Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

AI-Driven Adaptive Radar Systems for Real-Time Target Tracking in Urban Environments Ghofur, Muhammad Jamal Udin; Riyanto, Eko
Journal of Technology Informatics and Engineering Vol. 4 No. 1 (2025): APRIL | JTIE : Journal of Technology Informatics and Engineering
Publisher : University of Science and Computer Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/jtie.v4i1.289

Abstract

Radar systems play a crucial role in target tracking within urban environments, where challenges such as clutter, multipath effects, and electromagnetic interference significantly impact detection accuracy. Traditional radar methods often struggle to adapt to dynamic urban conditions, leading to decreased reliability in real-time target tracking. This study aims to develop and evaluate an AI-driven adaptive radar system that enhances tracking accuracy in urban settings. The research employs a quantitative approach using simulations to model radar signal processing under various environmental conditions. The AI model, based on Convolutional Neural Networks (CNN), is trained to optimize radar performance by filtering out noise and dynamically adjusting detection parameters. The results indicate that the AI-based radar system achieves a tracking accuracy of 95.2%, significantly outperforming traditional radar systems, which only reach 80% accuracy. Additionally, the AI-enhanced radar reduces response time to 120 milliseconds, compared to 250 milliseconds in conventional systems, demonstrating improved real-time processing capabilities. The system also exhibits greater resilience to high-clutter environments, maintaining stable target detection despite signal interference. These findings highlight the potential of AI in enhancing radar functionality for applications such as surveillance, traffic monitoring, and security. Future research should focus on integrating AI-driven radar with real-world radar hardware, exploring multi-sensor fusion, and refining adaptive learning techniques to further optimize tracking performance in complex environments
Program Kesejahteraan Sosial Melalui Beasiswa Pendidikan Anak Yatim di Al BINAA IBS Riyanto, Eko; Mujahidin, Endin; Tamam, Abas Mansur; Alim, Akhmad; Andriana, Nesia
TADARUS Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v11i1.16215

Abstract

AL BINAA IBS merupakan lembaga yang misinya memberikan beasiswa pendidikan anak yatim. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui program pendidikan anak yatim yang mendapatkan beasiswa pendidikan penuh di pesantren AL BINAA IBS. Jenis penelitian ini kualitatif deskriptif analitik. Dari hasil penelitian bahwa program kesejahteraan sosial melalui beasiswa pendidikan anak yatim di AL BINAA IBS diintegrasikan melalui pendidikan formal dari tingkat SD, SMP dan SMA dan kegiatan inti kepesantrenan. Terdapat tambahan program khusus pembinaan dan pengasuhan anak yatim meliputi: 1. Ibadah, 2. Kemandirian, 3. Muhadhoroh, 4. Daar Al-umahat, 5. Distribusi, 6. Abang sayang, 7. Pekan Sehat, 8. Saling berbagi, 9. Tausiyah Subuh, 10. Rihlah, 11. Mudik Ramadan. Dari penelitian ini disimpulkan bahwa program kesejahteraan sosial melalui beasiswa pendidikan anak yatim di AL BINAA IBS berjalan baik sesuai programnya. Semua anak yatim dari tingkat SD, SMP dan SMA mendapatkan beasiswa pendidikan penuh selayaknya santri reguler belajar di AL BINAA IBS pada umumnya. Untuk mendapatkan beasiswa pendidikan tersebut dimulai dari jenjang SD maksimal sepuluh tahun atau kelas 4 SD
Aplikasi untuk Mencari Kelayakan Siswa Penerima Bantuan Pendidikan dengan Metode Simple Additive Weighting (Studi Kasus : SMK NU Ma'arif Kudus) Syaifuddin, Syaifuddin; Solikhin, Solikhin; Riyanto, Eko
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 1: Februari 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2021864023

Abstract

Setiap periode SMK NU Ma’arif 2 Kudus melaksanakan program penyaluran bantuan kepada peserta didiknya yang kurang mampu. Dalam memberikan bantuan tersebut perlu dilakukan seleksi bagi para calon penerima. Permasalahan yang dihadapi panitia adalah seleksi dilakukan dengan menunjukpara peserta didik secara langsung dan acak sehingga mengalami kesulitan dalam menentukan siapa yang sebenarnya berhak menerima bantuan. Untuk mengatasi masalah tersebut dan mendapatkan calon yang berhak menerima serta mencapai standar yang diinginkan, maka diperlukan Sistem Seleksi Calon Penerima Bantuan Siswa Miskin (BSM) menggunakan Metode Simple Additive Weighting (SAW) sebagai pendukung keputusan.Metode SAW mencari penjumlahan terbobot berdasar pada kriteria penilaian yang telah ditentukan. Kriteria yang digunakan dalam sistem ini yaitu;jumlah penghasilan orang tua, nilai rata-rata rapor, jumlah kerabat/ saudara. Dari hasil pengujian sistem ini diperoleh luaran berupa perankingan nilai akhir mulai dari yang terbesar hingga terkecil. Hasil analisa perbandingan sistem ini dengan sistem lama terkait tingkat keakuratannya adalah 18 dari 30 siswa (60%) pada sistem lama, sedangkan sistem baru adalah 30 dari 30 siswa (100%). Hasil kuesioner terkait uji kelayakan sistem Seleksi Calon Penerima BSM menggunakan Metode SAWini sangat mudah digunakan (Perceived Ease Of Use) dengan nilai akhir 86,3%, dan sangat bermanfaat (Perceived Of Usefulness) dengan nilai akhir 88,3%.Penerapan sistem ini berkontribusi bagi SMK NU Ma’arif 2 Kudus dalam melaksanakan program penyaluran dana BSM secara optimal, transparan, tepat sasaran, dan berkeadilan serta dapat dijadikan sebagai pendukung keputusan bagi pemangku kepentingan.AbstractEvery period SMK NU Ma’arif 2 Kudus carries out educational aid distribution programs to students who are less fortunate. In providing this assistance, it is necessary to select prospective recipients. The problem faced by the committee is that the selection is carried out by directly and randomly appointing students so that they have difficulty determining who is actually entitled to receive assistance. To overcome this problem and get candidates who are entitled to receive and achieve the desired standards, it is necessary to apply the eligibility selection of students receiving educational assistance using the Simple Additive Weighting (SAW) method as decision support. The SAW method seeks a weighted addition based on predetermined assessment criteria. The criteria used in this system are; the amount of parents' income, the average value of report cards, the number of relatives / relatives. From the test results of this system, the output is in the form of a ranking of the final values ranging from largest to smallest. The results of the comparative analysis of this system with the old system regarding the level of accuracy are 18 out of 30 students (60%) in the old system, while the new system is 30 out of 30 students (100%). The results of the questionnaire related to the feasibility test of the application for selection of students receiving educational assistance using the SAW Method are very easy to use (Perceived Ease Of Use) with a final value of 86.3%, and very useful (Perceived Of Usefulness) with a final value of 88.3%. The contribution to SMK NU Ma’arif 2 Kudus in this study was the making of an application to find out the eligibility of student beneficiaries using the SAW method. This can assist the committee in implementing the education aid fund distribution program in an optimal, transparent, on target and equitable manner and can be used as decision support for stakeholders.
Perbandingan Tingkat Akurasi Prediksi Peningkatan Kasus Positif Covid-19 antara Metode Neural Network Backpropagation dan Long Short Term Memory (LSTM) Mashuri, Agus Alwi; Riyanto, Eko
Jurnal Informatika UPGRIS Vol 8, No 2: Desember 2022
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jiu.v8i2.13513

Abstract

The COVID-19 (Coronavirus) pandemic is likely to be one of the most serious globalproblems in the past year. Countries do not have similar experiences with the spreadof the virus and its effects from various fields. Estimating the number of previous casesof COVID-19 can help make decisions in the form of actions and plans to prevent thevirus. This study aims to provide a forecasting model that predicts confirmed COVID-19 cases in the city of Semarang. This study applies a machine learning algorithm,namely the Recurrent Neural Network (RNN) to predict COVID-19 cases in the city ofSemarang. The process of fine-tuning each model is described in this study andnumerical comparisons between the two models are concluded using differentevaluation measures; mean sequence error (MSE).
Analisis Disiplin Kerja, Pelatihan, dan Kompensasi Terhadap Kinerja Personel Dengan Motivasi Sebagai Variabel Intervening Pada Satuan Latihan Brimob Cikeas Kabupaten Bogor Riyanto, Eko; Suyanto Suyanto; Aryanti, Eva
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Maret - April 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v6i4.4639

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh Disiplin kerja, Pelatihan dan Kompensasi terhadap Kinerja Personel dengan Motivasi sebagai variabel Intervening pada Satuan Latihan Brimob. Subyek yang digunakan dalam penelitian ini adalah Satuan Latihan Brimob Tahun 2004 – 2022 ditinjau dari disiplin kerja dan yang kedua ditinjau dari kinerja. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini ada dua yaitu observasi dokumen   dan   kuesioner. Observasi dokumen ini dilakukan dengan mengumpulkan data sekunder dari pihak personel Satuan Latihan Brimob berupa sejarah perusahaan, visi dan misi perusahaan, struktur perusahaan, dan gambaran umum atau profil mengenai anggota Brimob. Kuesioner dilakukan dengan cara membagikan kuesioner kepada para karyawan tetap nonmanajerial dan para pimpinan/atasan setiap unit kerja dari semua unit/bagian Personel Satuan Latihan Brimob. Metode analisis data yang digunakan antara lain analisis deskriptif, Uji Asumsi Klasik, Uji Normalitas, Uji Multikolinieritas, Uji Autokorelasi, dan Uji Heteroskedasitas. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa: Disiplin kerja berpengaruh langsung terhadap kinerja karyawan tetapi tidak melalui motivasi kerja. Pelatihan berpengaruh tidak langsung terhadap kinerja karyawan melalui motivasi kerja. Kompensasi berpengaruh langsung terhadap kinerja karyawan tidak melalui motivasi kerja.
Kemandirian pada pasien lanjut usia dalam aktivitas sehari-hari dengan resiko jatuh Riyanto, Eko; Zainaro, M. Arifki; Isnainy, Usastiawaty C.A.S; Kusumaningsih, Dewi
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 5 No 6 (2025): November Edition 2025
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v5i6.1429

Abstract

Background: Aging is a natural process that causes a decline in physical and cognitive function in older adults, such as impaired balance, vision, hearing, and muscle strength, which increases the risk of falls. Falls in older adults can have serious consequences, including injury, disability, and even death. Activities of daily living (ADL) are an important indicator for assessing the level of independence in older adults, which can influence the risk of falls. Purpose: To determine the relationship between independence in daily activities and the risk of falls in older adults. Method: This quantitative study used an observational cross-sectional design. The sample size for this study was 138 respondents, drawn using a random sampling technique. The research instrument used a questionnaire, and the results were tested using the chi-square statistical test. Results: Statistical tests using SPSS yielded a p-value of 0.008 with an odds ratio of 2.9. Conclusion: There is a relationship between independence in daily activities and the risk of falls in older adults.   Keywords: Elderly; Fall Risk; Independence.   Pendahuluan: Penuaan merupakan proses alami yang menyebabkan penurunan fungsi fisik dan kognitif pada lansia, seperti gangguan keseimbangan, penglihatan, pendengaran, dan kekuatan otot yang berisiko meningkatkan kejadian jatuh. Jatuh pada lansia dapat menimbulkan dampak serius seperti cedera, kecacatan, hingga kematian. Aktivitas kehidupan sehari-hari (ADL) menjadi salah satu indikator penting untuk menilai tingkat kemandirian lansia yang dapat memengaruhi risiko jatuh. Tujuan: Untuk mengetahui  hubungan kemandirian dalam aktivitas sehari hari dengan resiko jatuh pada lanjut usia . Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain observasional melalui pendekatan cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 138 responden dengan teknik pengambilan sampel random sampling. Instrumen penelitian menggunakan lembar kuesioner dan hasil penelitian ini diuji dengan uji statistik chi-square. Hasil: Uji statistic menggunakan SPSS didapatkan p-value sebesar 0.008 dengan Odd Ratio sebesar 2.9. Simpulan: Ada hubungan kemandirian dalam aktivitas sehari hari dengan resiko jatuh pada lanjut usia.   Kata Kunci: Kemandirian; Lanjut Usia; Resiko Jatuh.
ANALISIS PENGGUNAAN LOCAL SERVER PADA PENGELOLAAN DATA SEKOLAH MENEGAH MENGGUNAKAN DELONE MCLEAN Amalia, Rifka Dwi; Riyanto, Eko
Indonesian Journal of Business Intelligence (IJUBI) Vol 6 No 1 (2023): Indonesian Journal of Business Intelligence (IJUBI)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/ijubi.v6i1.3201

Abstract

Peningkatan pengguna internet di Indonesia selaras dengan pertumbuhan angka penggunaan domain. Hal ini berimplikasi terhadap banyaknya local server yang digunakan, tak terkecuali dalam bidang pendidikan. Pemanfaatan local server ini sudah menjadi hal yang mulai dilakukan oleh beberapa institusi pendidikan di Indonesia. Namun, penerapan saja local server pada masing-masing institusi tidaklah cukup, perlu dilakukan pengukuran untuk mendapatkan gambaran apakah penerapan teknologi sudah tergolong sukses atau belum. Metode pendekatan yang dapat digunakan adalah Delone Mclean yang memiliki indikator untuk melakukan pengukuran kesuksesan. Pada penelitian ini, data diambil dari sekolah menengah yang sudah menerapkan local server. Data yang digunakan ada pada 10 sekolah menengah yang masing-masing sekolah akan mengirimkan 3 responden untuk mengisi dari penerapan local server pada institusinya dengan total responden pada penelitian ini sebanyak 30 responden. Hasil akhir dari penelitian dari 26 butir skema hipotesa, 20 butir dinyatakan valid dan 6 tidak valid. Sedangkan untuk pengujian hipotesa 5 hipotesa dinyatakan terbukti, yakni Information System berpengaruh terhadap Use; Information System berpengaruh terhadap User Satisfaction; User Satisfaction berpengaruh terhadap Net Benefit; dan Net Benefit berpengaruh terhadap Use dan User Satisfaction. 
Analisis Kesiapsiagaan Masyarakat terhadap Bencana Tanah Longsor (Studi Kasus: Desa Cepedak, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo) Fathurrohman, Muhammad; Alami, Nurmansyah; Riyanto, Eko
Surya Beton : Jurnal Ilmu Teknik Sipil Vol. 9 No. 2 (2025): Volume 9, Nomor 2, Oktober 2025
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesiapsiagaan merupakan serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk mengantisipasi bencana melalui pengorganisasian serta langkah yang tepat guna dan berdaya guna. Bencana tanah longsor menjadi salah satu ancaman serius di Indonesia, termasuk Kabupaten Purworejo. Desa Cepedak di Kecamatan Bruno merupakan wilayah yang rawan longsor. Berdasarkan data BPBD Purworejo, sejak 1 Juli 2022 hingga 6 November 2023, tercatat empat kejadian longsor di dusun Gondosuli, Munggangsari, Beran, dan Sipucung. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kesiapsiagaan masyarakat serta hubungan tingkat pendidikan dengan kesiapsiagaan menghadapi longsor. Metode penelitian menggunakan analisis kuantitatif untuk mengetahui tingkat kesiapsiagaan, serta analisis korelasi untuk melihat hubungan tingkat pendidikan. Populasi penelitian adalah masyarakat Desa Cepedak, dengan instrumen kuesioner sebagai alat utama. Jumlah sampel ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan teknik Simple Random Sampling. Data diolah melalui uji validitas, reliabilitas, dan korelasi menggunakan aplikasi SPSS 24.0, serta skoring dengan Microsoft Excel untuk menentukan kategori kesiapsiagaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Cepedak termasuk dalam kategori “Siap” dengan skor rata-rata 105,31. Analisis korelasi menghasilkan nilai Pearson Correlation (r) = 0,182, yang termasuk kategori “Sangat Rendah”. Hal ini menunjukkan adanya hubungan antara tingkat pendidikan dengan kesiapsiagaan, meskipun kekuatannya lemah. Dengan demikian, semakin tinggi pendidikan seseorang, kecenderungan kesiapsiagaannya terhadap bencana meningkat, namun peningkatannya tidak terlalu signifikan.
Edukasi deteksi dini HIV/AIDS pada ibu sebagai upaya pencegahan penularan HIV kepada anak Wardiyah, Aryanti; Setiawati, Setiawati; Rilyani, Rilyani; Riyanto, Eko; Nafisah, Nida; Gusleni, Meri; Maharani, Erliana; Rohmah, Eis Ainun; Marzuna, Marzuna; Sahara, Amalia; Capilo, Pabio Leo
JOURNAL of Public Health Concerns Vol. 5 No. 12 (2026): JOURNAL of Public Health Concerns
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v5i12.2366

Abstract

Background: HIV/AIDS remains a public health problem, including among mothers and children. Mother-to-child transmission of HIV can occur during pregnancy, childbirth, and breastfeeding, especially if the mother does not know her HIV status early. Purpose: To increase mothers' knowledge and awareness regarding early detection of HIV/AIDS as an effort to prevent HIV transmission in children. Method: This activity was held on November 14, 2025, at 9:00 a.m. WIB at the Cempaka Putih Bumi Waras Integrated Health Post (Posyandu) in Bandar Lampung. Twenty-five mothers living near the Posyandu participated as respondents, and health workers served as facilitators and resource persons. This community service activity used a promotive and preventive approach. The target group was mothers in the community, who play a crucial role in preventing mother-to-child HIV transmission. The material was delivered through an interactive lecture, covering the definition of HIV/AIDS, modes of HIV transmission, the risks of mother-to-child HIV transmission, the importance of early HIV detection, and efforts to prevent HIV transmission in children. To enhance participant understanding, the activity continued with a discussion and question-and-answer session, allowing mothers to ask questions and obtain clarification on the material presented. The activity was evaluated qualitatively through observations of participant participation and enthusiasm during the session, as well as direct feedback from participants after the education. This evaluation aimed to assess the effectiveness of the material delivery and mothers' responses to the educational activities. Results: This activity ran smoothly and received a positive response from participants, who demonstrated enthusiasm throughout the presentation. This was evident in their active listening, asking questions, and participating in the discussion. The community service activity, which provided early detection education for HIV/AIDS to mothers, demonstrated positive results in increasing participants' understanding and awareness of HIV/AIDS and efforts to prevent mother-to-child transmission. Observations indicated an increase in mothers' knowledge regarding HIV/AIDS, including understanding of transmission methods, the importance of HIV testing, and efforts to prevent mother-to-child transmission. Conclusion: The community service activity, which provided promotive and preventive education using an early detection approach for mothers, increased mothers' understanding and awareness of HIV/AIDS, transmission mechanisms, and the importance of early detection as an effort to prevent mother-to-child transmission. This educational activity also encouraged mothers to develop positive attitudes toward prevention efforts, increasing their willingness to utilize health services and understanding the role of early detection in protecting children's health. Suggestion: It is hoped that HIV/AIDS early detection education activities for mothers can continue to be implemented sustainably and reach a wider audience across various levels of society. Education needs to be integrated with maternal and child health programs in health care facilities to ensure wider and consistent access to information about HIV/AIDS and early detection. Furthermore, health workers are expected to play an active role in providing comprehensive education and creating a supportive environment to reduce stigma and increase mothers' trust in health services. Keywords: Early detection; Health education; HIV/AIDS; Mother and child; Prevention of HIV transmission Pendahuluan: HIV/AIDS masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat, termasuk pada kelompok ibu dan anak. Penularan HIV dari ibu ke anak dapat terjadi selama kehamilan, persalinan, dan menyusui, terutama apabila ibu tidak mengetahui status HIV-nya sejak dini. Tujuan: Untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu mengenai deteksi dini HIV/AIDS sebagai upaya pencegahan penularan HIV pada anak. Metode: Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 14 November 2025 pukul 09.00 WIB di Posyandu Cempaka Putih Bumi Waras Bandar Lampung. Diikuti oleh 25 orang ibu yang tinggal di lingkungan Posyandu untuk menjadi responden dan melibatkan tenaga kesehatan sebagai fasilitator dan narasumber. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan pendekatan promotif dan preventif. Sasaran kegiatan adalah ibu di lingkungan masyarakat yang memiliki peran penting dalam upaya pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak. Materi disampaikan melalui ceramah interaktif meliputi pengertian HIV/AIDS, cara penularan HIV, risiko penularan HIV dari ibu ke anak, pentingnya deteksi dini HIV, serta upaya pencegahan penularan HIV pada anak. Untuk meningkatkan pemahaman peserta, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan sesi tanya-jawab sehingga ibu dapat menyampaikan pertanyaan serta memperoleh klarifikasi terkait materi yang diberikan. Evaluasi kegiatan dilakukan secara kualitatif melalui pengamatan partisipasi dan antusiasme peserta selama kegiatan berlangsung, serta umpan balik langsung dari peserta setelah edukasi. Evaluasi ini bertujuan untuk menilai ketercapaian penyampaian materi dan respons ibu terhadap kegiatan edukasi yang telah dilaksanakan. Hasil: Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan mendapat respons positif dari peserta yang menunjukkan antusiasme selama proses penyampaian materi. Hal ini terlihat dari keaktifan peserta dalam menyimak materi, mengajukan pertanyaan, serta berpartisipasi dalam diskusi yang berlangsung. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa edukasi deteksi dini HIV/AIDS pada ibu menunjukkan hasil yang positif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran peserta mengenai HIV/AIDS serta upaya pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak. Terdapat peningkatan pengetahuan ibu mengenai pengertian HIV/AIDS berdasarkan observasi dengan pencapaian pemahaman meliputi cara penularan, pentingnya pemeriksaan HIV, serta upaya pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak. Simpulan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa edukasi promotif dan preventif dengan pendekatan deteksi dini HIV/AIDS pada ibu mampu meningkatkan pemahaman dan kesadaran ibu mengenai HIV/AIDS, mekanisme penularan, serta pentingnya deteksi dini sebagai upaya pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak. Kegiatan edukasi ini juga mendorong terbentuknya sikap positif ibu terhadap upaya pencegahan dengan memanfaatkan layanan kesehatan menjadi lebih terbuka untuk mencari informasi dan memahami peran deteksi dini dalam melindungi kesehatan anak. Saran: Kegiatan edukasi deteksi dini HIV/AIDS pada ibu diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak sasaran di berbagai lapisan masyarakat. Edukasi perlu diintegrasikan dengan program kesehatan ibu dan anak di fasilitas pelayanan kesehatan agar informasi mengenai HIV/AIDS dan deteksi dini dapat diterima secara lebih luas dan konsisten. Selain itu, tenaga kesehatan diharapkan dapat berperan aktif dalam memberikan edukasi yang komprehensif serta menciptakan suasana yang mendukung untuk mengurangi stigma dan meningkatkan kepercayaan ibu terhadap layanan kesehatan.
The Impact of Empowering Leadership on Flourishing at Work: A Systematic Review Riyanto, Eko; Aminah, Hania; Mardi, Mardi
Dinasti International Journal of Education Management and Social Science Vol. 7 No. 3 (2025): Dinasti International Journal of Education Management and Social Science (Febru
Publisher : Dinasti Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/dijemss.v7i3.6052

Abstract

This systematic review examines the impact of empowering leadership on employee flourishing across diverse organisational settings. This study's method is a systematic review that analyses 20 articles. Drawing on evidence from recent empirical studies, the review highlights that empowering leadership characterised by autonomy-supportive behaviours, trust, and shared decision-making significantly enhances psychological empowerment and contributes to higher levels of well-being, engagement, meaningfulness, and positive workplace functioning. Future studies should focus on the intricacies and long-term effects of empowered leadership, ensuring that businesses can deliberately harness leadership behaviours that promote both employee well-being and corporate success.