Yuviska, Ike Ate
Unknown Affiliation

Published : 24 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Midwifery Journal

Pengaruh Pemberian Aromaterapi Lemon Terhadap Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I Putriyaza, Lala; Mariza, Ana; Putri, Ratna Dewi; Yuviska, Ike Ate
MIDWIFERY JOURNAL Vol 3, No 1 (2023): Volume 3 Nomor 1 Maret 2023
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v3i1.5024

Abstract

Background: Nausea (nausea) and vomiting (emesis gravidarum) are normal in pregnant women but if nausea and vomiting occur >10 times a day, it can disrupt the balance of nutrition, electrolytes, and can affect the general condition so that if vomiting increases to hyperemesis it can cause fetal growth disturbed. The incidence of emesis gravidarum in pregnant women is 50-90%, while hyperemesis gravidarum reaches 10-15% in Lampung Province from 19,896 pregnant women. Nausea in pregnancy can be overcome by using complementary therapies, including aromatherapy. The purpose: of the study was to determine the effect of giving lemon aromatherapy on emesis gravidarum in pregnant women TM 1 at the Wonogiri Health Center.Methods: This type of research is quantitative and pre-experimental research design with one group pre-post test design. The population of this study were all 34 pregnant women. . The sample in this study amounted to 34 pregnant women. The sampling technique uses saturated sampling, that is, all members of the population are sampled.  The object of this research is emesis gravidarum and lemon aromatherapy. The research was carried out at the Wonogiri Health Center, Kotabumi, North Lampung in June - July 2021. Data collection used a questionnaire sheet. Data analysis was univariate and bivariate (t test).The results: of the study on average nausea and vomiting before being given lemon aromatherapy was 8.7, while the average nausea and vomiting after being given lemon aromatherapy was 6.4. Conclusion: There is an effect of giving lemon aromatherapy on emesis gravidarum in pregnant women TM 1 at the Wonogiri Health Center with a p-value of 0.000. Suggestion: It is hoped that hoped can do lemon aromatherapy as an effort to reduce nausea and vomiting during pregnancy Keywords: Lemon Aromatherapy, Nausea Vomiting ABSTRAK Latar Belakang: Mual (nausea) dan muntah (emesis gravidarum) suatu yang normal pada ibu hamil namun jika mual muntah terjadi >10 kali dalam sehari, dapat mengganggu keseimbangan gizi, cairan elektrolit, dan dapat memengaruhi keadaan umum sehingga jika muntah bertambah menjadi hiperemesis dapat mengakibatkan pertumbuhan janin terganggu. Angka kejadian emesis gravidarum pada wanita hamil yaitu 50-90%, sedangkan hiperemesis gravidarum mencapai 10-15% di Provinsi Lampung dari jumlah ibu hamil yang ada yaitu sebanyak 19.896 orang, Rasa mual dalam kehamilan dapat ditanggulangi dengan menggunakan terapi pelengkap antara lain dengan aromaterapi.Tujuan penelitian: diketahui pengaruh pemberian aromaterapi lemon terhadap emesis gravidarum pada ibu hamil TM 1 di Puskesmas Wonogiri.Metode: Jenis penelitian kuantitatif dan desain penelitian pre eksperimen dengan rancangan one group  pre post test design. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu hamil sebanyak 34 orang. . Sampel pada penelitian ini berjumlah 34 ibu hamil. Teknik sampling menggunakan sampling jenuh yaitu semua anggota populasi dijadikan sampel. Objek penelitian ini adalah emesis gravidarum dan aromaterapi lemon. Penelitian telah dilaksanakan di Puskesmas Wonogiri Kotabumi Lampung Utara pada bulan Juni - Juli 2021. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner. Analisi data secara univariat dan bivariat (uji t).Hasil penelitian: rata-rata mual muntah sebelum diberikan aromaterapi lemon adalah 8,7, sedangkan rata-rata mual muntah sesudah diberikan aromaterapi lemon adalah 6,4.KesimpulanAda pengaruh pemberian aromaterapi lemon terhadap emesis gravidarum pada ibu hamil TM 1 di Puskesmas Wonogiri dengan p-value 0,000.Saran : Diharapkan untuk ibu hamil agar dapat menggunakan aromaterapi lemon dalam mengatasi mual muntah dalam kehamilan. Kata Kunci : Aromaterapi Lemon, Mual Muntah 
Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil Trimester III Tentang Inisiasi Menyusu Dini Restuni, Lana; Yuviska, Ike Ate; Parina, Febriyantina
MIDWIFERY JOURNAL Vol 5, No 3 (2025): Volume 5 Nomor 3 September 2025
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v5i3.22359

Abstract

Backgraund: early initiation of breastfeeding (IMD) is a key intervention to reduce neonatal mortality and increase exclusive breastfeeding coverage. Mothers’ knowledge during the third trimester of pregnancy has a significant influence on the implementation of IMD after delivery.Purpose: this study aims to describe the knowledge of third trimester pregnant women about IMD at PMB Wirahayu, s.tr.keb, kecamatan panjang, bandar lampung in 2025.Methods: this study was a descriptive quantitative research with a cross-sectional design. The population consisted of all third trimester pregnant women visiting pmb wirahayu during the study period. A total of 30 respondents were selected using total sampling. Data collection was carried out using a validated and reliable questionnaire containing 25 questions on imd knowledge. Data analysis was performed using univariate analysis to obtain the frequency distribution of respondents’ knowledge.Results: the study found that 60% of respondents had good knowledge, 30% had sufficient knowledge, and 10% had poor knowledge about imd. Higher education level and exposure to health counseling were identified as factors associated with better knowledge.Conclusion: most pregnant women in the third trimester have good knowledge regarding IMD. Continuous education and counseling from health workers are needed to improve mothers’ readiness to practice IMD immediately after childbirth. Keywords: knowledge, pregnant women, early initiation of breastfeeding, imd ABSTRAK Latar Belakang: Inisiasi Menyusu Dini (IMD) merupakan salah satu intervensi penting dalam upaya menurunkan angka kematian neonatal serta meningkatkan cakupan pemberian ASI eksklusif. Pengetahuan ibu hamil pada trimester III berpengaruh besar terhadap pelaksanaan IMD setelah persalinan.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu hamil trimester III tentang IMD di PMB Wirahayu, S.Tr.Keb, Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung Tahun 2025.Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil trimester III yang berkunjung ke PMB Wirahayu pada periode penelitian. Jumlah sampel sebanyak 30 responden diambil dengan teknik total sampling. Instrumen berupa kuesioner berisi 25 pertanyaan tentang pengetahuan IMD yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat untuk mengetahui distribusi frekuensi pengetahuan responden.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 60% responden memiliki pengetahuan baik, 30% cukup, dan 10% kurang mengenai IMD. Tingkat pendidikan dan paparan konseling kesehatan merupakan faktor yang memengaruhi tingkat pengetahuan ibu.Kesimpulan: Sebagian besar ibu hamil trimester III memiliki pengetahuan baik tentang IMD. Edukasi dan konseling dari tenaga kesehatan perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kesiapan ibu dalam melaksanakan IMD segera setelah persalinan. Kata Kunci: Pengetahuan, Ibu Hamil, Inisiasi Menyusu Dini, IMD
PEMBERIAN JUS SEMANGKA TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA WANITA USIA SUBUR Evizar, Evizar; Astriana, Astriana; Yuviska, Ike Ate; Sunarsih, Sunarsih
MIDWIFERY JOURNAL Vol 1, No 3 (2021): Vol 1.No.3 September 2021
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v1i3.5197

Abstract

Background High blood pressure is an increase in blood pressure in the arteries. In general, hypertension is an asymptomatic condition, in which abnormally high pressure in the arteries causes an increased risk of stroke, aneurysm, heart failure, heart attack, and heart damage. In 2018 women of childbearing age (WUS) at the Rajabasa Inpatient Health Center there were 148 people of which 46 (31.08%) had hypertension.The purpose is to know that there is an effect of giving watermelon juice on reducing blood pressure in women of childbearing age in Rajabasa Inpatient, South Lampung Regency in 2019.This type of research is quantitative, the research design is pre-experimental method with one group pretest posttest approach. The sample is 30 people, with purposive sampling technique. Data analysis with dependent T-test test.The results showed that the average blood pressure before the intervention was 150.97 mmHg/93.23 mmHg and the average blood pressure after the intervention was 132.90 mmHg/86.33 mmHg.The conclusion is that there is an effect of giving watermelon juice on reducing blood pressure in women of childbearing age in Rajabasa Inpatient, South Lampung Regency in 2019. The results of the t-test obtained p value 0.000 < (0.05).It is recommended for health workers, especially midwives, to give watermelon juice as an alternative to lower blood pressure.Keywords: Blood pressure, watermelon juice.  ABSTRAK Latar Belakang Tekanan darah tinggi merupakan suatu peningkatan tekanan darah di dalam arteri. Secara umum, hipertensi merupakan suatu keadaan tanpa gejala, di mana tekanan yang abnormal tinggi di dalam arteri menyebabkan meningkatnya risiko terhadap stroke, aneurisma, gagal jantung serangan jantung, dan kerusakan jantung. Pada tahun 2018 wanita usia subur (WUS) di Puskesmas Rawat Inap Rajabasa terdapat 148 orang dimana 46 (31,08%) mengalami hipertensi.Tujuan diketahui ada Pengaruh Pemberian Jus Semangka Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Wanita Usia Subur di Rawat Inap Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2019.Jenis Penelitian Kuantitatif, rancangan penelitian metode pra eksperimen dengan pendekatan one group pretest posttest. Sampel sebanyak 30 orang, Dengan teknik sampling purposive sampling. Analisa data dengan uji T-test dependent.Hasil penelitian menunjukan rata-rata tekanan darah sebelum intervensi 150,97 mmHg/93,23 mmHg dan rata-rata tekanan darah setelah intervensi sebesar 132,90 mmHg/86,33 mmHg.Kesimpulan diketahui Ada Pengaruh Pemberian Jus Semangka Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Wanita Usia Subur di Rawat Inap Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2019. Hasil uji t didapat p value 0,000 < α (0,05).Disarankan bagi tenaga kesehatan khususnya bidan agar memberikan jus semangka sebagai salah satu alternatif menurunkan tekanan darah.Kata Kunci      : Tekanan darah, jus semangka.