Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

"Creating Shared Values "Ambarrukmo Agridaya" Melalui Model Bisnis Agrowisata Untuk Peningkatan Ekonomi Masyarakat" Desideria Cempaka Wijaya Murti; Tegar Satya Putra; Gilang Ahmad Fauzi; Prihatno; Rafaella, Ancilla Ayu
Jurnal Atma Inovasia Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v4i1.8253

Abstract

Wilayah Yogyakarta dikenal akan potensi agrowisatanya yang besar namun belum tergali secara optimal. Ambarrukmo Group melihat kesempatan ini untuk mengaplikasikan konsep Creating Shared Value (CSV), dimana pengembangan agrowisata dijalankan secara kolektif dengan kemitraan publik dan swasta. Melalui kerja sama dengan akademisi, grup ini berupaya menerapkan hasil riset ke dalam strategi bisnis dan pengembangan program yang berkelanjutan. Ambarrukmo, dengan empat unit bisnis strategisnya, menargetkan untuk mengintegrasikan nilai-nilai budaya dan pemberdayaan UMKM melalui inisiatif wisata dan akomodasi. Ambisi ini mencakup pembangunan model bisnis berbasis CSV yang berdampak lingkungan dan sosial, membedakan diri dari CSR yang hanya mengejar peningkatan reputasi perusahaan. Analisis agrowisata dan agribisnis di Yogyakarta menjadi fondasi untuk memahami dan memanfaatkan potensi sektor ini. Pengembangan lebih lanjut melibatkan pemilihan lokasi strategis dan kerja sama erat dengan pemangku kepentingan untuk memastikan pertumbuhan ekonomi sekaligus kesejahteraan masyarakat. Proyek pengabdian masyarakat ini diharapkan menjadi referensi dalam pembuatan model bisnis agrowisata yang berkelanjutan. Melalui pendekatan multidisiplin yang melibatkan universitas dan industri, inisiatif ini menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan swasta. Masyarakat lokal diuntungkan melalui pengembangan bisnis, peningkatan kualitas produksi, serta pengintegrasian strategi CSV untuk pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.
Pelatihan Storytelling (Storynomics) untuk Tour Guiding Pegawai Yayasan Kristen untuk Umum (YAKKUM) Putra, Tegar Satya; Wijaya Murti, Desideria Cempaka
Jurnal Atma Inovasia Vol. 4 No. 5 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v4i5.9707

Abstract

Industri pariwisata memiliki potensi yang signifikan untuk inklusivitas, menawarkan kesempatan bagi para penyandang disabilitas untuk menjadi partisipan aktif. Storytelling adalah keterampilan penting bagi pemandu wisata, yang memungkinkan mereka untuk secara efektif melibatkan dan mengedukasi wisatawan. Bagi para penyandang disabilitas, menguasai keterampilan storytelling dapat membuka pintu menuju karir mandiri di bidang pariwisata, mempromosikan kemandirian dan inklusi sosial. YAKKUM (Yayasan Kristen untuk Umum) adalah organisasi terkemuka di Indonesia yang berdedikasi untuk meningkatkan kehidupan para penyandang disabilitas. Proyek ini bertujuan untuk mengembangkan program pelatihan storytelling yang komprehensif bagi karyawan YAKKUM, membekali mereka dengan teknik-teknik yang diperlukan untuk menjadi pemandu wisata yang mahir. Program pelatihan ini mencakup orientasi, teknik storytelling dasar dan lanjutan, sesi storytelling praktis, dan pelatihan lapangan, yang didukung oleh permainan peran dan diskusi kelompok. Evaluasi menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam keterampilan storytelling dan kepercayaan diri para peserta, yang mengarah pada peningkatan kesempatan kerja dan kemandirian finansial. Inisiatif ini sejalan dengan komitmen YAKKUM untuk menciptakan peluang yang inklusif dan mendorong partisipasi aktif penyandang disabilitas di sektor pariwisata.
PELATIHAN PUBLIC SPEAKING DAN PERSONAL BRANDING DI SMA SANTA MARIA YOGYAKARTA Pramusiwi, Aloysia Desy; Adyantari, Api; Budiyono, Elizabeth Fiesta Clara Shinta; Sasmita, Raymundo Patria Hayu; Pradana, Bartolomeus Galih Visnhu; Putra, Tegar Satya; Mayasari, Agatha; Aji, Mario Rosario Wisnu; Pratama, Yohanes Mario; Dharomesz, Vonezyo Yupanzara
Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkarya Vol. 3 No. 04 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkarya
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/berkarya.v3i04.1213

Abstract

This community service activity aims to provide knowledge and develop abilities, as well as motivate high school students in terms of public speaking and self-imaging. This community service activity was carried out at Santa Maria High School Yogyakarta. The method of implementation is collecting initial data, analyzing problems, formulating solutions, and implementing training with a focus on improving the soft skills of the students. The results of this service, the school was very welcomed, and the students participated in the training and mentoring with great enthusiasm. As a result, the students consider that public speaking skills are important to master from an early age because these skills have many crucial benefits for their personal and professional development. Not only that but building their personal branding as early as high school is useful for positively establishing their own identity and reputation, as well as preparing them for a future in the competitive world of work. Having a good self-image can give students a leg up in securing scholarships, college places, or jobs.
PENGEMBANGAN PARIWISATA DESA PACAREJO: DAMPAK SOSIAL DAN PENGUATAN KOMUNITAS Putra, Tegar Satya; Yennie, Yennie; Murti, Desideria Cempaka Wijaya; Fauzi, Gilang Ahmad; Prihatno, Prihatno
PROFICIO Vol. 5 No. 1 (2024): PROFICIO: Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v5i1.3201

Abstract

Inisiatif pelatihan ini dilakukan untuk meningkatkan potensi pariwisata Desa Pacarejo dengan meningkatkan kapasitas komunitas lokal dalam bidang kunci manajemen pariwisata. Mengakui peran penting pariwisata dalam pengembangan pedesaan, program ini dirancang untuk mengatasi tantangan spesifik melalui pendekatan terstruktur, berfokus pada tiga domain penting: pemasaran digital, keunggulan layanan, dan implementasi praktik perbaikan berkelanjutan melalui Kaizen dan penetapan tujuan SMART. Rasionalitas menargetkan area-area ini berakar pada tujuan yang lebih luas untuk menumbuhkan pariwisata berkelanjutan yang dapat memacu pertumbuhan ekonomi sambil melestarikan warisan budaya. Penyesuaian yang dilakukan selama program, seperti menggunakan contoh yang lebih mudah diterapkan untuk tujuan SMART dan memperkenalkan aktivitas ice-breaking, sangat penting dalam meningkatkan keterlibatan dan pemahaman peserta. Keberhasilan pelatihan ini dikaitkan dengan adaptabilitas dan relevansinya, yang memfasilitasi lingkungan belajar yang mendorong partisipasi aktif dan penerapan praktis keterampilan. Hasilnya adalah penguatan fondasi sektor pariwisata Pacarejo, berkontribusi pada perjalanan desa menjadi tujuan yang mandiri dan dinamis yang memperkaya pengalaman pengunjung dan kualitas hidup masyarakat lokal.
PROGRAM PENDAMPINGAN BRANDING UMKM SALAK PONDOH PADA KELURAHAN BANGUN KERTO YOGYAKARTA Desideria CW Murti; Tegar Satya Putra; Ayu Rafaella, Ancilla
PROFICIO Vol. 5 No. 2 (2024): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v5i2.3367

Abstract

Pemberdayaan perempuan dan peningkatan kapasitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Bangun Kerto, Yogyakarta, menjadi fokus utama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Terutama dalam konteks produksi Salak Pondok, potensi yang besar seringkali belum dimanfaatkan sepenuhnya, khususnya oleh perempuan. Untuk mengatasi hal ini, kami mengusulkan "Program Pemberdayaan Perempuan melalui Pendampingan Branding UMKM SALAK PONDOK," yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup dan kontribusi ekonomi perempuan. Program ini akan memberikan bimbingan khusus dalam pengembangan strategi branding dan menciptakan ikonisasi tempat, sehingga membuat produk Salak Pondok lebih dikenal dan diminati. Branding, sebagai salah satu komponen strategi bisnis yang krusial namun sering disalahartikan, dianggap lebih dari sekedar fungsi periklanan. Ini adalah inti dari mengelola citra produk, yang jika dikelola dengan benar, dapat meningkatkan persepsi nilai produk dan mendukung pencapaian tujuan bisnis. Penelitian ni bertujuan untuk meredefinisi pendekatan branding dalam konteks UMKM, memastikan bahwa ini bukan hanya tentang periklanan, tetapi tentang menciptakan nilai jangka panjang bagi produk dan pengusaha perempuan di Kelurahan Bangun Kerto. Pemberdayaan perempuan dan peningkatan kapasitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Bangun Kerto, Yogyakarta, menjadi fokus utama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Terutama dalam konteks produksi Salak Pondok, potensi yang besar seringkali belum dimanfaatkan sepenuhnya, khususnya oleh perempuan. Untuk mengatasi hal ini, kami mengusulkan "Program Pemberdayaan Perempuan melalui Pendampingan Branding UMKM SALAK PONDOK," yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup dan kontribusi ekonomi perempuan. Program ini akan memberikan bimbingan khusus dalam pengembangan strategi branding dan menciptakan ikonisasi tempat, sehingga membuat produk Salak Pondok lebih dikenal dan diminati. Branding, sebagai salah satu komponen strategi bisnis yang krusial namun sering disalahartikan, dianggap lebih dari sekedar fungsi periklanan. Ini adalah inti dari mengelola citra produk, yang jika dikelola dengan benar, dapat meningkatkan persepsi nilai produk dan mendukung pencapaian tujuan bisnis. Penelitian ni bertujuan untuk meredefinisi pendekatan branding dalam konteks UMKM, memastikan bahwa ini bukan hanya tentang periklanan, tetapi tentang menciptakan nilai jangka panjang bagi produk dan pengusaha perempuan di Kelurahan Bangun Kerto.
Penguatan Pariwisata Inklusif : Dampak Pelatihan Public Speaking untuk Tour Guiding bagi Komunitas Difabel di Difabike Murti, Desideria Cempaka Wijaya; Tegar Satya Putra; Gilang Ahmad Fauzi
Jurnal Atma Inovasia Vol. 4 No. 6 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v4i6.9891

Abstract

Di tengah tren pertumbuhan industri pariwisata, inklusivitas bagi penyandang disabilitas masih menjadi tantangan yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kesenjangan aksesibilitas komunikasi dan pelatihan keterampilan public speaking bagi individu difabel dalam industri pariwisata. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik survey dan observasi partisipatif. Data dikumpulkan dari komunitas usaha sosial Difabike, yang bertujuan untuk memberdayakan individu difabel melalui pelatihan keterampilan public speaking dan penyediaan peluang kerja sebagai pengemudi kendaraan khusus difabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat upaya untuk meningkatkan aksesibilitas fisik, tantangan terbesar masih berada pada aksesibilitas komunikasi dan pelatihan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan difabel. Difabike terbukti efektif dalam mengidentifikasi hambatan-hambatan ini dan menawarkan solusi melalui program pelatihan yang terstruktur dan inklusif. Kesimpulannya, pelatihan public speaking bagi penyandang disabilitas mampu mendorong partisipasi aktif mereka. Program ini memiliki potensi untuk menciptakan industri pariwisata yang lebih inklusif dan berkelanjutan, di mana difabel dapat berperan aktif dalam berbagai aspek industri tersebut.
Upaya Penguatan Literasi Keuangan dan Budaya Sadar Pajak untuk Pengembangan Soft Skill Siswi di SMA Santa Maria Yogyakarta Budiyono, Elizabeth Fiesta Clara Shinta; Pramusiwi, Aloysia Desy; Adyantari, Api; Sasmita, Raymundo Patria Hayu; Mayasari, Agatha; Aji, Mario Rosario Wisnu; Pratama, Yohanes Mario; Dharomesz, Vonezyo Yupanzara; Pradana, Bartolomeus Galih Visnhu; Putra, Tegar Satya
Jurnal Atma Inovasia Vol. 4 No. 6 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v4i6.10068

Abstract

Saat ini peningkatkan literasi keuangan dan kesadaran pajak di kalangan siswi/i adalah hal mendesak agar mereka dapat mengelola keuangan pribadi dengan bijak dan memahami peran pajak dalam pembangunan masyarakat.Program ini bertujuan untuk mengembangkan literasi keuangan dan budaya sadar pajak sebagai upaya penguatan soft skill di SMA Santa Maria Yogyakarta. Literasi keuangan yang baik sangat penting untuk mempersiapkan siswa/i dalam mengelola keuangan pribadi dan memahami pentingnya pajak dalam pembangunan negara. Melalui program edukasi yang melibatkan berbagai metode dan simulasi dimana siswi diajak untuk memahami konsep dasar keuangan dan kewajiban perpajakan. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak serta tanggung jawab sosial melalui pembayaran pajak. Hasil dari program pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa penguatan literasi keuangan dan budaya sadar pajak sangat penting dilakukan guna meningkatkan pengembangan soft skill siswa, yang pada akhirnya dapat mendukung mereka menjadi individu yang lebih bertanggung jawab dan berdaya saing di masa depan. Dengan demikian, integrasi pendidikan literasi keuangan dan pajak menjadi langkah strategis dalam mencetak generasi muda yang cerdas dan sadar akan kewajiban mereka di kemudian hari.
EXAMINING HOW HARMONIOUS WORK PASSION MEDIATED WELL-BEING ORIENTED MANAGEMENT AND INNOVATIVE WORK BEHAVIOR Pramusiwi, Aloysia Desy; Putra, Tegar Satya; Putranta, Martinus Parnawa
Stability: Journal of Management and Business Vol 7, No 2 (2024): DECEMBER
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sta.v7i2.20111

Abstract

Innovation is essential for organizational success to be adaptive to this dynamic business situation. Organizational innovation is highly dependent on employees' innovative work behavior regarding the level of creativity and proactive behavior. This study aims to determine the effect of well-being-oriented management on innovative work behavior through harmonious work passion as mediation. This study uses social exchange theory and the job-demand resources model to be able to describe how to increase the level of employee creativity. This research method is quantitative by distributing questionnaires using a purposive sampling method with 150 respondents. SEM-PLS is used to analyze data in this study. The results of this study indicate that well-being oriented management has a positive effect on harmonious work passion, and harmonious work passion has a positive effect on innovative work behavior. In addition, harmonious work passion mediates the relationship between well-being oriented management and innovative work behavior. Thus, organizations need to maintain employee well-being through well-being oriented management because it can impact employee behavior at work.
Personal Values as a Proponent of Intention for Socially Responsible Investment Prakoso, Bagas Adi; Putra, Tegar Satya
KINERJA Vol. 29 No. 1 (2025): KINERJA
Publisher : Faculty of Business and Economics Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/kinerja.v29i1.10649

Abstract

Historically, investors have only viewed investments conventionally without looking at their behaviors. The intention formed by an individual will occur through attitude. As in the investment world, investors will intend to invest when there is a drive. The encouragement is formed through the values held by the investor. The evolution of the investment world makes investors not only see an investment conventionally, namely by looking at profit and loss, but also in terms of investors' financial behavior. Therefore, this study will explore the relationship between collectivism, materialism, and environmental attitude towards socially responsible investment (SRI). In addition, this study will also look at the relationship between attitude towards SRI and investor’s intention to invest in SRI. This research uses the PLS-SEM method with five latent variables mentioned earlier. The result of this study indicates a positive effect of attitude towards SRI on investment intention in SRI. In addition, environmental attitude shows a significant influence on attitude towards SRI. These findings suggest that companies can increase awareness of environmental issues to gain investor interest and build investor confidence to invest in the company.
Safety First, Performance Next: Exploring the Interplay between Perceived Safety Climate and Employee Performance Birowo, Yohanes Arga Poetra; Putra, Tegar Satya
KINERJA Vol. 27 No. 2 (2023): KINERJA
Publisher : Faculty of Business and Economics Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/kinerja.v27i2.7737

Abstract

This study probes the influence of a perceived safety climate on task and contextual performance. Using the Job Demand Resource model, it's hypothesized that a pronounced safety climate counterbalances high job demands. A questionnaire, grounded in established instruments of safety climate and employee performance, was administered to 46 construction workers. SEM-PLS analysis of this purposive sample highlighted that a perceived safety climate significantly elevates both performance facets. Such results mirror past studies, positing that safety-centric environments not only amplify task outputs but also inspire proactive organizational behaviors. Despite its insights, the study's reliance on self-reported data and its sampling approach pose limitations, hinting at future research directions. From a managerial standpoint, this underscores the pivotal role of a robust safety culture, not just in risk deterrence but also as an anchor for optimal employee output.