Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

PLACE ATTACHMENT STUDY IN KUTA BEACH COMMERCIAL CORRIDOR Putra, Ida Bagus Gede Parama
Journal of Architectural Research and Education Vol 3, No 2 (2021): Journal of Architectural Reseach and Education
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1085.151 KB) | DOI: 10.17509/jare.v3i2.37837

Abstract

Kuta Beach has undergone a change in function and a shift in activity which began with the opening of the trading port function to become a popular beach tourism area in Bali. The development of tourism on Kuta beach is currently experiencing a very drastic increase as evidenced by the very rapid development of tourist accommodation and infrastructure arrangement by the government. The increase in the number of hotels, inns and various other types of functions indicates the high interest in investment in the Kuta beach road area. Indirectly, this dynamic changes one's bond in the Kuta Beach corridor. The study of Place attachment in the commercial corridor area of Kuta Beach aims to determine the important factors in the formation of a place's identity, corridor characteristics, visitor preferences, activity studies, and magnetic identification of an area. The research method in place attachment studies in the Kuta beach corridor uses a quantitative approach accompanied by a qualitative descriptive explanation to find out the phenomena and perceptions of visitors. Knowing the important variables and elements in the corridor becomes the focus of the study to obtain data on the level of place attachment that exists in the commercial corridor of Kuta beach. Based on the literature study, the place attachment study is one of the cornerstones in assisting the planning of an area by assessing the level of attachment to a place.
Penataan dan Integrasi fasilitas Penunjang Pelabuhan di Pantai Matahari Terbit, Desa Adat Sanur Kaja, Denpasar, Bali. Putra, Ida Bagus Gede Parama
Lentera Karya Edukasi Vol 3, No 1 (2023): Jurnal LENTERA KARYA EDUKASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Pengembangan dan Kajian Sarana dan Prasarana Pendidikan (P2K Sarprasdik)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/lekaedu.v3i1.63043

Abstract

Kawasan Pantai Matahari Terbit merupakan salah satu pantai di Sanur yang menjadi salah satu pantai favorit bagi wisatawan untuk menikmati kuliner. Selain kuliner, pembangunan pelabuhan resmi selesai dan beroperasi pada tanggal 18 Desember 2022. Peningkatan jumlah pengunjung pelabuhan cukup meningkat berdasarkan data terakhir hampir 150 ribu penumpang yang telah melakukan perjalanan melalui fasilitas ini. Peningkatan jumlah pengujung bukan hanya dipadati oleh wisatawan, namun juga aktivkitas keagamaan masyarakat sekitar di petunon. Kompleksitas ini membuat perlunya adanya adaptasi yang cukup cepat dikarenakan banyaknya fasilitas yang diperlukan setelah pembangunan Pelabuhan Sanur telah selesai.Dampak keberadaan pelabuhan terhadap kawasan Matahari Terbit dapat bersifat positif dan negatif. Sisi positifnya, pelabuhan dapat memberikan manfaat ekonomi dengan menciptakan lapangan kerja, menarik wisatawan, dan meningkatkan perdagangan. Selain itu, pelabuhan yang dirancang dan dipelihara dengan baik juga dapat meningkatkan nilai estetika dan rekreasi kawasan secara keseluruhan. Sisi negatifnya, pelabuhan juga dapat menyebabkan degradasi lingkungan, seperti pencemaran dan perusakan ekosistem pesisir, serta peningkatan lalu lintas dan kebisingan. Dampak pelabuhan dapat dikurangi dengan menerapkan praktik pembangunan berkelanjutan dan melakukan penilaian lingkungan secara teratur. Pengabdian ini merespon adanya kebutuhan akan rencana induk atau masterplan kawasan Pantai Matahari Terbit dan juga integrasi keseluruhan fasilitas untuk meningkatkan kenyamanan dan keberlanjutan kawasan. 
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PERENCANAAN KAWASAN SOSIAL DAN KOMERSIAL BERBASIS EKOWISATA DI PANTAI MATAHARI TERBIT, DESA ADAT SANUR KAJA, DENPASAR, BALI Putra, Ida Bagus Gede Parama; Putra, Ida Bagus Udayana; Putri, Ni Putu Ratih Pradnyaswari Anasta
Jurnal Abdimas Sangkabira Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Abdimas Sangkabira, Desember 2024
Publisher : Program Studi Diploma III Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdimassangkabira.v5i1.1333

Abstract

Matahari Terbit Beach in Sanur plays a vital role in the lives of the local community, both as a popular tourist destination and as a location for traditional ceremonies such as ngaben. However, zoning changes due to the relocation of the Sanur port have presented significant challenges, including a decline in revenue for vendors along the beach and a lack of nighttime tourist attractions. This community service project aims to develop a master plan that integrates the cultural, social, and economic needs of the local community with sustainable tourism potential. The methods used include field surveys, data analysis, and Focus Group Discussions (FGD) with the local community to produce environmentally friendly and sustainable area designs. The planning outcomes include the reorganization of the commercial area, the utilization of reclaimed land for social facilities, and the development of a multifunctional pavilion (wantilan). This concept is expected to improve the quality of life for the community, strengthen the local economy, and maintain the balance of the local ecosystem and culture. The more integrated area planning is intended to serve as a reference for sustainable development at Matahari Terbit Beach, ensuring that the area continues to function as a center for traditional activities and an attractive tourist destination.
PENGEMBANGAN KONSEP HEALING ENVIRONMENT DALAM METAVERSE DENGAN PENDEKATAN DESAIN ARSITEKTUR BIOFILIK Putra, Ida Bagus Gede Parama
Jurnal Arsitektur ZONASI Vol 6, No 1 (2023): Vol 6, No 1 (2023): Jurnal Arsitektur Zonasi Februari 2023
Publisher : KBK Peracangan Arsitektur dan Kota Program Studi Arsitektur Fakultas Pendidikan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jaz.v6i1.52528

Abstract

Metaverse sebuah pengembangan teknologi berupa platform digital yang menghadirkan berbagai macam kemungkinan dalam berkreasi. Ruang Virtual dapat dirancang dengan berbagai pendekatan komunikasi visual, elemen interior maupun arsitektur digital yang tanpa batas. Potensi metaverse telah menghadirkan banyak kemungkinan yang tidak terpikirkan. Berbagai sektor seperti pendidikan, teknologi, iklan, retail, real estate dan sektor kesehatan yang menjadi salah satu sektor yang memiliki potensi dalam pengembangan ruang virtual sebagai media terapi. Pengembangan healing environment pada platform virtual dalam penelitian ini berfokus pada menciptakan zona virtual yang dapat digunakan sebagai ruang penyembuhan dan ruang kontemplasi bagi pengguna dengan keterbatasannya dalam melakukan aktivitas. Fokus penelitian ini yaitu melakukan kajian desain arsitektur biofilik dalam merencanakan ruang virtual untuk ruang penyembuhan bagi seseorang yang membutuhkan kenyamanan khususnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dalam mengkaji sumber dalam perencanaan desain ruang virtual, teori tentang healing environment dan desain arsitektur biofilik, Hal ini bertujuan untuk memberikan ruang interaktif untuk berbaur dan melakukan interaksi yang diharapkan memunculkan kepercayaan diri bagi pengguna.
Pelaksanaan Pengabdian Penyusunan Rencana Revitalisasi Pura Keju Bagi Masyarakat Desa Adat Sibetan Kecamatan Bebandem Karangasem Bali Prabawa, Made Suryanatha; Putra, Ida Bagus Gede Parama; Laksmi, Ida Ayu Cri Vinantya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 6 (2024): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i6.1162

Abstract

Pura Keju yang berlokasi di Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem, kabupaten Karangasem, Bali merupakan sebuah pura lama yang saat ini sedang dalam kondisi kerusakan parah akibat terdampak gempa bali tahun 2021. Kondisi Pura saat ini terdapat bangunan pelinggih yang roboh, bale tanpa atap, penyengker yang hilang, dsb. Keadaan tersebut membuat masyarakat adat Desa Sibetan menjadi prihatin dan melalui Penyarikan Desa Adat menyatakan membutuhkan bantuan tenaga ahli yang bisa membantu didalam mewujudkan Pura Keju Kembali seperti saat awal dibangun. Tim PkM Universitas Warmadewa merespon kebutuhan tersebut dan telah melaksanakan penjajakan awal untuk pemetaan kondisi actual di Pura Keju. Berdasarkan hasil penjajakan Pura Keju membutuhkan sebuah rencana penataan berbentuk Masterplan yang dimana didalamnya berisikan dokumen data kerusakan pura, data keadaan pura awal dibangun, dan gambar konseptual rancangan rekonstruksi Pura Keju. Metode Pelaksanaan pengabdian adalah perancangan arsitektur partisipatif, dimana Tim PkM akan melibatkan mitra (Masyarakat, Pemangku Adat, dsb) selaku stakeholder dalam proses penyusunan masterplan. Diharapkan kedepannya Tim PkM Universitas Warmadewa dapat tersu mengawal rencana ini sampai pada tahap impelementasi rekonstruksi di lapangan dari Pura Keju.
INTEGRASI METODE PENELITIAN STUDI KASUS : DESKRIPTIF, EKSPLANATORI  DAN EKSPLORATORI DALAM PENELITIAN ARSITEKTUR Putra, Ida Bagus Gede Parama; Widjaja, Robert Rianto
Agora : Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Arsitektur Usakti Vol. 23 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/agora.v23i1.21973

Abstract

Metode studi kasus semakin diakui sebagai pendekatan penting dalam penelitian arsitektur karena kemampuannya mengungkap wawasan mendalam terhadap fenomena yang kompleks. Studi kasus deskriptif, eksploratif, dan eksplanatif masing-masing memiliki peran signifikan dalam menjawab berbagai pertanyaan penelitian, mulai dari mendokumentasikan fenomena hingga mengeksplorasi dan menjelaskan hubungan kausal. Namun, pemahaman yang komprehensif mengenai perbedaan, keunggulan, dan keterbatasan ketiga pendekatan ini masih belum banyak dikaji dan memerlukan investigasi yang lebih sistematis.Penelitian ini bertujuan untuk secara kritis mengkaji dan membandingkan karakteristik fundamental dari metode studi kasus deskriptif, eksploratif, dan eksplanatif dalam konteks penelitian arsitektur. Dengan menguraikan tujuan, pendekatan metodologis, dan penerapan dari masing-masing tipe, penelitian ini mengevaluasi kelebihan dan tantangan masing-masing dalam menjawab berbagai masalah penelitian. Selain itu, potensi integrasi ketiga pendekatan ini juga dibahas sebagai upaya untuk mencapai analisis yang lebih komprehensif dan mendalam. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam dan terstruktur tentang cara memilih dan menerapkan tipe studi kasus yang paling sesuai dalam penelitian arsitektur. Selain itu, penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kerangka metodologis yang lebih holistik untuk mendukung para peneliti arsitektur dalam melakukan penelitian yang berdampak.
The Role of Organizational Agility and Innovation Capabilities as Mediators in Improving Sustainable Performance through Digital Transformational Leadership Putra, Ida Bagus Udayana; Udayana, Ida Bagus Nyoman; Putra, Ida Bagus Gede Parama; Saputra, Komang Adi Kurniawan
International Journal of Social Science and Business Vol. 9 No. 2 (2025): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijssb.v9i2.96151

Abstract

This study examines the impact of digital transformational leadership on organizational agility, employee engagement, innovation capability, and sustainable performance, with a focus on the mediating roles of these variables. The findings aim to provide practical insights for organizational leaders to enhance sustainable performance through effective digital leadership strategies. The research involved 151 employees from manufacturing companies in Central Java and DIY, selected using purposive sampling. Data were collected via a Likert scale questionnaire (1-5) and analyzed using structural equation modeling (SEM) with AMOS. The results indicate that organizational agility and innovation capability significantly and positively influence sustainable performance, highlighting their critical roles in maintaining long-term competitiveness. However, employee engagement did not show a significant direct impact on sustainable performance. Digital transformational leadership was found to indirectly enhance sustainable performance through its positive effects on organizational agility and innovation capability, rather than through a direct relationship. The study underscores the importance of digital transformational leadership in fostering organizational agility and innovation. Leaders should align digital strategies with adaptive organizational cultures to maximize the benefits of digital transformation. Future research should explore additional mediating factors to further elucidate these relationships.
Pengembangan konsep healing environment dalam Metaverse dengan pendekatan desain arsitektur biofilik Putra, Ida Bagus Gede Parama; Wicaksana, Gde Bagus Andhika; Prabawa, Made Suryanatha; Linggasani, Made Anggita Wahyudi; Kotama, I Nyoman Darma
JURNAL ARSITEKTUR PENDAPA Vol. 6 No. 2 (2023): Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/pendapa.v6i2.761

Abstract

Metaverse sebuah pengembangan teknologi berupa platform digital yang menghadirkan berbagai macam kemungkinan dalam berkreasi. Ruang Virtual dapat dirancang dengan berbagai pendekatan komunikasi visual, elemen interior maupun arsitektur digital yang tanpa batas. Potensi metaverse telah menghadirkan banyak kemungkinan yang tidak terpikirkan. Berbagai sektor seperti pendidikan, teknologi, iklan, retail, real estate dan sektor kesehatan yang menjadi salah satu sektor yang memiliki potensi dalam pengembangan ruang virtual sebagai media terapi. Pengembangan healing environment pada platform virtual dalam penelitian ini berfokus pada menciptakan zona virtual yang dapat digunakan sebagai ruang penyembuhan dan ruang kontemplasi bagi pengguna dengan keterbatasannya dalam melakukan aktivitas. Fokus penelitian ini yaitu melakukan kajian desain arsitektur biofilik dalam merencanakan ruang virtual untuk ruang penyembuhan bagi seseorang yang membutuhkan kenyamanan khususnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dalam mengkaji sumber dalam perencanaan desain ruang virtual, teori tentang healing environment dan desain arsitektur biofilik, Hal ini bertujuan untuk memberikan ruang interaktif untuk berbaur dan melakukan interaksi yang diharapkan memunculkan kepercayaan diri bagi pengguna.
ADAPTASI DESAIN DAN PENGAWASAN KONSTRUKSI AREA KOMERSIAL PANTAI BANGSAL DAN PANTAI MATAHARI TERBIT: Design Adaptation And Construction Supervision Of Commercial Area At The Bangsal And Matahari Terbit Beach Putra, Ida Bagus Gede Parama; Putra, Ida Bagus Udayana; Sarassantika, I Putu Ellsa
Al-Amal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Yayasan Al-Amin Qalbu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59896/amal.v3i2.517

Abstract

The relocation of Sanur Port has led to a 40% decline in traders’ income, shifts in spatial functions, and the deterioration of infrastructure in the Bangsal Beach and Matahari Terbit Beach areas. This Community Service Program was implemented to address the needs of the main partners, namely BUMDA Galang Kangin Sanur, coastal traders, and the local community, through three key activities: design adaptation, masterplan revision, and construction supervision. The program began with field surveys and interviews involving 32 traders, coastal area mapping, and a Focus Group Discussion (FGD) attended by 26 representatives of BUMDA, the traditional village, and MSME groups. The planning process produced several adaptive design outputs, including the initial construction of four modular kiosks using galvanized steel structures, preparation for the improvement of a 300 meter pedestrian corridor that will be developed further depending on community interest, and the introduction of a porous drainage system to mitigate flooding. Periodic construction supervision was carried out to ensure compliance with technical specifications and material durability within the coastal environment. The outcomes of the program indicate improvements in public space comfort, fairer distribution of trading locations, and the strengthening of Balinese architectural identity through contextual design elements. Overall, this program provides direct benefits to coastal traders, BUMDA Sanur, and traditional community stakeholders, and serves as a model for implementing adaptive architectural approaches in the sustainable development of coastal areas.
PENDAMPINGAN PENINGKATAN MANJEMEN BUMDA DAN PENYUSUNAN DED (DETAIL ENGINEERING DRAWING) KANTOR PERBEKEL DESA SANUR KAJA BALI: Assistance In Improving BUMDA Management And Preparation Of DED (Detail Engineering Drawing) For The Village Perbekel Office Sanur Kaja Bali Putra, Ida Bagus Udayana; Putra, Ida Bagus Gede Parama; Sulistiana, Putu Didik
Al-Amal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Yayasan Al-Amin Qalbu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59896/amal.v3i2.537

Abstract

This Community Service (PkM) activity aims to strengthen the institutional capacity of the Galang Kangin Traditional Village through two focus activities, namely mentoring the management of the Regional Owned Enterprise (BUMDA) and the preparation of the Detail Engineering Design (DED) for the construction of the Sanur Kaja Traditional Village Head Office. The main problems of the partners include limited institutional infrastructure, the absence of technical development documents, and weak organizational governance of the BUMDA. The implementation method includes field surveys, technical design, Focus Group Discussions (FGD), organizational management training, and simulation of office construction financing. The results of the activity show the preparation of a complete DED document and increased competence of BUMDA administrators in organizational and financial governance based on local potential. This program is an example of collaboration between academics and indigenous communities in realizing adaptive, professional, and sustainable institutional governance.