Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

A Real-Time IOT Monitoring and Safety Cutoff System for Electric Vehicle Batteries Using the BLYNK Platform jefri Lianda; Agustiawan; Adam; Johny Custer; Rindilla Antika; Marzuarman
JURNAL TEKNIK INFORMATIKA Vol. 19 No. 1: JURNAL TEKNIK INFORMATIKA
Publisher : Department of Informatics, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jti.v19i1.47098

Abstract

This paper presents the design and implementation of a 58-volt LiFePO₄ battery voltage management system for electric vehicles, featuring remote monitoring and control via the Blynk application. The system continuously monitors battery voltage levels and enables control through a Solid-State Relay (SSR) connected to a NodeMCU ESP8266 microcontroller. Through the Blynk interface, users can view real-time voltage readings along with the corresponding battery capacity percentage. The NodeMCU ESP8266 demonstrated reliable performance throughout all test phases, maintaining a stable internet connection. The average voltage measurement deviation displayed on the Blynk application was approximately 0.74%. The SSR is configured to disconnect the vehicle’s power supply when the battery voltage reaches around 46.3 volts or when the battery percentage decreases to 0.16%. This disconnection can be triggered manually through the Blynk application or automatically by the SSR. The disconnection process can be carried out through the Blynk application or automatically via the Solid State Relay (SSR). Remote disconnection via the Blynk application serves as an additional safety measure activated when suspicious conditions or activities are detected. This mechanism safeguards the battery from excessive discharge, promoting better performance and extending its service life by cutting off the load at critical limits.
Desain dan Pemasangan Running Text Sebagai Penunjuk Waktu Salat di Mushollah Nurul Ihsan Desa Wonosari M Afridon; Khairudin Syah; Marzuarman Marzuarman
TANJAK : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2025): TANJAK : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/b7sdc264

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi masalah ketepatan waktu salat di Mushollah Nurul Ihsan, Desa Wonosari, yang selama ini disampaikan secara manual. Sebagai solusi, tim dari Politeknik Negeri Bengkalis merancang dan memasang sistem running text LED otomatis untuk menampilkan jadwal salat secara real-time. Sistem ini menggunakan modul LED P5, mikrokontroler, RTC, dan dapat dikendalikan melalui aplikasi Android. Kegiatan ini dilakukan dalam tiga tahap: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil dari kegiatan ini adalah sistem yang membantu jamaah mengetahui waktu salat dengan lebih tepat, serta meningkatkan efisiensi penyampaian informasi ibadah. Selain itu, kegiatan ini meningkatkan literasi teknologi masyarakat dan menjadi media pembelajaran praktis bagi mahasiswa. Program ini diharapkan dapat memperkuat peran teknologi dalam mendukung ibadah dan kehidupan sosial keagamaan di masyarakat.
Penggunaan Running Text Sebagai Media Informasi Jam Waktu Sholat Pada Masjid Baitul Muttaqin Desa Pematang Duku Timur Marzuarman; Stephan; Azizul
TANJAK : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2025): TANJAK : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/v387m979

Abstract

Masjid Baitul Muttaqin di Desa Pematang Duku Timur menjadi pusat kegiatan ibadah dan sosial keagamaan bagi masyarakat setempat. Namun, dalam observasi yang dilakukan, ditemukan bahwa masjid ini belum memiliki sistem informasi yang tepat untuk menampilkan waktu sholat secara akurat dan real-time. Untuk mengatasi masalah ini, dilakukan pengabdian dengan menyediakan sistem running text yang dapat menampilkan waktu sholat otomatis serta informasi lainnya seperti jadwal imam dan muazin, serta laporan keuangan masjid. Metode yang digunakan meliputi desain, perakitan, dan pemasangan sistem running text yang terintegrasi dengan aplikasi Android untuk pembaruan jadwal secara langsung. Kegiatan ini juga mencakup pelatihan kepada pengurus masjid untuk memastikan kelangsungan operasional sistem secara mandiri. Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan ketepatan waktu ibadah, kenyamanan jamaah, serta mendukung transparansi pengelolaan keuangan masjid.
Implementation of Fuzzy Logic on Motorcycle Emission Testing Device Using Multi-Gas Sensors M. Afridon; Khairudin Syah; Marzuarman; Heri Susanto; Muhammad Arifin; M. Andrian Syindau Abdillah; M. Zaki Nawaf Ramadhan
Journal of Innovation and Technology Polbeng Series on Informatics (INOVTEK Polbeng - Seri Informatika) Vol. 10 No. 3 (2025): November
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/w1802r28

Abstract

Manual motorcycle emission inspection often leads to inconsistent interpretation due to operator dependency. This study developed a motorcycle emission testing system using multi-gas sensors, consisting of ZE07-CO for CO, an infrared CO₂ sensor for CO₂, TGS2602 for VOC, and O₂ I2C DFRobot for oxygen concentration, integrated with an ESP32 microcontroller. Sensor data are transmitted in real-time via Bluetooth to a computer for processing and visualization on a graphical user interface. The measurement ranges were adjusted to match actual exhaust gas characteristics: CO 0–5000 ppm, CO₂ 0–50000 ppm, VOC 0–500 ppm, and O₂ 0–5%. Emission level classification was performed using the Mamdani fuzzy logic method with three triangular membership functions for each parameter and three output categories: low, medium, and dangerous. Tests on nine motorcycles showed four units classified as low emission (CO <1000 ppm; O₂ >2.4%), three as medium (CO 1100–2500 ppm; O₂ 1.5–2.0%), and two older vehicles classified as dangerous (CO >3500 ppm; VOC >350 ppm; O₂ <1%). The system successfully provides automatic and real-time emission assessment, although verification against standard emission testers and environmental compensation is required for broader practical implementation.
Sistem Monitoring Parameter Solar Charge Controller (SCC) Berbasis Lokal Webserver Rio Firnando; Marzuarman Marzuarman; Hikmatul Amri; Agustiawan Agustiawan; Jefri Lianda
KOLONI Vol. 5 No. 3 (2026): SEPTEMBER 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/koloni.v5i3.1056

Abstract

Perkembangan teknologi Internet of Things (IoT) telah mendorong pengembangan sistem monitoring yang mampu menyajikan informasi secara real-time pada berbagai aplikasi kelistrikan, termasuk sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Salah satu komponen utama dalam sistem PLTS adalah Solar Charge Controller (SCC) yang berfungsi mengatur proses pengisian baterai dari panel surya serta melindungi baterai dari kondisi overcharge dan overdischarge. Namun, sebagian besar Solar Charge Controller komersial masih memiliki keterbatasan pada sistem monitoring karena informasi parameter kelistrikan hanya ditampilkan melalui layar LCD sehingga proses pemantauan harus dilakukan secara langsung di lokasi perangkat. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun Sistem Monitoring Parameter Solar Charge Controller (SCC) Berbasis Lokal Webserver yang mampu menampilkan parameter kelistrikan secara real-time tanpa memerlukan koneksi internet. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan merancang sistem monitoring menggunakan ESP32 DevKit V1 sebagai pusat akuisisi dan pengolahan data, dua sensor INA226 untuk mengukur parameter tegangan, arus, dan daya pada sisi panel surya maupun baterai, serta LCD 16×2 sebagai media monitoring lokal. Data hasil pengukuran diproses oleh ESP32 kemudian dikirimkan menuju Local Web Server melalui jaringan Local Area Network (LAN) sehingga dapat diakses menggunakan browser pada komputer maupun smartphone melalui alamat IP lokal. Dashboard monitoring menampilkan informasi berupa tegangan panel surya, arus panel surya, daya panel surya, tegangan baterai, arus pengisian baterai, daya pengisian baterai, status pengisian, grafik perubahan parameter secara real-time, serta tabel data hasil pengukuran. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem monitoring mampu menampilkan seluruh parameter kelistrikan secara real-time dengan waktu pembaruan data kurang dari satu detik. Selain itu, Local Web Server dapat diakses secara bersamaan oleh beberapa perangkat yang berada pada jaringan lokal tanpa menggunakan layanan cloud maupun koneksi internet. Berdasarkan hasil penelitian, sistem yang dikembangkan mampu memberikan kemudahan dalam proses monitoring parameter Solar Charge Controller secara real-time, stabil, efisien, dan mudah diimplementasikan pada berbagai aplikasi PLTS skala kecil maupun menengah.
Rancang Bangun Smart RCBO Berbasis Webserver Tomi Antonius; Marzuarman Marzuarman; Stephan Stephan; Syaiful Amri; Eva Navasari
KOLONI Vol. 5 No. 3 (2026): SEPTEMBER 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/koloni.v5i3.1067

Abstract

The development of the Internet of Things (IoT) has encouraged the implementation of intelligent electrical protection systems capable of real-time monitoring. This research aims to analyze and design a Webserver-Based Smart RCBO that can detect overcurrent and leakage current while providing real-time monitoring through a web interface. The system employs a NodeMCU ESP8266 as the main controller and webserver, a ZMCT103C sensor for load current measurement, a Zero Sequence Current Transformer (ZSCT) for leakage current detection, and a relay to disconnect the electrical circuit during fault conditions. Sensor data are displayed on a 16×2 LCD and transmitted to the webserver via a Wi-Fi network. Experimental results indicate that the system is capable of monitoring load current accurately and automatically disconnecting the circuit when the leakage current reaches 30 mA, with a response time ranging from 20 ms to 30 ms. Furthermore, the webserver successfully displays load current, leakage current, RCBO status, and system conditions in real time through a web browser. Therefore, the proposed Webserver-Based Smart RCBO improves electrical safety, reliability, and monitoring efficiency compared with conventional RCBO systems.