Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pengaruh Media Sosial Terhadap Perilaku Generasi Milenial Zahra, Fatimah Az; Hidayatullah, Muhammad Alif; Munali, Munali; Apip, Moch.
Journal of Golden Generation Engineering Vol. 2 No. 2 (2026): In Progress 2026 : Journal of Golden Generation Engineering
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggengineering.v2i2.520

Abstract

Perkembangan teknologi digital, khususnya media sosial, telah memengaruhi pola pikir, perilaku, dan interaksi sosial generasi milenial. Tingginya intensitas penggunaan menjadikan media sosial tidak hanya sebagai sarana komunikasi, tetapi juga sebagai pembentuk karakter dan gaya hidup. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh media sosial terhadap generasi milenial menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linier sederhana. Sampel terdiri dari 60 responden yang dipilih melalui probability sampling dengan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner berdasarkan dimensi kemudahan akses, kualitas informasi, interaktivitas, frekuensi penggunaan, etika, dan kesadaran digital, kemudian dianalisis menggunakan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan nilai korelasi sebesar 0,543 (kategori cukup kuat). Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,295 mengindikasikan bahwa media sosial berkontribusi 29,5% terhadap variabel generasi milenial, sementara 70,5% dipengaruhi faktor lain. Nilai signifikansi 0,000 < 0,05 menandakan adanya pengaruh signifikan, dengan persamaan regresi Y = 33,389 + 0,414X. Implikasi penelitian menekankan pentingnya literasi digital dan kesadaran etika dalam penggunaan media sosial. Penelitian selanjutnya disarankan memperluas variabel, jumlah, dan cakupan responden agar hasil lebih komprehensif dan memiliki generalisasi lebih luas.
Pengaruh Manajemen Instagram Terhadap Peningkatan Promosi di Pondok Pesantren Jam’iyyah Islamiyyah Febrian, Muhammad Farel; Saputra, Gery Eka; Munali, Munali; Apip, Moch.
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.1101

Abstract

Media sosial Pondok Pesantren Jam’iyyah Islamiyyah, khususnya Instagram, belum dikenal secara luas oleh masyarakat, padahal pesantren ini memiliki berbagai program unggulan seperti Tahfidz, Takhassus, dan Salafiyah. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi masih perlu dioptimalkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh manajemen Instagram terhadap peningkatan promosi Pondok Pesantren Jam’iyyah Islamiyyah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linier sederhana yang diolah melalui aplikasi SPSS versi 27. Sampel penelitian berjumlah 100 santri Pondok Pesantren Jam’iyyah Islamiyyah yang berlokasi di Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dengan menggunakan instrumen non-tes yang berfokus pada pengukuran kualitas konten promosi dan jangkauan (reach) media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai koefisien korelasi sebesar 0,570 yang termasuk dalam kategori hubungan sedang. Kontribusi pengaruh manajemen Instagram terhadap peningkatan promosi sebesar 32,4%, sedangkan 67,6% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian. Uji signifikansi menunjukkan nilai 0,000 < 0,05 dengan persamaan regresi Y = 7,350 + 0,704X, yang berarti manajemen Instagram berpengaruh signifikan terhadap peningkatan promosi pesantren.
Pengaruh Pendidikan Akhlak Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Kholifah, Siti Nur; Izzaty, Syifa Azkiya Dzil; Munali, Munali; Apip, Moch.
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.1102

Abstract

Pendidikan tidak hanya berorientasi pada pengembangan aspek intelektual, tetapi juga pada pembentukan karakter, terutama akhlak, yang memiliki peran penting dalam mendukung kemampuan berpikir kritis di era digital. Kemampuan berpikir kritis diperlukan agar santri mampu menyaring informasi, memahami permasalahan secara mendalam, serta mengambil keputusan secara bijak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan akhlak terhadap kemampuan berpikir kritis santri di lingkungan pesantren. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linier sederhana yang diolah menggunakan aplikasi SPSS versi 27. Sampel penelitian berjumlah 60 santri Pondok Pesantren Jam’iyyah Islamiyyah yang berlokasi di Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten. Data kedua variabel dikumpulkan melalui instrumen non-tes berupa kuesioner yang disusun untuk mengukur tingkat pendidikan akhlak dan kemampuan berpikir kritis santri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koefisien korelasi sebesar 0,441 yang termasuk dalam kategori hubungan sedang. Kontribusi pendidikan akhlak terhadap kemampuan berpikir kritis sebesar 19,4%, sedangkan 80,6% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Uji signifikansi menunjukkan nilai 0,000 < 0,05 dengan persamaan regresi Y = 0,411X + 22,26, yang menunjukkan bahwa pendidikan akhlak berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis santri.
Pengaruh Keberadaan Pengurus Terhadap Kedisiplinan Santri Pondok Pesantren Jam’iyyah Islamiyyah Arrabbani, Mochamad Nauval; Munali, Munali; Sumiati, Sumiati; Masruri, Ahmad; Nurmala, Nurmala
Journal of Golden Generation Education Vol. 2 No. 2 (2026): In Progress 2026 : Journal of Golden Generation Education
Publisher : PT. LEMBAGA PENERBIT PENELITIAN NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgge.v2i2.607

Abstract

Keterlibatan aktif pengurus dalam kegiatan Pondok Pesantren merupakan faktor penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan mendukung kedisiplinan santri. Keterlibatan ini memerlukan sistem pengorganisasian yang terstruktur agar tercipta kerja sama yang efektif dan sinergis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pengurus melalui kualitas hubungan interpersonal dalam meningkatkan kedisiplinan santri di Pondok Pesantren Jam’iyyah Islamiyyah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik simple random sampling terhadap 60 santri. Instrumen berupa kuesioner yang mencakup dimensi kedekatan sosial, komunikasi terbuka, dukungan sosial, dan kenyamanan berinteraksi, dengan analisis menggunakan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang cukup kuat antara peran pengurus dan disiplin santri (R = 0,760). Koefisien determinasi sebesar 0,577 menunjukkan kontribusi 57,7%, sedangkan 42,3% dipengaruhi faktor lain. Uji signifikansi menunjukkan pengaruh signifikan (p < 0,05) dengan persamaan regresi Y = 9,904 + 0,739X. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan peran pengurus dalam membentuk kedisiplinan santri.
Kontribusi Rasa Percaya Diri Siswa Generasi Z Terhadap Efektivitas Pembelajaran Astuti, Bunga Sri Dewi; Munali, Munali; Sumiati, Sumiati; Masruri, Ahmad; Nurmala, Nurmala
Journal of Golden Generation Education Vol. 2 No. 2 (2026): In Progress 2026 : Journal of Golden Generation Education
Publisher : PT. LEMBAGA PENERBIT PENELITIAN NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgge.v2i2.608

Abstract

Rasa percaya diri merupakan aspek psikologis penting dalam proses pembelajaran, terutama bagi peserta didik Generasi Z yang tumbuh di era digital. Meskipun dikenal adaptif dan ekspresif, masih terdapat peserta didik yang kurang berani menyampaikan pendapat dan berpartisipasi aktif di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh rasa percaya diri terhadap efektivitas pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linier sederhana. Sampel penelitian berjumlah 60 responden yang dipilih melalui teknik probability sampling dengan metode simple random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang disusun berdasarkan dimensi rasa percaya diri dan efektivitas pembelajaran, dengan analisis data menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang kuat antara rasa percaya diri dan efektivitas pembelajaran (R = 0,788). Koefisien determinasi (R² = 0,621) menunjukkan bahwa rasa percaya diri berkontribusi sebesar 62,1%, sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain. Uji signifikansi menunjukkan pengaruh positif dan signifikan (p < 0,05) dengan persamaan regresi Y = 5,436 + 0,812X. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan rasa percaya diri untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran.