Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

InaRISK Personal for Disaster Risk Literacy: A Content Analysis of Indonesia's Mobile Education Platform Susilastuti; Maarif, Syamsul; Kusuma; Kurniadi, Anwar
International Journal of Education, Vocational and Social Science Vol. 4 No. 04 (2025): September - November, International Journal of Education, Vocational and Socia
Publisher : Cita konsultindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/ijevss.v4i04.2400

Abstract

Digital innovation reshapes disaster preparedness education, with mobile platforms offering accessible learning opportunities. This study examines InaRISK Personal, Indonesia's government-developed mobile disaster education application, addressing the research gap in evaluating digital disaster preparedness tools in developing countries. Using descriptive qualitative content analysis combined with systematic literature review, we assessed the application against established disaster education frameworks (Petal et al., 2008; Paton & Johnston, 2017). Analysis reveals InaRISK Personal provides localized risk assessments, real-time hazard mapping, and personalized mitigation recommendations across four disaster phases. Despite 399,000 cumulative downloads by December 2024, active monthly users declined 18.85%, indicating critical retention challenges. Key barriers include limited digital literacy in Indonesia's context, weak curriculum integration, and absence of gamification features. This study contributes the first comprehensive content analysis of a government-developed disaster education app in Indonesia's high-risk context, providing empirical evidence of the retention paradox, where initial adoption does not guarantee sustained engagement. Findings suggest enhancing teacher training, embedding platforms within curricula, implementing engagement strategies, and strengthening digital literacy programs are critical for maximizing mobile-based disaster preparedness education effectiveness in disaster-prone developing countries.
MODEL KOMUNIKASI BENCANA “TABLE TOP EXERCISE” DENGAN KOLABORASI MULTI PIHAK DALAM PEMULIHAN PASCABENCANA Nugraheni, Dwi; Saragih, Herlina Juni Risma; Kusuma; Setiawibawa, Rachmat; Kurniadi, Anwar; Supriatna, Asep
Indonesian Journal of Environment and Disaster Vol. 4 No. 2 (2025): Indonesian Journal of Environment and Disaster
Publisher : Disaster Research Center, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijed.v4i2.2308

Abstract

This research aimed to discuss the disaster communication model through a table top exercise to analyse multi-stakeholder involvement in the implementation of post-disaster rehabilitation and reconstruction activities due to the earthquake in Cianjur in 2022. The disaster impact caused were casualties, damage to infrastructure and housing, as well as massive and significant social, economic and cross-sector losses. Effective disaster communication was a key factor in accelerating post-disaster rehabilitation and reconstruction efforts. This study used a descriptive qualitative method with data collection techniques through Focus Group Discussion (FGD), literature study, and direct observation. The results showed that pentahelix-based multi-stakeholder collaboration, involving the government, business world, academia, community, and media, was a strategic approach in disaster communication. Through the Table Top Exercise, stakeholders could collaborate, coordinate, share information, and play a role in post-disaster recovery. However, the efforts made had not been integrated and run optimally. This research recommended strengthening regulations and socialisation regarding the implementation of post-disaster rehabilitation and reconstruction through the preparation of R3P (Post-Disaster Rehabilitation and Reconstruction Plan) documents collaboratively involving multi-stakeholders, especially pentahelix elements. In addition, it recommended that the establishment of a multi-stakeholder coordination forum could increase the effectiveness of communication and synergy in sustainable post-disaster recovery.  
PENANGGULANGAN BENCANA DAN BELA NEGARA Cendikia Bhakti, Dahan; Syamsunasir, Syamsunasir; Kurniadi, Anwar; Widodo, Pujo; Wilopo, Wilopo
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 7 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i7.2024.2944-2949

Abstract

Artikel ini membahas tentang penanggulangan bencana dan bela negara dalam prespektif korelasi antara keduanya. Permasalahan penelitian ini adalah untuk menjawab pertanyaan mengenai apakah penanggulangan bencana dapat dikatakan sebagai wujud bela negara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif guna mengupas gambaran serta devinisi kedua variabel sehingga dapat ditemukan korelasi serta pemahaman mendalam terhadap keduanya. Hasil penelitian menunjukkan adanya keterkaitan hubungan antara Penanggulangan Bencana dengan Bela Negara karena keduanya merupakan kegiatan yang berjalan beriringan tak terpisahkan antara satu sama lain. Sehingga dapat disimpulkan bahwa upaya penanggulangan bencana adalah salah satu wujud dari bela negara.
PETA DAERAH RAWAN BENCANA BANJIR DALAM UPAYA MITIGASI BENCANA KOTA BINJAI Aulia Utami, Nurul; Widodo, Pujo; Kurniadi, Anwar
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 5 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i5.2024.2025-2029

Abstract

Banjir adalah bencana alam yang dapat diprediksi karena sangat terkait dengan curah hujan. Tidak jarang, hujan adalah penyebab utama banjir. Kota Binjai merupakan wilayah yang memiliki resiko bencana banjir dalam kelas sedang. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi tentang peta resiko daerah rawan bencana banjir dalam Upaya mitigasi bencana di Kota Binjai. Data fisik yang digunakan dalam penelitian ini adalah data curah hujan dan peta – peta resiko daerah rawan bencana. Pada penelitian menunjukan curah hujan bernilai minimunnya 841 mm3 dan nilai maksimum sebesar 1.131 mm3 dan kelas resiko sedang. Rekomendasi mitigasi pada penelitian meliputi pra bencana.
Potensi Konflik Sosial Akibat Dampak Perubahan Iklim di Kawasan Pesisir Indonesia Rahmadani, Dinda; Kurniadi, Anwar; Prakoso, Lukman Yudho; Setiawibawa, Rachmat; Uksan, Arifuddin
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i1.12518

Abstract

Perubahan iklim membawa dampak signifikan bagi wilayah pesisir Indonesia yang memiliki garis pantai terpanjang kedua di dunia. Kenaikan muka air laut, banjir rob, intrusi air asin, degradasi mangrove, dan pemutihan terumbu karang memperparah kerentanan masyarakat yang sebagian besar bergantung pada perikanan, pertanian pesisir, dan aktivitas ekonomi lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi konflik sosial yang timbul akibat dampak perubahan iklim di kawasan pesisir Indonesia dengan menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi literatur. Analisis dilakukan dengan mengintegrasikan Teori Kelangkaan Lingkungan dan Konflik Kekerasan Homer-Dixon serta perspektif Ekologi Politik. Hasil kajian menunjukkan bahwa degradasi lingkungan memicu tiga bentuk kelangkaan, yaitu kelangkaan pasokan, kelangkaan permintaan, dan kelangkaan struktural, yang berpotensi menimbulkan ketegangan sosial hingga konflik terbuka. Di sisi lain, ekologi politik menyoroti peran ketimpangan akses, relasi kuasa, dan kebijakan pembangunan yang seringkali meminggirkan masyarakat pesisir. Kedua perspektif ini menunjukkan bahwa perubahan iklim bukan hanya isu ekologis, melainkan juga persoalan sosial-politik dan keamanan. Dengan demikian, solusi adaptasi harus bersifat inklusif, adil, dan berbasis masyarakat agar dapat meminimalkan risiko konflik serta memperkuat ketahanan sosial-ekologis pesisir Indonesia.
Keamanan Maritim: Strategi untuk Mengatasi Ancaman di Laut Nusantara Oktaviandra, Yosyea; Soemantri, Asep Iwa; Kurniadi, Anwar
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i1.12686

Abstract

Penelitian ini mengkaji kerangka kerja keamanan maritim yang diterapkan Indonesia dalam menanggapi berbagai ancaman di Laut Nusantara. Dengan menggunakan metodologi kualitatif melalui analisis studi kasus di tiga wilayah kritis Indonesia, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi ancaman utama yang dihadapi dan mengevaluasi efektivitas strategi yang telah diterapkan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan pejabat keamanan maritim, Teknik pengamatan langsung, dan analisis dokumen kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ancaman utama meliputi pembajakan, penyelundupan, dan aktivita kejahatan siber yang menargetkan infrastruktur maritim. Strategi yang efektif melupitu peningkatan kompetensi personel keamanan, penerapan teknologi canggih untuk pemantauan dan pengawasan, serta promosi kerja sama internasional. Studi ini menyimpulkan bahwa efektivitas keamanan maritim Indonesia sangat bergantung pada harmonisasi kebijakan nasional dengan kerja sama regional, serta kemampuan beradaptasi terhadap inovasi teknologi dan dinamika ancaman yang terus berubah.