Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Language Style Used by The Main Character In Hala: A Sociolinguistic Study Salsabila, Jovanka; lestari, kurnia; Vionitaretami, Canna Vionitaretami
IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature Vol. 11 No. 2 (2023): IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Lite
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/ideas.v11i2.4723

Abstract

Everyone has their own unique way of communicating through language. This language style is used depends on the circumstances of a conversation, for example by the context and conversation participants. Language style is a sociolinguistic study that examines how people communicate with others who speak in a range of styles. The object of this research is the Hala movie, a movie that tells about a Muslim teenager who lives in America and has to face between two cultures. This study focuses on the analysis of language style used by the main character in the Hala movie and also several factors that influence the main character to speak in a different language style. This movie is analyzed with language style theory of Martin Joos, the five clock theory which is frozen style, formal style, consultative style, casual style, and intimate style, also the Janet Holmes’s theory of social factors why people speak with different language style. This research use qualitative descriptive method where the data are collected from the movie. The results of this research indicate that the main character used different language style and some factors influenced her to speak with different language style. There are 49 data found of language style used by the main character, consultative style with 7 data, casual style with 18 data, intimate style with 11 data, formal style with 13 data, and 0 data for frozen style. However, there are 62 of social factors that influenced Hala to speak with different language style, participants with 28 data, settings with 7 data, and contexts with 27 data.
ALKELIN: Pelatihan Pengolahan Sampah Pantai Menjadi Eco-paving dan Eco-brick pada Karang Taruna Tunas Muda, Ampenan Selatan. Hidayanti, Ermia; Lestari, Kurnia; Pratiwi, Sriana; Nurabila, Laylin; Maisaroh, Siti; Priangka, Nabila Aulia
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 3 (2024): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i3.8874

Abstract

The Environmental Awareness Action Program (ALKELIN) held at Skip Ampenan Selatan Beach is a training on processing beach waste into eco-paving and eco-bricks for the purpose of developing ecotourism at Skip Ampenan Selatan Beach through empowering Karang Taruna. This program is motivated by the problem of plastic waste piling up at Skip Ampenan Selatan Beach and the lack of knowledge and skills of the community in managing plastic waste and marketing the beach's tourism potential. The ALKELIN program, which was implemented for 3 months, took the form of training for Karang Taruna members on processing plastic waste into economically valuable products such as eco-paving and eco-bricks. Apart from that, the aim of this program is to promote Skip Ampenan Selatan Beach as an environmentally friendly tourist destination. The results of this program show an increase in the knowledge and skills of Karang Taruna members in processing plastic waste and marketing the potential of beach tourism. Apart from that, this program has also produced economically valuable products from plastic waste and increased the number of visitors to Skip Ampenan Selatan Beach. The ALKELIN program shows that community empowerment, especially Karang Taruna, through training and mentoring can be an effective solution for developing ecotourism and overcoming the problem of plastic waste.
Batur Berajah: Inovasi Pembelajaran Organ Tubuh Berbasis Augmented Reality Untuk Meningkatkan Minat dan Hasil Belajar Peserta Didik SLBN 3 Mataram Lestari, Kurnia; Irzan, Muhamad; Azima, Fauzan; Januana, Rosyada; Ahani, Yulia Laelatul; Hidayanti, Ermia
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4b (2025): Edisi Khusus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4b.4343

Abstract

Program pengembangan media pembelajaran inovatif dilakukan untuk meningkatkan minat dan hasil belajar peserta didik, khususnya pada materi organ tubuh manusia. Program ini mengintegrasikan teknologi Augmented Reality (AR) melalui aplikasi Batur Berajah, serta evaluasi pembelajaran menggunakan pretest dan posttest. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman peserta didik setelah penggunaan media AR, dari nilai rata-rata pretest 56% menjadi 97%. Selain itu, program PKM 2025 mendukung pelaksanaan kegiatan melalui penyusunan baseline, pelatihan, sosialisasi, dan pendampingan kepada guru dan peserta didik. Jurnal ini menyajikan konteks program, metode pelaksanaan, hasil evaluasi belajar, serta potensi keberlanjutan inovasi pembelajaran di SLBN 3 Mataram.
Optimalisasi Aspek Perkembangan Peserta Didik Anak Usia Dini (Studi Kasus TK Arafah Mina Kota Padang) Lestari, Kurnia; Sylvia, Ike
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 2 No. 3 (2023): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (September 2023)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v2i3.142

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya pendidik dalam mengoptimalisasi aspek perkembangan pada peserta didik usia dini. Hal ini menarik untuk diteliti karena terdapat permasalahan dalam penelitian yaitu kurangnya teroptimalisasi aspek perkembangan pada peserta didik usia dini di TK Arafah Mina Kota Padang. Penelitian ini dianalisis menggunakan teori behavioristik yang dikembangkan oleh Edward Lee Thorndike. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang termasuk penelitian studi kasus. Pemilihan informan dilakukan secara purposive sampling yaitu teknik pengambilan data dari sumber data dengan pertimbangan atau kreteria tertentu, dengan jumlah informan 11 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik yang digunakan dalam analisis data adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini ialah dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan aspek perkembangan pada peserta didik usia dini setelah diberikan perlakuan kepada peserta didik berupa: pertama, pembiasaan sikap, yakni membaca doa sehari-hari, bersalaman dengan guru, mengucapkan terimakasih, maaf, tolong, dan permisi, kedua, pengelompokkan peserta didik, pengelompokkan sesuai kompetensi peserta didik yang bertujuan agar memudahkan pendidik dalam menyampaikan pembelajaran dan memudahkan pula bagi peserta didik untuk menerima pembelajaran, ketiga, penggunaan metode pembelajaran menarik, belajar sambil bernyanyi, bercerita, tanya jawab, mewarnai dan menggambar, keempat, mewujudkan berbagai aktivitas yang membangun kreativitas, seperti pengembangan bakat dengan mengikuti ekstrakurikuler. Hasil peningkatan dapat dilihat dari respon peserta didik yang lebih interaktif dan senang dalam mengikuti proses belajar.
Analisis Penggunaan Artificial Intelligence AI dalam Pembelajaran IPA di Sekolah: Persepsi dan Preferensi Siswa SMA Kurniahtunnisa, Kurniahtunnisa; Agustina, Tika Putri; Manuel, Maria Yasinta; Rukmana, Musma; Lestari, Kurnia
SCIENING : Science Learning Journal Vol. 5 No. 2: Desember 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan IPA FMIPAK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/slj.v5i2.10431

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi dan preferensi siswa SMA terhadap penggunaan Artificial Intelligence< em> AI dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam IPA di kalangan siswa SMA RUSHD Metode yang digunakan melibatkan survei terhadap 72 siswa dengan fokus pada pengalaman penggunaan preferensi dan persepsi mereka terhadap AI Hasil penelitian menunjukkan bahwa 95 8 siswa telah menggunakan AI dalam konteks pembelajaran dengan dominasi penggunaan Chat GPT< em> sebagai alat utama Sebanyak 91 siswa melaporkan menggunakan AI setidaknya sekali dalam seminggu terutama untuk memahami konsep yang sulit dan mencari jawaban untuk soal IPA Temuan menunjukkan bahwa siswa memiliki pandangan yang positif terhadap AI tercermin dari efektivitas penggunaan AI yang mencapai 71 1 Dari sisi dampak dampak penggunaan AI mencapai 80 2 yang menunjukkan bahwa siswa merasa AI memberikan pengaruh sangat positif dalam pengalaman belajar mereka Sebanyak 87 5 siswa setuju bahwa AI mempercepat proses belajar dan 84 7 merasa AI memotivasi mereka untuk meningkatkan kemampuan menulis Namun terdapat kekhawatiran terkait ketergantungan pada AI yang dapat mengurangi kemampuan berpikir kritis siswa Selain itu beberapa siswa menyadari bahwa tidak semua informasi yang ada di AI dapat diandalkan Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa AI memiliki potensi signifikan untuk meningkatkan kualitas pendidikan tetapi perlu diimbangi dengan upaya terencana untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis siswa Meskipun siswa menunjukkan penerimaan yang tinggi terhadap AI penting bagi pendidik untuk memberikan bimbingan yang tepat dalam penggunaannya di kelas dan meningkatkan kualitas informasi yang disajikan oleh teknologi ini Integrasi AI secara bijaksana dalam pendidikan dapat memperkaya pembelajaran dan mendorong siswa berpikir kritis < span>< div>