Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

ANALISIS KOMPARATIF EFEKTIFITAS PROSES RENDER DALAM PEMBUATAN OBYEK 3D ANIMASI MOTION GRAPHIC Rahayu, Dwi; Mulyatun, Sri; Aji, Bimo Waskito Bayu
Journal of Information System Management (JOISM) Vol. 5 No. 2 (2024): Januari
Publisher : Universitas Amikom Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24076/joism.2024v5i2.1417

Abstract

Aplikasi dan teknik pembuat animasi motion graphic cukup beragam. Salah satu aplikasi popular saat ini Adobe After Effect. Aplikasi ini banyak digunakan untuk mengolah gambar gerak 2 dimensi. Dalam animasi motion graphic terkadang dibutuhkan ilustrasi 3 dimensi untuk mendukung kejelasan konten. Dalam penelitian ini akan membandingkan membandingkan kebutuhan RAM pada saat render yang berkaitan dengan waktu yang dibutuhkan untuk proses render. Dengan bahan grafis vektor dan raster, permodelan 3D planet bumi dibuat menggunakan teknik masking dan penerapan efek. Teknik pembuatan mempengaruhi hasil gambar, meski menggunakan bahan yang sama. Dimungkinkan bahan grafis maupun teknik pembuatan mempengaruhi detail physical memori RAM yang digunakan yang berkiatan dengan waktu yang dibutuhkan untuk proses render.
Model Stimulus–Respons pada Pemasaran Media Sosial: Pengaruh Instagram dan WhatsApp Business terhadap Engagement dan Loyalitas Konsumen di Coffe Shop Yogyakarta: Pemasaran Media Sosial pada Coffe Shop di Yogyakarta Mulyatun, Sri; Sukmaningrum, Dinda; wasiati, Hera
Jurnal Aplikasi Bisnis Volume 22 No.2 , Desember 2025
Publisher : Program Sarjana Terapan Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jabis.vol22.iss2.art4

Abstract

Penelitian ini menelaah pengaruh aktivitas pemasaran digital melalui Instagram dan WhatsApp Business terhadap keterlibatan konsumen dan loyalitas pelanggan pada coffee shop di Yogyakarta dengan menggunakan kerangka Stimulus–Organism–Response (S–O–R). Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif diterapkan melalui survei terhadap 150 responden, dan data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares. Hasil menunjukkan bahwa kedua platform berkontribusi positif terhadap keterlibatan konsumen. Keterlibatan ini berperan penting dalam memperkuat loyalitas, sekaligus berfungsi sebagai penghubung antara aktivitas pemasaran dan perilaku loyal pelanggan. Temuan tersebut menegaskan bahwa rangsangan digital berupa konten visual dan komunikasi personal mampu memantik respons emosional yang berujung pada perilaku loyal. Dari sisi teoretis, studi ini memperkaya diskursus mengenai digital engagement dan pemasaran omnichannel. Dari sisi praktis, hasilnya memberi rujukan bagi pelaku coffee shop untuk merancang strategi komunikasi digital yang konsisten, relevan, dan berorientasi pada hubungan jangka panjang.