Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Preparasi dan karakterisasi mikrokristalin selulosa dari limbah ubi kayu Lismeri, Lia
Jurnal Teknologi dan Inovasi Industri (JTII) Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtii.v1i1.11

Abstract

Batang ubi kayu merupakan salah satu kekayaan hayati Indonesia, terutama di Provinsi Lampung yang memiliki kadar selulosa sebesar 39,29%. Besarnya kandungan selulosa tersebut membuat batang ubi kayu berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku mikrokristalin selulosa (MCC). Pembuatan mikrokristalin selulosa terdiri dari empat tahap yaitu, prahidrolisis, delignifikasi, bleaching dan hidrolisis asam. Tahap prahidrolisis dilakukan dengan merendam batang ubi kayu di dalam aquadest. Tahap delignifikasi menggunakan larutan Natrium Sulfit (Na2SO3) 20%, selanjutnya tahap bleaching dengan menggunakan larutan Hidrogen Peroksida (H2O2) 2% dan tahap hidrolisis asam menggunakan larutan HCl dengan konsentrasi 1,5N, 2N, 2,5N dan 3N. Kemudian dilakukan analisis α-selulosa untuk mengetahui kadar kemurnian selulosa dan dikarakterisasi dengan uji FTIR, SEM dan XRD. Dari hasil analisis didapatkan kadar kemurnian selulosa sebesar 99,68% dan analisis XRD didapatkan kristalinitas sebesar 78,12% dengan menggunakan larutan HCl dengan konsentrasi 3N.
Pengaruh Temperatur Gelatinisasi dan Penguat Selulosa Batang Sorgum Terhadap karakteristik Fisik dan Mekanik Bioplastik Darni, Yuli; Utama, Swarna Dharma; Haviz, Muhammad; Lismeri, Lia; Utami, Herti
Jurnal Teknologi dan Inovasi Industri (JTII) Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtii.v4i2.78

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu gelatinisasi campuran pati sorgum dengan gliserol, kitosan, dan batang sorgum terhadap karakteristik bioplastik sehingga dihasilkan bioplastik yang memiliki sifat mekanik dan sifat fisik yang menyerupai plastic komersial LDPE. Pada penelitian ini bioplastik dibuat dengan mencampurkan pati sorgum yang ditepungkan, kitosan sebagai biopolimer dan penguat menggunakan batang sorgum dengan variasi konsentrasi penguat (0,4, 0,6, 0,8, dan 1 gram), ukuran pati dan kitosan lolos ayakan 200 mesh dan waktu pengadukan 30 menit. Pada penelitian ini juga dilakukan variasi temperatur gelatinisasi pada 80 ˚C, 85 ˚C, dan 90 ˚C, konsentrasi plasticizer gliserol yang digunakan 20% berat dari berat total. Hasil penelitian yang terbaik diperoleh yaitu kuat tarik 8,34 MPa, pemanjangan 25,87%, dan modulus young 32,22 MPa, Penyerapan air 47%, densitas 1,57 g/ml, spectrum FTIR terdapat gugus O-H, C-H, C≡C dan N-H
Pengaruh proses ultrasonikasi terhadap ukuran serat selulosa dari batang sorgum Azwar, Edwin; Darni, Yuli; Sulha, Mutia; Lismeri, Lia
Jurnal Teknologi dan Inovasi Industri (JTII) Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtii.v5i2.3

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis serat selulosa dari batang sorgum dengan metode alkali–hidrolisis asam–mekanik. Pada proses kimia serat diektraksi dari batang sorgum dengan KOH 4%. Variasi dilakukan pada  perlakuan  mekanik  yaitu  waktu  ultrasonikasi  selama  60,  90,  dan  120  menit.    Serat  selulosa  yang diperoleh  selanjutnya  dianalisis  morfologinya  dengan  menggunakan  SEM.  Hasil  pengamatan  morfologi  ini menunjukkan  bahwa  serat  tanpa  sonikasi  berukuran  10,21  mikron,  sedangkan  serat  dengan  ultasonikasi  60 menit,  90  menit,  dan  120  menit  berturut-turut  berukuran  10,64  mikron,  9,253  mikron,  dan  4,887  mikron. Hasil  penelitian  ini  menunjukkan  bahwa  semakin  lama  waktu  sonikasi  pada  rentang  yang  dilakukan diperoleh ukuran serat selulosa yang semakin kecil.
Pengaruh Suhu dan Lama Waktu Pengeringan Terhadap Karakteristik Cangkang Kapsul Berbasis Hydroxypropyl Methylcellulose (HPMC) Lismeri, Lia; Darni, Yuli; Abrar, Azzami; Darmansyah, Darmansyah
Jurnal Teknologi dan Inovasi Industri (JTII) Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtii.v5i2.92

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu dan lama waktu pengeringan terhadap kualitas cangkang kapsul berbasis HPMC. Metode penelitian yang dilakukan yaitu dengan mencampurkan HPMC (1,25%), Pektin (1,75%), Karagenan (1%) dan Gliserol (1%) dengan Aquades. Kemudian terhadap cangkang kapsul yang dihasilkan dilakukan pengujian diantaranya adalah organoleptik, spesifikasi cangkang kapsul, uji pH, uji waktu hancur, uji kadar air, uji viskositas, analisis FTIR serta SEM. Kesimpulan yang diperoleh dari hasil analisis yaitu suhu dan lama waktu pengeringan yang terbaik adalah pada 35oC selama 24 jam dengan hasil yang telah memenuhi kriteria standar BPOM pada cangkang kapsul
Pengaruh Variasi Rasio Penambahan Pektin dan Filler CaCO3 Terhadap Karakteristik Cangkang Kapsul Non Gelatin Lismeri, Lia; Manullang, Hotnauli Tri Damayanti; Yuli Darni, Yuli; Azhar, Azhar
Jurnal Teknologi dan Inovasi Industri (JTII) Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtii.v6i1.103

Abstract

Kapsul non-gelatin merupakan alternatif yang sesuai untuk kebutuhan vegetarian dan halal karena tidak mengandung gelatin yang berasal dari sumber hewani. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh variasi rasio kalsium karbonat (CaCO₃) dan pektin terhadap karakteristik cangkang kapsul non-gelatin. Formulasi dilakukan dengan memvariasikan jumlah CaCO₃ (0,2; 0,4; dan 0,6 gram) dan pektin, untuk mengamati pengaruhnya terhadap karakteristik fisik kapsul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi rasio CaCO₃ dan pektin berpengaruh signifikan terhadap karakteristik cangkang kapsul. Formulasi terbaik diperoleh dengan HPMC 2,5 gram, pektin 0 gram, karagenan 3 gram, dan CaCO₃ 0,4 gram. Karakteristik kapsul yang dihasilkan memiliki kadar air sebesar 22,712%, yang belum memenuhi standar Farmakope. Namun, waktu hancur sebesar 21 menit 10 detik, viskositas larutan 660 cPs, dan pH 6 telah memenuhi standar yang ditetapkan. Hasil ini menunjukkan potensi kapsul non-gelatin sebagai alternatif yang layak untuk digunakan dengan formulasi yang lebih lanjut disempurnakan
PENGELOLAAN SAMPAH PLASTIK DENGAN KONSEP REDUCE, REUSE, DAN RECYCLE UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN SISWA TERHADAP LINGKUNGAN DI SMAN 2 KOTA AGUNG Darni, Yuli; Utami, Herti; Lismeri, Lia
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 9 No. 2 (2025): Vol. 9 No. 2 Juli 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v9i2.595

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kemampuan Siswa dan Siswi SMAN 2 Kota Agung untuk mengembangkan pengelolaan bank sampah yang sudah terbentuk di sekolah mereka. Hal ini agar dapat mengatasi masalah soal sampah di lingkungan sekolah secara partisipatif dari siswa, sekaligus meningkatkan nilai sampah lebih ekonomis karena dapat dijual secara lebih menguntungkan. Dalam kegiatan pengabdian ini dilakukan sosialisasi pengembangan bank sampah dengan menjelaskan metode pengelolaan bank sampah. Bank sampah menjadi salah satu cara pengelolaan sampah di mana limbah sampah khususnya yang berada di lingkungan sekolah akan dikelompokkan untuk dipilah, dan dijual kembali kepada pihak ketiga yaitu pengepul. Pengelolaan dengan cara bank sampah mengadopsi sistem perbankan yang berbentuk lebih kecil dan sederhana. Nasabah bank sampah adalah bagaian dari siswa atau warga sekitar lingkungan sekolah, yang akan menyerahkan sampah untuk dicatat sebagai saldo sesuai nilai ekonomisnya. Dalam prakteknya, pengelolaan bank sampah di sekolah ini mempunyai berbagai kendala. Melalui kegiatan pengabdian ini Tim mencoba memberikan solusi kendala yang dihadapi oleh mitra yang merupakan siswa dan siswi SMAN 2 Kota Agung. Peningkatan proses pengelolaan bank sampah dikerjakan dengan menerapkan sistem pembukuan yang rapi sehingga masing-masing nasabah memiliki buku yang mencatat setoran dan saldo. Pengembangan berikutnya dapat diarahkan dengan sistem manejemen pengelolaan bank sampah secara digital. Hasil dari pengadaan bank sampah di sekolah ini, antara lain secara ekonomi, tabungan sampah ini dapat diwujudkan berupa uang yang dapat digunakan untuk menambah pemasukan siswa atau masyarakat. Dari segi kesehatan lingkungan, adanya bank sampah ini membuat lingkungan menjadi lebih bersih, nyaman, dan sehat..
PENGELOLAAN SAMPAH PLASTIK DENGAN KONSEP REDUCE, REUSE, DAN RECYCLE UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN SISWA TERHADAP LINGKUNGAN DI SMAN 2 KOTA AGUNG Darni, Yuli; Utami, Herti; Lismeri, Lia; Lesmana, Donny; Ginting, Simparmin Br; Pandiangan, Kamisah Delilawati; Achmad, Feerzet
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v8i3.538

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kemampuan Siswa dan Siswi SMAN 2 Kota Agung untuk mengelola sampah plastik menjadi suatu produk yang lebih bermanfaat. Selain untuk meningkatkan nilai tambah sampah plastik, upaya ini juga bertujuan untuk mengatasi masalah kebersihan lingkungan, sekaligus mendukung program pemerintah dalam zero waste program. Dalam kegiatan pengabdian ini dilakukan sosialisasi pengelolaan sampah dengan konsep Reduce, Reuse, dan Recycle (3R), dan peningkatan nilai ekonomis sampah plastik yang masih dapat dijual. Melalui kegiatan pengabdian ini mitra yang merupakan siswa dan siswi SMAN 2 Kota Agung mendapatkan pengetahuan yang bermanfaat dan memiliki kemampuan untuk memilah sampah, khususnya sampah plastik. Dengan demikian semakin banyak sampah yang dapat didaur ulang dan dimanfaatkan kembali menjadi produk lainnya. Kegiatan ini perlu dilakukan karena daur ulang sampah untuk mengurangi atau mengatasi terjadinya pencemaran lingkungan sangat membantu program pemerintah. Kata kunci: sampah plastik; metode 3R; siswa SMAN 2 Kota Agung; lingkungan
Synthesis of Biofoam Based on Starch Mixture of Cassava Peel and Kepok Banana Peel with Chitosan Additive to Improve Mechanical and Physical Characteristics Darni, Yuli; Anandati, Ghea Maulidaco; Mayanti, Eva; Lismeri, Lia; Utami, Herti; Azhar, Azhar
Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 18, No 1 (2023): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan (June, 2023 )
Publisher : Chemical Engineering Department, Syiah Kuala University, Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23955/rkl.v18i1.28089

Abstract

Biodegradable foam(biofoam) is a type of bioplastic that is used as an alternative packaging to replace styrofoam which is safe and environmentally friendly. This study aims to determine the characteristics of biofoam made from cassava peel starch (A) and banana peel starch (B), as well as the effect of adding chitosan to the physical, mechanical, and biodegradation properties of the resulting biofoam. In the manufacture of biofoam, the variation of the A:B ratio used is 1:0; 3:2; 1:1 (%w/w). While the chitosan content added was 0%, 15%, and 30% by weight of starch and blowing agent NaHCO3 with a content of 12% by weight of starch. The production of biofoam was carried out using the thermopressing method with a printing temperature of 125C and a printing time of 7 minutes. The results of biofoam were characterized by density, water absorption, compressive strength, biodegradation, and FTIR functional groups. Based on the research results, it is known that biofoam is close to commercial biofoam standards, namely biofoam with an A:B ratio of 3:2 and the addition of 15% chitosan with a density value of 0.560 g/cm3, the water absorption capacity of 33.68%, compressive strength value of 5, 05 MPa, and the decomposition power of 17.44%. These variations have functional groups NH, OH, CH, C=O, CN, and CO.
Applied of Synthesis Furfural Based on Cassava Stems (Manihot utilissima) As Fuel Additive to Gasoline Lismeri, Lia; Riyadi, Lutfia Rahma; Darni, Yuli; Nugrahini, Panca; Azhar, Azhar; Lesmana, Donny
Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 17, No 2 (2022): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan (December, 2022)
Publisher : Chemical Engineering Department, Syiah Kuala University, Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23955/rkl.v17i2.26495

Abstract

Biofuel is an option to reduce CO2 generated by vehicles. In this study, synthetic crude furfural from cassava stems was blended as fuel additive to gasoline (Pertalite) and then induced by electromagnetic field. Analysis were carried out on engine performance and exhaust emissions produced by Kohler engines. Variations formed by samples crude furfural and commercial furfural (C5H4O2), then time variations of electromagnetic induction for 0 and 30 minutes. The blending composition of gasoline and furfural in a mixture of 1,500 ml fuel is 96% : 4%. The best results from increasing torque, cranking power and saving fuel consumption were obtained from variations in the use of crude furfural additives induced by electromagnetic fields (CFE). Exhaust emissions produced by pure Pertalite are still lower than fuels with furfural additives. The content of water and impurities in crude furfural causes the additive unmixed with Pertalite which is non-polar and hydrophobic.
Preparation and Characterization of Nanocrystalline Cellulose from Cassava Stem Wastes by Electromagnetic Induction Lismeri, Lia; Rahmi, Hertantri Yulia; Gomiyati, Nada Afifah; Darni, Yuli; Febriningrum, Panca Nugrahini; Azhar, Azhar
Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 16, No 2 (2021): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan (December, 2021)
Publisher : Chemical Engineering Department, Syiah Kuala University, Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23955/rkl.v16i2.21927

Abstract

Cassava stems were one of the largest agricultural by products in Indonesia, especially in Lampung Province. It is known that cassava stems have a fairly high lignocellulose content, especially cellulose which reaches 39.29%. The high cellulose content in cassava stems has great potential to be used as raw material for Nanocrystalline Cellulose (NCC). The preparation of nanocrystalline cellulose consists of four main stages, namely: pre-hydrolysis, delignification, bleaching, and acid hydrolysis. The pre-hydrolysis stage was carried out by boiling a solution of CH3COOH and cassava stem powder for 60 minutes at a temperature of 105oC. Cassava stem powder was then delignified using a 25% NaOH solution heated to a temperature of 105oC for 1 hour. The bleaching stage used a 3.5% NaOCl solution at a temperature of 50oC for 60 minutes and was carried out twice. The last step is acid hydrolysis using 2.5N HCl solution for 15 minutes at a temperature of 105oC, then the electromagnetic induction treatment is varied with temperature variations of 30oC, 50oC, and 70oC for 60 minutes. The prepared nanocrystalline cellulose were tested for lignocellulose, XRD and PSA. From the test results, the best variation of nanocrystal cellulose preparation was acid hydrolysis treatment with 70oC electromagnetic induction for 60 minutes, namely an increase in the percentage of cellulose 62.93%, crystallinity 90.68%, and an average particle size of 18.04m with some particles measuring nanometers. From the results of the research, it was concluded that electromagnetic induction increased crystallinity and decreased the size of nanocrystalline cellulose.