage of Indonesia, combining artistic and historical significance. In the digital era, integrating Batik into an online catalog website can enhance cultural promotion and product sales. This study focuses on designing a Batik catalog website that merges traditional cultural values with modern digital technology to create an engaging, user-friendly experience. Using a comparative qualitative approach, several existing Batik catalog websites were analyzed to identify design strengths, weaknesses, and opportunities. Thematic and SWOT analysis were applied to examine visual design, navigation, and interactive features. Findings suggest that an optimal Batik catalog website should balance Batik’s visual aesthetics with functional e-commerce features, provide interactive elements, and ensure responsive purchasing processes. This approach improves user experience while promoting Batik as a cultural product. Keywords: Batik; website catalog; digital design; user experience; cultural heritage Abstrak: Batik merupakan warisan budaya Indonesia yang memiliki nilai seni dan sejarah yang tinggi. Di era digital, integrasi Batik ke dalam website katalog online dapat meningkatkan promosi budaya sekaligus penjualan produk. Penelitian ini bertujuan untuk merancang website katalog Batik yang menggabungkan nilai budaya tradisional dengan teknologi digital modern guna menciptakan pengalaman pengguna yang menarik dan mudah digunakan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif komparatif, beberapa website katalog Batik yang ada dianalisis untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, dan peluang desain. Analisis tematik dan SWOT digunakan untuk menilai desain visual, navigasi, serta fitur interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa website katalog Batik yang optimal harus mampu menyeimbangkan estetika visual Batik dengan fitur e-commerce yang fungsional, menyediakan elemen interaktif, serta memastikan proses pembelian yang responsif. Pendekatan ini meningkatkan pengalaman pengguna sekaligus mempromosikan Batik sebagai produk budaya. Kata kunci: Batik; katalog website; desain digital; pengalaman pengguna; warisan budaya
ANALISIS PERBANDINGAN RANDOM FOREST DAN KNN PADA KLASIFIKASI PENERIMA MANFAAT PROGRAM MAKAN BERGIZI GRATIS Zarkasyi, Muhammad Imam; Simanjuntak, Peter Jaya Negara; Nababan, Junerdi
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9, No 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5753

Abstract

Abstract: The Free Nutritional Meal Program (PMBG) is a government initiative to improve students' nutrition and school attendance. This study evaluates and compares the performance of Random Forest (RF) and K-Nearest Neighbors (KNN) algorithms in classifying students most eligible for PMBG based on socio-economic criteria. The dataset comprises 205 public elementary school students in Medan City, collected via questionnaires. Features include parental income, number of dependents, housing status, asset ownership, and participation in other social aid programs. The data was clustered into three priority groups using K-Means. To address class imbalance, the Synthetic Minority Over-sampling Technique (SMOTE) was applied. Modeling used three data split scenarios (70:30, 80:20, 90:10) and was evaluated with accuracy, precision, recall, F1-score, and cross-validation. Results show that RF consistently outperformed KNN across all scenarios. After SMOTE, both models improved, with Balanced-RF achieving the highest accuracy and F1-score (94%) in the 70:30 split. The combination of RF and SMOTE proves effective for building an objective and accurate priority classification system for PMBG beneficiaries. Keyword: Free Nutritious Meal Program; Random Forest; K-Nearest Neighbors; SMOTE. Abstrak: Program Makan Bergizi Gratis (PMBG) merupakan inisiatif pemerintah yang bertujuan meningkatkan asupan gizi dan mendorong kehadiran siswa di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan membandingkan kinerja dua algoritma machine learning, yaitu Random Forest dan K-Nearest Neighbors, dalam mengklasifikasikan siswa yang paling berhak menerima manfaat PMBG berdasarkan kriteria sosial-ekonomi. Dataset yang digunakan terdiri dari 205 siswa Sekolah Dasar Negeri di Kota Medan yang dikumpulkan melalui kuesioner. Fitur yang digunakan meliputi pendapatan orang tua, jumlah tanggungan, status tempat tinggal, kepemilikan aset, dan partisipasi dalam program bantuan sosial lainnya. Dataset yang telah dikumpulkan kemudian dikelompokkan menggunakan algoritma K-Means menjadi tiga klaster prioritas. Untuk mengatasi ketidakseimbangan distribusi data, digunakan metode Synthetic Minority Over-sampling Technique (SMOTE). Pemodelan dilakukan dalam tiga skenario pembagian data (70:30, 80:20, 90:10) dan dievaluasi menggunakan metrik akurasi, presisi, recall, f1-score, dan cross-validation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma Random Forest secara konsisten memberikan kinerja yang lebih unggul dibandingkan KNN pada semua skenario. Setelah penerapan SMOTE, kedua algoritma mengalami peningkatan performa, dengan Random Forest-Balanced mencatat akurasi dan f1-score tertinggi sebesar 94% pada skenario 70:30. Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi Random Forest dan SMOTE merupakan pendekatan yang efektif dan efisien untuk membangun sistem klasifikasi prioritas penerima manfaat PMBG yang objektif dan akurat. Kata kunci: Program Makan Bergizi Gratis; Random Forest; K-Nearest Neighbors; SMOTE