Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PENGARUH KONSENTRASI SANTAN TERHADAP SIFAT FISIK DAN MUTU SENSORIS SILKY PUDDING Yusa, Adisty Naila; Dahlia, Mutiara; Cahyana, Cucu
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 No. 2 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i2.48369

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi santan terhadap sifat fisik silky pudding meliputi sineresis dan pecah santan, serta mutu sensoris pada aspek warna, aroma, rasa santan, rasa gurih, rasa manis dan tekstur. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Pengolahan Makanan Program Studi Tata Boga, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta dimulai bulan Agustus 2024 hingga Juli 2025. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode quasi eksperimen dengan menganalisis hasil sineresis dan pecah santan secara deskriptif, serta menguji mutu sensoris dengan 45 panelis agak terlatih yaitu mahasiwa Universitas Negeri Jakarta yang sudah mengikuti mata kuliah organoleptik. Pengujian hipotesis menggunakan uji Kruskal Wallis dengan taraf signifikan α = 0,05 dan dilanjutkan dengan uji Tuckey. Hasil uji sineresis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh konsentrasi santan terhadap kestabilan struktur silky pudding selama masa penyimpanan. Hasil uji pecah santan menunjukkan bahwa terdapat pengaruh suhu tinggi terhadap ketidakstabilan emulsi santan yang menyebabkan fenomena pecah santan dengan interval waktu 1 menit pada setiap perlakuan. Hasil deskriptif data mutu sensoris menunjukkan bahwa terdapat pengaruh konsentrasi santan terhadap silky pudding pada aspek rasa santan dan rasa gurih. Sedangkan pada aspek warna, aroma, rasa manis dan tekstur tidak berpengaruh. Hasil hipotesis diperoleh formula terbaik pada aspek rasa santan dengan perbandingan konsentrasi santan 1:1½. Sedangkan pada aspek rasa gurih, formula terbaik terdapat pada perbandingan konsentrasi santan 1:1.
Pengaruh Substitusi Tepung Umbi Garut (Maranta arundinacea L) Pada Pembuatan Cheese Straw Terhadap Kualitas Fisik Dan Kualitas Organoleptik Syam, Rheina Intan Hadawis; Dahlia, Mutiara; Riska, Nur
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 8.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persentase substitusi tepung umbi garut (Maranta arundinacea L) pada pembuatan cheese straw terhadap kualitas fisik dan kualitas organoleptik melalui aspek warna bagian dalam, aroma (tepung umbi garut dan keju), rasa (cheese straw dan tepung umbi garut), tekstur (renyah), dan lembaran. Penelitian berlangsung sejak bulan Maret 2024 hingga Desember 2024 di Universitas Negeri Jakarta. Penelitian ini termasuk kedalam penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen terhadap 3 perlakuan (Substitusi 15%, 30% dan 45%). Pengujian dengan uji organoleptik, yaitu uji hedonik yang dilakukan kepada 45 orang panelis agak terlatih. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa substitusi tepung umbi garut 15% memperoleh nilai paling besar pada daya kembang dan bake loss. Hasil uji hipotesis statistik dengan menggunakan uji Kruskal Wallis menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh substitusi tepung umbi garut pada pembuatan cheese straw kualitas organoleptik dalam seluruh aspek, sehingga dapat diputuskan pada persentase 30% cheese straw dengan substitusi tepung umbi garut untuk dikembangkan agar dapat mengoptimalkan umbi garut digunakan untuk diversifikasi pangan.
ANALISIS KUALITAS ORGANOLEPTIK DAN KIMIA PADA KUE KERING SUBSTITUSI TEPUNG BIJI LABU KUNING SEBAGAI ALTERNATIF JAJANAN TINGGI NUTRISI Mariani, Mariani; Sachriani, Sachriani; Dahlia, Mutiara; Riyanto, Wisnu
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 No. 3 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i3.49130

Abstract

Tepung biji labu kuning memiliki kandungan nutrisi yang sangat potensial untuk digunakan sebagai bahan substitusi pada produk kuliner. Salah satu produk kuliner yang dapat dikembangkan dengan substitusi tepung ini adalah kue kering. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh substitusi tepung biji labu kuning terhadap kualitas organoleptik dan kimia. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimen melalui uji coba pembuatan produk penelitian dengan kadar persentase tepung biji labu kuning sebesar 10%, 20%, 30%, dan 50% yang kemudian dilakukan uji kualitas organoleptik oleh panelis ahli. Hasil analisis kualitas organoleptik menyatakan bahwa persentase substitusi tepung biji labu kuning sebesar 10% dan 20% memiliki tingkat kualitas organoleptik yang tidak berbeda signifikan. Mengingat tujuan dari penelitian ini yang ingin menciptakan alternatif jajanan tinggi nutrisi, maka kadar substitusi yang dipilih adalah 20% dengan karakteristik organoleptik yaitu hijau kecokelatan, cukup beraroma mentega, cukup beraroma tepung biji labu kuning, cukup terasa manis, agak terasa tepung biji labu kuning, dan bertekstur renyah. Uji kualitas kimia dilakukan melalui uji proksimat pada SIG Laboratory. Berdasarkan hasil uji proksimat, terdapat peningkatan kadar protein (10,05%), lemak (35,04%), abu (1,8%), dan serat pangan (6,53%), serta penurunan kadar air (1,81%) dan karbohidrat (51,30%) pada produk substitusi tepung biji labu kuning sebesar 20% dibandingkan produk standar. Hasil ini menunjukkan bahwa substitusi tepung biji labu kuning sebesar 20% dapat meningkatkan nilai gizi dan mempertahankan mutu organoleptik kue kering Chui Kao So, sehingga berpotensi sebagai alternatif pangan fungsional yang lebih sehat.
Substitusi Gembili (Dioscorea Esculenta) pada Kue Sagu Keju dalam Peningkatan Pangan Lokal: Analisis Friedman terhadap Uji Hedonik Muliyana, Yuni; Mahdiyah, Mahdiyah; Dahlia, Mutiara
Advances In Social Humanities Research Vol. 1 No. 12 (2023): ADVANCES in Social Humanities Research
Publisher : Sahabat Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/adv.v1i12.151

Abstract

This research aims to determine and analyze the effect of the percentage of gembili (Dioscorea esculenta) starch substitution in making sago cheese cake on consumer acceptance through the aspects of color (outside and inside), aroma (butter/cheese and gembili), taste (cheese, gembili and sweet ), and texture (brittle). The research will take place from January 2022 to November 2023 at Jakarta State University. This research is included in quantitative research with experimental methods for 3 treatments (10%, 20% and 30% substitution). Testing with organoleptic tests, namely hedonic tests carried out on 30 somewhat trained panelists. The results of statistical hypothesis testing using the Friedman test show that there is no effect of gembili starch substitution in making sago cheese cake on consumer acceptance in all aspects, so it can be decided that 30% gembili starch substitute for sago cheese cake is the most preferred formula in general and recommended to be developed in further efforts to improve local food that has functional properties.
Pengaruh Substitusi Tepung Millet Putih (Panicum miliaceum) Pada Pembuatan Berownies Crispy Terhadap Kualitas Fisik Dan Daya Terima Konsumen Auliya Syukur, Sahla; Alsuhendra, Alsuhendra; Dahlia, Mutiara
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v4i2.1361

Abstract

Tepung millet putih digunakan dalam pembuatan brownies crispy untuk menjadi alternatif bahan yang dapat mengurangi penggunaan tepung terigu, menambah variasi produk tepung millet putih, serta pemanfaatan biji millet putih sebagai bahan pangan nasional yang bersifat fungsional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh substitusi tepung millet putih terhadap kualitas fisik dan daya terima konsumen pada brownies crispy. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Pengolahan Pastry dan Bakery Pendidikan Tata Boga , Fakultas Teknik, Universitas Negeri Jakarta. Waktu penelitian dimulai pada September 2023 hingga Mei 2024. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan tiga jenis perlakuan yaitu brownies crispy dengan penggunaan tepung millet putih persentase 80%, 90% dan 100%, hasil produk kemudian dilakukan uji daya terima terhadap 30 panelis agak terlatih. Berdasarkan hasil uji hipotesis statistik dengan uji Friedman menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh substitusi tepung millet putih terhadap daya terima brownies crispy persentase 80%, 90% dan 100% ditinjau dari aspek warna, aroma, rasa manis, rasa tepung millet putih, kerenyahan dan ketebalan. Berdasarkan hasil uji hipotesis statistik uji kualitas fisik dengan menggunakan uji Anova tidak terdapat pengaruh atau perbedaan nyata terhadap aspek ketebalan namun terdapat perbedaan nyata pada aspek daya patah brownies crispy tepung millet putih persentase 80%, 90% dan 100%, sehingga dilanjutkan dengan uji Duncan yang menunjukkan bahwa setiap perlakuan memiliki perbedaan yang nyata pada aspek daya patah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah merekomendasikan brownies crispy subtitusi tepung millet putih 100% sebagai bahan alternatif pengganti tepung terigu.
Analisis Kualitas Fisik Dan Mutu Sensori Soft Cookies Substitusi Tepung Bekatul (Rice Bran) Hasanah, Vina Ainun Nur Indah; Dahlia, Mutiara; Mahdiyah, Mahdiyah
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 9.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh substitusi tepung bekatul terhadap kualitas fisik dan mutu sensori soft cookies. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Pengolahan Pastry dan Bakery Program Studi Pendidikan Tata Boga Universitas Negeri Jakarta. Waktu penelitian dimulai pada bulan Mei 2024 hingga November 2024. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Sampel penelitian yang digunakan adalah soft cookies substitusi tepung bekatul sebanyak 10%, 20% dan 30%, kemudian diuji kepada 45 panelis agak terlatih yang menilai keseluruhan aspek mutu sensori. Berdasarkan hasil uji hipotesis statistik mutu sensori dengan menggunakan uji kruskal-wallis menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh substitusi tepung bekatul sebanyak 10%, 20% dan 30% pada soft cookies terhadap aspek aroma butter, aroma tepung bekatul, tekstur luar, tekstur dalam, rasa manis, dan rasa tepung bekatul. Namun terdapat pengaruh signifikan pada aspek warna, sehingga dilanjutkan dengan uji Tuckey’s. Berdasarkan hasil uji perbandingan ganda Tuckey's aspek warna menunjukkan hasil perbedaan nyata pada setiap perlakuan. Hasil uji hipotesis statistik sifat fisik dengan menggunakan uji Anova menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan pada aspek baking loss dan daya kembang, sehingga dilanjutkan dengan uji duncan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah merekomendasikan soft cookies substitusi tepung bekatul sebanyak 20% untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai produk yang mempunyai nilai jual serta upaya penggunaan tepung bekatul sebagai bahan pangan lokal.
Pengaruh Substitusi Tepung Umbi Garut Terhadap Kadar Air, Volume, dan Mutu Sensoris Lemon Squares Putri, Shalsa Billa; Kandriasari, Annis; Dahlia, Mutiara
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 11.B (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh substitusi tepung umbi garut terhadap kadar air, volume, dan mutu sensoris lemon squares. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Pengolahan Pastry Bakery Program Studi Pendidikan Tata Boga, Universitas Negeri Jakarta, dengan periode penelitian dimulai dari Juni 2024 hingga 2025. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, dengan sampel lemon squares substitusi tepung umbi garut sebanyak 20%, 40% dan 60%. Hasil penelitian uji kadar air terhadap produk lemon squares substitusi tepung umbi garut dengan perlakuan 20%, 40%, dan 60% menunjukkan bahwa terdapat pengaruh berdasarkan analisis Anova. Hasil analisis Duncan menunjukkan bahwa lemon squares substitusi tepung umbi garut perlakuan 20% memiliki pengaruh yang signifikan dibanding kedua perlakuan lainnya yang ditandai dengan nilai kadar air 25,05%. Hasil uji volume menunjukkan bahwa terdapat pengaruh berdasarkan analisis Anova. Berdasarkan hasil uji lanjutan Duncan pada taraf signifikansi 5%, ketiga perlakuan menunjukkan perbedaan yang nyata satu sama lain, berarti tidak ada perlakuan yang setara secara statistik dalam pengaruhnya terhadap volume produk. Pada penilaian mutu sensoris, berdasarkan hasil uji lanjutan Tuckey’s didapatkan hasil persentase terbaik pada keseluruhan aspek dari ketiga perlakuan adalah lemon squares substitusi tepung umbi garut persentase 40%. Berdasarkan hasil, direkomendasikan lemon squares substitusi tepung umbi garut dengan persentase 40% agar dapat mengoptimalkan penggunaan tepung umbi garut.
Pengaruh Persentase Penggunaan Jahe Merah Pada Pembuatan Kue Bangkit Terhadap Daya Terima Konsumen Kurniawati Yotefani, Ajeng; Sachriani, Sachriani; Dahlia, Mutiara
Journal of Comprehensive Science Vol. 2 No. 8 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS)
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v2i8.461

Abstract

“Kue bangkit” atau “Kue bangket” merupakan kue tradisional khas melayu, yang sering ditemukan didaerah Riau dan Sumatera. Kue bangkit adalah kue kering yang memiliki cita rasa manis dengan rasa dan aroma khas jahe. Bahan utama pembuatan kue bangkit yaitu tepung tapioka atau tepung sagu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis standarisasi resep dan pengaruh penambahan jahe merah dengan persentase 10%, 12% dan 14% pada kue bangkit terhadap daya terima konsumen. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Pengolahan Makanan Program Studi Pendidikan Tataboga, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan menggunakan uji organoleptik. Hasil analisis uji daya terima konsumen pada 30 orang panelis terlatih menggunakan uji Friedman, didapatkan hasil terdapat pengaruh pada aspek warna bagian tengah, warna bagian bawah, rasa manis, tekstur kerenyahan, dan tekstur ketebalan. Namun, tidak ada pengaruh pada aspek warna bagian atas, aroma, rasa jahe dan tekstur kerapuhan. Hasil uji lanjut Tuckey (? = 0,05) menunjukan bahwa kue bangkit dengan persentase penggunaan jahe merah sebesar 12% merupakan produk yang paling disukai pada aspek warna bagian tengah, warna bagian bawah dan rasa manis, karena memiliki nilai yang tertinggi.
Pengaruh Penambahan Tepung Jamur Tiram Pada Pembuatan Kulit Pangsit Rebus Terhadap Daya Terima Konsumen Astika Apriliany, Gita; Kandriasari, Annis; Dahlia, Mutiara
Journal of Comprehensive Science Vol. 2 No. 8 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS)
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v2i8.469

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari dan menganalisis pengaruh penambahan tepung jamur tiram pada pembuatan kulit pangsit terhadap daya terima konsumen. Penelitian ini dilakukan di Laboraturium Pengolahan Makanan Program Studi Pendidikan Tata Boga Universitas Negeri Jakarta. Waktu penelitian dimulai sejak bulan Januari hingga Juli 2023. Metode yang digunakan pada penelitian ini merupakan metode eksperimen, dan sampel kulit pangsit rebus penambahan tepung jamur tiram yang digunakan sebanyak tiga jenis perlakuan yaitu 2%, 4%, dan 6%. Sampel penelitian tersebut kemudian diujikan secara organoleptik kepada 5 panelis ahli (Dosen Pendidikan Tata Boga) dan 30 orang panelis agak terlatih yang menilai keseluruhan aspek, diantaranya warna, aroma, rasa jamur, rasa gurih, tekstur kekenyalan, dan tekstur ketebalan. Berdasarkan hasil uji hipotesis statistik dengan menggunakan uji friedman menunjukkan bahwa pada aspek warna, aroma, rasa gurih, tekstur kekenyalan, dan tekstur ketebalan terdapat pengaruh penambahan tepung jamur tiram. Hasil uji Tuckey ? = 0,05 dan pada persentase 2% lah yang paling disukai oleh konsumen dalam semua aspek yang berpengaruh yaitu aspek warna, aroma, rasa gurih, tekstur kekenyalan dan tekstur ketebalan. Maka kesimpulan dari penelitian ini adalah merekomendasikan kulit pangsit rebus penambahan tepung jamur tiram sebanyak 2% berdasarkan pertimbangan dari kualitas yang baik dan disukai oleh konsumen, dan tujuan utama untuk mengoptimalkan penggunaan tepung jamur tiram pada pembuatan kulit pangsit.
Pengaruh Penambahan Soygurt Terhadap Kualitas Organoleptik, Nilai pH, dan Total Padatan Terlarut Dressing Salad Buah Ingklang, Shafiyah; Ridawati, Ridawati; Dahlia, Mutiara
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 7 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v4i7.829

Abstract

alad buah adalah makanan sehat karena kaya akan serat dan vitamin. Untuk memberikan rasa pada salad buah dapat ditambahkan saus salad atau dressing salad. Salah satu bahan yang dapat ditambahkan sebagai dressing salad adalah soygurt. Namun, pada pembuatan soygurt, susu skim yang digunakan untuk meningkatkan total padatan bukan lemak sehingga perlu di eval_uasi kembali menggunakan uji organoleptik, nilai pH dan total padatan untuk dijadikan dressing salad buah. Penelitian ini bertujuan untuk mengisi celah pengetahuan dengan menyelidiki secara sistematis pengaruh penambahan soygurt terhadap kualitas organoleptik, nilai pH, dan total padatan terlarut dalam dressing salad buah. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah eksperimen yang dilakukan dengan tiga formulasi yaitu, 25%, 50%, dan 75%. Cara untuk mengetahui kualitas penambahan soygurt pada dressing salad buah dilakukan uji organoleptik, nilai pH, dan total padatan terlarut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan soygurt sebesar 50% pada produk dressing salad buah menghasilkan kualitas terbaik dalam aspek warna, aroma, kekentalan, rasa manis, rasa asam, dan rasa langu kedelai. Uji total padatan terlarut menunjukkan perbedaan nyata dengan persentase 75% memiliki nilai tertinggi, yaitu 15.33 brix°. Nilai pH tetap sama pada semua persentase (25%, 50%, dan 75%), yaitu 4. Penilaian organoleptik terhadap kualitas warna, aroma, kekentalan, rasa manis, rasa asam, dan rasa langu kedelai menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan di antara penambahan soygurt 25%, 50%, dan 75%.